Prolog

POV sesorang

Aku mendengarnya...aku mendengarnya berkata. "Terimalah diriku,kaulah orang yang berhak menjadi tuanku,biarkan nyala api tekadku menyatu dengan milikmu,dan umumkanlah kepada dunia,sang raja yang baru".

Raja?jangan bercanda,aku mungkin adalah pewaris,tapi aku sama sekali tidak berniat menjadi raja. Kenapa kau ada dalam mimpiku,wahai makhluk dalam cincin?. Kau yang menampilkan diri dalam wujud seekor burung yang diselimuti oleh api langit,aku tidak punya alasan lain untuk menerimamu,selain untuk melindungi sesuatu yang berharga bagiku.


Jepang 12.00

POV Tsuna

Ini hari yang damai seperti biasanya. Reborn telah memberikanku kredit khusus untuk beristirahat minggu ini. Sehingga aku bisa menghabiskan waktuku dengan bersantai dirumah bersama Yamamoto dan Gokudera.

"Uno Game!hahaha,aku menang lagi!"Ujar Yamamoto sambil menaruh kartu terakhirnya di lantai. Dia tertawa bahagia seperti biasanya sebagai balasan dari tatapan kesal Gokudera.

"Kau pasti curang,Yakyuu Baka!. Bagaimana bisa kau menang lima kali berturut-turut?benar kan,Jyuudaime??"Gokudera meminta dukungan dariku agar dia bisa membuat Yamamoto kelihatan bersalah. Aku hanya tertawa melihat sikap mereka berdua. Ini sudah keseharian yang biasa bagi mereka berdua untuk bertengkar.

"Kenapa kau bertanya padaku,Gokudera??"ujarku sambil tertawa. Ini perkelahian mereka berdua,aku tidak mau ikut campur. Beberapa saat lagi aku akan menghabiskan kartuku yang tersisa,tapi tiba-tiba,sebuah tembakan yang melubangi semua kartu itu menghentikanku.

"Gaaah!!!Reborn!!!kartu-kartuku!!!apa kau tahu berapa lama aku berkeliling Namimori untuk mencari toko yang menjualnya????"Teriakku sambil meratapi tumpukan kartu Uno yang sudah berlubang.

"Heh,salahmu sendiri kau tidak menyahut saat kupanggil"balas Reborn,pistol di tangannya sudah berubberubah kembali menjadi Leon yang merayap ke topi fedoranya.

"Sejak kapan kau memanggilku??!!!".

"Maa,maa,aku yakin Kozo punya alasan yang jelas untuk kelakuannya"Yamamoto menenangkan,dia merapikan kartu-kartuku yang berserakan dilantai.

"Ada apa,Reborn san?"tanya Gokudera.

"Yah...Nono menyuruh kalian bertiga pergi ke Indonesia sampai waktu yang belum ditentukan"jawab Reborn sambil mengeluarkan dokumen yang berisikan beberapa file.

"Eh?untuk apa?"tanyaku dengan bingung. Yah,negara itu adalah tempat dimana CEDEF sangat berkembang. Tapi itu seharusnya bukan alasan untuk kami harus pergi kesana.

Aku membuka dokumen itu,dihalaman depan terpampang gambar tujuh cincin mafia yang belum pernah kulihat sebelumnya. Diatas cincin itu,terukir sebuah gambar hewan yang jarang disebutkan juga. Cincin itu memiliki warna perak dengan batu yang berwarna seperti tujuh nyala api langit. Terlihat seperti cincin mafia pada umumnya,tapi yang membuatnya spesial adalah ukiran itu.

Lalu di halaman berikutnya terpampang sebuah potret seorang remaja seusia denganku yang benar-benar terlihat seperti orang asia pada umumnya. Di halaman selanjutnya juga ada orang dengan wajah yang mirip,bedanya dia memiliki rambut yang lebih berantakan dan dia memakai kacamata biru.

"Apa ini,Reborn san?"tanya Gokudera yang juga melihat isi dokumen bersamaku.

"Cincin yang kalian lihat itu adalah Nusantara Ring. Mungkin itu terlihat seperti Mafia Ring pada umumnya,tapi yang membuatnya spesial adalah,cincin itu telah diisi oleh makhluk gaib"jawab Reborn.

"Makhluk gaib...semacam hantu atau sejenisnya?"Ujar ku yang dibalas dengan anggukan Reborn. Membuatku menjadi merinding.

"Ahaha,mungkin mereka seperti box weapon atau sejenisnya"ujar Yamamoto.

"Darimana kau menyimpulkan itu,Yakyuu Baka???"tanya Gokudera.

"Ukiran hewan?".

"Yamamoto benar,makhluk gaib itu mengambil wujud hewan seperti box weapon. Masalahnya adalah,Nusantara Ring ini diincar oleh salah satu Keluarga Mafia"ucap Reborn sambil membuka halaman selanjutnya di dokumen itu.

"Lagi?,ya ampun,aku sudah lelah berurusan dengan hal ini"komentarku,aku memang menerima dengan berat hati posisi sebagai Vongola Decimo dan Neo Primo,tapi aku tidak mungkin tidak lelah dengan urusan mafia atau semacamnya.

