Naruto punya tuan M. K
Chara : Narusaku, Sasuhina, dll
Apa jadinya jika seorang Bilioner masuk kuliah lagi dan mengikuti semua peraturan yang berlaku di sana.
Naruto seorang bilioner harus kuliah lagi, capek iya tapi ini permintaan ayahnya mana mungkin dia menolaknya dan apa maksud dari ayahnya kenapa dia harus masuk kuliah lagi?
Rated K- M
Maaf cerita rada rada gaje ya
" baiklah tuan tapi untuk menghentikan proyek?, bagaimana caranya tuan" ucap Kakashi binggung
Proyek Jubi sudah mencapai 30% hanya tinggal beberapa langkah lagi proyek Jubi selesai , tapi Naruto tak mau melanjutkan nya. iya dia sadar bahwa sekarang ambisi nya harus di hentikan nya sendiri
" Liat saja Bang, tapi sekarang bawa aku pulang dulu" ucap Naruto yang sedang bersantai dimobil nya
" baiklah, tuan" saut Kakashi yang menambah kecepatan Mobil nya sekarang
Tak luput juga Naruto mengambil Iphone 11 milik nya untuk menghubungi adik nya kalau di pulang hari ini dan akan tiba esok hari karena perjalan jepang dan london berkisar 15 jam
Esok harinya di Namikaze Mansion.
di Ruang Utama keluarga sedang berkumpul keluarga Namikaze dan Uzumaki atau lebih tepat nya Perdana Menteri Jepang Uzumaki Nagato mereka berkumpul bukan untuk membahas kepulangan Naruto tapi membahas masalah lain yang diciptakan nya
Mereka membahas masalah tentang pendirian reaktor nuklir di Konohagakure serta penjualan senjata yang digunakan oleh para pemberontak The Akatsuki.
" Nagato jelaskan apa maksud dari penjualan senjata ke pihak pemberontak? Selama ini aku yakin bahwa kita Namikaze corp tidak pernah menjual senjata senjata ke pemberontak" ucap Minato yang duduk di kursi roda sambil menatatap serius Nagato
Pasal nya Walaupun Namikaze corp itu memiliki pabrik senjata tercangih tidak ada dari mereka yang mau menjual senjata untuk pemberontak mereka hanya menjual senjata untuk negara negara tertentu saja.
" apa kedatangan kalian kesini hanya untuk menuduh kami menjual senjata pada pemberontak, Kami membuat senjata untuk memerangi pemberontak bukan untuk membantu pemberontak" Lanjut Minato lagi yang menatap semua orang yang berada di dalam ruangan itu
Sontak saja semua yang ada didalam ruangan itu merasakan aura yang sangat sangat berbeda aura kewibawaan dari Namikaze Minato membuat mereka
Karin yang ikut dalam pertemuan itu merasakan sedikit ngeri pasal nya tak pernah dia melihat ayahnya seserius ini dalam menghadapi masalah.
Begitu pula dengan Nagato yang dari tadi hanya diam ' sial seperti ditekan aku' begitulah ucap hati nya
" kak Minato kami tak menuduh pihak mu menjual senjata untuk pemberontak, kami hanya ingin tahu bagaimana mereka mendapat kan senjata senjata itu" ucap Konan yang berusaha menenangkan Minato
Iya Konan Uzumaki istri dari Uzumaki Nagato seorang istri perdana menteri Jepang dengan sifat keibuan nya dan seorang psikolog untuk anak anak.
" tapi sebelumnya siapa The Akatsuki itu, aku belom pernah mendengar nya, jadi bisa tolong jelaskan" potong Yahiko Namikaze yang binggung dengan pembicaraan diruangan itu.
Yahiko Namikaze adalah adik kandung dari Minato Namikaze sekaligus sahabat Nagato dan Istri nya Konan Uzumaki. Berbeda dengan kakak nya Minato Namikaze yang membangun Namikaze corp, Yahiko lebih memilih menjadi seorang Koki dan membuka sebuah restoran di London. baginya hobi adalah pekerjaan nya.
