Disclaimer: Naruto bukan punya w dan Love Live juga sama

Warning Author masih Newbie mungkin bakal jelek dan juga bakal acak acakan Cerita nya Dan Pasti Typo akan ada

Author: Shiraki

Genre: Romance, Drama, Slice of life

Summary: siapa bilang idol gk bisa jatuh cinta secara Normal?


Sudah beberapa bulan semenjak pertemuan Naruto dan Nozomi, akhir-akhir ini Nozomi selalu pulang sekolah dengan gembira karena bisa menjahili Naruto atau menggoda Naruto.

"Konichiwa Naruto-kun." kata Nozomi saat dia melihat Naruto sedang menunggu lampu untuk berubah Hijau.

"Hn, konichiwa Nozomi" kata Naruto datar sedatar Tembok.

"Moou~ kau tidak bisa tersenyum kah? Hei Naruto-kun tersenyum lah!?" kata Nozomi sambil menarik-narik baju Naruto.

"Bisa kau hentikan itu Nozomi? itu sangat mengganggu kau tau?" kata Naruto sambil berusaha melepaskan tangan Nozomi yg sedang menarik bajunya.

"Mouu~ kau pelit, tinggal tersenyum saja apa susahnya? dan jika kau tersenyum kau akan terlihat...tampan" seru Nozomi semangat tapi mengecil di saat kata terakhir malah seperti bisikan.

"Aku akan terlihat? terlihat seperti apa? oi! Nozomi!" kata Naruto bingung karena Nozomi memutuskan kata katanya di kata terakhir.

"Bu-bukan apa-apa k-kok!" Nozomi gelagapan sambil merona, karena kalo boleh jujur Naruto sangat tampan apalagi jika dia tersenyum pasti akan banyak yg ingin jadi pacar Naruto.

"Hn, wajah mu merah? apakah kau sakit?" kata Naruto khawatir, telapak tangan Naruto menempel di kening Nozomi untuk mengukur suhunya.

"Na-naruto-kun!" kejut Nozomi karena Naruto menaruh tangan nya di kening Nozomi, yang makin membuat Nozomi semakin memerah.

"Astaga! kau sangat panas, apakah kau sakit!? akan aku antar kau kerumah mu." kata Naruto sambil menarik tangan Nozomi.

"Eh!? Na-naruto-kun! aku tidak apa-apa dan aku harus ke Kuil untuk menjalankan tugas ku" tolak Nozomi halus dan berusaha menghilangkan rona merah diwajahnya.

"Jika kau memang sakit jangan dipaksakan, lagipula disana banyak Miko yang lain kan? jadi hari ini kau ijin saja dan aku akan mengantar mu kerumahmu" bujuk Naruto halus dan tanpa Naruto sadari dia tersenyum walaupun tipis, tapi bagi Nozomi dia melihat Naruto yang tersenyum tipis itu makin merona.

"Um baiklah" cicit Nozomi tanpa berani melihat Naruto apalagi mata sapphire biru itu membuat dia semakin malu untuk melihat Naruto.

"Baiklah kita akan ke Kuil mu untuk meminta izin" kata Naruto sambil menggandeng tangan Nozomi.

Sementara itu di belakang mereka para anggota Myusu sedang melihat Naruto dan Nozomi.

'Apa ini yang membuat Nozomi menjadi aneh akhir-akhir ini?' batin semua anggota Myusu.


"Maafkan aku Obaa-san aku harus izin untuk hari ini" ucap Nozomi kepada seorang wanita tua.

"Tidak apa-apa Nozomi-chan kau juga harus mengambil libur sesekali" kata wanita tua itu ternyata seorang Miko sama seperti Nozomi.

"Maafkan aku Obaa-san padahal sekarang Kuil sedang ramai" kata Nozomi sambil membungkuk, sebenarnya Nozomi tidak sakit tapi karena Naruto tipe Pria yang keras kepala jadi Nozomi harus mengikuti permintaan Naruto. Yang seharusnya dia bisa menolaknya tapi entah kenapa hatinya menyuruhnya mengikuti Naruto.

"Sudah kubilang tak apa kan? lagipula kau juga harus menghabiskan waktumu dengan pacar mu kan?" goda wanita itu pada Nozomi.

"Di-dia Bu-bukan pacar ku kok!!" kesal Nozomi karena di goda, Nozomi mengbungkuk untuk terakhir kalinya.

"Sudah selesai minta izinya?" tanya Naruto.

"Sudah kok" kata Nozomi kepada Naruto yang menunggu di Depan Kuil sambil melindungi pengujung Kuil dan Para Miko.

"Hn, ngomong-ngomong berapa banyak Miko disini?" tanya Naruto.

"Mungkin sekitar 18 orang termasuk aku. memangnya kenapa?" kata Nozomi sambil menyebutkan Jumlah Miko yang bekerja disini.

"Tidak apa-apa hanya penasaran, jadi sekarang aku akan mengantarkanmu pulang?" kata Naruto sambil berjalan menuju tangga Kuil.

"Ano... Naruto-kun boleh kita ke beberapa tempat? sekalian berjalan-jalan, apa kau mau Naruto-kun?" tanya Nozomi penuh harap karena jika Naruto mau maka ini akan jadi kencan.

"Hn, boleh saja. tapi apa kau baik-baik saja?" tanya Naruto sambil melihat jam tangan miliknya.

"Aku baik-baik saja Naruto-kun. dan kau punya waktu luang kan?" tanya Nozomi.

"Hn, ya aku punya waktu luang lagipula... mereka pasti belum pulang" kata Naruto dan kata-kata Terakhir Naruto ucapkan sangat lirih serupa bisikan.

"Yey artinya kau Mau kan?" tanya Nozomi sambil mengapit tangan Naruto.

"Hn" dengus Naruto sambil melirik Nozomi yg mengapit tangannya.

TBC


Ya akhirnya Chapter kedua selesai juga. sebenarnya w bikin chapter 2 ini karena Gabut di dalam Bis dan gk bisa ngapa ngapain jadi mending Nulis aja lah

oke sekian dulu Bacot nya

Shiraki ijin Left~