Disclaimer:Naruto dan lainnya bukan milik saya.Saya hanya meminjam charanya saja

.

The Uzumaki Story:Naruto Spirit

.

Genre : Adventure,Romance,Dll.

Rate : M(Untuk Adegan Pertarungan dan adegan tidak pantas lainnya)

Pair : Naruto U. X ?

Warning:Typo,OC,OOC,Semi Canon,dll.

.

.

Don't like Don't Read

.

Chapter 3 : Permulaan

Beberapa Tahun Kemudian

Di hutan kematian terdapat 2 orang berbeda warna rambut, kuning dan coklat pucat, sedang berlatih tanding satu sama lain, Mereka adalah naruto dan tetsuya.

"hhah hah hah"naruto mencoba mengatur nafasnya yang terasa berat

"ayo otouto, apakah kemampuanmu hanya segitu saja" tetsuya mencoba memprovokasi naruto

"cih"

"Shuriken Kagebunshin no Jutsu"

"Shuriken Kagebunshin no Jutsu"

Tetsuya melempar beberapa shuriken yang kemudian berganda menjadi sangat banyak ke arah naruto

Naruto yang melihat itu maju dengan merapal handseal

"Kagebunshin no Jutsu"

naruto menciptakkan tiga klon untuk membantunya.Ketiga klon melakukan handseal bersamaan

"Fuuton : Daitoppa"

Hembusan angin yang sangat besar menerbangkan shuriken yang datang kearah naruto ke segala arah.Tidak berhenti sampai disitu, beberapa shuriken bahkan berbalik arah membawa hembusan angin kencang dan kembali ke arah tetsuya yang sedang membuat sebuah pertahanan

"Doton : Doryuuheki"

BLARR

Shuriken shuriken tersebut langsung menancap ke dinding tanah buatan tetsuya bahkan ada beberapa yang hampir menembus karena secara tidak langsung shuriken tersebut terselimuti oleh elemen Fuuton naruto

"haaahh, kurasa cukup untuk saat ini otouto...kau sudah semakin kuat sekarang"Dengan tersenyum,dia menghentikan pertarungannya dengan naruto

"ini semua juga berkatmu dan shisui-nii karena kalian berdua telah melatihku"kata naruto tulus disertai dengan cengiran khasnya

"hari sudah mulai malam naruto, sebaiknya kau pulang sekarang"ucap tetsuya

"apa nii-san tidak mau pulang bareng naru?" tanya naruto

"bukan begitu naru, nii-san ada urusan jadi kau harus pulang duluan" jawab tetsuya dengan lembut

"huh, baiklah"

Mereka berpisah dari sana.Narutopun berjalan pulang kerumah apartemen tetsuya karena sejak naruto dibenci warga desa tetsuya menawari naruto untuk tinggal dengannya.naruto berjalan pelan menuju rumah sambil menik mati udara malam hari.tak terasa naruto sudah sampai di depan apartemen yang dia tinggali, dia membuka pintu lalu menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket karena keringat, setelahnya diapun langsung pergi tidur

Sementara di tempat lain

Terdapat dua pemuda berambut dark blue dan seorang pemuda coklat pucat sedang membicarakan sesuatu di sebuah ruangan

"Jadi bagaimana perkembangannya, shisui?"tanya pemuda berambut coklat pucat yang ternyata adalah tetsuya matsuyama

"Aku rasa danzo sudah siap untuk menyerang klan uchiha, mata mataku mengirim surat kepadaku yang mengatakan bahwa danzo sudah menyiapkan pasukan dalam jumlah besar untuk menyerang bahkan dirinya sendiri akan turun tangan, Dan bukankah kau yang disuruh untuk menjadi eksekutornya?" jelasnya diakhiri dengan pertanyaan pada pemuda berambut sama dengannya disampingnya

"Hn, dan aku menolaknya" jawap itachi dengan pokerface

"Di sisi lain, klan kita juga bersikukuh ingin melakukan pemberontakan." Tambah itachi

"Kalau begitu, beberapa hari lagi kita akan menjalankan rencana kita.pertama-tama aku akan merubah pikiran anggota klan menggunakan Kotoamatsumikami, lalu kita bertiga akan berusaha untuk menghentikan rencana danzo untuk membantai klan uchiha" jelas shisui

"Hn/Baiklah" jawab yang lain

.