" Itachi jelaskan" ucap Nagato yang dari tadi diam karena merasakan aura Minato
" baiklah pak perdana menteri, The Akatsuki adalah teroris, mereka dulunya adalah satu team dengan ku tapi kemudian hari mereka membelot lebih karena perbedaan paham ideologi dengan kaisar tapi... " ucap singkat Itachi
Itachi memang bukan keluarga Namikaze tapi dia adalah komandan pasukan keamanan khsus Perdana Menteri jadi jangan heran bahwa dia ikut bersama Nagato ke pertemuan ini
" tapi apa? " ucap Minato yang sekarang memalingkan badan nya seraya menghap ke jendela
" begini Tuan besar Minato, akhir akhir banyak kasus penyerangan oleh pemberontak apalagi bersamaa dengan berdiri nya Reaktor Nuklir itu, serangan itu makin meningkat dan kami menemukan bahwa pemberontak menggunakan senjat senjata yang berasal dari Namikaze copr " penjelasan dari Itachi
" jadi maksud mu adalah pembuatan Reaktor Nuklir itu menjadi fasilitas untuk para pemberontak mendapatkan senjata senjata itu " sanggahan telak dari Minato yang hanya memalingkan kepala nya saja
Mendengar itu Itachi langsung diam seketika Minato benar benar berbeda dari kebanyakan orang begitulah isi dari hatinya.
" jujur aku tak pernah setuju dengan pembuatan Reaktor Nuklir di konoha, tapi lain hal nya dengan Naruto, anak itu tak akan pernah bisa dihentikan oleh siapapun kecuali dirinya sendiri " Ucap Minato lagi yang sekarang menghadap ke arah jendela besar didepan nya
" dan lagi sikap kalian yang seolah olah menuduh kami tampa adanya bukti yang kuat menjadikan sebuah penghinaan besar bagi Keluarga Namikaze" ucap Minato dengan tegas
Mendengar itu semua mereka masih diam tak berani berkutit sejujunya saja Namikaze corp banyak membantu negara Jepang dan Banyak membantu perdamaian dunia dan sangat tidak mungkin kalau Namikaze corp menjual senjata senjata untuk pemberontak itu hanya secara teori tapi beda dengan fakta dilapangan.
" apa yang mereka katakan benar ayah" intrupsi suara Naruto yang membuat semua orang yang berada didalam ruangan kaget setengah mati
" Na... Naruto" ucap Minato yang tergagap karena kedatangan nya
" ka... Kakak" ucap Karin yang juga kaget melihat kedatangan kakaknya.
Jujur hubungan keluarga ini kurang harmonis semenjak ditinggal Khusina meninggal Naruto yang tertekan batinya harus homeschooling untuk mendapatkan perhatian lebih dari Minato tapi apa yang didapat ayah nya tak pernah peduli dengan nya.
Karena itulah Semenjak umur 17 tahun Naruto pergi dari rumah, dan mulai mendirikan Namikaze corp dan tidak pernah lagi peduli akan rasa sayang dia menjadi Arogan, Dingin dan Ambisius ditambah dengan senyum Palsu nya.
Walaupun keluarga mereka kurang harmonis tetap saja Naruto masih menghormati Minato sebagai ayahnya buktinya dengan permintaan Minato yang menyuruh nya kembali ke bangku kuliahnya walaupun Aneh tapi dia terima daripada harus bertunangan dengan Shion
" Na... Naruto sejak kapan kau" ucap Minato yang kaget pasal kedatangan Naruto
" sejak tadi" ucap Naruto singkat
Naruto tak datang sendirian dibelakang nya ada Kabuto Yakushi dan beberapa staf Namikaze corp.
