Chapter 3
Enjoy!
.
Folia saat ini sangat senang karena di hari Sabtu siang ini dia sedang pergi ke bioskop bersama Naruto,tidak sia sia dia meminta bantuan Kushina untuk bisa Pergi bersama Naruto yang mungkin Folia anggap itu adalah Kencan.
"Nee Naruto-kun kita nonton film ini saja yah?" Tanya Folia sambil menunjuk poster bergambar Film Horror.
Naruto yang mendengar itu menoleh dan melihat poster tersebut,
'Sadako VS Kayako?ini film yang buat pasti orangnya Kampret sekali' Batin Naruto dalam hati.
Perlu di ketahui walau Naruto lelaki yang jantan dan jago bela diri namun dia punya sedikit kelemahan yaitu dengan hal hal yang berbau dengan Horror,dia pernah menginap selama seminggu dikamar Nagato sewaktu SMP karena sebelumnya dia di ajak Karin untuk menonton Film Horror yang membuat dirinya tidak bisa berhenti memikirkan Sosok Hantu di film tersebut.
"Naruto-kun?"
"Ah~ iya terserah kau saja Folia-san,memangnya kau tidak takut?" Tanya Naruto sok berani padahal itu akal bulusnya supaya Folia bisa mengganti Genre Film yang akan di tonton.
"Mouu,aku ini dirumah sering nonton film Horror dari kaset yang ku beli di toko jadi aku sudah sering!" Ucap Folia dengan Bangganya.
'Kampret kampret ga bisa lolos nih gua,Tou-chan Kaa-chan tolong kuatkan putramu yang tampan ini dari Hantu hantu jelek di film tersebut' Ucap Naruto dalam Hati.
"Yasudah Kalau begitu Ayo!"
"Yeyy! kau memang yang terbaik Naruto-kun" Ucap Folia sambil menggandeng Naruto menuju Loket Untuk membeli Tiket Menonton Berdua.
Naruto sempat memerah karena di gandeng Folia seperti itu dan di saksikan banyak orang disana,mereka terlihat serasi dengan Naruto yang berpakaian kasual Hoodie hitam,jeans putih dan sepatu Kets Biru dan Folia yang menggunakan Rok hitam pendek dibalut stocking hitam dan atasanya menggunakan Kaos warna Merah tanpa lengan.
Yah mereka memang serasi namun mereka tidak sadar kalau ada yang menguntit kegiatan mereka di balik orang orang.
"Ara Ara dia sudah mulai start duluan yah,fufufufu aku gaboleh kalah nih" Ucap Orang tersebut sambil menjaga jarak dari posisi Naruto dan Folia.
•
Sementara itu di depan Rumah Naruto,datang keluarga pindahan Baru yang datang dari luar Kota,tepatnya Dari Tokyo.
Ternyata itu seorang Dokter yang mempunyai 5 Anak Kembar dan mereka semua Cantik cantik namun memiliki banyak perbedaan.
"Nee Itsuki nanti jangan lupa kembalikan Jaket ku yaa" Ucap Nino kepada Itsuki sambil membereskan Pakaiannya.
"Tenang saja Nino,akan kucucikan terlebih dahulu nanti"
Tiba tiba datang Yotsuba dengan semangatnya sambil berteriak dan membuat Itsuki dan Nini risih.
"YOOOO ITSUKI,NINOOO!!!"
"Ih Yotsuba bisa tidak kurangi volume suara cempreng mu itu,telingaku sampe Budeg dengernya" Ucap Nino Kesal.
"Hehehhehehe" Yotsuba hanya cengengesan.
Tiba tiba kamar mereka di buka dan munculah ibu mereka Rena yang mulai besok akan Bekerja di Kyoto Senior High School.
"Anak anak apa kalian mau ikut berkenalan dengan tetangga di depan rumah kita?" Tanya Rena kepada ketiga Anaknya.
