Apa jadinya jika seorang Bilioner masuk kuliah lagi dan mengikuti semua peraturan yang berlaku di sana.

Naruto seorang bilioner harus kuliah lagi, capek iya tapi ini permintaan ayahnya mana mungkin dia menolaknya dan apa maksud dari ayahnya kenapa dia harus masuk kuliah lagi?

Rated K- M

Narusaku, slight naruhina sligh sasusaku

Tolong review dong sebanyak banyak

Biar Author juga semangat nulis nya hehehe

Dan juga belajar buat bikin fanfic heheheh kalau bisa kasik tau ya kesalahan nya dmna

Dan review yang bikin semangat okey


Jauh dari tempat itu disebuah rumah atau lebih tepat Mansion Namikaze.

Rumah yang cukup mewah terletak Kengsinton, London hunian yang terdiri dari banyak fasilitas didalam.

Rumah ini terdiri dari 5 kamar utama yang sekelas kamar hotel bintang, 5 ruang utama keluarga yang hampir seluas lapangan futsal serta 20 mess pekerja yang tak terlalu luas tapi cukup mewah.

Rumah ini mempunyai garasi yang bisa menampung 75 mobil sekaligus, tempat bisokop, ruang kerja bawah tanah dan lab khsus untuk sang 'Bilioner',.

Rumah ini juga terdapat kebun yang luas nya kurang lebih hampir 100 hektar yang membutuhkan hampir 25 orang untuk mengatur nya.

fasilitas lainya seperti areal gym , dapur yang mirip dengan sebuah restoran yang terdapat 10 koki khsuus didalam nya, 2 danau buatan serta lapangan tenis, arel bar, kolam renang yang mewah, beserta klinik didalam nya dan jangan lupakan bengkel mobil dan sebuah landasan pesawat serta helipad didalam nya

Rumah yang terletak di kawasan paling mahal di London ini berdiri diatas 5000 hektar tanah dan hampir mempunyai 100 orang pekerja didalam nya

Selain itu juga rumah nya terdapat alat alat canggih yang sangat sangat canggih

Dibalik itu semua ada seorang Pria tua yang sedang duduk di kursi roda nya di depan danau buatan yang cantik, ya dia Namikaze Minato ayah dari Sang bilioner

Minato menderita stroke membuat kaki nya tidak bisa bergerak untuk sementara waktu

Walaupun dia menderita penyakit stroke tapi dia masih bisa tersenyum senang karena ditemani oleh gadis kecil nya lagi.

" Tou-san " " Tou-san kangen dengan Kas-san ya" sapaan karin membuyar lamunan Minato.

" iya Karin" "Tou-san mu sangat merindukan nya "Mata nya berbinar tentang sebauh kerinduan yang dalam.

" Tou san jika merindukan Kas san kenapa harus kedanau? " jawab nya sambil menuntut kusir roda Tousan nya

" karena Danau ini adalah permintaan khusus Tousan kepada kakak mu ". Ucap nya sambil memegang foto, foto seseorang wanita cantik dengan kedua anak nya .

" Tou san...? Apa maksud permintaan khusus itu? " Anak gadis nya masih tak mengerti maksud dari perkataannya.

Dia tau kalau ayah nya merindukan ibunya tapi apa maksud nya dari 'permintaan khusus'.

Apa maksud kata kata 'Tousan' nya. Dia sungguh tak paham.

Namikaze karin adalah gadis kecil kesayangan ayah nya dan adik kesayangan dari sang "bilioner"

Dia berbeda dari kakak nya dia memilih jalan untuk menjadi aktris, modeling penyanyi dan penulis. Dan mempunyai beberapa perusahaan entertain.

Walaupun dia bukan seorang ' Bilioner' seperti kakak nya tapi soal kejeniusan tak jauh beda dari kakak nya dia berhasil menamatkan sarjana satra bahasa hanya berumur 18 tahun saja.

Keluarga namikaze memang terkenal sangat sangat jenius karena memang sedari kecil mereka diajarkan berbagai macam pelajaran yang cepat tapi mudah untuk diingat

"iya karin permintaan Tousan mu untuk dibuatkan danau untuk mengingatkam Kassan" mata lelaki itu berbinar

" Dulu sewaktu mengandung mu karin, dia mempunyai cita cita yaitu mempunyai rumah pinggir danau" dan kini pelupuk mata nya tak

sanggup lagi menahan nya

" sekarang kita mempunyai rumah pinggir danau" tetapi Kassan sudah pergi" mata nya kian sayu

" Tousan" karin bergetar hati nya, iya dia merasakan apa yang ayah nya rasakan

" Danau ini Tousan namakan nama Kassan mu agar kita tetap bisa melihat dan menjaga nya sesuai salah satu permintaan terakhir nya dan jika Tou san merindukan nya Tou san akan kesini dan seolah olah dia sedang memanggil Tousan di tepi danau sana dan mengajak Tousan untuk bermain bersama nya "

" Tapi sekarang dia pergi, Karin untuk selamanya " air mata nya benar benar jatuh sekarang

" Tousan ," air mata karin juga turut jatuh membasahi tangan Touchan nya

Karin tak kuasa melihat Tousan seperti itu dia sangat depresi setelah kehilangan istrinya

Karin hanya ingin mengurangi beban Tousan yaitu mewujudkan permintaan terakhir kalinya

" Tou-san apa penyebab kematian ' Kassan' dan apa permintaan nya saat terkahir nya"

Karin masih segukan akibat tangis nya yang pecah.