Pagi hari yang cerah menemani para murid akademi untuk menimba ilmu di akademi

"Baiklah, anak-anak kita akan mem-" kata guru itu atau lebih dikenal dengan iruka terpotong oleh suara pintu yang digeser

Krieet

Terlihatlah rambut jabrik kuning dari bocah itu

"gomen sensei, aku terlambat"kata naruto

"kenapa kau terlambat naruto?" tanya iruka

"ano...etto sensei, aku tadi bertemu nenek yang ingin menyebrang jalan, aku merasa kasihan jadi aku menolong nenek tersebut. Saat di perjalanan kemari aku bertemu kucing hitam, karena aku takut kena sial aku mengambil jalan memutar tapi aku malah tersesat di jalan yang bernama kehidupan." Jelas naruto sambil cengar cengir dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

'alasan macam apa itu?' batin mereka bersamaan sambil sweatdrop bareng

"Cih...sudah lemah sering terlambat lagi, dasar benar benar itu yang bisa diharapkan dari seorang aib" menma berbicara keras sambil memberikan senyuman mengejek kepada naruto

"huh...seperti yang kaulihat Menma-sama" balas naruto sangat datar dan memberikan senyum mengejek pula kepada menma

"cih, lemah berani beraninya kau berbicara begitu kepadaku, ak-"

"Sudah sudah kalian diamlah, kita lanjutkan pembelajaran ini.Naruto kau boleh kembali duduk di tempatmu." Kata iruka menenangkan naruto dan menma

"Ha'i sensei" kata naruto lalu membungkuk dan pergi ke tempatnya duduk.Disana dia sudah ditunggu oleh dua orang berbeda warna rambut, yang satu rambutnya berwarna hitam dikuncir menyerupai nanas yang bernama shikamaru dan satunya berambut warna coklat bernama chouji

"kau lama sekali naruto, darimana saja kau? Tanya shikamaru

"aku hanya malas saja masuk akademi" balas naruto cuek

"mendokusai"

Akhirnya pelajaran pun dimulai seperti biasanya

.

Skip Time

Sepulang akademi, para murid akademi dijemput oleh para orang tuanya. Hal itu membuat naruto sedih. Dia juga ingin dijemput orang yang ia sayangi, orang yang menyayangi dia, orang yang menginginkan dia kembali ke rumah, orang yang khawatir dengannya.

"Hoi, naruto"sapa tetsuya dari kejauhan sambil melambaikan tangannya ke naruto

Naruto yang merasa dipanggil menolehkan kepalanya ke asal suara. Seketika senyumnya mengembang, perasaan hangat menjalar ke dalam relung hatinya.

"Cih,jangan memasang wajah memelas seperti itu...baka!" kata tetsuya sambil memasang senyuman mengejek diwajahnya

"Tak kusangka nii-san kesini untuk menjemputku" jawab naruto dengan datar tapi tidak memungkiri bahwa dirinya sangat bahagia karena dapat dijemput oleh seseorang selepas dari akademi

"Hey jangan sombong dulu aku menjemputmu karena aku lagi tidak sedang sibuk saja,lebih baik aku menjalankan misi daripada menjemputmu" jawab tetsuya sewot

"Heh lagipula siapa yang mau dijemput oleh nii-san yang baka sepertimu" sahut naruto tidak kalah sewot

"Terimakasih pujiannya"

"ITU BUKAN PUJIAN BAKA ANIKI"

"Hn"

Mereka berjalan sambil diam,tenggelam dalam pikiran mereka masing masing. Suasana sunyi senyap tidak ada yang mau mengawali perbincangan diantara mereka berdua.agak lama sampai tetsuya memulai pembicaraan