" jadi kau mendengar semua nya" ucap Yahiko yang tidak merasa terlalu kaget dengan kedatangan dia
" iya hampir semua pembicaraan kalian aku dengar kan" ucap Naruto, yang langsung beranjak duduk di samping Yahiko
" jadi Naruto apa maksud mu berkata tadi, ayah juga tahu kalau perusahaan mu menjual senjata tapi tidak menjual senjata ke para pemberontak kan " ucap Minato yang terus menatap Naruto
" hmmm bisa dikatakan benar bisa juga tidak" ucap Naruto yang sekarang dudk di samping Yahiko
" maksud nya" ucap Minato yang meminta penjelasan lebih lanjut tentang ucapan Naruto
" baiklah begini secara tidak langsung ada seseorang dari Namikaze corp yang menjual dan menyelundupkan senjata senjata kita ke para pemberontak " ucap Naruto menjelaskan nya
" apalagi kita membangun reaktor Nuklir kita di konoha dan itu malah mempermudah mereka untuk menyelundupkan nya dan mendapatkan nya" penjelasan Naruto tambahan dan membuat semua orang di ruangan itu kaget bukan main
Ada penghianat diantara mereka itu yang pasti
" kau ada bukti" ucap Nagato yang mulai membuka suara
" belum sekarang lihat saja nanti" ucap Naruto yang santai tapi tidak dengan Kabuto yang dari tadi gelisah entah karena apa
" Kau sekarang sudah tahu apa yang terjadi Naruto jadi apa keputusan mu" pertanyaan Nagato lagi diikuti dengan tolehan semua orang kepada Naruto
Mendengar itu Naruto berdiri dari tempat duduk nya langsung beranjak ke arah Minato yang berada di depan jendala besar nya
Naruto tersenyum melihat Minato yang sekarang berada disamping tapi saling membelakangi
" melihat kondisi semakin gawat aku putuskan akan menghentikan pembuatan senjata di Namikaze corp sampai waktu yang ditentukan dan..." ucapan pertama terhenti karena Naruto mengambil Nafas dalam dalam
" dan akan menghentikan Proyek Jubi untuk selamanya" semua yang berada diruangan itu heran dan kaget Naruto bisa mengambil keputusan yang nekat.
" Maafkan aku tuan, tapi Proyek Jubi sudah mencapai 30 % dan kalau kita menghentikan nya kita rugi banyak tuan" protes Kabuto ditengah tengah kehenningan yang terjadi setelah mendengar keputusan Naruto tadi
" KABUTO akan tak akan sudi jika Proyekitu digunakan sebagai tempat penyelundupan senjata ditambah lagi Proyek itu berada dekat dengan kawasan penduduk dan pada akhirnya mencemari lingkungan mereka! " suara langtang Naruto yang membuat semua terdiam tapi tidak dengan Kabuto.
" tapi tuan kita sudah kerja keras untuk Proyek itu dan banyak yang kita korbankan tuan" ucap Kabuto yang lagi lagi memprotes keputusan Bos nya
" Kabuto kau adalah salah satu profesor di bidang Nuklir tapi kau tak memikir kan apa yang bakal terjadi disana jika kita membangun Proyek itu dan apakah pengorbanan kita sebanding dengan penderitaan mereka Kabuto" ucap tegas tapi menusuk hati Kabuto
Mendengar itu Kabuto merasakan sakit hati dia merasa perjuangan dia sia sia dan tidak dihargai tapi dia masib berusaha lagi agar Naruto mau merubah keputusan nya
" tapi tuan ini akan..." ucap Kabuto yang mencoba masih mencoba agar Naruto dapat merubah keputusan nya
" Enough, if you don't like my decision, please leave here" ucap Naruto yang secara tak langsung mengusir Kabuto dari dalam ruangan itu terlebih lagi Naruto yang sudah naik pitam akibat nya
" tuan..." lagi lagi Kabuto mencoba untuk menghentikan keputusan Naruto
" Enough, get out from here Kabuto Yakushi " dan lagi lagi Naruto mengusir nya dengar tidak sopan ditambah dia tidak menoleh sedikit saja pada Kabuto.
Kabuto yang merasa marah, dongkol dan terlanjur sakit hati segera pergi dengan tidak sopan nya dan membuka secara kasar pintu ruangan itu.
Didalam hati nya hanya ada satu pikiran ' kau akan Mati Naruto Namikaze' iya dia masih tak terima akan ucapan yang dikeluarkan oleh Naruto tadi
Segera saja dia mengambil Android nya dan langsung menghubungi seseorang " Bunuh Naruto Namikaze segera, dan aku akan membayar nya dengan harga tinggi" ucap Kabuto kepada seseorang yang ada diujung telpon itu.
Sejatinya Kabuto lah dalang di balik nya penyelundupan senjata senjata ke para pemberontak itu sejak awal Kabuto merasa sakit hati karena Naruto, bukanya apa dia merasa iri akan Naruto menurut nya selama ini dialah yang membuat Namikaze corp sukses tapi seakan kerja keras Kabuto sia sia dia tak pernah dianggap di sana dan selalu di nomer duakan akan keberhasilan Namikaze corp.