Nino dan Yotsuba pun tidak ingin sekarang dan beralasan cape sedangkan Itsuki saja yang mau mengikuti Ajakan ibunya.
"Kalau begitu Kaa-san tunggu luar yah!"
Setelah merapikan penampilan dan menuju luar dimana ibu sudah menunggu,mereka pun berjalan menuju rumah depannya sambil berbicara ringan.
"Tou-san kemana Kaa-san?"
"Tou-san mu saat ini sudah berada di rumah sakit tempat dinasnya sekarang,mungkin dia ingin mengakrabkan diri dengan pegawai pegawai disana."
Ketika sudah sampai Rena memencet bel Dan dibalas Suara dari dalam.
Telolet telolet,lelolelolet
Rena dan Itsuki mendengar suara bel tersebut pun tertawa ringan karena menurut mereka lucu sekali.
"Iyah maaf mencari siapa ya?" Tanya Kushina yang melihat Dua orang sama Cantik namun yang satu mungkin berumur sama dengannya.
"Ah kami berdua tetangga baru di depan rumah anda,baru saja kamu pindah semalam jadi kami ingin berkenalan dengan tetangga sekitar dan perkenalkan Saya Rena Nakano dan Ini anak saya Itsuki namanya" Ucap Rena sambil memperkenalkan dirinya dan itsuki.
"Oh kalian yang baru pindah di depan yah,kenalin saya Kushina Namikaze dan mari silahkan Masuk kerumah saya" Jawab Kushina sambil mempersilahkan mereka masuk.
.
.
.
.
.
"Hihihihihihihi" * jederrrrrr!!!!
Sementara itu di Bioskop Naruto saat ini sedang menahan rasa takutnya akibat Film yang di tonton nya sampai sampai dia menggenggam Erat tangan Folia.Folia yang sadar itu sebenarnya malu namun dia senang karena Naruto memegang tangannya,dia sadar Naruto lemah terhadap Hal hal yang berbau Horror karena terlihat dari raut wajahnya.
"Ara Naruto-kun,aku akan melindungi dari Setan setan jelek itu kok" Ucap Folia pelan sambil bercanda.
Sementara itu Naruto hanya berkeringat dingin dan mengganguk dan berguman dalam hati,'Kampret kampret malu banget gua niii,kenapa di dunia ini ada film setan jelek begini sih.Liat aja sutradaranya kalo ketemu gua Kasih Bicycle kick biar mampus!'
.
.
.
"Oh anakmu sangat cantik yah,apa kamu cuma punya satu anak Rena-san?" Tanya Kushina melihat Itsuki yang membuat anak tersebut tersipu.
"Sebenarnya anakku ini Kembar Lima dan Keempatnya sekarang sedang sibuk mungkin nanti akan kukenalkan." Jawab Rena.
"Kembar Lima?aku tidak tau ternyata kamu hebat bisa melahirkan seperti itu yah!"
"Hahaha biasa saja ko Kushina-san,ngomong ngomong anakmu mana?"
"Ah aku punya Tiga Anak,yang pertama Perempuan dia bekerja di salah satu kantor suamiku,kedua lelaki dia masih Kuliah dan terakhir dia masih Bersekolah di Kyoto Senior High school."
"Wah kebetulan kelima anakku juga akan pindah kesekolah itu dan aku akan Mengajar disana juga."
"Benarkah??wah kalau begitu nanti aku ceritakan kepada Naru-chan ah" Jawab Antusias Kushina.
"Naru-chan?" Ucap Itsuki.
"Hahaha maaf maaf dia Putra terakhir ku dan paling ku sayang jadi aku sering memanggil seperti itu dan kapan kapan bibi kenalkan kepada mu dan pasti kamu bakal tertarik kok sama dia Hehehehe" Jawab Kushina sembari menjahili Itsuki yang sukses membuat anak itu merona.