"Bagaimana hari ini di akademi naruto?" tanya tetsuya

"Sama seperti biasanya, nii-san!" jawab naruto dengan wajah datar

"Apa yang kaulakukan setelah ini?" pertanyaan lain terlontar dari mulut tetsuya

"Aku juga tidaak tahu nii-san, aku terlalu malas pulang ke rumah karena tidak melakukan apapun di rumah" jawab narutp dengan muka malas

"bagaimana kalau kita latih tanding saja naruto"

"baiklah, lagipula berlatih lebih baik daripada diam saja" sambil naruto menjawab,tangannya ia gerakkan dengan gestur seorang petinju yang meninju lawannya

"Yosh ayo kita pergi"

Sesampainya di training ground

"Yosh ayo kita mulai, nii-chan"

"Majulah naruto"

"Hyaah"

Naruto maju dengan kecepatan yang dia dapat dari latihan fisiknya sambil mengarahkan pukulan ke tetsuya yang dengan mudah dihindari olehnya, lalu tetsuya membalas dengan sebuah pukulan ke ulu hati tapi naruto melompat menghindar sambil memberi tendangan yang ditangkis tetsuya. kemudian tetsuya memegang kaki naruto lalu melempar naruto ke sembarang arah sampai naruto berhenti setelah terhenti oleh sebuah pohon.

"Taijutsumu ada peningkatan naruto, meskipun hanya sedikit" tetsuya berkata pada naruto sambil tersenyum mengejek

"hhah hahh kau terlalu meremehkanku, nii-chaaan~" mereka saling bertatapan sambil memikirkan strategi untuk menyerang lawan

Naruto merapal hand seal

"FUUTON : TANIMA MASATSU"

tekanan angin muncul gelomobang angin di masing masing sisi tubuh tetsuya dan menekan satu sama lain. Tetsuya yang tidak ingin merasakan sakit pun melompat menghindar ke belakang

Buuumm

Debuman terdengar dari tabrakan dua tekanan angin tersebut yang menimbulkan hembusan angin yang kuat

beberapa detik kemidian naruto melempar beberapa kunai ke tetsuya, yang dihindari dengan mudah oleh tetsuya

"Baka otouto, apakah hanya ini yang kau b-"

Crasshh

Lengan kiri dari tetsuya tergores oleh kunai yang naruto lempar tadi.awalnya tetsuya kaget bagaimana bisa ia sampai tergores, tapi kemudian tersenyum ketika dia tahu kunai kunai tersebit dikendalikan oleh benang chakra tipis yang dikendalikan melalui jari jari naruto

"Kau semakin pintar saja, baka otouto"

Naruto tidak menjawab tapi merapal handseal

"Fuuton : Daitoppa"

Tekanan angin berjalan mendekati tetsuya yang tampak diam saja

Buuumm

Tekanan angin tersebut telak mengenai tetsuya, tercetak senyum di wajah naruto sampai...

Poooff

Muncul kepulan asap,tetsuya hilang digantikan kayu karena ia menggunakan kawarimi.munvcul tetsuya dari belakang naruto sambil mengalungkan kunai

"Sebaiknya menyerah saja naruto!"

Situasi tetap seperti itu sampai sesuatu yang dingin menempel ke leher tatsuya

"Hmmm, Kurasa kau yang harus menyerah nii-san!"

Tiba tiba tubuh tetsuya pecah menjadi sekumpulan gagak yangterbang berhamburan

'Genjutsu?!'

"S-sejak kapan?"

"sejak tadi kita saling bertatapan"

'bertatapan?!'

Naruto menemukan hal yang janggal dalam kalimat kakaknya.naruto tahu bahwa kakaknya payah dalam hal genjutsu tapi bagaimana bisa dia melakukan ini...?

