Chapter 5

Desclaimer : Naruto bukan punya saya, tapi punya Kishimoto-sensei, tapi OC dan jalan ceritanya punya saya semua

Genre : Adventure & Romance

Raiting : M

Pairing : NaruKarin (Naruto x Karin)

Warning : Typo bertebaran, Abal, SKMS, Gaje, Kata kata membingungkan, Ancur, OC, OOC. Kata2 sama berulang ulang, Lemon, Lime, Strong and Smart Naru

BUAT YANG GAK SUKA, SAYA GK MAKSA ANDA BACA. DAN YANG GK SUKA TINGGAL PENCET TOMBOL BACK AJA

Summary: Naruto seorang anak yang di buang oleh orang tuanya, yang tidak tahu bahwa anaknya memiliki bakat menjadi seorang ninja. Dia di buang karena dianggap lemah dan tidak berbakat jika di bandingkan dengan sang kakak kembar sekaligus jinchuriki Kyuubi. Bagaimana perjalanan hidup seorang Naruto? (Jelek bikin summary)

Di Fict ini Naruto murni gk pnya namanya Doujutsu dan saya buat naruto jadi master Senjutsu biar beda aja. Soalnya dari banyak fict Naruto selalu di dewakan karena Doujutsunya, coba Naruto tingkat kekuatannya Godlike tp bukan karena Doujutsu dan punya lima elemen, tapi punya kekuatansetingkat Godlike karena memasterisasi Senjutsu dan mempunya control chakra yang lebih perfect dari Tobirama, juga di sini waktunya juga mundur seperti misi Tazuna jadi mereka ngelaksanain misi itu pas chuunin karena musuhnya bisa Rank B-A, di Fict ini juga saya buat Minato bisa nguasain Sage Mode petapa katak juga punya elemen angin soalnya kn jutsunya Minato terbatas. Jadi semua di sini Full My Imagination.

Thanks buat semua yang udah nge-review dan meminta kelanjutan fict saya yang satu ini dan terima kasih juga buat para silent readers yang udah baca fit saya ini

.

.

.

.

Normal POV

"Enton: Magatama!"

.

"Yasaka no Magatama!"

Teriakan tersebut berasal dari dua pengguna Susano'o yaitu kakak beradik Uchiha, Sasuke dan Itachi. Susano'o Sasuke melemparkan magatama yang sudah dilapisi dengan api hitam amaterasu sementara Susano'o Itachi melemparkan tiga magatama berbentuk tomoe yang sudah terikat dengan chakra susano'o-nya ke serangan Sasuke sampai akhirnya kedua jutsu rank atas itu bertemu dan mengakibatkan ledakan super besar.

DHUUUUAAAARRR
DHHUUUUAAAARRR
BBLAAAAAARRRR
BUUUUMMMMM

Ledakan besar itu mengakibatkan terciptanya asap pekat yang membumbung tinggi ke udara serta menghancurkan daerah di sekitarnya lalu tercipta juga kawah super besar akibat ledakan kedua jutsu rank atas itu. Dan untung saja tidak ada ninja konoha atau warga sipil yang berkeliaran di dekat pertarungan itu. Kedua uchiha itu saling berpandangan satu sama lain dengan tatapan tajam, mereka merasa sangat shock karena kedua jutsu rank atas itu dapat berimbang tapi mereka dapat menyembunyikan ekspresi kekagetan itu dengan wajah datar nan dingin.

Itachi merasa semua ini sia sia langsung menghilangkan Susano'onya dan merapal sebuah segel tangan dengan cepat, sedangkan Sasuke yang melihatnya hanya bingung dan masih tetap bersiaga dengan Susano'o yang masih aktif.

"Dusk Crow Genjutsu"

Dengan gumamam pelan Itachi tersebut secara otomatis Sasuke sudah masuk ke dalam dunia genjutsu yang di penuhi oleh gagak dan Itachi dapat melakukan genjutsu ini walau tanpa bertatapan mata sekalipun. Sasuke masih siaga tidak tahu kalau dirinya sudah terkena genjutsu dan yang dia lihat sekarang adalah sekumpulan gagak yang terbang secara liar di sekelilingnya yang juga mengelilingi Itachi. Tak mau merasa di permainkan Itachi, Sasuke merapal sebuah segel tangan dan meneriakan nama jutsunya.

"Katon: Goryuka no Jutsu"

Sasuke menyemburkan bola api berbentuk kepala naga yang sangat besar ke Itachi dan jutsu itu juga sudah terselimuti oleh chakra susano'o dan sekarang bergerak dengan cepat ke Itachi tapi yang di serang hanya santai sampai bola api berbentuk kepala naga itu mengenai Itachi dan tubuhnya pecah menjadi ratusan gagak. Tentu Sasuke merasa geram akan hal itu dan sampai sekarang pun dia belum sadar sudah terkena genjutsu karena perasaan marahnya kepada Itachi.

Sasuke berusaha mencari Itachi di segala arah, lalu itachi muncul di belakang Sasuke sedang merapal sebuah segel tangan dengan cepat.

"Bunshin Daibakuha"

Gumaman pelan Itachi berakhir dengan munculnya empat Itachi lagi yang merupakan bunshin daibakuha atau bunshin yang bisa meledak. Keempat bunshin itu berlari mengitari Sasuke hingga sekarang berada di depan, belakang, kanan, dan kiri Susano'o-nya sedangkan Itachi yang asli mundur menjauh. Sasuke menadari kemunculan Itachi dan berusaha menyerang tapi sebelum itu keempat bunshin itu meledakan diri di dekat Sasuke yang dalam posisi akan menyerang, bukan bertahan

DHHUUUAAARRR
DHUUUAAARR
DHHUUUAAAARRR
DHUUUAAARRRR

Ledakan terjadi karena Itachi meledakan keempat Bunshin Daibakuha miliknya dan itu menyebabkan Susano'o Sasuke menghilang, tak mau mengambil resiko Sasuke akan menyerangnya balik Itachi segera merapal segel tangan dan menggumamkan nama jutsunya lagi dan di saat bersamaan Sasuke membalik badannya dan menatap mata Itachi saat dia menggumamkan nama jutsunya.

"Tsukoyomi"

Saat Sasuke sadar dia berada di suatu tempat yang hanya di dominasi oleh warna hitam dan putih kemudian dia sadar kalau tubuhnya terikat di suatu batang kayu berbentuk (+) tapi tak hanya itu dia juga melihat banyak dirinya terikat di kayu itu lalu di kagetkan dengan Itachi yang muncul di hadapannya sambil menghunuskan sebuah pedang tepat ke jantungnya lalu berkata.

