Chapter 0 : Prolog
disclaimer :
-masashi kishimoto
- yoshihiro togashi
Warning :
OOC, TYPO ,AU, OOT, EYD tidak sesuai, indonesia culture, indonesia content gk ada jejepangan , rada islami
Catatan :
menggabungkan plot anime dalam satu buah kisah dengan karakter yg di ubah
naruto dan karakter yg saya pinjam tinggal di indonesia
Enjoy for read =Don't like Don't Read !
Adventure Anime mix
"Sebuah cerita dengan menggabungkan semua alur cerita anime ke dalam sebuah cerita dengan karakter yang di perbarui dan di ganti "
'Tap! Tap! Tap!'
'wuussh wuuussh'
Suara kaki yg berlari dan suara kepakan sayap yg saling mengejar bersahutan . Terlihat sesosok tak kasat mata berlari tak tahu arah kemana yg di pikirkan dia hanya bagaimana cara kabur dan selamat dari sesosok yg sekarang sedang terbang di atas mengejar nya
"jangan lari kau !" Kata se sosok bersayap yg sedang mencoba memanah nya
"serahkan pangeran kegelapan !! Kepada kami kalau kau mau selamat pelayan rendahan" kata sesosok yg sedang coba menyambar nya
Sementara orang yg di sebut pelayan tersebut masih terus berlari berlari sambil menggendong bayi yg di sebut mahluk bersayap yg mengejar nya 'pangeran kegelapan' ya selama dia berlari hanya bayi yg di gendong nya lah yg dia ingin lindungi ...
Dia berlari dan terus berlari tak tentu arah dengan kecepatan tinggi sampai dia menembus batas antara dunia kegelapan dengan dunia manusia
'zruuuut'
"SIALAN! DIA BERHASIL KABUR" mahluk bersayap yang membawa panah dan terlihat memakai baju zirah tapi bahan nya dari kain yg kuat , berucap dengan nada kesal
"tidak ini tapal batas dunia kegelapan dan manusia kita bisa membuka paksa gerbang nya asal kita bisa kembali dengan cepat semua nya aman" ucap mahluk bersayap yg membawa tombak dan baju zirah dia terbuat dari baja.
"ciih baiklah ayo kita gunakan kekuatan kita segera , aku sudah tak sabar untuk menguliti pelayan rendahan itu HAHAAHAA"
"ya aku juga tak sabar membunuh pangeran sialan yg di bawa nya "
Terlihat 2mahluk bersayap tersebut memfokuskan energi mereka ke tangan mereka dan mengarahkan ke sebuah pilar yg menjulang tinggi di bawah pilar tsb ada gambar pintu terlihat mahluk bersayap membawa panah yg wajah nya seperti burung gagak mengarahkan tangan kiri nya ke gerbang yg bergambar pintu di ikuti oleh mahluk yg membawa tongkat dan berwajah seperti kelelawar mengarahkan tangan kanan nya ke arah gerbang pintu.
'sriiiing'
Cahaya berwarna ungu berpendar di sekitar pilar bergambar pintu tersebut dan ukiran pintu itu menjadi pintu dan terbuka sedikit demi sedikit sampai akhir nya terbuka lebar.
"wuuuusssh"
'tap'
"syukurlah pangeran kita sampai di dunia manusia aku harap tapal batas bisa menghambat mereka sementara waktu"
Terlihat pria berpakaian abad pertengahan kelelahan karena dia berhasil lolos dari kejaran mahluk yg menginginkan bayi yg iya sekarang gendong wujud nya terlihat seperi manusia paruh baya sekarang dia sedang melayang di dunia manusia di bawah nya terlihat dia turun dan menapakan kaki nya ke tanah.
"syukurlah kita harus segera cari tempat persembunyian di dalam tubuh manusia kita bisa aman pangeran".
Sementara bayi tampan yg ia gendong terlihat tertidur nyenyak seperti tak terjadi apa apa bayi itu hanya di bungkus kain hitam tapi di sekeliling nya seperti di kelilingi aura kekuatan berunsur petir yg seperti nya cukup kuat raut muka nya begitu tenang terlihat bayi ini begitu sangat tampan bibir nya merah merekah dan kulit nya putih bak porselen hidung nya mancung mungkin bila dia besar nanti dia akan menjadi pangeran tertampan di dunia.