Dia ingin Namikaze coro hancur se hancur nya
Karena itulah dia menyelundupkan Senjata senjata itu dan seolah olah Namikaze corp membantu pemberontak tapi rencana nya sekarang gagal total.
Diruangan itu masih sunyi dan diam mereka tak berani berbicara apa apa terlebih lagi Naruto yang tiba tiba mengusir Kabuto dengan kasar
" ehmmm Seperti nya sudah masuk jam makan siang ayok segera ke ruang makan biar Kak Yahiko membuatkan makanan spesial untuk kedatangan Kak Naruto" ucap Karin yang ingin mencairkan suasana diruangan itu
Yahiko yang mendengar itu langsung sweetdrop 'aku kesini jauh jauh hanya suruh masak dasar'
" seperti nya ide bagus, bagaimana ibu konan yang cantik sudah lama juga kita tak mencicipi masakan Sahabat kita yang masih sendiri kali ini" ajakan dan gombalan dari perdana menteri yang langsung membuat Konan tersipu malu dan membuat Yahiko makin kesal karena ejekan nya.
" hei aku kesini capek capek hanya disuruh untuk masak dan melihat kalian bermesraan dasar" ucap Yahiko yang tidak terima dengan ucapan mereka
" ayolah kak Yahiko mau ya" giliran Karin yang menggunakan kekuatan mata nya yang membuat Yahiko luluh
" dasar jangan menrengek seperti itu, iya iya aku buatkan yang masakan yang spesial" ucap Yahiko yang dilanjutkan dengan kegembiraan dari Karin.
Yahiko tidak dapat menolak permintaan keponakan dan kakak nya apapun akan Yahiko berikan pada mereka bahkan Yahiko rela mengorbankan perasaan nya dengan Shion demi Naruto setelah mendengar mereka akan tunangan.
Bagi Yahiko kebahagiaan mereka kebahagiaan dia juga mereka lah keluarga satu satu nya yang dimiliki nya
Mereka yang berada diruangan itu kembali tenang dan tak tegang lagi ucapan karin berhasil membuat mereka agak sedikit tenang dan langsung menuju ruang makan
" hei Naruto apa kau tidak mau ikut" ajakan Nagato kepada Naruto yang dibalas dengan gelenngan kepala oleh Naruto
Sekarang diruangan itu hanya ada Naruto dan Minato
" terimakasih yah" ucapan Naruto yang diiringi senyum
Minato senang tapi mendengar tapi dia menyadari sesuatu yang aneh dari anak nya " terimakasih untuk apa"
" untuk cara mu memberitahukan kematian ibu dan cara mu memberitahukan aku yang salah jalan" ucap Naruto yang masih tersenyum
" jadi kau sudah tahu ya? Tahu sendiri atau tahu dari siapa" ucap Minato yang senang melihat senyum anak nya dan sedikit kaget karena Naruto mengetahui penyebab kematian ibunya
" Kakashi menceritakan semua padaku" ucap singkat Naruto yanh sekarang mendorong kursi roda ayahnya
" baiklah maaf aku tak pernah memberitakan mu Naruto, ayah hanya takut kau semakin hilang arah ayah pikir ini lah satu satu nya jalan" permintaan maaf dari Minato yang disambut dengan senyum Naruto lagi
" senyum mu sudah kembali?" ucap Minato yang dari tadi penasaran
" aku tidak tahu tapi selama aku disana aku mendapat kan senyum yang indah dan sekarang aku selalu memikirkan nya" jawaban Naruto yang senang menceritakan seseorang itu
Naruto masih belum tahu Sakura siapa dan darimana asalnya tapi itu bukanlah perkara sulit dari Sang Bilioner itu
" pria atau wanita" ucap Minato yang agak sedikit takut kalau jawabannya pria
" aku normal sialan" ucap Naruto yang sweet drop setelah nya
" Hahahahha kau ini masih saja tidak sopan nak, kau sedang kasmaran dibuat nya" ucap Minato yang tertawa karena kalimat kotor terucap dari mulut Naruto
Tapi Naruto masih diam membisu dia hanya senyum ya tersenyuk sendiri memikirkan Sakura sekarang Naruto penasaran dan Naruto harus mendapat kan bagaimana pun juga
" jadi kau suka dia dari pandangan pertama" ucap Minato yang menikmati waktu bersama putra sulung nya sekarang
Sedangkan Naruto diam dia menikmati nya juga sudah lama sekali dia tak begini bukan lama tapi tak pernah terjadi karena sifat egois nya
" kau tahu Naruto waktu dulu ayah juga seperti itu dan butuh waktu 1 tahun lamanya untuk menjadikan wanita itu ibumu" ucap Minato yang mengingat kejadian dulu
Sewaktu usaha Minato mendapatkan Khusina yang notabene nya adalah cucu mantan perdana menteri Jepang sedangkan ibu nya adalah seorang Menteri pada masa itu. tidak mudah Bagi Minato mendapatkan nya karena dia adalah seorang anak yatim dan hidup secara kekurangan bersama ibu dan adiknya Yahiko.