"Selamat datang di dunia Tsukoyomi, di sini kau akan di siksa. Tiga detik di dunia nyata sama dengan 72 jam di dunia ini, dan waktu yang tersisa adalah 71 jam 59 menit 30 detik jadi nikmati saja siksaanmu" ujar Itachi dengan senyum psikopat dan setelah itu yang terdengar hanyalah jeritan jeritan memilukan dari Sasuke

"ARRRRRGGGGGHHHHH"

.

.

.

Dunia Nyata

Terlihat Sasuke terdiam berdiri dengan tatapan kosong bagai tak bernyawa lagi sampai tiga detik kemudian dia sadar dan terdengar jeritan keras lalu sesaat kemudian langsung ambruk pingsan di tanah.

"ARRRRRGGGGGHHHHH"

Itachi melihat itu hanya menghembuskan nafas pelan sampai mendapat tanda dari Nagato dan langsung pergi meninggalkan Sasuke yang tergeletak pingsan, tak lama setelah itu beberapa Anbu Konoha sampai di tempat itu dan hanya terperangah melihat bekas pertarungan yang sangat dahsyat itu lalu melihat Sasuke tergeletak dan langsung membawanya ke tempat pengungsian warga Konoha untuk segera di obati oleh ninja medis di sana.

Di Tempat Pengejaran Deidara

Terlihat tim pengejar sedang berusaha keras mengejar Deidara dan berusaha menjatuhkannya ke tanah di sana juga terlihat sang Yondaime Hokage a.k.a Minato dan teman satu team Naruto, Yuuto Uzumaki. Sebelum ujian ini sebagai persiapan Minato menanamkan beberapa fuin Hiraishin no Jutsu di beberapa tempat di luar Konoha juga dia masih ingat di tempat pertarungannya dengan Raikage dulu dia juga sempat menanamkan beberapa fuin Hiraishin jadi Minato tenang tenang saja jika akan memakai Jikkukan Kekkai. Beberapa Anbu sudah mulai kesal lalu merapal beberapa segel tangan secara bersamaan.

"Katon: Gokakyu no Jutsu"

"Suiton: Suiryuudan no Jutsu"

"Shuriken Kage Bunshin no Jutsu"

Tiga bola api besar, tiga naga air besar, dan ribuan shuriken melesat dengan cepat kearah Deidara tapi dapat dihindari Deidara dengan maneuver terbang yang dia bisa sehingga semua serangan terasa sangat mudah di hindari olehnya. Tak sampai di situ, Yuuto mengambil pedangnya dengan tangan kanan lalu mengalirinya dengan elemen petir lalu meneriakan nama jutsunya.

"Raiton: Chidori Gatana"

Setelah itu Yuuto melesat dengan cepat serta tinggi kearah sayap burung Deidara lalu berusaha menebasnya secara vertical, tapi dengan maneuver yang tepat sehingga tebasan Yuuto hanya membelah udara lalu jatuh ke tanah tapi deidara dengan cepat memakai C1 dan membuat sekitar 5 laba laba ke kecil yang akan jatuh ke Yuuto tapi Minato dengan sigap melempar Hiraishin kunainya ke bomb deidara dan bergumam pelan.

"Jikukan Kekkai"

Dengan itu bomb C1 Deidara di teleport oleh Minato dan hilang entah kemana sedangkan Deidara hanya menggeram kesal, setelah itu Yuuto dapat menapak baik di tanah dan mengucapkan terima kasih dengan hormat pada Minato dan Minato hanya mengangguk dan berlari melanjutkan pengejaran.

Pengejaran itu sudah berlangsung lama dan semua kelihatannya sudah lelah karena semua jutsu hanya di hindari Deidara dengan sangat mudah menggunakan manuver terbangnya yang sangat cepat. Minato berpikir harus cepat mengambil tindakan langsung mengambil satu kunai Hiraishin dengan tangan kirinya dan sebuah bola chakra spiral telah tercipta di tangan kanannya. Tanpa Deidara ketahui Minato telah melempar Hiraishin kunainya tepat ke bawah burung Deidara dan segera berteleport menggunakan Hiraishin no Jutsu lalu muncul di bawah Deidara dan meneriakan nama jutsunya yang akan menjatuhkan Deidara.

"Rasengan"

BUUUUMMMMM

Ledakan kecil terjadi, Deidara belum siap menerima serangan langsung terjatuh bersama Gaara yang pingsan karena tunggangannya juga sudah menghilang dalam kepulan asap setelah di hancurkan Minato, Yuuto melihatnya segera melesat ke Gaara dan menangkap Gaara dan membawanya turun ke tanah. Selepas itu semua Deidara yang akan menyerang lagi di tanah oleh Itachi dan Nagato lalu pergi menjauh meninggalkan Sasori yang masih bertarung di Konoha dan mereka berkata pada Deidara bahwa pertarungan Sasori sama sekali tak bisa di ganggu. Sementara itu ninja Konoha akan mengejar mereka bertiga kalau saja tak di tahan oleh sang Hokage dan mereka memutuskan kembali ke Konoha untuk mengobati Gaara.

Di Tempat Pertarungan Sasori

Tempat pertarungan Sasori sudah hancur juga beberapa saat yang lalu Kankurou telah pingsan karena racun dari boneka hiruko yang telah dia hancurkan dan sekarang Sasori sudah memperlihatkan rupa aslinya sementara beberapa ninja seperti Sakura dan Anbu membawa Kankurou ke tempat evakuasi untuk di sembuhkan. Lalu sekarang yang berada di tempat pertarungan hanya beberapa orang seperti Naruko, Kakashi, Asuma, dan Temari. Saat ini Sasori sedang merapal segel tangan rumit dan menghentakan tangannya ke tanah lalu muncul kepulan asap setelah menghilang terlihat boneka berbentuk Sandaime Kazekage yang membuat Temari cukup terkejut.

Temari dengan cepat mengibaskan kipasnya dengan keras dan meneriakan nama jutsunya di saat yang bersamaan Kakashi dan Naruko juga merapal segel tangan dan meneriakan nama jutsunya dengan keras.

"Fuuton: Kakeami"

"Katon: Gokakyu no Jutsu"

"Katon: Dai Endan"

Temari mengibaskan angin berbentuk taring kearah Sasori sedangkan Kakashi menyemburkan bola api raksasa kearah Sasori serta Naruko menyemburkan tiga peluru api besar ke Sasori ketiga jutsu itu bergabung dan bergerak dengan cepat ke Sasori tapi dia tidak tinggal diam dan segera menggerakan boneka Sandaime Kazekage.

"Jiton: Satetsu Kesshu"

Sasori membuat ratusan tombak pasir besi besar menggunakan boneka Sandaime Kazekage lalu melesatkan tombak tombak itu kearah serangan gabungan mereka bertiga dan merasa belum aman dia langsung loncat ke kanan untuk menghindari efek dari serangan gabungan itu. Setelah reda Sasori menggerakan bonekanya dan mengatakan nama jutsunya.

