chapter 3

hai gaes balik lagi sama aku, kalian sehatkan ? gmana puasanya apakah lancar, lancar dong hehe kali ini aku mau lanjutin chap 3 nya tapi masih sama kaya sebelumnya gaje :(

happy reading~

Sakura dan gaara akhirnya tiba dikonoha sekarang mereka sedang menunggu jemputan, selang bebrapa menit mobil sedan hitam menghampiri mereka ya itu adalah ayah dan ibu gaara.

"aku sangat merindukan kalian" sambil memluk sakura dan gaara ibu gaara berseru

"kau membuat kami sesak kaa-chan" ucap gaara sepertinya dia tidak suka dengan kelakuan ibunya yang seperti itu

"dasar kau ini aku itu merindukanmu tau" sakura terkekeh melihat ibu angkatnya itu

"bagaimana keadaanmu saku? kau baik baik saja kan ?" tanyanya dengan membelai pipi sakura

"ahhaa tentu saja aku baik baik saja kaa-chan"

"sudah sudah mereka pasti sangat lelah lebih baik ngobrolnya nanti saja dirumah" kali ini ayah gaara menengahi

mereka bertiga menurut lalu masuk kedalam mobil selama perjalanan tidak ada yang membuka pembicaraan tapi tampaknya ibu gaara bosan lalu dia bertanya kepada sakura

"kau akan tinggal bersama kami dulu kan saku selama beberapa hari ?"

"apa kaa-chan dan tou-chan tidak kebaratan?" sakura balik bertanya

"apa maksudmu tentu saja tidak sakura kami justru senang karena rumah jadi lebih ramai" ayah gaara terkekeh lalu menjawab pertanyaan sakura

"arigatou tou-chan masalahnya aku belum menghubungi ibuku dan aku sangat lelah, mungki satu hari saja aku meninap" ujar sakura

"baiklah"

tidak ada yang membuka pembicaraan lagi setelah itu gaara dan sakura sibuk memainkan ponselnya akhirnya mereka sampai dikediaman sabaku rumah sederhana tapi terkesan istimewa dengan dua tingkat dan bercat putih natural.

"sakura kau masuk saja biarkan gaara saja yang mengangkut barang barangmu" ibu gaara berkata

"eh ?"

"sudah sepertinya gaara juga tidak keberatan dan tou-chan pasti akan membantu"

ya tanpa berkata kata lagi sakura sudah diseret masuk tapi sepertinya sakura melihat wajah gaara yang kesal sakura hanya terkekeh ya begitulah gaara orangnya haha dalam hati sakura tertawa akhirnya sakura sudah berada dilantai atas menuju kamarnya yang sudah disiapkan oleh ibunya tadi memang sakura ditawari makan tapi sakura menolak dengan alasan lelah lalu dia berbaring diatas kasur sampai sampai ada yang mengetuk pintu karena memang pintunya tidak dikunci jadi

"masuk" ucap sakura sambil menghampiri pintu lalu pintu pun terbuka ternyata gaara

BRAKK..sakura kaget gaara menyentakan kopernya ada apa dengan dia batinya

"enak sekali kau menyuruhku membawa barang barangmu" sambil menyilangakan tangan didada dan bersandar pada pintu gaara berbicara, sakura mengangkat sebelah alisnya lalu menjawab dengan tatapan tajam

"eh aku tidak pernah menyuruhmu"

gaara menghela napas sepertinya dia tidak ingin berdebat dengan sakura untuk saat ini

"terserah kau saja, aku ingin istirahat kau jangan menggangguku" lalu gaara melenggang pergi meninggalkan sakura

" huhh dasar"

keesokan harinya sakura membuka matanya ternyata sudah pagi sakura bergegas keluar kamar menuju kamar mandi yang terdapat ditengah tengah kamar gaara dan dirinya, sambil menguap sakura meraih kenop pintu kamar mandi tapi ada tangan lain juga yang meraihnya 'siapa' pikir sakura setelah dia menengok ternyata gaara

"aku dulu" ujar sakura masih dengan mempertahankan kenop pintu

"tidak aku dulu" gaara juga tidak mau ngalah

"akuuu" kali ini sakura berucap dengan sedikit berteriak

"kau bisa memakai kamar mandi bawah" gaara memberi tahu sakura

"kau saja sana, aku mau disini saja" sakura membantah

"kau pikir ini rumah siapa?" sambil menyeringai gaara bertanya, sakura terdiam sialan akhirnya sakura lah yang mengalah lalu sakura meninggalkan gaara dengan kesal sedangkan gaara hanya mengendikan bahu acuh tak acuh.

dimeja makan

"sakura kau akan menemui ibumu sekarang ?" tanya ayah gaara mereka sedang sarapan

"em iya tadi malam aku ingin menghubungi mereka tapi tidak jadi aku ingin memberikan kejutan pada mereka ehehe" sakura menjawab sambil menyantap makanannya

"berbicaral saat kau sedang tidak mengunyah sakura" gaara berujar

tch sakura hanya memandangnya sinis sepertinya dia masih kesal dengan insiden kamar mandi tadi ckck!