Sementara Rena yang melihat sifat tetangganya pun tersenyum,dia senang ternyata tetangganya cepat akrab dan tidak kaku.
.
.
.
.
.
Saat sudah melewati cobaan hidup dan mati(menurut Naruto) akhirnya mereka sudah selesai menonton film bioskop tersebut,mereka mampir ke sebuah Caffe untuk beristirahat sejenak.Saat memasuki pintu Caffe Folia tidak sengaja menabrak seorang Gadis yang membuat Belanjaan nya terjatuh.
Brukk
"Aduhh...",suara Gadis tersebut
"Ah Gomenasai aku tidak melihat jalan, sekali lagi Gomen" Ucap Folia sambil membantu membereskan belanjaan yang sedikit berantakan.
"Tidak apa apa kok,saya juga kurang fokus jalannya dan terima kasih sudah membantu."
"Sama sama dan saya duluan yah" Balas Folia sambil berjalan menuju Meja Caffe.
" Naruto!"
Naruto yang baru saja keluar dari toilet pun menengok melihat siapa yang memanggilnya dan dia melihat Kenji dan Takeo entah mereka sedang apa berada Disini.
"Oh kalian sedang apa berdua disini?"
"Aku meminta Takeo menemaniku mencari Video Game terbaru,lalu kau sendiri kesini bersama siapa?" Jawab Kenji sambil lirik sana sini.
"Aku bersama Folia disini dan dia sedang menungguku di Caffe" Balas Naruto dengan Nada Malas.
"Yang sabar Naruto aku tahu pasti itu tugas Dari bibi Kushina kan," Celetuk Takeo ikut nimbrung obrolan
"Benar apa kata Takeo Naruto,lagipula kau tampan jadi cuek saja kan hahahaha!" Tawa garing Kenji
Sementara Naruto hanya menghela nafas mendengar Percakapan temannya dan dia izin untuk duluan yang di beri anggukan oleh keduanya.
Setelah Naruto jauh dari pandangan kemudian Kenji berkata kepada Takeo,"Setidaknya tidak ada yang menganggu mereka,iyakan Takeo?"
"Hmm aku setuju perkataan mu Kenji" Balas Takeo dan keduanya melanjutkan Perjalanan Mereka.
.
.
.
.
.
"Hey Karin bagaimana kabarmu?"
"Aku baik baik saja kok gimana kabarmu juga?"
"Hmm~ kemarin sih dia bawa Gadis manis kerumah dan sekarang dia sedang kencan ke bioskop bersama gadis cantik!" Goda Karin
"Apa!!!!sialan aku kalah start,liat saja aku akan mendapatkan Naruto-kun fufufufufu"
"Yasudah aku tutup dulu yah,masih banyak Kerjaan byee!!"
Setelah menutup telfon dari sahabatnya yang sangat terobsesi dengan Naruto,Karin pun melanjutkan pekerjaannya.
"Hah masih saja si Gabriel terobsesi sama Naru-kun,aku jadi kasihan sama bocah itu" Guman Lelah Karin sambil memikirkan Naruto.
Skiptime
"Tadaima!" Ucap Naruto sambil menaruh sepatunya di rak depan
"Okaerinasai Sayang" Balas Kushina kemudian mencium pipi anaknya
"Kaa-chan sedang apa? kelihatannya sedang sibuk sekali?"
"Kaa-chan sedang membuat makanan dan Kaa-chan juga akan membagi ke tetangga baru di depan rumah kita."
"Tetangga baru?" Tanya bingung Naruto
"Iyah nanti kamu temani Kaa-chan yah Naru-chan?" Minta Kushina kepada anaknya
"Baiklah Kaa-chan aku mau membersihkan diri dulu."
"Oh iya ngomong ngomong gimana kencanmu dengan Folia hehehe" Tanya Jahil Kushina sambil mengedipkan matanya
"B-Biasa saja dan aku naik dulu Kaa-channnn..." Balas Naruto sambil lari duluan ke kamarnya.
