Hei gais terima kasih buat yang udah membaca, memberi kritik dan saran untuk fanfic yang gajelas ini, author masih stay disini anjer menunggu review kalian. Jadi gini Anda udah menunggu lama lanjutan fic ini ?, Tenang saja, gua akan berusaha update dengan cepat secepat para cewe yang ngeblok chat dari kalian.
Aku ingin review yang banyak banget, aku ingin review yang banyak banget.
Naruto nge-band !
Disclaimer : Mamang Masashi Kishimoto.
Story By : F-offZar
Warning : Garing,typos,OOC dan teman-temannya.
Pair : udah dibilangin NaruSaku
Summary : Naruto dan teman-temannya disuruh tampil di acara Festival di sekolahnya, apakah yang akan terjadi ?.
Lanjutan dari chapter sebelumnya, jika berkenan dibaca dan direview,jika enggak ngapain aja deh terserah suka hati para pembaca.
Chapter 3 : Tak sengaja, aku bertemu kamu.
1 hari sebelum Festival dimulai.
Malem – malem gini enaknya buat bersantuy ria euy, apalagi di kota Konoha udah dingin banget seperti di eropa timur, udara nya cocok buat berkembang biak, enggak lah ini bukan fanfic bergenre M.
Tapi entah kenapa Naruto dan kawan-kawannya yaitu Sasuke,Kiba,Shikamaru,dan Neji malah keluyuran malem-malem. Menggunakan mobil Van butut milik Kiba, mereka berlima lagi menelusuri gemerlapnya jalanan malam hari di Konoha.
Setelah ditelusuri ternyata sesudah latihan band, Naruto mengajukan usul untuk berkeliling sebentar untuk merefresh otak nya karena belakangan ini Naruto menghafal dengan sangat keras lagu yang akan dibawain nanti di festival. Para teman-temannya sih setuju aja sama usul Naruto.
Live Instagram On.
" What's up gays !, Kembali lagi dengan gua Uchiha Sasuke orang terganteng di dalam mobil ini, kita lagi jalan-jalan guys bersama anggota K-onoha Band (Nama Band Naruto dan teman-temannya) menelusuri indahnya kota Konoha di malam hari." Sasuke lagi Live Instagram untuk mengusir kebosanan karena daritadi semua orang yang di mobil pada sibuk sendiri. Sambil mempromosikan Bandnya gitu biar terkenal.
" Nih supir kita , oy Kiba !, Kalau nyetir jangan kaya supir angkot." Sasuke mengarahkan handphone nya ke Kiba. Protes daritadi nyupirin nya ugal-ugalan kaya angkot yang lagi ngejar setoran.
" Berisik Sasuke !." Kiba yang lagi fokus ke depan jalan. Entar berabe kalau sampe kecelakaan.
" Ada juga si Neji yang lagi VCS sama pacarnya." Sasuke pun mengarahkan handphone nya kepada Neji yang lagi asik Video call. Merasa keganggu Neji pun menatap handphone Sasuke dengan penuh rasa kemarahan ngomong kok kemana aja nih si Sasuke.
" Sekali lagi lu ngomong yang aneh-aneh, gua bilangin sama Hinata." Ucap Neji dengan nada yang mengancam membuat Sasuke ciut, muka aja sangar tapi takut sama pacar.
Sasuke kemudian mengarahkan handphone kepada Shikamaru yang lagi tidur, gausah dibahas dah Shikamaru kerjaan nya tidur mulu dari Chapter pertama.
Tiba-tiba Shikamaru malah menggebuk Naruto dengan kedua tangannya kayaknya sih dia lagi mimpi menggebuk drum tapi malah nge gebuk Naruto.
" OY SHIKAMARU SADAR !" Teriak histeris Naruto. Kemudian Shikamaru menghentikan aktivitas nya dan kembali tidur.
" Dan ini dia, vokalis kita yang lagi patah hati, beberapa hari terakhir malah melamun terus kerjaannya." Handphone Sasuke pun diarahkan kepada Naruto yang kembali normal, dia lagi ngambil rokok di kemejanya.
" Omonghan lu kagak difilther." Ucap gak jelas Naruto, karena rokok masih menempel di bibirnya.
" Namanya juga Sasuke." Sambung Kiba.