"apa perlu ditemani? kau bisa pergi bersama gaara ataupun tou-chan mereka sedang nganggur" giliran ibunya yang bertanya

"ahh tidak perlu kaa-chan aku bisa sendiri saja aku tidak ingin merepotkan mereka, dan aku juga sudah selesai makan terima kasih makananya sungguh enak" sakura berdalih lalu melenggang pergi menuju kamarnya

"dia masih kesal" gaara bergumam

"kenapa ?" tanya ibunya penasaran

gaara tidak menjawab dia hanya mengendikan bahu.

selang beberapa saat sakura sudah berada dibawah lagi dengan membawa koper kopernya ya dia akan pulang kerumahnya gaara yang sedang menonton tv diruang keluarga lekas membantu sakura membawakan barangnya menuju mobilnya.

"hati hati ya sakura kalau sudah sampai jangan lupa menelfon ibu" sambil memeluk sakura ibu gaara berucap

"pasti" balas sakura mantap, lalu mobil itu pun melesat pergi

.

.

akhirnya sakura sampai didepan rumah bercat abu abu muda dengan dua tingkat lalu terdapat tanaman tanaman bunga diterasnya 'rumah ini sedikit berbeda' pikir sakura sakura lantas memencet belnya agak lama sakura menunggu sampai pemilik rumah membukakan pintunya sepertinya dia terkejut mulutnya menganga tidak percaya tapi sakura tetap tenang sambil berkata

"tadaima"

"sa..sa..sakura" orang yang tadi terkejut adalah ibu sakura dia tidak percaya anaknya berada didepan rumahnya lalu buru buru dia memeluk sakura dengan berlinangan air mata.

"ibu lebih baik kita masuk dulu" sakura berucap

"iya iya ayo ayo" lalu sakura dituntun masuk dengan membantu membawakan barang barangnya, sakura memandangi dalam rumahnya ternyata memang sudah sedikit berbeda lama sekali dia meninggalkan rumahnya lalu sakura duduk di sofa

"dimana ayah?" sakura bertanya sambil celingukan

"dia sedang bekerja" tanpa bertanya lagi sakura hanya ber-oh ria

"apa kau lapar, kau mau makan apa biar ibu buatkan ?" sepertinya ibunya semangat sekali karena kedatanganya

"tidak bu aku sudah makan" sakura hanya terkekeh melihat kelakuan ibunya

"aku akan mengemasi barang barangku saja kekamar" sakura melanjutkan

"kau perlu bantuan ?"

"tidak perlu terima kasih bu" lalu sakura melesat ke lantai atas menuju kamarnya lama sakura mengemasi barang barangnya akhirnya sakura beristirahat dia membaringkan tubuhnya diatas kasur dia benar benar lelah waktu sudah menunjukan pukul 4 sore tiba tiba ponselnya bergetar ternyata pesan dari gaara

"hey kau sudah sampai? kaa-chan menunggu kabar darimu, dan dia juga menyuruhmu untuk datang ke restoranya katanya dia memberimu sesuatu dan ada di kamar ruang utama lantai atas"

sakura cepat cepat membalas pesan itu

"iya aku sudah sampai maaf tadi langsung beres beres" tidak ada balasan lagi dari gaara dasar anak itu!

.

.

dibagian lain terdengar pintu ya dibanting agak keras

"sasukeee!!" teriak seseorang yang bisa memecah gendang telinga

"hey naruto bisa tidak kau masuk ruanganku dengan sopan!" ternyata orang yang berteriak adalah naruto dan sasuke sangat kesal!!

"ehehe maaf teme tapi ada berita penting yang harus aku sampaikan kepadamu" kali ini naruto mengecilkan suaranya dan menggaruk belakang kepalanya yang tudak gatal

"katakan cepat tidak usah basa basi" sasuke berkata dengan tegas

"teman teman SMA kita dulu mengajak reuni"

"apa itu penting untuku" hardik sasuke

"tidak penting penting amat si tapi kita kan jadi bisa bernostalgia dan menghilangkan stres sejenak, kau juga butuh refresing teme jangan hanya duduk duduk dikantor saja" dengan cengiranya naruto menjawab, sasuke adalah penerus perusahaan uchiha sekarang dia hanya disibukan pekerjaanya dikantor, lalu sasuke hanya menghela nafas, sepertinya bukan ide yang buruk.