"Jiton: Satetsu Shigure"

Boneka Sandaime Kazekage menembakan peluru peluru yang terbuat dari pasir besi kearah empat ninja itu, peluru pasir besi juga bergerak dengan kecepatan tinggi kearah mereka. Untuk antisipasi sekarang Asuma yang bergerak dia merapal segel tangan dengan cepat dan mengucapkan nama jutsunya dengan lantang.

"Raigo: Senjusatsu"

Asuma memanggil roh Kannon sang tangan seribu di depan mereka untuk menahan serangan peluru pasir besi Sasori tapi saat serangan reda Asuma tak menghilangkan roh Kannon itu dan memakainya untuk menyerang Sasori dan bonekanya. Sasori sambil mengendalikan boneka berusaha menghindar dengan susah payah, tak mau resiko nanti boneka masterpiecenya hncur Sasori menghilangkan boneka Sandaime Kazekage lalu seketika mendapat tanda dari Nagato dan Itachi untuk segera meninggalkan desa Konoha karena mereka gagal membawa Ichibi tentu Sasori langsung pergi dengan cepat, Naruko dan Temari sepertinya akan mengejar orang itu jika tak di tahan terlebih dahulu oleh Kakashi dan Asuma. Mereka lalu segera ke tempat evakuasi untuk melihat keadaan di sana, serta feeling Naruko mengatakan kalau ada sesuatu yang terjadi dengan salah satu kakaknya.

.

.

.

.

.

.

.

Di Tempat Evakuasi

Tempat evakuasi begitu ramai akan korban korban dari serangan Akatsuki ke Konoha, di tambah lagi yang sangat mengejutkan adalah keadaan Sasuke yang terluka parah serta keadaan Naruto yang tadi di bawa Jiraiya kemari dengan keadaan terluka yang juga parah. Sesaat Naruto sampai di situ dan di gendong Jiraiya dia langsung di hadiahi tatapan khawatir dan perasaan yang campur aduk dari Karin selaku kekasihnya, Karin juga ninja medis jadi dia dan ninja medis lainnya berusaha dengan keras untuk menyembuhkan Naruto bahkan Karin sampai menangis saat melihat keadaan Naruto yang terluka sangat parah. Lalu Sasuke juga sedang di sembuhkan oleh sang sannin Tsunade, Tsunade juga cukup kerepotan karena Sasuke terkena genjutsu Tsukoyomi yang Tsunade tau kalau itu adalah genjutsu terkuat yang di miliki Uchiha Itachi.

Kelompok pengejar yang di pimpin Minato serta Kakashi dkk yang tadinya melawan Sasori juga sudah sampai di sana, Naruko memandang tempat itu lalu melihat kakaknya Naruto sedang di rawat karena luka yang sangat parah segera menghampirinya.

"Naru Nii-san!hiks… hiks.. Naru-Nii hiks… hiks.. kenapa Karin Nee-chan? Hikss… Dan bagaimana keadaan Naru-Nii sekarang Karin-Nee?" Tanya Naruko dengan nada khawatir dan cemas serta dia juga menangis saat melihat kondisi kakaknya yang sangat mengenaskan. Karin yang tangisnya sudah cukup mereda langsung menjawab pertanyaan adik Naruto itu.

"Naru-kun, dia teruka parah setelah melawan orang bernama nagato kata Jiraiya-sama. Naru-kun terkena luka tusukan yang cukup dalam di bagian dadanya karena sesuatu yang tajam" jawab Karin dengan nada sedih dan sendu. Naruko yang mendengarnya menangis semakin keras tapi dia berusaha di tenangkan oleh Minato.

"Sudahlah Ako-chan, kau tenang saja Naruto pasti kuat. Tou-san kenal Naruto dan tahu wataknya dengan jelas, Naruto tak akan menyerah hanya dengan luka begini karena dulu dia pernah terluka lebih berat dari ini. Jadi Ako-chan tenang saja" kata Minato menenangkan.

"T-t-ta-tapi Tou-san aku sangat khawatir dengan keadaan Naru-Nii" jelas Naruko

"Sudahlah tidak apa apa Ako-chan, Naruto pasti kuat jadi kau berharap saja Naruto segera sadar" balas Minato dan Naruko yang mendengarnya hanya mengangguk lemas lalu dia kembali mengedarkan pandangannya ke tempat evakuasi itu lagi kemudian dia menangkap sosok laki-laki yang bisa membuatnya merasakan perasaan yang di namakan suka, saying, dan cinta untuk pertama kalinya dia adalah Sasuke yang kini terbaring lemas dengan tubuh penuh luka yang sama parahnya dengan Naruto. Setelah meminta izin pada Minato dia segera ke tempat Sasuke yang sedang di obati oleh Tsunade.

"Tsunade-sama bagaimana dengan keadaan Sasuke-kun?" Tanya Naruko dengan nada sendu dan sangat khawatir serta dia merasakan hatinya seperti tersayat sayat saat melihat dua orang yang di sayanginya jadi begini. Pertama kakaknya Naruto dan sekarang orang yang dia sayangi Sasuke.

"Ohh kau Naruko, keadaan Sasuke cukup parah tapi setelah kucoba untuk menyembuhkannya keadaannya lebih membaik. Mungkin sekitar tiga hari lagi dia akan sadar, jadi kau tenang saja" jawab Tsunade menenangkan karena dia tahu kalau Naruko menyukai Sasuke dan pastinya sekarang amat sangat khawatir melihat keadaan Sasuke yang seperti ini dan reaksi dari Naruko hanya mengangguk lemas.

[ Naruto Mindscape]

Naruto yang di dunia nyata sedang terluka parah dan tak sadarkan diri tapi di alam bawah sadarnya dia bertemu dengan Kaze dan akan membahas beberapa hal termasuk penggunaan kekuatan Sage Modenya. Di sana mereka, Naruto dan Kaze sedang duduk menikmati angin lalu ketenangan itu mulai di hiasi dengan obrolan.

"Ehm Kaze-sensei, kenapa saat aku bertarung melawan orang bernama Nagato dan aku berusaha memakai teknik Washi no Yoroi dan Aoi Kaze no Ken kenapa tidak bisa?" tanya Naruto to the point.

"Itu karena semua jutsu yang kau pelajari kecuali Tsubasa Shin memiliki tingkat konsentrasi chakra yang sangat tinggi lalu kenapa saat itu kau tidak bisa memakai jutsu Sage Modemu itu karena kau sendiri tahu saat itu kau sudah kelelahan setelah melawan Menma dan lagi konsentrasi chakramu berkurang jadi otomatis kau tidak bisa menggunakan jutsu Sage Modemu itu" jelas Kaze

"Ohh begitu lalu bukannya dengan Sage Mode kau bisa mengalirkan tenagamu untuk mempercepat regenerasi penyembuhan lukaku?" tanya Naruto lagi.