"Jangan protes,itu tugasmu sebagai boss. Keluarga Mafia yang kita bicarakan ini masih terbilang baru dan baru berjalan selama dua generasi, mereka dipanggil Orvatto Family. Alasan mereka juga masih belum diketahui"balas Reborn.

"Lalu,apa hubungannya ini dengan pergi ke Indonesia?dan kenapa hanya kami bertiga?"tanya Gokudera.

"Yah,pemegang sah Sky Nusantara Ring dan Mist Nusantara Ring adalah anak Ketua CEDEF disana. Lalu,alasan kenapa kalian bertiga...kurasa kalian sudah mengetahuinya"jawab Reborn.

"Hibari san akan menggiggit orang-orang sampai mati,Oniisan akan ditangkap karena mengganggu ketenangan,Chrome tidak akan diizinkan oleh Mukuro,Lambo terlalu muda,dan Mukuro sendiri punya kawanan sendiri untuk diurus. Aku tahu apa yang kau pikirkan,Reborn"ucapku,yang dibalas dengan anggukan dari Reborn.

"Pokoknya,siapkan semua barang kalian,kita akan berangkat malam ini juga!"perintah Reborn.


POV Seseorang.

Sejak aku mendapatkanmu,kau selalu mangawasiku dalam tidurku. Aku hanya tahu wujudmu sebagai seekor kadal raksasa yang diselimuti oleh api kabut. Siapa kau sebenarnya?.

Jangan berpura-pura,aku tahu kau sedang menangis dibalik gagahnya sosokmu itu. Aku tahu kau sedang kehilangan sosok yang bisa menghiburmu. Aku tahu kau sedang menderita,karena terjebak di tubuh itu. Maka biarkanlah aku mendekatimu,sebagai orang yang akan menghentikan tangismu,dan menghiburmu.

Pinjamkanlah aku apimu,untuk melindungi semua orang yang berharga bagiku. Sebagaimana kau akan menjaga orang yang berharga bagimu. Aku menerimamu,bukan sebagai tuan atau majikan,melainkan sebagai seorang sahabat,yang akan membantumu dikala kau sedang kesusahan.

"Haah!!hosh...hosh...mimpi itu lagi??"aku terbangun dari tidurku yang nyenyak. Sepertinya aku terlalu lama begadang kemarin malam,sehingga hari ini aku tertidur pulas disofa.

"Aku juga"gumam kakakku Aren dari arah dapur. Dia terlihat sedang mengambil cola dari kulkas. "Aneh,sejak aku menerima cincin ini,mimpi itu selalu muncul. Bagaimana denganmu,Rerta?".

"Sama denganku,entah kenapa itu benar-benar terlihat nyata,dan anehnya mulutku seolah bergerak sendiri disana"jawabku dengan gusar sambil mencari-cari kacamata di atas meja.

"Mungkin makhluk dalam cincin ini sudah mulai bangkit"komentar Aren sebari memandangi cincin yang tergantung dilehernya.

"Aku khawatir...apakah kita harus memberitahu Ayah soal ini?".

"Haha,tidak perlu,kita bukan lagi anak kecil,masalah seperti ini bisa dengan mudah diatasi. Ngomong-ngomong...aku punya kabar baik,Vongola Decimo dan dua guardiannya akan datang kesini untuk membantu kita melindungi dua Nusantara Ring yang tersisa"Ucap Aren memberitahuku soal pesan yang tadi diterimanya dari ayah.

"Vo..vongola Decimo yang itu???ya ampun,Kak,kalau bercanda jangan kelewatan,itu tidak mungkin kan?"balasku dengan tidak percaya. Tentusaja,bagaimana mungkin seseorang yang memiliki jabatan tertinggi dalam Vongola sampai harus datang kesini hwnya untuk ini?.

"Aku serius,dia akan datang karena si Orvatto ini".

"Benar ya...ini jelas bukan masalah kecil...sigh...aku tidak percaya harus mengalami hal sebesar ini ketika lima belas..."aku menghela nafas.

"Begitulah... ngomong-ngomong...kau bersedia kan menjadi tangan kananku dimasa depan?"tanya Aren sambil menepuk bahuku.

"Tentu saja,aku tidak bisa membayangkan jika posisi itu diambil orang lain. Kau jelas sangat payah jika tidak ada aku disisimu,kak"jawabku.

"Hei!kita sudah janji tidak akan membicarakan itu kan???".

"Ya,ya,aku tahu".

Aren tersenyum," Menurutmu siapakah yang akan memgang kelima cincin yang tersisa?"tanyanya.

"Heh,siapa tahu?ikuti sajalah keadaan yang ada,maka nyala apimu akan menunjukkan jalan yang tepat"jawabku.

Benar...kami tertawa bersama saat itu. Tidak menyadari kalau sebentar lagi tawa itu akan menghilang.


A/NHey yo Guys!aku kembali!!. Dengan Nusantara Ring yang sudah diperbaiki,aku juga sudah mengubah sedikit plotnya. Terimakasih sudah membaca,jangan lupa RR!