Terlihat pelayan itu berjalan tengok kanan tengok kiri mencari sesuatu
Dia sampai di sebuah desa yg sederhana rumah di sekitar nya rata rata masih bangunan ubin Di sekeliling nya banyak manusia yg berlalu lalang ada yg membawa cangkul ada yg sedang mengendong anak nya dan ada juga anak kecil yg berlari lari mengejar dan bermain main pelayan tsb tak terlihat karena dia bukan mahluk di dunia tersebut
"sangat susah pangeran mencari tubuh yg pas untuk kita .tapi kita harus segera"
"AAAAAAAHH AAAAAH SAKIIT SAKIT SEKALI KENAPA DIA TAK MAU KELUAR"
"hei suara apa itu"
Pelayan tadi sampai di sebuah rumah yg terlihat sangat ramai di kelilingi banyak orang yg seperti nya keluarga semua raut muka mereka resah semua di kelilingi rasa penasaran pelayan itu masuk ke rumah tsb dan tanpa terlihat tentu nya
"AAAAH NAAAK CEPATLAH KELUAR NAAK KENAPA KAMU TAK MAU KELUAR DARI PERUT IBU AAAH SAKIIT" terlihat seorang ibu sedang berusaha mengelahirkan anak nya dia sedang berjuang antara hidup dan mati untuk menghadirkan anak nya ke dunia
"bidan bagaimana anak dan istri saya apakah bisa selamat?" Terlihat seorang pria muda yg seperti nya suami dari ibu yg sedang bersalin tsb bertanya dengan wajah yg terlihat sangat kacau dan super khawatir
"tak bisa pa anak bapa sudah mati di dalam perut dan kalo kita paksa keluar istri dan anak bapa tak akan selamat" bidan yg di tanya malah menjawab pasrah
Terlihat suami dari ibu yg sedang bersalin sudah pasrah akan takdir nya
Terlihat keluarga yg sedang menunggu juga terlihat resah dan sedih
"kasihan sekali kushina dan minato padahal ini anak ke 2 Mereka tapi tetap tak tertolong"
"ya anak pertama yg lahir 1bulan kemudian meninggal tanpa sebab sekarang kata bu bidan anak ke2 mereka sudah mati di dalam"
"hei sebentar anak ini anak ke 3 mereka sebelum nya kan kushina hamil tapi pas sudah jalan 4 bulan keguguran"
"ya mereka seperti nya di takdirkan tak punya anak"
Mendengar tetangga dan saudara kushina dan minato membicarakan mereka pelayan pangeran yg kebetulan ada di situ mendengar dan iba dan dia melihat ke arah pangeran yg sedang iya gendong dan masih tertidur dia menatap pangeran nya sesaat tapi setelah itu dia berucap
"kasihan sekali keluarga ini tapi ya sudahlah bukan urusan kita kan pangeran" pelayan tsb tersenyum ramah ke arah pangeran nya
"uugghyaaa" terlihat pangeran yg dia ajak bicara nya hanya menguap dan menggeliat di gendongan nya baru berjalan keluar beberapa langkah dari rumah tadi tiba tiba pelayan tsb merasakan hal yg aneh
'sriiinng'
"Apa sial aku terlalu lama pengawal kerajaan iblis sudah bisa membuka portal nya tidak"
"khhhmmzz ugyaaa HUAWAAAAA HUWAAA HUWAAAAA"
Bayi yg pelayan gendong menangis kencang secara tiba tiba
"aduuh pangeran kenapa kau malah menangis di saat seperti ini mereka bisa mendeteksi kita dengan cepat"
"huwaaaa huwaaaa huwaaaa"
Pangeran yg di dalam gendongan malah menagis lebih kencang
"aduuh bagaimana ini?"
Pelayan yg di ketahui bernama mana terlihat kebingungan mencari tempat persembuyian dia menoleh ke belakang dan kembali ke rumah yg tadi ada orang bersalin nya dia berlari ke arah kamar tempat bersalin ibu yg bayi nya di vonis meninggal di dalam terlihat sang suami memanggil istri nya "sayang bangun kushina bangun" terlihat ibu yg sedang bersalin sudah terlihat lemah dan seperti sudah pasrah akan hidup nya.
Melihat itu pelayan yg bernama mana melihat sesaat kearah kushina dan melihat ke arah pangeran yg ia gendong yg sekarang masih menangis keras tapi dia menggelengkan kepala dan dia berlari lagi ke arah pintu belakang rumah yg iya masuki namun naas mahluk bersayap yg mengejar nya sedang terbang dari arah kejauhan sperti nya mereka mendengar tangisan pangeran kegelapan
"BANGSAAAT !!! ITU DIA PELAYAN RENDAHAN JANGAN LARI KAMU"
"aaah seperti nya tak ada jalan lagi"
Mana berbalik dan kembali masuk ke rumah tadi dan berjalan ke kushina yg masih mencoba melahirkan anak nya dengan sisa tenaga nya.
"pangeran aku akan menggunakan kekuatan terkuat ku untuk melindungi ritual kita dan aku akan memberikan energi kehidupan ku kepada ibu ini dan aku akan menggunakan kekuatan ku untuk meleburkan jiwa mu kedalam anak ibu ini tak ada jalan lain pangeran kau adalah prioritas utama ku dan aKu harap kau bisa hidup lanjutkan clann kita tapi bila nanti kau hidup normal di dalam tubuh anak ini menjalani jadi manusia biasa tak apa itu jauh lebih baik tetaplah hidup pangeran sasuke junjungan ku"
Mana menatap sebentar pangeran andre dan kemudian dia memejamkan mata nya dan memfokuskan kekuatan nya sambil memeluk pangeran dia membaca mantra
"Duh jagad iki, wong sing mabur mlebu awak iki dakkandhakake, supaya aku manut! Ayo, dhuh gusti nyawiji !!! "
'tap' 'tap'
"Sial dia masuk ke rumah manusia"
terlihat mahluk bersayap yg mengejar mana sampai di rumah yg mana masuki
"aargjh bodo amat sudah ayo kita tangkap dia kedalam aku sudah tak peduli dengan peraturan prioritas utama kita membunuh pelayan rendahan itu dan bocah ingusan yg di gendong nya walau harus menyakiti manusia di dalam!"