Iya Karin memang ditinggal mendiang ibunya pada saat umur 10 tahun dan itu yang menyebabkan dia menjadi sangat sangat manja.

Dan saat itu Naruto berumur 15 tahun, Naruto sangat depresi mengetahui itu bahkan sampai disekolah kan dirumah nya ( home schooling) .

Sedangkan karin disekolah di tempat kaum elit.

Karin juga masih tak mengerti tentang kesedihan dia masih sibuk dengan dunia anak kecil nya.

Tapi Berbeda dengan Naruto yang mengalami kesedihan berturut turut. sampai nya pada akhirnya dia memutuskan bekerja dan terus bekerja sebagai bentuk perlarian kesedihan nya

Dan dia berhasil walaupun dia belom pernah sekolah secara resmi dan dia hanya homeschooling tapi dia berhasil menjadi Bilioner pada usia 21 tahun dan mengambil Perusahaan Namikaze corp.

Naruto yang terlampau jenius tak pernah mengerti cinta karena kesedihan ditinggal ibunya baginya saat dia mencintai wanita itu hanya sebatas nafsu tidak pernah dalam hati.

Itulah dia sekarang tak pernah peduli akan perasaan orang lain. Pada saat melihat wanita cantik dia hanya mengatakan nya tapi tidak pernah suka ataupun membuat nya benar benar jatuh cinta.

" Permintaan Kas san mu adalah menghentikan Tousan yang terlalu berambisi dengan teknologi sampe sampe Tou san lupa akan efek teknologi yang Tou san berikan pada Kas san".

Air mata nya semakin deras jatuh ke tanah Minato mengingat apa kesalahannya apa yang membuat kematian istrinya

Iya Khusina mati karena terlalu sering terpapar sinar radiasi dari pekerjaannya

Itulah kenapa Khusina meminta dibuatkan sebuah kebun yang besar dan danau agar Minato sadar bahwa pekerjaan nya menyebabkan radiasi yang kurang baik bagi keluarga dan juga alam

Tapi sekarang dia terlambat Naruro memulai lagi apa yang dia ingin hentikan

Naruto membuat percobaan dengan nuklir Minato tau ini akan berakibat sangat buruk terhadap alam dan keluarga nya kelak .

Minato gak mau itu terjadi dia gak ingin melakukan kesalahan yang sama apa yang dia perbuatan.

Karena itu Minato meminta Naruto kembali kuliah lagi agar dia menyadari bahwa dia telah salah.

Dan juga permintaan terakhir dari mendiang istrinya

" Kas san mu meninggal karena kanker otak stadium 4 Tou san tak menyadari apa penyebabnya hingga Tou san menyadari bahwa radiasi dari pekerjaan Tou san lah yang menyebabkan kan nya".

" Berarti karena itu pula Tou san meminta kakak untuk kuliah lagi agar dia menyadari tindakannya salah?"

" Iya Karin" Minato mengusap airmata nya dia berusaha tersenyum kepada karin.

Dia tidak ingin anaknya harus menerima nasib seperti dia.

Manusia kadang lupa dengan alam bahkan manusia terlalu egois dengan alam itulah yang Minato ambil dari perlajaran hidup nya. Keegoisan nya menciptakan sesuatu teknologi tapi dia lupa bahwa teknologi nya mengeakibatkan kehancuran bagi bumi

Khusina adalah salah satu bukti nya

Flashback Minato

"Minato sayang" seruan seseorang yang tengah terbaring lemah dia kasur rumah sakit di London

" iya sayang ada apa" jawaban cepat minato yang terus memegang tangan istri nya

" boleh kah aku meminta sesuatu" sebuah permintaan untuk terakhir kali nya

Iya Khusina tau ini adalah batas nya.

Mintao mengerutkan dahi nya, dia tak paham tentang kata kata Khusina.

" hus kamu tuh jangan ngomong kayak gitu dong, emang apa sih yang kamu minta? Pasti aku kan mengabulkan nya" minato menatap Khusina dengan sungguh sungguh

" aku ingin kita membangun danau di dekat rumah kita dengan kebun agar setiap liburan kita bisa bermain dengan Naruto dan Karin dipinggir danau nya" permintaan pertama dari sang istri dibalas dengan sweetdrop nya Minato

" ha? Hahahah, ada ada aja sayang" Minato tertawa setelah bersweetdrop iya dia sedikit heran dengan permintaan nya sang istri nya

" baiklah aku akan membuat nya setelah kamu sembuh sayang" tanggapan tambahan dari suami nya membuat Khusina sedikit lega

" kau tau apa yang membuat ku terkena kanker?"