"Hei ingat aku bukan Bijuu yang bisa memberikan penyembuhan regenerasi yang cepat, aku yang di sini hanya sekumpulan chakra padat yang terbentuk menjadi sebuah sosok" jawab Kaze

"Ohh sorry, kupikir kau juga bisa melakukan hal yang sama layaknya seekor Bijuu. Lalu apa kau punya jutsu penyembuhan yang cukup kuat dan bisa aktif selama pertarungan?" tanya Naruto lagi(?)

"Ada nama jutsunya ' Kaze no Sakuru ' itu jutsu penyembuhan tingkat tertinggi yang kumiliki dan dengan jutsu itu juga kau bisa menetralkan racun yang masuk ke dalam tubuhmu. Konsentrasi yang di perlukan tidak terlalu tinggi" jelas Kaze dan Naruto hanya mengangguk angguk lalu Naruto mempelajari jutsu itu dengan bimbingan Kaze dengan serius.

Sudah sekitar dua jam Naruto berlatih dan Naruto sudah cukup memasterisasinya, kata Kaze selain bisa menyembuhkan diri sendiri jutsu itu juga bisa menyembuhkan orang lain dan mekanismenya sama seperti jutsu medis biasanya. Lalu setelah itu Kaze kembali akan mengajari Naruto jutsu kamuflase dan gerakan cepat mirip shunsin yang namanya 'Kaze no Ugoki' dan 'Kaze Meisai. Hanya dalam jangka waktu dua setengah jam Naruto sudah bisa memasterisasinya dengan baik bahkan sudah bisa memakainya saat berlatih tanding melawan Kaze. Dari alam bawah sadarnya dia mulai mengaktifkan Kaze no Sakuru untuk mempercepat regenerasi penyembuhan tubuhnya di dunia nyata tentunya.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Sudah lima hari sejah insiden kedatangan Akatsuki ke Konoha, saat ini kondisi Sasuke, Naruto, dan Gaara juga sudah membaik sekarang Konoha juga sedang dalam pembangunan ulang karena banyak bangunan yang sudah rata dengan tanah. Juga tentang ujian Jounin, semuanya gagal karena hanya dua pertandingan yang berlangsung. Tapi untuk mencari solusinya, konoha sudah meminta izin kepada pihak Uzushio untuk mengadakan ujian jounin final ulangan di arena terbesar Uzushio. Karena keadaan Konoha tidak memungkinkan karena banyak fasilitas Konoha yang hancur akibat serangan brutal dari Akatsuki. Ujian Jounin Final ulangan itu akan di adakan dua bulan lagi jadi peserta di beri masa istirahat dan pemulihan terutama untuk Naruto, Sasuke, dan Gaara yang mengalami luka parah akibat serangan Akatsuki dan juga untuk menstabilkan keadaan desa terlebih dahulu.

Sebenarnya hari ini Naruto ingin berdua dan bermesraan saja dengan Karin tapi tak tahu kenapa adik kembarnya Naruko meminta dirinya menemui adik kembarnya itu di taman Konoha. Naruto bergegas menuju tempat janjiannya dengan sang adik juga karena tak ingin membuat sang adik menunggu lama. Sesampainya di sana, Naruto celingak celinguk mencari Naruko akhirnya dia menemukan Naruko duduk di bawah salah satu pohon, dia berjalan mendekati pohon itu seraya menyapa Naruko.

"Hei Ako-chan, sudah lama nunggu Nii-san yak?" Tanya Naruto sesampainya di sana dan segera duduk di samping Naruko.

"Aku baru saja sampai Nii-san" jawab Naruko sambil tersenyum.

"Oh ya Ako-chan, memangnya apa yang ingin kau bicarakan dengan Nii-san?" Tanya Naruto penasaran.

"Nii-san, sebenarnya aku menyukai Sasuke" jawab Naruko dan jawaban itu membuat Naruto shock karena apa? Karena yang Naruto tahu Sasuke menyimpan kebencian dalam pada kakaknya dan Naruto tak ingin adik kesayangannya sampai kenapa napa jika bersama Sasuke.

"A..a…ap..apa? kau menyukai Uchiha itu?" balas Naruto tergagap karena kaget.

"Iya Nii-san, aku sudah berusaha mendekati Sasuke-kun tapi.. dia selalu saja bersikap dingin padaku dan selalu menolakku dengan kasar saat aku berusaha mendekatinya" jawab Naruko dengan nada sedih.

"Memangnya apa yang dia lakukan saat menolakmu?" Tanya Naruto lagi.

"Dia kadang membentakku sampai aku mengeluarkan air mata tanpa dia pedulikan, kadang dia hanya mengacuhkan perkataanku sehingga itu membuat hatiku tersayat sayat, dan yang paling parah ketika aku kembali menyatakan perasaanku dia menatapku tajam membentakku dan mendorongku hingga terjatuh" jawab Naruko dengan sedikit air mata keluar dari sudut matanya.

Naruto mendengarkan cerita singkat Naruko menggeram marah dan mengepalkan tangannya erat hingga buku-buku jarinya memutih, Naruto tak habis pikir jika seorang Uchiha dapat memperlakukan seorang gadis sekasar itu. Ternyata Uchiha hanyalah sekumpulan orang bodoh kecuali sahabatnya Itachi yang Naruto tahu dia masuk ke dalam Akatsuki karena rasa cintanya dan rasa sayangnya pada desa Konoha dan adiknya Sasuke. Naruto berusaha menahan kemarahannya dan kembali menatap adik kembarnya.

"Lalu Naruko, kenapa kau masih saja mengejar Uchiha itu? Kenapa kau tidak coba untuk membuka hatimu untuk orang lain?" Tanya Naruto lagi-lagi (? -_-)

"Tidak bisa Nii-san, aku sudah terlanjur mencintai Sasuke-kun dan aku akan tetap mempertahankan perasaanku walaupun itu semua terasa amat sangat sakit tapi tak apalah demi perasaanku pada Sasuke-kun" ujar Naruko

"Lalu apa dia kembali melakukan hal hal kasar padamu belakangan setelah penyerangan Akatsuki ini?" Naruto kemali bertanya.

"Tidak, tapi dia menjadi semakin dingin dan pernah beberapa hari belakangan ini dia di temui oleh Missing-Nin Konoha yang kita semua tahu sebagai Orochimaru, dan Sasuke berencana untuk meninggalkan desa ini" jelas Naruko

"Ako-chan, kalau sudah begini maka lain lagi ceritanya. Aku akan berusaha mencegah Sasuke tapi hari ini Nii-san sudah harus kembali ke Uzushio karena ada beberapa hal yang harus Nii-san urus tapi Nii-san janji akan meminta izin ke Arashii Jii-san untuk membantu dalam hal ini" balas Naruto menenangkan Naruko, di satu sisi Naruko cukup tenang dengan penjelasan Naruto tapi di sisi lain dia jadi sedih juga karena besok kakaknya harus kembali ke Uzushio.