" Naruto gua mau nanya ?." Tanya Sasuke yang masih mengarahkan handphone nya kepada Naruto.
" Nanya apaan ?"
" Lu masih mengharapkan Sakura ?." Pertanyaan Sasuke sontak ngebuat orang-orang yang berada di dalam mobil (Kecuali Shikamaru) langsung memperhatikan Naruto. Naruto pun hanya menjawab pertanyaan dari Sasuke dengan acungkan dua Jari tengah dengan rokok yang masih menempel di bibirnya.
" Sadis amat jawaban lu." Komentar Neji disusul anggukan kepala Kiba.
"Sukha - Sukha gua lah, semhua orang bebhas berpendhapat." Naruto membalas perkataan dari Neji meskipun omongan nya gak jelas karena rokok masih menempel di mulutnya, Neji kena stun mendengar perkataan masuk akal dari Naruto.
"Tumben lu pinter Naruto." Kiba pun mendukung Naruto, ngebuat Neji pundung.
" Uzumakhi Narutho dilawhan." Ucap Naruto yang masih gak jelas dia ngomong apaan, tapi anehnya temen-temen dia pada ngarti apa yang keluar dari mulut Naruto, meskipun rokok menempel di bibirnya.
" Sekian dari gua Uchiha Sasuke, maaf nih bagi para penonton setia temen-temen gua emang pada sableng, anyway gua akan Live lagi nanti pas di Festival." Sasuke pun mengakhiri acara Live Instagram.
Live Instagram Off.
" Oy Sasuke!, Lu live Instagram emang ada yang nonton ?." Tanya Kiba penasaran.
" Bentar gua liat dulu." Sasuke pun melihat history Live Instagram nya. Dan terpampang jelas angka 0, enggak ada yang nonton.
" Berapa orang yang nonton ?." Kiba kembali bertanya.
"Enggak ada." Ucap Sasuke datar.
Mobil Van butut pun berhenti di sebuah Cafe yang terkenal di Konoha atas saran Neji karena di cafe tersebut terdapat teman-teman yang lainnya lagi nongkrong. Kiba pun setuju dengan saran Neji daripada berkendara tanpa arah dan tujuan, plus gak ngehabisin bensin.
" Gua sama Kiba nyari temen-temen dulu, lu berdua bangunin Shikamaru." Titah Neji kepada Naruto dan Sasuke.
" Entar nyusul aja kedalem." Neji dan Kiba pun langsung berjalan ke cafe tersebut. Sementara Naruto dan Sasuke membangunkan Shikamaru dari tidur.
" Kita lagi dimana ?." Tanya Shikamaru yang masih ngantuk.
" Lagi di Cafe Ichiraku, buruan dah kita susul Kiba sama Neji." Ucap Sasuke menjelaskan tempat yang lagi disambangin sama mereka.
"Bentar – bentar ngumpulin nyawa dulu nih." Shikamaru langsung mengumpulkan nyawa dia yang bertebaran kesana kemari.
" Udah beres nih, kemon kita les go !." Ucap Shikamaru pelan tanpa penuh gairah.
Dan ketiga pemuda tersebut langsung menuju Cafe tempat teman-teman berada.
Cafe Ichiraku.
Cafe Ichiraku merupakan cafe terbesar dan terkenal di daerah Konoha, dulu nya Cafe tersebut adalah Warkop sisi jalan tetapi karena laku keras akhirnya pemilik Cafe Ichiraku yaitu Pak Teuchi merubah tempatnya menjadi sebuah Cafe berkat usaha gigih Pak Teuchi dan anaknya Ayame dan donasi yang besar dari Mang Yadi (Mang Yadi dermawan juga ternyata ).
Ketiga pemuda tersebut masuk kedalam Cafe tersebut, suasana Cafe yang penuh para pelanggan yang menghabiskan waktu untuk makan dan nongkrong sambil menghabiskan waktu di malam ini.
Setelah lama mencari Kiba dan Neji akhirnya ketiga pemuda tersebut menemukan kedua temannya tersebut yang udah ngumpul sama temen-temen yang lainnya.
" Nyampe juga lu bertiga." Komentar Neji mencibir ketiga temannya yang lama banget.