Kushina yang melihat anaknya mengeles pun tersenyum,dia senang akhirnya Naruto bisa sedikit terbuka ke lawan jenisnya dikarenakan dulu kecil Naruto sempat Phobia terhadap wanita karena sering di ledekin anak Mami di taman kanak-kanak.
"Ah lebih baik aku juga beres beres sebentar lagi Minato pasti pulang!" Guman Kushina sembari kembali ke Dapur.
Pagi hari di Kyoto saat ini sedang cerah walaupun cuacanya agak dingin,dan membuat semua penduduk di kota tersebut pun bangun pagi dengan penuh semangat untuk melakukan aktivitas keseharian mereka masing masing.
Dan kali ini tokoh utama kita sedang berangkat ke sekolahnya sambil mendengarkan lagu lewat earphone nya,Naruto berjalan dengan santai sambil melihat banyak murid murid yang berlalu lalang menuju sekolah yang sama dengan dirinya.
Namun tiba tiba ada yang menyapa dirinya.
"Ohayo Namikaze-kun!" Ucap orang tersebut.
Walaupun masih menggunakan Earphone Nya,Naruto masih mendengar sapaan orang tersebut,kemudian ia menengok dan melihat teman sebangkunya.
"Ohayo! juga Ayatsuji-san,kukira kau berangkat lebih pagi" Balas basa Basi Naruto.
Tsukasa yang baru pertama kali melihat Naruto basa Basi pun sedikit kaget,karena biasanya Naruto hanya menjawab secara singkat dan tidak pernah peduli dengan urusan orang lain.
"A-Ah iya aku tadi agak kesiangan bangunnya,karena malam tadi aku harus menyelesaikan agenda untuk festival" Balas Tsukasa sambil berjalan seirama dengan Naruto.
"Festival?"
"Iya festival untuk lomba sekolah,kebetulan aku dipilih oleh wali kelas untuk menjadi anggota untuk acara tersebut."
"Oh seperti itu dan hanya kamu yang dari kelas kita dipilih?" Tanya lagi Naruto karena setahu dia biasanya dari per kelas akan dipilih 2 sampai 4 orang.
"Sebenarnya ada satu lagi,hanya saja wali kelas belum memberitahuku orangnya,dan kalo gasalah sekolah kita akan kedatangan anak baru yah?" Jawab Tsukasa
Naruto yang mendengar Ucapan Tsukasa sebenarnya sudah tahu siapa anak baru itu,bukan tepatnya beberapa anak baru yang akan masuk ke sekolahnya.
"Oh begitu" Balas Naruto seadanya.
Dan kita tinggal dulu kegiatan dua sejoli tersebut di pagi hari yang agak dingin ini.
.
.
.
.
"Sumimasen.."
"Iya tunggu sebentar" Jawab seseorang dari dalam rumah.
Ketika Kushina membuka pintu ternyata yang berada di depan pintu adalah Itsuki,anak dari tetangga baru rumah depan mereka.
"Ah Itsuki-chan,kenapa pagi pagi kesini?" Tanya Kushina sambil melihat seragam sekolah Itsuki yang berbeda dengan sekolah Naruto.
"Anoo apa Naruto-kun sudah berangkat bibi?" Ucapnya ragu.
"Oh Naruto,anak itu sudah berangkat dari tadi dan memang kenapa mencari Naru-chan?" Tanya Kushina bingung.
"Tidak ada apa apa kok bibi,hanya ingin mengajak ke sekolah bersama" Jawab santai Itsuki.
"Wah harusnya kamu bilang dari semalam,atau enggak nanti kamu minta kontak Hpnya saja supaya mudah saling menghubungi." Ucap Kushina.
"Baiklah bibi,kalau gitu aku permisi dulu yah!"
"Ya hati hati yah Itsuki-chan!"
