Naruto punya tuan M. K

Chara : Narusaku, Sasuhina, dll

Apa jadinya jika seorang Bilioner masuk kuliah lagi dan mengikuti semua peraturan yang berlaku di sana

Naruto seorang bilioner harus kuliah lagi, capek iya tapi ini permintaan ayahnya mana mungkin dia menolaknya dan apa maksud dari ayahnya kenapa dia harus masuk kuliah lagi?

Rated K- M

Maaf cerita rada rada gaje ya dan akan banyak typo yang berterbaran disini guys heheheheheh


"' sudah kuduga '" ucap Naruto yang kini terlihat sangat geram dan tangan nya mengepal

'" sekarang apa tuan ? " ucap A.I itu kepada nya

"'sesuai Rencana dan Mulai lah Rencana berikut nya '" ucap Naruto yang masih terlihat dengan ekspresi marah dan geram nya.

Mansion Namikaze

Lain di Naruto lain juga dengan Kondisi Mansion nya semenjak kabar hilang nya Naruto dalam kecelakaan itu mengakibatkan seluruh Mansion menjadi gempar.

Mansion Keluarga besar Namikaze itu seolah olah ikut dalam kesedihan itu apalagi ditambah dengan kondisi Karin yang mengetahui keadaan Kakak nya membuat Mansion itu benar benar bak Istana Iblis yang tertutup kabut karena hilang nya cahaya didalam nya .

Sekarang kondisi Karin benar benar kacau seluruh tour nya dibatalkan bahkan dia harus pingsan selama 1 hari setelah mendengar kabar itu, bagaimana tidak Naruto selalu sayang padanya apalagi Naruto lah yang membuat Mansion itu benar benar hangat tapi sekarang kehangatan itu telah berakhir .

" Karin sama tolong buka pintu nya ,anda belum makan sedari kemarin " seruan seorang pembantu nya .

Karin yang mendengar nya tampak diam tak menggubris sedikit pun, dia masih bertahan di sana di atas ranjang dengan kondisi yang sangat sangat berantakan . hati nya terpukul mendengar kakak nya yang hilang baginya kakak nya adalah segala nya baginya .

hampir seluruh pembantu untuk membujuk Karin yang sangat sangat terpukul. Minato yang mendengar kondisi Karin langsung menghampiri dan membujuk nya .

"'Karin , putri Tou san izinkan ayah masuk nak, Tou san tahu apa yang kamu alami nak "

ucap Minato menenangkan putri nya .

mendengar itu Karin segera berdiri dan beranjak untuk membuka pintu .

alangkah terkejut nya Minato melihat kondisi putri nya , rambut nya acak acakan , mata nya seperti mata panda dengan kantung mata yang tebal ditambah mata nya yang terlihat merah akibat menangis dari beberapa hari yang lalu d dan raut wajah nya terlihat sangat sangat sedih .

" Tou san kakak hiks hiks hiks kakak pergi meninggalkan kita "' ucap nya dengan nada yang terbata bata dan langsung memeluk Minato di kursi roda nya.

Minato yang turut sedih karena melihat putri nya langsung membalas pelukan putri kesayangan nya dan membiarkan bahu nya basah karena tangisan putri nya .

"' Karin Tou san tahu kau akan sedih mendengar ini tapi sungguh kakak mu tidak apa apa " ucap Minato memberi tahu keadaan Naruto yang sebenarnya kepada Karin putri nya .

Karin yang mendengarkan Tou san nya berkata langsung mendongakkan kepala nya dan melepas pelukan nya alis berkedut dengan muka yang bertanya tanya

" maksud nya Tou san ? " ucap Karin bingung Minato memasuki kamar putri nya dan mencoba membuka gorden jendela nya .

Karin yang bingung hanya menatap heran tou san nya ' apa maksud dari perkataan tou san apa maksud nya Kakak kenapa kenapa ' pikir nya dalam hati

"' Kakak mu di sedang di Konoha sekarang " ucap Minato dengan tersenyum dan membelakangi sinar matahari yang masuk ke kamar putri

Karin yang mendengarkan nya mematung seketika tak percaya atas perkataan tou san nya


Sekarang Naruto berada di ruangan nya sebuah ruangan yang sangat canggih terdiri dari sebuah meja yang berada ditengah ruangan yang mengeluarkan sebuah hologram ,

sebuah sofa berwarna hitam juga berada di depan meja hologram tersebut ada juga beberapa ' tangan robot ' yang berada tak jauh dari sana untuk membantu perkejaan Naruto nanti nya .