"Apa tidak bisa di tunda dulu kepulangan Nii-san ke Uzushio?" Tanya Naruko

"Maaf tidak bisa Ako-chan, tapi Nii-san berjanji jika urusan Nii-san sudah selesai maka Nii-san akan meminta izin untuk kesini menemani Ako-chan lagi" jawab Naruto sambil mengelus pelan kepala Naruko sekaligus sebagai ungkapan saying kakak kepada adiknya. Selepas semua itu mereka berdua pun pulang ke tempat masing masing, sesampainya Naruto di penginapan dia membereskan semua pakaiannya karena kelompoknya sudah menunggunya di depan penginapan. Setelah semuanya beres mereka pun pergi meninggalkan Konoha, perjalanan Konoha Uzushio memerlukan waktu 2 hari jika tidak ada masalah saat perjalanan mereka dan jika ada kendala maka waktu yang di perlukan mungkin sekitar 5 hari. Mereka sudah berlari setengah perjalanan tapi tidak lama kemudian mereka di hadang sekitar 10 Anbu Kumo, Kiri, Iwa. Mereka bukan Anbu biasa melainkan semua Anbu Kumo, Kiri, Iwa itu adalah Anbu khusus dengan kemampuan tinggi.

"Karin kau tetap di belakang dan bersembunyi karena jutsu medismu kami perlukan. Biar aku, Naruto, dan Yuuto yang melawan mereka. Ayo bergerak!" perintah Roku. Mereka bertiga mengangguk menurut, Karin menjauh dan bersembunyi, Roku menggiring 10 Anbu Iwa menjauh dari sana, begitu pula Naruto yang melawan ke-10 Anbu Kiri mulai menjauh dan Yuuto yang melawan 10 Anbu Kumo juga menjauh jadi mereka semua berpencar.

.

.

.

(A/N : mulai dari pertarungan Roku sampai Naruto penyebutan nama anbu dig anti jadi, A1/A2/A3/A4 dan seterusnya)

.

.

[ Roku vs Anbu Iwa ]

Roku sudah memasang kuda kuda bertarung sambil memegang satu kunai di tangan kanannya sementara itu semua Anbu itu sudah mengambil senjata tanto mereka. A1 dan A2 menerjang Roku, A1 berusaha menendang kepala Roku tapi dapat di hindari dengan memiringkan kepala ke kiri tapi A2 langsung berusaha mencoba meninju perut Roku tapi Roku dapat menahan tangannya lalu dia pelintir dan di tendang tepat di dadanya tanpa jeda Roku bergerak ke A1 lalu menusukan kunai yang sudah teraliri chakra ke dada Anbu dan walapun menggunakan armor tapi armor itu tertembuskan A1 segera tumbang. A3,4,dan 5 merapal lalu mengucapkan nama jutsunya bersama sama.

"Doton: Ranshu Tochi"

Dari tanah melesat ratusan tombak tombak tanah yang runcing dengan kecepatan tinggi melesat ke Ruko tapi Roku tak mau mati konyol dia juga segera membentuk segel tangan.

"Doton: Doryu Joheki"

Sebuah benteng tanah besar dan tebal tercipta di hadapan Roku untuk menahan semua tombak tanah itu alhasil semua tombak itu hanya menancap di benteng tanah Roku tak sampai di situ kebetulan atau tidak tempat bertarung Roku bersebelahan dengan sungai jadi ini keuntungan untuk Roku. Setelah benteng tanah itu menghilang Roku sudah selesai membuat segel tangan kemudian meneriakan nama jutsunya.

"Suiton: Suiryuudan no Jutsu"

Tiga ekor naga air besar terbentuk selepas Roku meneriakan nama jutsunya, ketiga naga itu langsung melesat ke delapan Anbu yang tersisa. Sekitar empat Anbu gagal menghindar dan terkena jutsu Roku hingga terhempas dan menabrak pohon hingga tumbang. Keempat Anbu yang tersisa menjadi geram mereka melesat ke Roku sambil merapal segel tangan.

"Doton: Raion"

"Katon: Gokakyu no jutsu"

Dua Anbu memakai elemen tanah dan dua Anbu memakai elemen api, dua bola api besar melesat ke Roku dan empat singa terbuat dari tanah juga menerjang Roku. Tapi Roku tetap tenang lalu kembali merapal segel tangan.

"Mokuton: Moku Joheki"

Sebuah kubah setengah lingkaran terbuat dari kayu yang muncul dari tanah langsung melindungi tubuh Roku dari serangan mematikan yang dilancarkan keempat Anbu yang tersisa itu.

.

.

.

Mereka berempat terkaget pasalnya tidak ada yang bisa menggunakan Elemen kayu atau Mokuton selain sang Shodaime Hokage atau sang Kami no Shinobi dari Konohagakure yang sudah wafat bertahun tahun silam. Setelah kubah itu menghilang Roku merapal segel tangan dan mengarahkan tangan kirinya ke depan.

"Mokuton: Daijurin no Jutsu"

Tangan Ruko berubah menjadi kayu kayu bercabang yang bergerak menuju lawan, keempat Anbu itu berusaha untuk menghindar tapi usaha mereka semua gagal karena sudah terlebih dahulu terlilit kayu kayu dari Roku. Mereka berusaha untuk berontak tapi semakin mereka berontak semakin keras pula lilitan dari kayu kayu itu. Roku kembali merapal segel tangan tapi kali ini hanya menggunakan satu tangan yaitu tangan kanannya.

"Suiton: Hanonryu"

Roku mengarahkan telapak tangan kanannya kearah empat Anbu yang tersisa itu kemudian dari telapak tangannya muncul air yang berputar secara spiral lalu air itu di tembakan ke Anbu anbu itu mereka tak bisa menghindar akhirnya terkena dan terlempar menabrak pohon karena disaat menembakan itu lilitan kayu Roku menghilang. Tak cukup sampai di situ Roku kembali merapal dua segel singkat secara bergantian.

"Doton: Doryuso"

"Suiton: Suihachi"

Tombak tombak tanah bermunculan dari tanah dan melesat dengan kecepatan tinggi ke para Anbu itu kemudian Roku mengarahkan kedua telapak tangannya ke empat Anbu itu lalu dari tangan Roku menyemburkan air bertekanan tinggi ke para Anbu. Keempat Anbu itu sudah lemas karena serangan sebelumnya hanya pasrah menerima serangan itu dan mereka hanya berteriak kesakitan sebelum tewas.

"ARRRRGGGGGGHHHHH"

Setelah selesai melawan ke semua Anbu itu Roku berlari dengan cepat ke tempat Karin berada.