Setelah agak jauh dari rumah Naruto kemudian Itsuki bergabung dengan para saudara kembarnya,dan mereka berangkat ke sekolah bersama.
Skiptime
Di sekolah Naruto saat ini sedang heboh hebohnya,apalagi bagi Kaum Adam yang Jomblo tingkat Akut setelah kedatangan Murid Baru Yang Cantik berjumlah 5 orang.
"Wah cantiknya!"
"Apalagi yang berambut pink AW AW!"
"Lihat dia melihat diriku kawan!"
"Mana mungkin,dia menatap diriku tau!"
Yah begitulah percakapan Murid murid yang melihat kedatangan Nakano bersaudara dari arah gerbang.
Sementara Naruto yang mendengar berisik berisik dari luar hanya berdiam diri duduk di bangkunya karena Dia sudah tahu perihal anak baru tersebut.
'Huh merepotkan' Batin Naruto
Di samping Naruto,Tsukasa saat ini sedang sibuk menulis tentang agenda festival.Mungkin dia agak kewalahan karena dari kelas ini hanya dirinya yang baru dipilih dan menurut wali kelas hari ini baru akan di tunjuk satu orang lagi yang menemaninya.
Dari arah pintu masuklah Kenji dan Takeo bersamaan,yah dari penampilan hanya Takeo yang rapi dan untuk kenji sendiri dia urak urakan.
"Yoo Narutoo!" Salam Takeo
"Ya Takeo tumben kau bersama Kenji?" Tanya Naruto.
"Memang tidak boleh aku berdua dengannya hah" Balas Kenji tak terima.
"Entahlah" Jawab santai Naruto yang membuat Kenji sedikit kesal.
Folia yang sudah tiba sebelum Naruto saat ini sedang duduk sambil memandangi Naruto dari jauh,dia masih ingat beberapa hari lalu dia dan Naruto jalan berdua,namun dia berubah jadi kesal karena Naruto sedang mengobrol akrab dengan teman sebangkunya yang tidak lain Ayatsuji Tsukasa.Bisa dibilang Folia menganggap Tsukasa sebagai saingannya untuk mendekati Naruto walau persentase kemenangan berada dalam dirinya karena rumah dia dan Naruto bertetangga.
'Fufufufufu aku takkan kecolongan' Ucap Folia dalam hati.
"Selamat pagi anak anak!" Sapa Kakashi Sensei
"Pagi juga Sensei!" Jawab serempak anak murid dikelas.
"Oh ya hari ini Sensei akan menunjuk satu murid untuk membantu Ayatsuji-san dalam mengurus festival sekolah,dan apa dari kalian semua ada yang berminat?" Tanyanya sambil menatap seluruh muridnya.
Hening...
"Baiklah kalau begitu saya akan memilih dan pilihan saya tidak bisa di ganggu gugat" Ucapnya sambil melirik ke arah salah satu murid incarannya.
Semua murid harap harap cemas karena menurut mereka mengurus festival merupakan sesuatu yang merepotkan.Naruto pun hanya cuek dan duduk sambil memandang kedepan kelas sementara Tsukasa sangat cemas karena takut orang yang akan menemaninya tidak bisa di ajak bekerja sama.
"NAMIKAZE-SAN!" Ucap lantang Kakashi.
Hening...
"Eh...?,coba ulangi Sensei",Jawab Naruto kaget.
"NAMIKAZE NARUTO,kau yang akan menemani Ayatsuji-san dalam mengurus festival sebagai perwakilan kelas dan kuharap kalian bisa bekerja sama,apa kalian paham?" Ucap Kakashi.
"Baiklah Sensei!" Jawab Naruto pelan, sebenarnya dia agak keberatan untuk melakukan hal itu namun kalau dia menolak takut membuat Tsukasa sakit hati dan dia tak suka menyakiti perempuan seperti Ajaran Kushina.
"Semoga kau tabah kawan ku hahahaha!" Ledek Kenji yang sukses dipelototi oleh Naruto.