" Yoo kalian bertiga akhirnya kalian juga, sombong amat kalian akhir-akhir ini." Ucap Chouji sambil makan keripik langganannya (Fans Naruto tahu dong jenis kerupuknya).
" Bukan sombong Chouji, lebih ke tidak mau bertemu." Sambung Sai yang omongan nya lebih gak difilter dari omongan Sasuke tadi.
" Betul tuh." Shino yang biasanya diem, tiba-tiba ngomong.
" Sorry nih, sibhuk latihan band kitha." Ucap gak jelas Naruto karena tuh rokok masih menempel dibibir nya, gak punya korek ya dari tadi tuh rokok dianggurin.
"Lama amat lu bertiga !." Neji yang kesel karena daritadi nungguin mereka bertiga
" Sorry nih, Shikamaru susah banget dibangunin nya." Alibi Sasuke menyalahkan Shikamaru buat nyari alesan.
Ketiganya pun langsung duduk bersama Neji dan yang lainnya.
" Si Kiba manha?." Tanya Naruto yang masih belepotan ngomong karena rokoknya masih menempel dibibirnya, anteng juga tuh rokok nempel.
" Tadi sih ke WC, entar juga kesini." Jawab Neji singkat.
" EHHHH ADA SASUKEEE !" Teriak histeris Ino dan geng cewe nya yaitu Karin,Shion,Temari,Tayuya dan yang lainnya.
" Halo para wanita cantik." Jiwa playboy Sasuke mulai keluar,menggoda para teman-temannya. Apakah Sasuke gak tau diri ya udah punya pacar masih aja godain cewek lain.
" Halo juga Sasuke-kun." Jleb suara imut nan manis yang dikenal Sasuke ngebuat bulu kuduknya merinding. Sasuke pun langsung menoleh ke sumber suara dan menemukan Hinata dengan aura kecemburuan yang terasa di sekitaran Sasuke. Kayaknya Sasuke menggodanya di waktu yang salah.
" Ehh Hinata, aku gak tau loh kamu disini." Sasuke nyari alesan supaya Hinata gak ngambek, udah dibilangin Sasuke itu muka sangar tapi takut sama pacar sendiri.
Hinata pun menjewer telinga kanan Sasuke, dia juga pasrah diapa-apain sama Hinata, asalkan Hinata gak ngambek.
" Wah semuanya pada kumpul bareng." Terdengar suara yang tidak asing di telinga congean Naruto, suara yang membuat dirinya sedikit terkejut mendengarnya. Naruto pun terdiam dari tempat duduknya, dirinya merasa tidak merasa kuat untuk menoleh ke arah sumber suara. Cemen lu Naruto.
"Oy Naruto !." Teriakan Neji tidak dihiraukan oleh Naruto, entah apa yang dipikirkan Naruto sekarang.
"Hah apaan ?." Tanya Naruto dengan kata yang baik dan benar gak ada rokok dibibirnya, udah di simpen kembali ke wadahnya.
"Bengong mulu daritadi, sampe si Sakura nanya gak dijawab."
" Emang ada Sakura ?." Tanya Naruto kepada Neji.
"Ada tuh, di belakang elu." Neji menunjukkan Sakura berada, Naruto pun menoleh ke arah belakang dan menemukan Sakura duduk sendirian dan yang sedang asik memainkan handphone nya. Naruto pun berdiri dari tempat duduknya setelah beberapa detik mengumpulkan keberanian untuk menemui Sakura.
F-offZar
Mari kita beralih ke meja yang ditempati oleh Sakura, dia lagi nunggu pacar nya dateng sambil mainin Handphone nya dari tadi. Tampak raut wajahnya yang cukup kesal. Sudah cukup lama menunggu tapi enggak dateng juga persis tukang Nasi Goreng di daerah Author gak dateng-dateng, Yaelah malah curhat kita kembali ke cerita.
Disaat lagi nungguin doinya, tiba-tiba Naruto menghampiri meja Sakura tanpa di duga oleh Sakura bahkan oleh Author sendiri.
"Halo Sakura-chan !" Sapa Naruto dengan senyuman yang mengembang di bibirnya.
Sakura pun menoleh ke arah Naruto, sedikit terkejut Naruto datang menemui nya."Halo juga Naruto."