[ Yuuto vs Anbu Kumo ]

Yuuto mengambil pedang dengan tangan kanannya dan mengalirkan chakra elemen petir ke pedangnya itu dan sekarang terlihat kilatan kilatan petir yang ada di sekeliling pedang itu. Lima Anbu menerjang Yuuto secara bersamaan, A1 berusaha menebas kepala Yuuto, A2 dan A3 akan mencoba menendang dada Yuuto dan A4 serta A5 berusaha menghunuskan tanto mereka ke dada Yuuto. Dengan cepat Yuuto melakukan Shunshin ke belakang A1 dan A2 lalu menebas punggung mereka berdua secara horizontal membuat Armor di punggung mereka hancur dan mereka terkena sengatan petir membuat mereka berdua pingsan. Yuuto kembali menggunakan Shunshin ke depan A3 lalu menusuk pedangnya tepat di dada A3 dan…

JLEEEEBBBB

Dada A3 tertembus sehingga banyak darah bercucuran dan merembes dari keluar baju serta Armor Anbunya, Yuuto tak Shunshin melainkan berlari ke kiri A4 lalu menebas lehernya hingga putus dari lehernya dan darah menyembur dari lehernya itu. Kembali dengan Shunshinnya Yuuto mengalirkan lebih banyak chakra elemen petir ke pedangnya dan menebas kepala Anbu secara vertika hingga kepala itu terbelah dan mengucurkan darah segar.

Lima Anbu lainnya geram melihat itu segera membuat segel tangan dengan cepat dan meneriakan nama jutsu mereka bersamaan dengan lantang.

"Raiton: Rairyuu no Jutsu"

Lima buah naga petir besar tercipta di atas masing masing tubuh Anbu, lalu kelima naga petir besar itu melesat dengan mulut yang terbuka kearah Yuuto. Yuuto hanya mendecih kesal lalu melakukan Shunshin no Jutsu kembali jadi dia menghilang dari tempat itu dan muncul di belakang para lima Anbu dan kelima naga itu hanya mengenai tanah.

DHHUUUUAAARRR
BLLLLAAARRRRRR

Yuuto yang sudah berada di belakang mereka tak menyia-nyiakan kesempatan langsung menusuk nusuk punggung mereka yang tepat di bagian jantung. Mereka tak punya kesempatan menghindar langsung terkena tusukan itu dan mati seketika. Yuuto memasukan pedangnya ke sarungnya yang ada di punggungnya dan segera Shunshin ke tempat Karin.

[ Naruto vs Anbu Kiri ]

"Suiton: Suiryuudan no Jutsu"

"Suiton: Dai Bakushui Soha"

"Suiton: Tsunami"

Dua naga air, tiga gelombang tsunami, dan lima Anbu mengeluarkan air dalam intensitas besar yang melesat ke Naruto. Saat ini Naruto sedikit terpojok karena kesepuluh Anbu itu mengeluarkan jutsu secara bersamaan kearah Naruto, Naruto segera merapal segel tangan dan berteriak.

"Fuuton: Tate no Kaze"

Sebuah kubah angin berwarna biru transparan terbentuk melindungi Naruto dari seluruh serangan air gabungan yang dilancarkan para Anbu Anbu dari Kirigakura.

BYUUUUUUUURRRR
BRRRUUUUSSSTTTT

Air dengan intensitas sebanyak itu menabrak kubah angin Naruto dan dengan itu Naruto dapat membelokan arah serangan air itu hingga ke beberapa sisi. Setelah di rasa selesai Naruto. Naruto merapal segel dan bergumam perlahan.

"Shunshin no Jutsu"

Naruto melakukan Shunshin dan menghilang meninggalkan daun dauh yang berjatuhan, kesepuluh Anbu Kiri kebingungan mencari keberadaan Naruto. Tiba-tiba Naruto muncul lima meter dari kesepuluh Anbu Kiri itu dia merapal dua buah segel dan meneriakan jutsunya bergantian.

"Fuuton: Kazeryu no Jutsu"

"Suiton: Suiryuudan no Jutsu"

Tiga naga angin dan tiga naga air terbentuk di atas Naruto, keenam naga itu melesat dengan kecepatan tinggi kearah 10 Anbu Kiri. Tiga orang berhasil menghindar tapi tujuh sisanya terkena serangan itu karena gagal menghindar, mereka yang terkena terpental jauh dan menabrak beberapa pohon hingga tumbang.

Naruto mengalirkan seluruh tubuhnya dengan elemen angin sehingga saat ini angin di sekitar Naruto dan ketiga Anbu itu bergerak liar seirama dengan teriakan Naruto.

"Fuuton: Kaze no Yoroi"

Tubuh Naruto di selimuti chakra angin berwarna biru keputihan, jutsu ini sama seperti Raiton no Yoroi. Sama sama menambah kecepatan, pertahanan, dan daya serang penggunanya. Naruto bergerak ke A1 lalu meninju wajahnya dengan keras, A1 telat menghindar akhirnya terkena tinjuan telak Naruto dan terlemapar jauh. Naruto mengalihkan pandangannya ke A2 dan A3, Naruto melesat ke mereka berdua, A2 berusaha nekat mengambil tantonya dan meneyrang Naruto secara brutal tapi semua serangannya dapat di hindari Naruto dengan mudah kini Naruto balas menyerang dengan meninju dadanya sebanyak enam kali beruntun dan semuanya terkena tak sampai di situ Naruto menendang kemaluan Anbu itu sebanyak dua kali dan terakhir menendang wajahnya hingga terpental jauh dan tewas seketika. Melihat ke A3 Naruto langsung menerjangnya, sedangkan A3 loncat mundur dan merapal segel tangan.

"Suiton: Suiryuudan no Jutsu"

Sebuah naga air berukuran besar tercipta di kanan Anbu itu lalu naga itu menerjang Naruto dengan ganas tapi Naruto terlebih dahulu melakukan Shunshin ke belakang A3 lalu mengambil Azure kunainya dan menusuknya tepat di jantung membuat Anbu itu mati seketika. Tak mau berlama lama di sana, Naruto segera menggunakan Azure no Jutsu ke tempat Karin karena dia sudah menanamkan fuin Azure pada Karin.

.

.

.

.

.

.

.

.

Sesampainya Naruto, Yuuto, dan Roku di tempat Karin mereka berbincang sejenak sambil mengistirahatkan diri karena pertarungan yang cukup aneh karena kenapa bisa ada 10 Anbu dari masing masing desa Kumo, Kiri, dan Iwa yang menyerang mereka.

"Naruto, menurutmu apa motif dari ketiga desa itu mengirim Anbu mereka untuk menyerang kita?" Tanya Roku.