Tsukasa yang mendengar itupun agak terkejut,dia tidak menyangka bahwa Senseinya memilih Naruto untuk menemaninya,dia senang setidaknya dia bisa berduaan dengan Naruto dan mengenal nya lebih dekat mungkin.Sementara Folia mendengar itu pun hanya mengoceh tidak jelas dalam hati karena tidak terima Naruto akan berduaan dengan saingannya.
'Heheheh sepertinya aku akan menjahilinya sedikit ' Ucap Folia dalam hati.
.
.
.
Skiptime
Bel pulang sekolah sudah berbunyi dan semua murid disekolah buru buru membereskan peralatan belajarnya dan langsung Keluar dari sekolah.Berbeda dengan Naruto yang saat ini masih diam menunggu Tsukasa yang sedang ke toilet karena dia berpesan untuk mengurus data festival berdua di ruang prakarya.
Saat Tsukasa sedang berada di toilet dari arah pintu datang Rias dan Akeno yang merupakan primadona sekolah.Tsukasa pun menyapanya dan tersenyum ke arah mereka berdua.
"Konnichiwa Gremory-san,Himejima-san!"
"Konnichiwa Ayatsuji-san,tumben kamu belum pulang?" Tanya Akeno.
"Aku harus mengurus data untuk festival nanti Himejima-san" Balas Tsukasa sopan.
"Oh seperti itu,kalau begitu semangat yah Ayatsuji-san dan jangan Kesorean pulangnya." Jawab Akeno
"Tentu saja dan saya duluan yah!" Ucap Tsukasa sambil keluar dari toilet.
"Ya silahkan Ayatsuji-san" Giliran Rias yang membalas dan tersenyum.
Setelah Kepergian Tsukasa Rias dan Akeno pun sedikit berbincang tentang Tsukasa,
"Dia anak yang rajin yah Akeno.."
"Yah dia memang begitu dari kelas 1 Rias,dan dia Anaknya baik kok sewaktu aku sekelas dengannya,"
"Yah aku tau itu,terlihat dari sifatnya dan ayo kita pulang Aku tidak ingin telat melihat acara pertunangan kakakku" Ucap Rias.
"Yasudah ayo nanti kamu telat dan kamu kan lama kalau berdandan fufufufu" Goda Akeno.
"Mouuu~ kamu mah begitu" Rajuk Rias.
.
.
.
Naruto saat ini sudah menunggu di ruang prakarya karena dia agak jenuh menunggu dikelas, sebelumnya dia menghubungi Kaa-chan nya kalau dia pulang agak telat untuk mengurus festival karena dia dipilih oleh Kakashi Sensei.
Tsukasa yang sedang dalam perjalanan menuju Ruang prakarya tidak sadar kalau sedang di ikuti oleh Folia,Folia pikir Tsukasa sedang sendirian menuju ruangan Prakarya dan dia merencanakan untuk mengunci pintu tersebut dari luar sampai petugas Sekolah mengecek pintu pintu pukul 06.00 petang,setidaknya dia pikir Tsukasa akan terjebak disana selama 2 Jam lebih.
Ketika Tsukasa masuk ke dalam,disana dia melihat Naruto sedang duduk sambil memainkan hpnya,saat dia menuju untuk menyapa Naruto tiba tiba dia mendengar suara pintu terkunci dari luar.
Ckleek
"Eh..."
"Ada apa Ayatsuji-san?"
"Aku rasa pintunya terkunci dari luar"
"Mana mungkin,misi coba ku buka" Ucap Naruto sambil mencoba membuka pintu dan ternyata memang terkunci dari luar.
"Benarkan?dan lebih baik kita langsung saja mengerjakan Tugas ini dan menunggu petugas yang akan membukanya," Kata Tsukasa sambil menguncir rambutnya.
"Apa tidak apa apa kita berdua terkunci disini?" Tanya ragu Naruto.