"Boleh aku duduk ?."
"Ya silahkan saja." Sakura pun memasukan Handphone ke dalam sakunya. Dan Naruto pun segera duduk berhadapan langsung dengan Sakura.
" Jadi bagaimana kabarmu ?." Tanya Naruto dengan sopan, gak biasanya si Naruto sopan, perasaan si Naruto tuh omongan nya gak berbeda jauh dari bahasa binatang, eh tuh orang bisa juga sopan.
" Enggak begitu baik akhir-akhir ini." Sakura menghela raut wajahnya yang mengutarakan kekecewaan.
" Maksud kamu, gak baik-baik aja kan ?." Sepertinya pertanyaan Naruto sangat tepat sasaran.
" Ya begitulah, aku gak mau ngebahas hal ini sekarang."
" Biar ku tebak, masalah dengan pacarmu ya ?." Sepertinya tebakan Naruto benar untuk kedua kalinya.
" Bagaimana kamu tau ?." Tanya Sakura cukup kaget dengan tebakan Naruto.
" Daritadi mainin handphone kok cemberut gitu. Kayaknya lagi menunggu seseorang , tapi kok gak dateng-dateng ." Ucap Naruto.
" Sudahlah Naruto, jangan bahas tentang masalah itu, aku lagi males."
"Kok baru nongol sekarang, akhir-akhir ini kamu kemana ?." Tanya Sakura.
" Sibuk banget nih latihan sama temen-temen, apalagi besok kan tampil di festival." Jawab Naruto santai.
" Kamu besok tampil ?, Kok aku gatau." Tanya Sakura kebingungan.
" Ya begitulah, festival yang tidak enggak begitu penting yang harus aku hadiri."
" Enggak penting, tapi kok berpartisipasi."
" Secara terpaksa, disuruh ketua OSIS sialan."
"Semangat dong Naruto, lesu begitu." Sakura mencoba menyemangati Naruto. Entah kenapa mendengar perkataan Sakura membuat Naruto sedikit merasakan gairah hidupnya sedikit kembali.
" Karena kamu sibuk kita jarang ketemu." Ucap Sakura curhat, bener juga sih karena sibuk latihan band sampe lupa sama temen sendiri.
" Hehehe, besok nonton dong ." Ucap Naruto mengajak Sakura.
" Pasti dong !, Emang tampil nya kapan ?."
" Tampil pertama, sesudah pembukaan."
" Pasti aku datang !." Ucap Sakura dengan penuh kegembiraan.
"Iya-iya." Naruto tersenyum dia merasa sangat senang. Tiba-tiba datanglah Kiba menghampiri meja Naruto dan Sakura.
" Sakura pinjem Naruto nya bentar." Ucap Kiba kepada Sakura.
" Emang gua barang dipinjem, ada apa ?." Tanya Naruto.
Kiba pun menarik paksa Naruto dari tempat duduknya.
"Apaan sih Kiba maen tarik-tarik aja lu kaya tim Prabu." Naruto ngoceh-ngoceh gak terima ditarik sama temennya yang sableng ini.
" Jadi gini, tadi gua gak sengaja ketemu manajer Kafe ini."
" Terus dia minta bantuan." Naruto dengan serius mendengar perkataan Kiba.
"Bantuan apa ?."
" Harusnya sekarang ada band yang ngisi acara musik Acoustic disini, ternyata band nya gak dateng terus si Manajer nyuruh gua nyari band pengganti."
" Nah kan pas tuh, gua saranin ke Manajer cafe kita yang akan tampil ngegantiin Band yang gak dateng." Penjelasan panjang lebar Kiba disambut dengan muka cengo Naruto.
"Lu ngarti kagak ?." Tanya Kiba.
" Ah males deh harus tampil."
" Tapi kita ntar dapet makan gratis kata manajer tadi."
"Gua setuju deh, yang lain gimana ?." Ucap Naruto yang tadinya gak mau malah jadi setuju setelah mendengar kata makanan gratis.
" Yang lain juga setuju, Gua mau nge hubungin Manajer dulu yak." Kiba pun langsung mencari Manajer Cafe yang tadi dia temui.
" Ada apa Naruto ?." Tanya Sakura yang penasaran.