"Roku-sensei, menurut ku mengkin itu salah satu cara mereka untuk menghancurkan Uzushiogakure karena ketiga desa itu dari dulu tak menyukai Uzushiogakure apalagi dulu mereka gagal menginvasi Uzushiogakure" jawab Naruto.

"Sebaiknya kita segera pergi dari sini Roku-sensei, Naruto gunakan teleportmu. Kau sudah menandai gedung Uzukage kan?" Tanya Yuuto. Naruto mengangguk lalu menyuruh mereka semua memegang bahunya dan Naruto merapal segel tangan seraya berkata.

"Azure no Jutsu"

Mereka berempat menghilang dengan teleportasi Naruto dan meninggalkan seberkas cahaya biru di sana.

Di ruangan Uzukage terlihat Arashii sedang mengerjakan tugasnya menghadapi dokumen dokumen laknat menurut Arashii. Apalagi setelah menerima kabar bahwa Konoha di serang Akatsuki dan keponakannya Naruto mengalami luka yang amat sangat parah itu membuatnya semakin stress karena bagaimana pun dia menyayangi Naruto seperti anaknya sendiri dan dia cukup menyadari bahwa Karin anaknya memiliki perasaan khusus ke Naruto. Sebenarnya Arashii setuju setuju saja jika Naruto dan Karin memiliki suatu hubungan karena di clan Uzumaki di perbolehkan apalagi dia juga begitu, Runa istrinya dulu adalah saudara sepupu dari Arashii dan Kushina. Tiba-tiba dia di kagetkan dengan munculnya Team 1 di hadapannya.

"Karin, Naruto, Yuuto, Roku? Cepat sekali kalian sampai di sini" kata Arashii kaget.

"Tentu saja Tou-san, Naru-kun sudah menandai tempat ini jadi kami langsung ke sini" jawab Karin.

"Memangnya kenapa kalian cepat sekali sampai di sini? Ada apa?" Tanya Arashii.

"Tadi Anbu aliansi Kumo Kiri Iwa menyerang kami saat di perjalanan, Uzukage-sama" jawab Roku

"APA?! Ternyata mereka sudah bergerak" kata Arashii "Lalu Naruto, apa kau tidak apa apa? Kudengar kau terluka parah akibat serangan Akatsuki" Tanya Arashii.

"Aku sudah tidak apa apa Arashii Jii-san" tenang Naruto.

"Baiklah kalian boleh beristirahat sekarang, tapi Naruto dan Karin tetap di sini" perintah Arashii.

Setelah Roku dan Yuuto keluar dari ruangan Uzukage, Arashii menatap penuh pada Naruto dan Karin sedangkan Naruto dan Karin yang di tatap seperti itu hanya bingung. Arashii menghembuskan nafas panjang kemudian mulai berbicara.

"Naruto, Karin aku tahu kalau kalian mempunyai hubungan khusus dan kalian menyembunyikan itu" kata Arashii to the point.

"Mak-maksud Tou-san apa?" Tanya Karin gugup.

"Sudahlah Karin, aku ini Tou-sanmu dan aku pasti tahu jika kau menyembunyikan sesuatu" jawab Arashii kalem. Naruto dan Karin mulai berkeringat dingin ketika Arashii mampu menebaknya.

"Ku tebak, hmmm… pasti kalian sepasang kekasih benar kan?" tebak Arashii.

"Ehehehe i-it-itu.." Naruto tak mampu menjawab karena saking gugupnya.

"Sudahlah kalian berdua akui saja, aku tidak akan melarang hubungan kalian" balas Arashii menenangkan.

"Eh jadi Arashii Jii-san tak melarang hubungan kami berdua?" Tanya Naruto cengo.

"Jadi dugaanku ternyata benar, kalau melarang tentu saja aku tidak akan melarang karena aku juga mengalami itu" jelas Arashii

"Maksudnya Tou-san?" Tanya Karin tak mengerti.

"Sebenarnya Runa-chan, Kaa-sanmu itu dulu adalah sepupu Tou-san dan Kushi-chan. Mengingat Tou-san pernah melakukan itu jadi ketika sadar kalian punya hubungan Tou-san yah tenang tenang saja" jawab Arashii tenang plus kalem.

Naruto dan Karin semakin terbengong dan cengo mendengar jawaban Arashii, pantas saja Arashii tidak marah bahkan melarang hubungan NaruKarin ternyata Arashii sudah mengalaminya sendiri. Naruto dan Karin mengangguk angguk mengerti dengan penjelasan Arashii.

"Jadi sudah sampai dimana hubungan kalian?" Tanya Arashii

"Baru sepasang kekasih Jii-san" jawab Naruto dibarengi anggukan Karin.

"Hmm begitu mungkin beberapa minggu dari sekarang aku akan meresmikan hubungan kalian" kata Arashii

"Hah? Benarkah itu Tou-san?" tnya Karin memastikan

"Itu benar saying, Tou-san hanya ingin yang terbaik untukmu" jawab Arashii

Mereka berbincang bincang cukup lama sampai malam menjelang dan sampai sampai Arashii lupa mengerjakan semua dokumen dokumennya.

.

.

.

.

.

Keesokan harinya sebelum keluarga pamannya Arashii bangun, Naruto sudah bangun terlebih dahulu yaitu mungkin sekitar jam 4 pagi. Naruto melakukan pemanasan sebelum memulai latihannya di dunia nyata karena biasanya dia akan berlatih di alam bawah sadarnya, Naruto berlari memutari Uzushiogakure sebanyak 4x kemudian push up, sit up, back up, serta scot jump masing masing sebanyak 200x untuk memperkuat fisiknya lagi. Setelah itu dia latihan taijutsu dengan memukul batang pohon yang sudah di sediakan , walaupun musuhnya hanya sebatang kayu tapi dia tetap melawannya sekaligus melatih kecepatan pukulan dan tendangannya. Setelah itu dia menciptakan satu chi bunshin dan memakai chi bunshin itu sebagai musuh latihan.

Naruto menerjang Chi Bunshinnya dan mencoba untuk menendang kepala bunshinnya tapi bunshin itu menahan kaki Naruto dengan menyilangkan tangannya di wajahnya kemudian bunshin itu sedikit mundur. Chi bunshin itu maju dan berusaha menendang kemaluan Naruto tapi Naruto dapat menahan kakinya lalu dia lempar ke samping kanan, Naruto menerjang bunshinnya dan coba untuk menendang dada bunshinnya tapi bunshin Naruto dapat kembali menghindar, Naruto tak mau kalah kembali menerjang bunshinnya dan menyerang kemaluannya dengan cara di tending tapi lagi-lagi bunshin Naruto dapat menahannya dan memegang kaki Naruto kemudian melemparnya jauh tetapi Naruto dapat menyeimbangkan diri dan menapak di tanah dengan mudah. Naruto kembali menerjang bunshinnya dan pertarungan sengit pun terjadi…

.