"Memangnya kenapa?lagipula kalau ada apa apa Namikaze-kun akan menjaga ku kan" Jawab santai Tsukasa sambil melihat rak rak buku.
"A-Ah ya tentu saja Ayatsuji-san!" Balas Naruto agak gugup.
Tsukasa yang mendengar jawaban Naruto pun tersenyum manis, sebenarnya dia agak gugup karena berduaan dengan Naruto didalam ruangan ini namun dia juga senang karena bisa dekat dengan Naruto disini.
Sudah 2 jam lebih mereka saling mendiskusikan dan mencari data data yang diperlukan sampai terbukanya pintu oleh petugas sekolah,
"Loh kalian dari tadi terkunci di dalam?" Tanya petugas tersebut.
"Maaf pak tadi saat saya masuk tiba tiba pintunya terkunci dari luar entah siapa yang melakukannya" Jawab Tsukasa.
'Iye Cuk!' Batin Naruto.
"Yasudah lagipula kalian tidak apa apa,dan sekarang sudah mulai gelap lebih baik kalian pulang"
"Baik pak!"
"Dan pemuda-san,kalau bisa kau antar temanmu sampai dia pulang kerumah yah karena tidak baik dia pulang sendirian menjelang gelap!" Saran petugas tersebut.
"Ah iya pak akan kulakukan!" Jawab Naruto
Setelah berkemas dan keluar dari sekolah,Naruto dan Tsukasa menunggu bis di halte bersama sampai Bis tersebut datang.Mereka duduk berdampingan dan tiba tiba Naruto membuka suara.
"Ayatsuji-san"
"Iya ada apa Namikaze-kun?" Tanya Bingung Tsukasa.
"Kalau kamu tidak keberatan kamu bisa turun bareng Kerumahku dan ku antar pulang kerumah naik motor?" Tawar Naruto karena menurutnya bahaya jika Tsukasa pulang sendirian apalagi hari sudah mulai gelap,entah kenapa dia jadi peduli terhadap orang akhir akhir ini.
"Apa tidak merepotkan mu Namikaze-kun?" Tanya Tsukasa ragu walaupun sebenarnya tawaran Naruto sangat bagus karena dia agak takut pulang sendirian kali ini.
"Tidak kok dan ayo kita turun,bis nya sudah sampai." Ajak Naruto sambil turun ke halte di ikuti Tsukasa dan berjalan menuju Rumah Naruto yang berjarak 25 Meter dari halte.
Setelah berjalan sebentar,mereka sudah sampai. Di rumah Naruto dan mengucapkan salam,
"Tadaima!" Ucap Naruto
"Okaeri!" Jawab Kushina yang ternyata langsung membuka pintu dan dia melihat Naruto pulang bersama gadis yang dia kenal.
"Ara Tsukasa-chan?tumben kamu mau bertamu,ayo masuk sini!" Ajak Kushina sambil menarik lengan Tsukasa.
"A-Ano bibi,Namikaze-kun yang mengajak ku kesini," Jawabnya agak gugup
"Oh Benarkah itu sayang?" Tanya Kushina ke arah Naruto.
"Benar Kaa-chan,aku mengajaknya kesini karena kalau di biarkan pulang sendiri takut ada hal hal yang tidak di inginkan jadi lebih baik nanti ku antar pulang naik motor" Jawab Naruto sambil melepas sepatunya.
"Bagus,memang harus seperti itu karena Gadis semanis Tsukasa-chan tidak boleh pulang sendirian" Goda Kushina yang membuat Tsukasa memerah.
"Yasudah, Ayatsuji-san kamu duduk dulu saja aku akan berganti pakaian sebentar dan habis ini aku antar langsung." Ucap Naruto sambil menuju kamarnya namun tiba tiba Kushina berkata,
"Masa langsung pulang sih,lebih baik Tsukasa-chan Makan malam dulu disini dan sebentar lagi Ayah Naruto kan pulang jadi kita bisa mengobrol sebentar,tak apa kan Tsukasa-chan?" Tanya Kushina penuh harap.