" Oy Naruto lu siap-siap ya, gua sama Neji mau ngambil gitar dulu." Ucap Sasuke dari kejauhan sambil pergi ngambil gitar di mobil Van nya si Kiba.
"Siap-siap apa ?." Kembali Tanya Sakura.
"Kita mau tampil di cafe ini."
" Ohhh, Hahhh Tampil ?, Di cafe ini ?, Sekarang ?." Sakura kebingungan karena ucapan dari Naruto.
" Iya disuruh tampil sama manajer Cafe, harusnya ada band yang tampil, tapi band nya gak dateng, terus minta bantuan ke kita." Penjelasan panjang lebar Naruto, Sakura cuman ngangguk-ngangguk doang.
" Yah padahal masih pengen ngobrol.", Terlihat kekecewaan terpampang di raut wajah Sakura.
" Tenang aja , entar ngobrol lagi deh." Naruto mencoba menghibur Sakura agar tidak bersedih. Sambil mengacak-acak rambut pink nya (Soalnya kalau ngacak-ngacak tempat tidur kagak nyambung).
" Huffft, iya deh."
" Jangan nangis gitu dong." Naruto asal ngomong.
" Siapa yang nangis !, Jangan sotau deh." Sakura ngambek dikatain nangis sama Naruto.
"Hehehehe cuman bercanda." Naruto nyengir.
"OYY NARUTO SHIPPUDEN, CEPET KE SINI PEDEKATE NYA NANTI AJA !" Teriakan Sasuke menggema di seluruh Cafe Ichiraku soalnya dia pake mic jadi kenceng suaranya.
" Aku tampil dulu ya." Naruto pun meninggalkan Sakura menuju ke tempat Sasuke dan Neji yang udah dari tadi nungguin dia. Terlihat senyuman tipis di bibir Sakura saat Naruto pergi. Entah kenapa meskipun hanya sebentar mengobrol dengan Naruto membuat perasaan Sakura membaik.
F-offZar
Sasuke kini berada di stage kecil tempat biasa band manggung di cafe Author lupa lagi namanya maklum udah lama gak maen ke Cafe hehehe,dia sama Neji lagi bersiap-siap buat perform ngegantiin band yang enggak dateng meskipun secara terpaksa.
"Bang udah siap ?." Tanya pelayan Cafe tersebut yang daritadi merhatiin mereka berdua.
" Udah, tinggal nunggu temen saya doang." Ucap Sasuke yang sibuk nyetel Gitar acoustic nya.
" Ehh kita perform berapa menit ?." Tanya Neji.
"20 menit." Ujar Pelayan tersebut.
"Hello gays !, Maaf lama ada urusan dulu." Akhirnya Naruto datang dengan cengiran khasnya.
" Lama amat lu PDKT nya." Ejek Sasuke yang sebenarnya udah kesel nungguin Naruto datang.
"Siapa yang PDKT, gua sama Sakura cuman ngobrol." Bantah Naruto.
" Udah -udah debat nya nanti aja, sekarang kita mau perform lagu apa neh, waktu kita cuman 20 menit." Ucap Neji.
" Lagu-lagunya Real Friends aja, biar gampang." Naruto memberi saran.
" Gimana Sasuke ?." Tanya Neji.
" Apa aja lah gua mah ngikut." Ucap Sasuke yang masih sibuk nyetel Gitar acoustic nya.
" Yaudah, kita mulai !"
To be Continued.
Hahahaha sibuk dengan urusan dunia sampe lupa sama fanfic ini, gua minta maaf kalau lama update nya maklum gua tiap hari nongkrong sampe subuh.
Dan minta maaf juga jika Fic ini jauh dari kata sempurna, soalnya kagak yang sempurna, kesempurnaan hanya milik Tuhan. Bukan punya gua apalagi punya Mang Yadi.
Gua mau ngucapin buat kalian semua tetap jaga kesehatan soalnya lagi rame tuh diberita tentang virus yang udah nyampe ke Indonesia tetap siaga semua !. Karena terjangkit penyakit lebih menyakitkan daripada putu cinta so Jaga kesehatan ya semua.
Dan terakhir gua cuman mau ngomong gini :
Aku pengen Review yang banyak banget, Aku pengen Review yang banyak banget.
