Love Me Right
Diclaimer : Masashi Kishimoto
Genre : T
WARNING! OOC,TYPO,BOYSLOVE,YAOI,BXB,ETC
DLDR!
Enjoy Reading!
Hari ini Naruto terpaksa untuk menjalani kegiatan sekolah sendiri karena teman sebangkunya yaitu Sai tidak bisa mengikuti kegiatan sekolah hari ini dikarenakan sakit. Naruto merasa kesal dengan temannya yang satu itu karena kemarin dia terlihat sangat sehat tetapi kenapa hari ini sakit, walaupun Naruto merasa kesal tapi dia juga merasa kasihan karena temannya sedang sakit dan pasti membutuhkan bantuan dari Naruto. Naruto berpikir setelah pulang sekolah nanti dia akan membelikan dia buah-buahan segar,makanan, dan obat untuk Sai.
"Karena Sai tidak masuk hari ini, terpaksa aku harus istirahat sendirian" gumam Naruto sambil membawa nampan berisi makan siangnya dan mencari tempat kosong untuk menyantap makanannya. Pandangan Naruto langsung tertuju pada satu bangku kosong lalu ia bergegas menuju bangku tersebut agar tidak ditempati orang lain. Baru saja Naruto meletakkan nampan diatas meja tiba-tiba sudah ada tangan lain yang juga menyimpan nampan diatas meja tersebut.
Naruto hendak mengusir seseorang yang sudah menaruh nampan dimejanya tersebut. Tetapi jika ia mengusirnya bisa membuat keributan disini dan jika ia mencari tempat lain sepertinya sudah tidak ada karena suasana kantin hari ini sangat penuh sehingga tidak ada bangku kosong lagi yang tersisa. Entah dapat ide darimana, Naruto bisa berpikiran seperti itu, biasanya dia akan melakukan apapun seperti kekerasan. Naruto melihat pemilik tangan tersebut. Melihat wajahnya, Naruto merasa pernah melihat wajahnya entah dimana.
Tiba-tiba Naruto teringat saat Sai mengajaknya untuk keruang Osis dan dia sudah mengetahuinya bahwa seseorang yang ada dihadapannya ini adalah Sasuke Uchiha. Ketua Osis dan murid populer disekolah ini (Katanya Sai). Naruto masih belum yakin dengan apa yg dijelaskan oleh Sai kemarin jadi ia akan berusaha mencari tahu.
Tanpa basa basi Naruto langsung menarik kursi lalu mendudukinya, seseorang dihadapannyapun melakukan hal yang sama dengannya. Melihat hal yang dilakukan oleh seseorang yg ada dihadapannya, Naruto menjadi jengkel sendiri.
'Sebenarnya aku yang menemukan tempat ini lebih dulu. Apa-apaan itu?! Tidak ada kata permisi langsung menempati bangku ini.' Batin Naruto
Makan siang Naruto hari ini membuat mood makannya menghilang, walaupun hanya karena seseorang yg menemaninya makan siang tapi tetap saja membuat Naruto jengkel.
Rasanya ia ingin segera ganti hari saat Sai sudah dapat masuk sekolah lagi agar dia tidak mengalami hal tadi.
.
.
.
.
.
.
.
Saat ini Naruto sedang memilih buah dan makanan yang akan ia bawa untuk Sai nanti. Naruto sempat merasa bingung karena tidak mengerti makanan apa yg biasanya dimakan saat seseorang sedang sakit selain bubur dan buah-buahan. Akhirnya, Naruto memilih beberapa makanan kesukaan Sai dan makanan untuknya. Setelah selesai berbelanja makanan untuk Sai, Naruto langsung menginjak pedal gas menuju tempat tinggalnya Sai.
Naruto sudah sampai didepan rumah milik Sai. Suasana daerah tempat tinggal Sai sangat tenang berbeda dengan tempat tinggal Naruto yang ramai dengan suara mesin kendaraan. Naruto memencet bel rumah beberapa kali tetapi tidak ada yg merespon, Naruto memutuskan untuk menghubungi Sai tetapi saat ingin membuka layar handphonenya ternyata baterainya habis.
'Uh sial! Mengapa tidak ada respon? Handphoneku pun mati' gumam Naruto
Akhirnya, Naruto memencet bel beberapa kali lalu ganti mengetuk pintu begitu seterusnya sampai terdengar suara langkah kaki dari dalam rumah tersebut.
"Ugh, maafkan aku. Tadi aku sedang tidur jadi tidak tahu jika kau begrkunjung kerumahku. Silahkan masuk" ujar Sai mempersilahkan Naruto untuk masuk kedalam rumahnya.
Naruto melangkahkan kakinya kedalam rumah menuju ruang tamu lalu menaruh kantung belanja diatas meja.
"Aku membawakan beberapa buah-buahan,makanan dan obat." Ujar Naruto
"Kau istirahat saja, aku yang akan membuatkan makanan dan menyiapkan obat untukmu. Tapi, biarkan aku duduk dulu disini sebentar" lanjut Naruto
Sai hanya membalasnya dengan anggukan dan senyum. Naruto mengerti kenapa Sai menjawabnya hanya dengan anggukan karena ia tahu kondisi Sai yang sedang sakit. Setelah ia merasa tidak terlalu lelah dan sudah mengatakan pada Sai jika sebentar, Naruto langsung bangkit dari sofa dan menjingjin/? Kantung belanjanya tadi menuju dapur dan mulai membuat makanan untuk Sai.
Sai menunggu disofa ruang tengah sambil melihat Naruto yang sedang membuatkannya makanan. Tanpa disadari oleh Sai, ia telah mengukir senyum tipis diwajahnya.
"Sai, Ini buburnya sudah jadi dan buah buahannya sudah kukupas, kau tinggal makan saja" ujar Naruto sambil membawa nampan menuju ruang tengah dan menaruh nampan berisi makanan itu diatas meja.
Ketika Sai hendak mengambil mangkuk bubur, tangan berkulit tan menahan gerakan tangan milik Sai.
"Sini,biar aku suapi buburnya" ujar Naruto tersenyum
TO BE CONTINUE
Hai hai ~
Akhirnya author bisa update chap ini yeaayyy
Maaf author anggurin fic ini selama hampir satu tahun :'' soalnya tahun lalu author lagi sibuk banget sama kegiatan sekolah :'' lagi sering-seringnya ujian sama tugas :'' Lappynya author juga kemarin kena virus terus wordnya juga ilang :''
Tapi sekarang udah engga kok ^^
Maaf juga kalau chap ini pendek banget :'' Semoga kalian suka sama chap ini ^^
Jangan lupa buat review fic ini ya ~
Balasan review ~~
deerLuhan200490 : Ohayou mo! Salam kenal juga ya ~
Iya nih bener banget hehehe ~
Engga terlalu masuk fandomnya sih/? Suka sama lagunya yg dibuat judul fic ini hehe
Okee makasih ya masukannya ~
Nanti bakalan Author selipin kok charanya, ditunggu aja ya ^^
Broke lukas : Iyapp~
Sengaja engga dicantumin biar tebak tebakan pairnya aja sih hehe ^^
Makasih ^^
Classical Violin : Iyaaapp~
Pairnya masih rahasia ya hehe ^^