sedangkan di samping kirinya terdapat sebuah meja bar dan mesin pembuat kopi di atas sebelah kanan nya dan yang pasti nya ada rak bar yang berisi beberapa poto serta beberapa penghargaan untuk dirinya dan yang pastinya beberapa wine kelas atas berada di sana.

sedangkan di sebelah kanan nya tempat yang masih menjadi satu ruangan tapi agak sedikit lebih rendah terdapat layar hitam yang menyala dengan menyiarkan berita sepak bola sedangkan di bawah layar tersebut terdapat konsol game nya dan beberapa hiasan hiasan kecil sedangkan di depan nya ada sebuah sofa berudu berwarna hitam dan meja kecil dengan sebuah asbak di atas nya sedangkan didepan Naruto terdapat jendela yang bisa otomatis tertutup sendiri dengan sebuah meja billiar di belakang nya dan jangan lupa pemandangan kota Konoha didepan yang benar benar sangat indah terlihat dari sini

" Kurama "' panggilan Naruto kepada A.I nya

" iya tuan " jawaban dari A.I nya yang menggema di rungan kerja tersebut.

" bagaimana kondisi perusahaan kita? " ucap Naruto dengan raut muka serius

" bisa dikatakan sedikit kacau tuan, tapi untung saja sudah di ambil oleh tuan besar Minato jadi sudah aman tuan "

ucap A.I nya

kini Naruto berbalik menuju meja utama yang menampilkan sebuah denah pabrik proyek jubi nya

" apa Kabuto membuat masalah kembali ? " tanya Naruto kembali yang kini berusaha mengutak atik layar hologram nya tersebut

" masih tuan , dia ingin melanjutkan kembali pembuatan proyek jubi tuan , tapi usaha nya gagal karena tuan Minato tetap menolak tuan "' ucap A.I nya kini

Naruto yang mendengar nya tersenyum manis mendengar itu dia berhasil membuat Kabuto kehilangan kesempatan nya lagi

" tuan sebenarnya apa rencana mu ? " ucap A.I nya

Naruto yang mendengar kan nya hanya diam saja sambil meminum kopi di cangkir dan melakukan sesuatu dengan hologram proyek Jubi tersebut . kembali dia tersenyum dan mulai berkata

" rencana ya, hmmm membuat musuh percaya akan kemenangan nya sehingga mereka lupa mempunyai kelemahan nya . Kabuto adalah orang yang gila dia tak akan berhenti untuk mencapai keinginan nya satu satu nya yang bisa menghancurkan nya adalah keinginan nya sendiri . aku yakin setelah penolakan ayah dia akan melakukan hal gila lagi dan aku yakin hal gila nya itu di lakukan pada saat hari pernikahan Karin " ucap panjang lebar Naruto

" terus tuan apa yang akan kita lakukan pada saat itu ? " ucap A.I nya

" kita akan membuat nya mengakui kesalahan nya sendiri " ucap Naruto yang sekarang masih mengutak atik layar hologram nya itu

"baiklah tuan saya paham " suara A.I nya

"ehmm Kurama , bisa kau cari infomasi tentang Sakura Haruno " ucap Naruto yang sedikit sedikit memperlihatkan rona merah di pipi nya

" tuan anda yakin " ucap A.I nya sedikit tidak percaya dan menanyakan tentang keyakinan

" ya aku yakin " ucap Naruto yang terdiam dengan jantung yang berdebar cukup kencang

" baik tuan laksanakan " giliran A.I nya berucap

Naruto yang mendengar hanya tersenyum tapi bukan itu yang membuat nya tersenyum melainkan notifikasi chat dari Sakura

from : Sakura Himehai Nar, nanti malem sibuk ? keluar yuk ke kedai kopi milik teman ku

Isi chat Sakura membuat Naruto senang bukan main dia benar benar senang untuk kali ini dan tampa penolakan tentu nya Naruto langsung membalas chat Sakura

from : mejam 8 aku jemput ya

ah sial kenapa dia benar benar senang kali ini


TBC


alhamdulillah setelah sekian lama ngak up bisa up lagi udh mentok deh kayaknya wkwkkw tenang tapi masih ada beberapa minggu lagi untuk up ff narusaku ini ..

oh ya author ingin ngucapin ke beberapa temen author yang udah ngasik saran agar author up cerita lagi huhuhuhu terharu gua huhuhuhub

.salam ambyar

and thanks regards

jangan lupa stay health ya guys

and #dirumahaja hehehe