" kalau begitu aku hanya butuh waktu 6 bulan saja untuk menikahi nya dan menolak tawaran ayah untuk mentunangkan aku dengan Shion" jawab Naruto serius
Minato sempat kaget lagi setelah keputusan Naruto yang terbilang nekat tadi dan sekarang lagi lagi Naruto mencoba hal nekat lainnya
" sebelumnya ayah ingin bertanya kenapa kau selalu menolak Shion, kurang cantik apa Shion dia juga baik dan pintar menurut ayah kalian pasangan yang cocok" ucap Minato yang langsung mendapatkan tatapan tidak enak dari Naruto
" aku tak mencintai Shion dan begitu pula Shion, harus nya ayah tahu Kalau Shion mencintai kak Yahiko dan kak Yahiko juga mencintai nya," jawaban Naruto menohok Minato
" oh ya benarkah" ucap Minato yang sedikit kaget ia tahu kalau Yahiko sempat menyukai Shion tapi dia pikir hanya masa lalu tapi nyatanya mereka tetap saling mencintai
" iya, kalau memaksa ku untuk bertunagan dengan Shion terus berarti ayah tak kehilangan aku saja tapi adik mu juga" ucap Naruto yang sedikit memaksa untuk menyadarkan ayahnya
Dan sekarang Minato mengetahui nya bahwa orang yang dimaksud Naruto tadi lah yang menyadarkan Anaknya dan Minato tidak ingin lagi membuat hubungan nya dengan Anak nya kembali renggang
" baiklah ayah paham Naruto waktu mu hanya 6 bulan untuk membawa dia kemari dan menjadikan nya istrimu terhitung mulai hari ini. Tapi kalau tidak mendapatkan terpaksa ayah harus menjodohkan kau dengan Shion bagaimana deal" ucao Minato yang memberikan sedikit tantangan kepada Naruto
Tantangan ini diberikan agar Minato tahu seberapa serius hubungan Naruto dengan orang itu maka dia memberikan tantangan ini.
" deal sir" ucap singgap Naruto yang terus mendorong kursi roda ayahnya menuju ruang makan
" Naruto sewaktu tadi kenapa mengambil keputusan yang nekat seperti itu dan tiba tiba mengusir Kabuto" ucap Minato yang kaget karena keputusan Naruto tadi cukup nekat dan bahaya untuk perusahaan nya
" yah sudah biar aku saja yang urus diam dan nikamtilah" ucap Naruto kaget
" hei kalian berdua cepatlah kamu sudah lama menunggu kalian" ucap Yahiko yang disambut tawa oleh semua nya.
Kegiatan mereka berakhir diruang makan karena mulai besok
Naruto akan kembali ke Konoha dan memulai kehidupan sebagai mahasiswa baru disana
Tak luput juga Nagato dan Konan yang harus kembali ke jepang untuk mengurus keperluan Negara
Alhamdulillah selesai juga.
Gak kerasa sampai subuh Author ngerjajn Fanfic ini hehehehhe gak tidur lagi aing wkkwkw
Mohon review yang sebanyak banyak ya kawan kawan tak lupa
Jangan like juga
Kasik kritik lah tapi yang membangun okey
Salam ambyar
Thanks regards.