Naruto yang mendengar itu pun tidak bisa membantah ucapan Orang nomor satu yang ditakuti dirumah ini dan langsung ngibrit kekamarnya,sementara Tsukasa yang melihat muka penuh harap Kushina pun akhirnya menyetujui nya,hitung hitung mendekati ibunya hehehehe.
"Ah apa tidak merepotkan bibi?" Tanya Tsukasa ragu.
"Tidak kok,tidak sama sekali malahan bibi senang kalau kamu mau ikut makan malam bersama dan apa kamu mau membantu bibi sebentar di dapur Tsukasa-chan?atau mau menunggu duduk di sini sebentar?" Tanya Kushina.
"Aku ikut membantu bibi saja di dapur" Ucapnya sambil tersenyum.
"Kalo begitu taruh tas mu disana dan ikuti bibi sekarang." Balas Kushina antusias.
•
Sementara itu saat Naruto dan Tsukasa tiba didepan rumah,ternyata tak luput dari pandangan tetangga depan rumah Naruto.
"Waw siapa perempuan tersebut yah?apa dia pacarnya si Naruto?" Ucap Gadis tersebut yang ternyata Nino yang tak sengaja melihat kedatangan Naruto di sana.
"Hey Nino kau sedang apa?" Tanya Ichika yang melihat Nino mengintip keluar jendela.
"Aku hanya melihat tetangga depan,aku lihat si Naruto membawa gadis manis ke rumahnya." Balas Nino sambil duduk di kursi tamu.
"Mungkin saja Pacarnya,lagipula si Naruto kan Tampan jadi sudah pasti dia punya Pacar" Ucap Ichika sambil duduk dan membaca majalah.
"Benar juga katamu,dan Miku mana?" Tanya Nino
"Kurasa dia dikamarnya mungkin sedang mendengarkan Lagu" Jawab Ichika enteng.
"Oh yah bagaimana menurutmu sekolah baru kita Ichika?"
"Menurutku sekolah yang nyaman dan murid muridnya juga baik dan tidak sombong"
"Baguslah semoga kita semua nyaman disana"
"Tentu saja Nino,kita juga harus memperbaiki nilai kita yang sedikit menurun"
"Yah aku tahu itu."
.
.
.
.
.
"Tsukasa-chan, ngomong ngomong kamu sudah punya pacar?" Tanya Kushina sambil menaruh makanan di meja
"Belum kok bibi" Jawab Tsukasa
"Apa kamu menyukai Naruto?" Tanya Kushina to the point.
Tsukasa yang mendengar pertanyaan Kushina pun terdiam dan pipinya sedikit memerah,dia tidak ragu kalau di bilang menyukai Naruto memang dia Mempunyai rasa kepada Naruto,hanya saja dia tidak berani bilang karena takut hubungan dengan Naruto nanti menjadi renggang.
Kushina yang melihat Ekspresi Wajah Tsukasa pun mengerti kalau gadis tersebut mempunyai rasa kepada anaknya.
"Ara mukamu kenapa memerah Tsukasa-chan?" Goda Kushina.
"Mouu Bibi mah begitu.." Rengek Tsukasa.
"Hahahaha" Akhirnya mereka tertawa bersama dan tak luput dari pengintaian Minato yang baru saja datang dan mengintip kegiatan Istrinya dan teman anaknya.
'Semoga kau tabah ya nak,Jangan salahkan Ketampanan Tousan mu ini yang menurun padamu' Batin Minato dalam hati entah apa yang dia tangkap dari pembicaraan tersebut.
.
.
"Entah kenapa seperti ada yang membicarakan ku" Guman Naruto yang saat ini sedang Mandi diguyur Shower.
•
•
•
•
•
...
Bersambung...
Aikoaso.