"bertatapan, apa maksudmu nii-san?!" tanya naruto dengan sedikit membentak

"huh, karena mata ini!" sambil memperlihatkan mata berwarna merah dengan pupil hitam disertai garis horizontal berwarna ungu (A/N : Mata Ketsuuryugan Klan Chinoike di Sasuke Shinden)

"kau punya hutang penjelasan yang begitu besar kepadaku, nii-san!"

naruto sedikit marah kepada kakaknya saat ini karena kakaknya menyembunyikan rahasia yang lumayan besar yaitu sebuah doujutsu

huhhh

menghela napas, lalu tetsuya menceritakan semua hal termasuk bahwa dia masih mempunyai darah klan chinoike sampai rasa tidak sukanya kepada klan uchiha karena klan uchihalah yang membuat klannya terasing Tapi melupakan dendamnya karena ia merupakan salah satu orang menginginkan perdamaian tercipta.

.

Skip Time

Tetsuya berjalan bersamaan sejajar menuju rumah mereka atau lebih tepatnya apartemen tetsuya

"Tampaknya kau masih lemah ya,kau pasti terbunuh kalau melawan shinobi di luar sana" celetuk tetsuya sambil iseng

"..." sejenak suasana sunyi sekali dalam beberapa lama

"...mungkin aku memang lemah dan banyak ninja kuat di luar sana..." ucap naruto sembari memandang langit lalu menutup matanya

"...Tapi Sekuat apapun mereka aku akan melampauinya..."

"...Demi melindungi apa yang berharga bagiku..."

"...KARENA ITULAH JALAN NINJAKU!"

Tetsuya memandang lekat naruto yang mengepalkan tangannya dan meninju udara kosong.Ia mengulas senyum tulus pada adik angkatnya itu

'Aku memang tidak salah mengangkatnya sebagai adik.Aku harap kita akan bisa bersama untuk waktu yang lama, naruto'

"Naruto, kau pulanglah dulu, nii-san ada urusan sebentar" tetsuya memberitahu naruto bahwa dia ada urusan

"Tapi mau kemana kau nii-san"

"Itu bukan urusanmu, kau tidak perlu tahu naruto karena kau masih bocah!" Dia menjawab sambil berjalan pelan menjauh dari naruto

"TERSERAH KAU BAKA ANIKI" naruto berteriak sambil menahan kesal pada kakaknya

.

Skip Time

Di Suatu Tempat

Berkumpul tiga pemuda yang membicarakan hal penting

"bagaimana rencananya?"

"Mereka akan melakukan rencana mereka beberapa hari lagi, jadi kita harus bersiap untuk menghentikan mereka"

"Aku harap ini jalan terbaik untuk menyelesaikan masalah ini!"

"Aku harap juga begitu, Itachi"

.

.

TBC

.

Kembali lagi bersama author yang masih newbie ini

Author mau minta saran:

Pertama, apakah author harus membiarkan shisui hidup atau tewas?

Kedua, siapakah genin yang masuk dalam tim genin naruto nantinya

Ketiga, author minta saran pairing naruto(PM langsung ke author )

Serta saran lainnya yang membuat cerita lebih menarik...

Author juga minta tolong penjelasan rinci soal kemampuan ketsuryuugan kepada para reader

Saatnya membalas review

Dimas Kurosaki : Terimakasih senpai, ini sudah lanjut

Domtauntshuart : maaf senpai, author bisanya untuk saat ini hanya segitu karena author sedang disibukkan oleh kegiatan PAT kelas 12

Uzumaki Mana : Memang naruto nanti bisa kenjutsu tapi bukan master.naruto disini skill tiap bidang sama rata

FI.ParzivalBalthazar : terimakasih senpai atas masukannya dan sarannya, saya akan berusaha lebih baik dalam hal penulisan pada chapter selanjutnya.

Segitu dulu pembalasan reviewnya

Author menerima kritik dan flame asalkan membangun dan dapat menjadikan cerita ini lebih baik kedepannnya.

Jangan lupa Read And Review

Jaa ne...

NamikazeUzumaki Lucifer Logout...