"Yang, aku mau ngomong." Chanyeol mainin rambut Baekhyun yang sedang berkutat sama novelnya.

"Ngomong apaan? Ngomong tinggal ngomong kok pake acara bilang segala."

Chanyeol menatap kepala Baekhyun sambil mikir kata-kata yang pas buat ngomongin isi hatinya, /ciaelah.

"Mantan aku ngajak balikan."

"Terus?"

"Menurut kamu gimana?"

"Gimana apanya?" Baekhyun natap Chanyeol dan ngalihin perhatiannya dari novel ke Chanyeol. Baekhyun ngerasa ada yang nggak beres.

Chanyeol masih diem. Nggak mau ngelihat Baekhyun.

"Gimana apanya, Chan?" Baekhyun mengulang pertanyaannya lagi. "Jawab dan tatap gue kalo lagi ngomong."

Chanyeol tahu jika pacarnya itu sedang marah dan dia menatap Baekhyun ragu, "Mantan aku ngajak balikan dan aku bingung."

"Bingung untuk alasan apa?" Baekhyun menatap Chanyeol sekali lagi dan menghela napas, "Lo masih suka sama dia?"

Chanyeol diam, bingung mau menjawab apa.

"Lo masih suka sama dia?" Baekhyun tahu Chanyeol akan menjawab apa, dia sudah menduga hal ini akan terjadi.

"Ya," Baekhyun mendengus tak menyangka dan Chanyeol gelagapan, "Tapi aku juga suka sama kamu, Baek."

Baekhyun memang sudah menyangka suatu saat Chanyeol akan mengatakan hal seperti ini, karena dari awal Baekhyun sudah merasakannya. Baekhyun adalah orang yang paling cepat peka dengan keadaan sekitarnya. Tapi ia tidak menyangka jika akan terjadi secepat ini.

"Lo mau balikan sama dia?"

"Ya."

"Kalau gitu tinggalin gue."

Chanyeol menatap Baekhyun cepat dan menggelengkan kepalanya. "Nggak bisa."

Baekhyun mengangkat alisnya satu, "Terus mau lo kayak gimana? Gue nggak mau kalau di duain."

"Aku masih sayang sama dia, tapi aku juga nggak mau ninggalin kamu. Aku nggak bisa."

Baekhyun rasanya ingin menendang selangkangan Chanyeol dan merusak masa depan laki-laki itu. Berani-beraninya dia melakukan ini padanya. Setidaknya Chanyeol tidak bermain di belakangnya.

"Kalau lo masih suka sama dia, balikan sama dia dan tinggalin gue. Ikutin kata hati lo, gue nggak mau lo milih gue dan pada akhirnya elo main dibelakang gue." Baekhyun mencoba menekan rasa sakitnya dan memilih menyelesaikannya secara tenang dan kepala dingin.

"Oke." Chanyeol menghela nafas dan menarik Baekhyun ke pelukannya. "Maafin gue ya, gue bakal balikan sama dia. Gue nggak bisa bohongin hati gue dan gue nggak mau nyakitin elo. Maaf."

Baekhyun yang masih ada di dekapan Chanyeol berusaha melepas rengkuhan hangat pria jangkung itu. "Gue juga minta maaf, gue nggak bisa maafin lo gitu aja. Selama ini gue udah ngasih kepercayaan hati gue ke elo secara tulus, tapi ternyata selama ini elo masih punya perasaan ke orang lain. Gue bakalan pergi dari sini, secepat yang gue bisa. Ini emang apartement kita berdua, tapi yang paling banyak bayar elo secara nggak langsung elo berhak milikin ini. Gue pergi."

Chanyeol cuma nundukin kepalanya dan coba pasrah saat Baekhyun bangkit pergi ninggalin dia di apartemen mereka.

"Maafin gue."

.

.

.

Sekian dan terima kasih. Lagi gabut aja sih ini. Nggak jelas ya sudahlah :))