.

TIME SKIP

.

.

Sudah ada sekitar lima hari setelah Naruto dan teamnya kembali ke Uzushio dan selama lima hari juga Karin dan Roku mengajari Naruto tentang Fuinjutsu yang sama sekali belum di kuasainya dan lagi pamannya Arashii juga ikut membantu melatihnya dan mengajarkannya Genjutsu clan Uzumaki, ternaya kata Arashii selain Fuinjutsu Clan Uzumaki juga cukup ahli dalam Genjutsu walaupun masih di bawah Uchiha dan Arashii menjelaskan bahwa Genjutsu Naruto akan semakin di perkuat karena Sage Modenya, Arashii juga memberi tahu bahwa yang dia tahu dari sejarah Nidaime Uzukage yang juga pengguna Sage Mode raja elang kalau mata elang saat Mode Sage bisa jadi perantara genjutsu yang baik layaknya mata Sharingan clan Uchiha. Entah kenapa Naruto tiba-tiba saja mendapatkan sebuah firasat buruk ketika dirinya dan Yuuto di panggil ke gedung Uzukage tanpa Karin.

Setelah sampai di ruangan Uzukage, Arashii menatap mereka dengan pandangan serius dan Naruto merasa akan terjadi suatu hal yang buruk jika Arashii sudah memasang tampang serius seperti ini.

"Karena kalian berdua sudah sampai aku akan menjelaskan misi kalian. Beberapa saat yang lalu aku surat dari Konoha dan kalian tahu Konoha meminta bantuan kita untuk memberikan bantuan pada Ninja mereka yang sedang melakukan pengejaran terhadap Sasuke Uchiha yang pergi dari Konoha" jelas Arashii dan sekarang terjawab sudah firasat buruk Naruto.

"Arashii Jii-san siapa saja yang di kirim dalam misi itu?" Tanya Naruto serius.

"Menurut dari informasi yang kudapat mereka mengirim, Shikamaru, Neji, Kiba, Chouji, dan Menma" jelas Arashii

"Jadi kapan kita akan mulai melaksanakan misi ini Arashii-sama?" Tanya Yuuto hormat.

"Sekarang juga kalian segeralah berangkat karena kata pihak Konoha team pengejar itu sudah pergi dua hari yang lalu" kata Arashii

Lalu Naruto dan Yuuto mengangguk dan pergi keluar gedung Uzukage dan pergi ke rumah masing masing untuk mempersiapkan peralatan mereka terlebih dahulu kemudian mereka segera berlari berangkat.

Mereka terus berlari dengan kecepatan penuh karena kata Arashii di perbincangan tadi Sasuke pergi bersama anak buah Orochimaru dan pastinya akan pergi ke perbatasan Negara api dan pastinya itu akan melewati Valley of End. Mereka berlari tanpa hambatan, mereka berdua akhirnya sampai di tempat pertarungan pertama ninja Konoha melawan anak buah orochimaru itu yang Naruto rasakan menggunakan jutsu sensornya. Dan yang mereka lihat hanyalah arena yang sudah hancur beserta ninja bawahan Orochimaru yang sudah mati, Naruto memberi tahu Yuuto bahwa chakra ninja konoha yang adalah teman Naruto ada di dekat sini jadi mereka mencari terlebih dulu. Akhirnya mereka menemukan Chouji dalam keadaan luka yang sangat parah di tubuhnya, Yuuto segera membuat chi bunshin dan dia perintahkan untuk membawa Chouji ke Konoha sedangkan mereka berdua kembali melanjutkan perjalanan. Naruto kembali merasakn chakra ninja Konoha dan mereka mendekati tempat itu dan yang pertama Naruto lihat adalah Neji yang sudah tergeletak lemah dengan ninja bawahan Orochimaru yang sudah tewas. Naruto segera membentuk bunshin dan menyuruhnya membawa Neji ke Konoha, tak mau berlama lama Yuuto dan Naruto melanjutkan perjalanan mereka berdua. Naruto bisa merasakan chakra Shikamaru dan Kiba tapi dia juga merasakan chakra Ninja Suna sedang menolong mereka jadi Naruto mengatakan pada Yuuto mengenai hal itu jadi mereka tak khawatir.

Naruto dan Yuuto sudah menjalani perjalanan yang sangat panjang lalu mereka berdua merasakan chakra Kyuubi di depan jadi mereka mempercepat kecepatan larinya dan mereka pun sampai di padang rumput luas dan mereka melihat ribuan Menma dengan kekuatan Kyuubi sedang melawan anak buah Orochimaru sementara Sasuke tidak ada di sana. Mereka masih diam melihat pertarungan Menma sampai semua bunshin Menma berhasil di habisi dan Menma kembali ke mode normal karena kelelahan melawan orang itu memegang tulang di tangan kanannya yang di fungsikan sebagai pedang untuk menyerang dan menghapisi Menma, tapi sebelum itu Yuuto melakukan Shunshin dan bergerak cepat menahan tulang itu menggunakan pedannya dan menendang perut orang itu mundur. Menma jelas kaget melihat orang yang menolongnya dan dia semakin kaget melihat kedatangan adik kembarnya.

"Naruto, kenapa kau ada di sini?" Tanya Menma

"Tentu saja menolong Team Pengejar Sasuke Menma-Nii, sebaiknya di sini kita serahkan saja pada Yuuto dan kita kejar Sasuke sebelum dia semakin jauh" jelas Naruto, Menma mengangguk lalu berdiri dan pergi meninggalkan tempat itu bersama Naruto dan membiarkan Menma bertarung dengan orang pengguna tulang itu.

"Heh jadi kau pengguna pedang musuhku?" Tanya Kimimaro

"Tidak, tapi akulah dewa kematian yang akan mencabut nyawamu" jawab Yuuto.

"Kau terlalu percaya diri bocah" balas Kimimaro, kemudian dia melesat ke Yuuto dengan pedangnya yang sudah terlapisi chakra elemen petir. Kimimaro menebaskan tulang pedangnya secara vertical tapi Yuuto dapat menahan dengan pedangnya. Yuuto menjauh sedikit dari Kimimaro kemudian memasang kuda kuda dan kembali menerjang Kimimaro

.

.

.

TO BE CONTIUED

.

.

A/N: maaf yah minna saya update FFn-nya lama, soalnya saya lagi dapet banyak banget tugas sekolah dan lagi Cuma punya waktu sedikit buat bisa ngetik dan ngelanjutin FFn ini. Tapi tenang aja walau saya updatenya lama tapi Fict ini masih tetap lanjut dan buat Fict yang satunya belon tau saya bisa update kapan karena masih belum dapet ide jadi sekali lagi maaf yah minna.

REVIEW

REVIEW

REVIEW

Wind Hyperion Logout