"hn" sasuke menganggapi

"yosha nanti pukul 7 malam kau sudah harus datang direstoran, eee restoran yang terkenal itu namanya coffebay" naruto sangat senang karena sasuke menerima ajakanya lalu dia pun melenggang pergi.

sasuke pulang lebih awal hari ini sekarang dia berada dikamarnya waktu menunjukan pukul 6.30 dia sudah bersiap siap akan pergi ketempat yang dijanjikan naruto, tepat di ruang tamu ibunya menginterupsi

"kau mau kemana sasuke?" tanya mikoto ibu sasuke mereka sedang berkumpul diruang tamu dengan ayahnya dan juga kakaknya tapi ada satu orang yang tidak kelihatan ahh sasuke tidak peduli

"aku ada acara reuni dengan teman SMA" jawab sasuke singkat

"aku ikut sasuke-kun" shion tiba tiba muncul dari belakan sasuke sudah mengenakan pakaian yang rapi sepertinya dia sudah tau sasuke akan menghadiri acara, mereka memang sudah menikah 1tahun yang lalu tapi sasuke tidak pernah menganggap shion ada, perjodohan itu memang sudah lama tapi mereka baru menikah padahal sasuke sudah menolak tapi ibunya terus saja memaksa.

"terserah" jawab sasuke tanpa menengok kebelakang, itachi menatap sasuke iba dia sangat tau perasaan adiknya itu.

.

.

.

sakura sedang mematut diri dideoan cermin dia sudah sangat rapi memakai celan jeans hitam yang sangat pas dikakinya dengan kemeja polos berwarna merah maroon ala ala korea rambutnya yang sebahu diikat kuda lalu anak anak rambut yang terjatuh disisi pipinya, dengan spetau sneaker putih dikakinya. sakura turun hendak berpamitan kepada ibunya waktu sudah menunjukan pukul 7 tapi ayahnya belum pulang memangnya kerja apa dia ? pikir sakura

sakura menemukan ibunya sedang bersantai lalu berkata

"ibu sakura ada urusan jadi aku pamit pergi dulu ya"

"kau mau kemana yaampun" tanyanya

"sakura mau ke coffebay bu, oh apa ibu mau ikut saja?" sakura menawarkan

"ohh begitu, tidak ibu dirumah saja menunggu ayahmu pulang kalau tidak lembur pasti dia sudah pulang"

sakura belum menanyakan pekerjaan ayahnya karena ini waktu yang tepat jadi dia menanyakanya

"memangnya ayah kerja apa bu ?"

"ara ibu belum memberitahumu ya, dia itu bekerja direstoran sebagai pelayan gajinya lumayan besar makanya dia betah disana"

"oh begitu, yasudahlah ibu jaga diri baik baik ya sakura berangkat" ibu sakura hanya mengangguk dengan melambaikan tanganya.

.

.

meja itu dipenuhi orang orang yang sedang berkumpul tapi diantara mereka sudah ada yang menikah bahkan ada yang belum yeah

sasuke,naruto,hinata,shion,shikamaru,ino,tenten,lee,neji,kiba,dan shino mereka sedang reuni tapi hanya mereka yang datang teman teman yang lain mungkinpada sibuk entahlah

"aku terkejut sasuke-kun datang" ino memulai pembicaraan, sedangkan sasuke hanya diam tidak menanggapi

"yahh si teme mungkin benar benar stres jadi dia butuh refresing" malah naruto yang menjawab

"hn diam kau dobe" sasuke tampak kesal karena naruto mengerti perasaanya ckck!

"sudah sudah lebih baik kita memesan makanan cepat" hinata yang lemah lembut melerai mereka

"merepotkan" shikamaru yang memang tidak suka acara seperti ini tampak bosan sudah berkali kali dia menguap lebar, mereka hanya tertawa kecuali sasuke dan neji melihat kelakuan buruk temanya yang tidak pernah hilang sedangkan shino terdiam tapi pandangannya menuju ke pintu restoran yang terbuka shino memperhatikan sosok yang masuk kedalam restoran.

"sepertinya aku mengenalnya" shino bergumam lalu mereka hanya heran dengan apa yang dikatakan shino dengan tenang shino menunjuk kearah pintu lalu mereka mengalihkan pandanganya kearah yang ditunjuk shino mereka semua terkejut dengan orang itu, orang itu berjalan dengan tenang melewati meja sasuke dan teman temannya tanpa memperdulikan sekitarnya

"sakura" sasuke berucap sangat lirih tapi masih bisa didengar teman temanya yang masih dengan keadaan terkejut.

.

.

.

.

TBC