"yah baiklah! Ayo"
Mahluk bersayap masuk ke dalam dan ketika mereka berbelok ke arah kamar cahaya kegelapan berwarna hitam terang berpendar mengelilingi mana dan pangeran nya
"apa! Sial apa yg sedang dia lakukan" mahluk bersayap berwajah gagak bertanya
"aaah bacot ! Sudah ayo serang di dengan kekuatan penuh hancurkan dia" ujar mahluk berwajah kelelawar
"baiklah serang dengan kekuatan penuh!"
"DEMIGRAA !!! SHOOTING ENERGY !!!
Mahluk berwajah gagak seketika mengucapkan mantra dan seluruh tubuh nya di aliri energi merah dan berpusat ke panah nya anak panah nya membesar seperti banyak energi yg mengalir di anak panah nya dan membesar seketika anak panah tsb meluncur ke arah mana yg sedang melakukan ritual penghancuran jiwa nya
Di sisi lain mahluk berwajah kelelawar memusatkan energi nya ke tombak nya terlihat energi berwarna biru gelap mengalir di tubuh nya dia mengucapkan mantra
"Salazarr!!! Dark!! Slasshh"
Seketika mahluk tsb melompat ke arah mana dan "BLAAAARRR" Terjadi ledakan dan angin ribut secara tiba tiba dI kamar kushina yg sedang bersalin
"looh kenapa ini kenapa tiba tiba ada angin ribut di dalam rumah" minato keheranan sambil tetap memegang tangan istri nya
"waduh saya tak tahu pak" bu bidan pun keheranan
Terlihat keluarga dan tetanggan di rumah kushina dan minato pun keheranan
"angin apa ini"
"waduh kayak nya ada tornado"
"walah walah tambah kenceng angin nya"
"SWIIINGGG !!! , BLAAAR blaaar"
"KEPARAT HIYAAAAT" mahluk berwajah kelawar masih mencoba untuk menebas mana yg sedang melakukan ritual tapi cahaya hitam terang melindungi nya begitu juga mahluk berwajah gagak yg meluncurkan panah nya masih mencoba mengaliri panah nya agar bisa menembus perisai mana
"SIAAAL AAAARRGGH !!"
ucap mahluk berwajah gagak yg masih berusahan menembus perisai mana
Melihat itu mana tersenyum dan senyuman nya terlihat lemah sambil menatap pangeran dia berkata lagi tuk terakhir kali nya
"hiduplah bahagia pangeran"
'criiiing'
Cahaya yg menyelubungi nya makin terang dan menyerang balik mahluk bersayap yg sedang menyerang nya
"BLAAASSST!"
"APA INI !!! AAAARRGGHH AAARRGGH SIALAN AKU TAK TERIMA DI KALAHKAN OLEH PELAYAN RENDAHAN SEPERTI MU TIDAAAAK"
mahluk berwajah gagak yg menyerang mana di selimuti cahaya yg makin terang tesebut dan tiba tiba tubuh nya lenyap seketika dan cahaya terang tersebut meredup masuk ke dalam tubuh rini
'zriiing'
"KEPARAT kamu mana ku bunuh kau aaarrggh" mahluk berwajah kelelawar pun mengikuti rekannya
'blaaaar'
Tubuh ke dua mahluk itu hancur tersapu cahaya terang yg di pancarkan mana.
'wuuusssh'
Angin ribut masih terjadi di dalam kamar kushina dan minato di akhiri dengan mana yg ikut lenyap bersama dengan cahaya terang nya seketika tubuh kushina mengejang! Dan menggelapar deru nafas nya tak beraturan
"kushina sayang kamu kenapa " minato menggemgam tangan istri nya begitu kuat
"aaah aaaaah AAAAAHHH EEEEEELKKKHH" seperti mendapat energi lebih kushina kembali mengejan kali ini mengejan lebih kuaat
"HUWWWAAAA HUWWWAAA HUWWAAAA"
minato bidan keluarga dan tetangganya pun terkejut mendengar tangisan bayi
"apa mana mungkin ini keajaiban" ujar bidan yg menangangi kushina bersalin
"alhamdulilah ya Allah" minato selaku ayah dan suami yg mendampingi langsung bersujud syukur
"apa mana mungkin"
"anak nya hidup kata nya mati di dalam"
"keajaiban ini kejaiban
Keluarga kerabat dan tetangga pun semua keheranan.
Dan terlahirlah seorang anak yg akan mengubah dunia, dunia di mana dia berasal.
Tbc