Minato sedikit terkejut dengan pertanyaan Khusina dia tidak ingin sama sekali bertengkar dengan sang istri dia sudah tau kesalahannya.

" aku tau sayang jangan memulai pertengkaran tolong" Minato berusaha memendam emosi nya iya dia sedikit terkejut dengan hal itu

" maaf sayang bukan itu maksud nya aku hanya ingin kau tidak mengulangi lagi" khusina memohon nya iya sekarang dia memasuki fase sekarat

Napas nya ter engah engah dia tau sudah waktu nya untuk pergi

" tolong jaga Naruto dan Karin ya jaga mereka dari apapun jangan buat mereka mengulangi kesalahan kita" kini tatapan memohon nya kembali tapi sekarang tatatapn permohonan yang terbilang untuk terkahir kali nya

" Khusina jangan bekata seperti itu ku mohon" air mata minato jatuh dia menyesal apa yang dia perbuat terlalu ambisi tentang pekerjaan nya tapi lupa apa tentang akibat perbuatan nya

" sebelum aku pergi untuk selamanya. Minato jangan sampai membuat mereka lupa apa penyebab ibu nya meninggal "

" Khusina jangan berkata yang tidak tidak kau akan sembuh Khusina kau pasti sembuh"

" sudah waktu nya aku pergi Minato, jaga mereka. Kuliah kan mereka ditempat ku dulu agar mereka tau dan dapat mengobati kerinduan mereka"

" Aku mencintai mu Minato walaupun kau membuatku begini tapi aku tetap mencintaimu"

Air mata minato membasahi tangan Khusina dia tidak ingin melepaskan nya sedikit pun dia ingin berada di sisinya sampai detik terkahir nya.

" Selamat tinggal"...

Minato membelarak mata nya tidak percaya

" Dokter cepat kesini"

Naruto yang sejak dari tadi berdiri di ambang pintu jatuh terkulai lemas dia benar sedih sangat sedih dan percaya, ditangan nya terdapat bunga yang indah rangkaian dari Naruto sendri

" ibu"

Teriakan sang Anak tunggal, Sang pewaris utama. Sekarang dia tak peduli dimana jatuh bunga nya dan bagaimana bentuk nya

Minato melihat itu langsung meluncur mendekap kedua anak nya

Karin masih benggong dia ngak tau mereka kenapa dia hanya heran melihat ayah dan kakak nya menangis, ibunya tidur sambil menutup seluruh tubuh. Dan dokter yang geleng geleng kepala.

" naruto, karin biarkan ibumu beristirahat dengan tenang ya nak" Minato menahan tanggis nya didepan sang anak dia sendri juga tak kuasa melihat suasan itu.

" Tousan, Kassan kok tidur nya kaku banget sih dan kenapa selimut nya sampe kepala dan kok kakak dan tousan nangis sih"

Pertanyaan dari adik kecil naruto, dia masih terlalu polos untuk tau bahwa ibunya sudah tiada

' Khusina akan ku lakukan apa yang kau minta itu janji ku seumur hidup' guman Minato dalan hati

End Flashback

" Tousan hanya ingin Kakak mu belajar dari kesalahan Tousan ini dan Tousan ingin dia bisa mengurangi kesedihan nya dengan memasukkan ke tempat yang sama dengan ibumu ".

.

" Tousan tapi umur kak naruto 25 tahun sekarang apakah dia menjadi maba kembali atau bagaimana jangan membuat dia terlalu tua untuk mahasiswa yang muda muda Disana Tousan ".

" Untuk masalah itu biarkan Tousan yang urus Tousan masih punya teman disana "

Jauh dari sana atau kembali kepasa sang bilioner

Naruto kini menatap sang pemilik manik EmeraldGreen dengan was was

Dia berani memarahi aku?


alhamdulillah makasih

MaafMaaf chapter ini agak terlalu memaksa soalnya Author juga dalam penulisan proposal kkn jadi agak gimana ( mohon doanya ya heheheheeh agar cepet kkn habis tu cepet lulus juga)

Maaf juga bagi yang belom paham

Intinya di chapter inu menceritakan alasan Minato menyuruh Naruto masuk kuliah

Hehehehhe dan kematian Khusina juga memperkenalkan keluarga namikaze lbih tepat nya

Jangan lupa review ya kawan kawan

. Oh ya aku mau bikin fanfic juga dengan bernuansa Indonesia menurut kalian bagaimana ya heheheheh

Pleas kasik tanggapan ya..

Salam ambyar