NARUTO MILIK MASASHI KISHIMOTO SENSEI

IMPOSSIBLE TO RUN AWAY FROM ME

BY HINATA KUCHIKI HEARTFILIA

NARUTO AND HINATA

RATE-M

FIRST KISS

CHAPTER 2

Konoha International Senior High School

"hah… hah… aku menang Lee" meskipun sudah sangat lelah Naruto tetap tersenyum dengan riang

"mendoukusai,terserah padamu Naruto,aku tidak akan melawanmu lagi,kau menang!" ujar Shikamaru malas tentunya.

"kau kalah Sasuke! Ah menyenangkan sekali… ha..ha.." ujar Naruto tertawa

Jika ada yang bertanya apa yang hebat dari Naruto hingga membuat gadis Bangsawan seperti Hyuga menyatakan cinta sampai delapan kali dan berakhir dengan kesembilan yang sama tragisnya. Jawabannya ada pada kemampuan lelaki itu. Konoha School bukan hanya sekolah untuk anak orang kaya yang hanya mengandalkan harta saja ,tapi juga otak dan bakat yang diasah dari dulu.

"hai lihat Miky-chan, Naruto-kun menang lagi,ah benar-benar seperti pangeran" ujar salah satu gadis penggemar Naruto

"kyaaa… dia menakjubkan"jawab gadis lain

"hmm.. aku juga bisa kalau berusaha keras" jawab salah seorang anak lelaki

"ya jika kau bisa mencium ubun-ubun mu terlebih dahulu,ha..ha..ha… dasar baka.." seru anak lelaki lain

Siswa-siswa yang lewat tidak henti-hentinya membicarakan sang Trending Topik yang tidak lain adalah Namikaze Naruto sang idola pertama

Kali ini Naruto berhasil mengalahkan saingan nomor satunya Uchiha Sasuke sang idola kedua,dalam pertarungan basket dan menjawab soal sebanyak 100 dalam waktu setengah jam.

Sebelumnya Naruto telah berhasil mengalahkan Shikamaru sang jenius dalam pertandingan catur dan mengerjakan soal sebanyak 200 dalam tempo satu jam. Jika orang yang melihat Shikamaru dengan wajah biasa melawan Naruto, mereka akan menganggap dia mengalah,tetapi sebenarnya dia sangat serius atas tantangan Naruto,tapi berakhir kalah.

Rock lee adalah ahli bela diri Taijutsu, bela diri Jepang yang ditekuninya sejak usia tujuh tahun pun,tidak mampu mengalahkan kemampuan Naruto.

"Naruto aku akan mentraktirmu makan sesuai janjiku" tawar Sasuke setelah memberesi kertas atas tantangan Naruto

"Gomen Sasuke-chi,aku ada janji dengan gadisku dan dia akan memberikan hadiah yang jauh lebih bagus dari tawaranmu" ucap Naruto dengan nada manja dan genit

"menjijikan... jangan panggil aku dengan sebutan itu Naruto no Baka!" teriakan Sasuke hanya dibalas dengan lidah Naruto yang keluar sambil berlari meninggalkan Sasuke

"sampai kapan kau akan bersembunyi Hyuuga-san? Keluarlah, aku tau kau dari tadi melihat dari balik tembok" mata Sasuke menatap bosan

"go-gomennasai aku hanya ingin me-" ucapan Hinata terpotong dengan perkataan Sasuke

"terserah denganmu apa yang ingin kau lakukan,tapi dengan bersembunyi dan hanya mengatakan saja tidak akan mengubah pandangan Naruto si Baka denganmu" nasihat Sasuke

"Arigatou,hontouni arigatou Uchiha-san,ta-tapi aku hanya ingin Naruto menyukaiku apa adanya dan menerimaku dengan tulus,ano Uchiha-san aku ingin kembali kekelas,jaa-ne" Hinata pergi meninggalkan Sasuke dengan pikiran campur aduk.

"dia memang aneh! Terserahlah" meskipun mengatakan begitu, Sasuke masih tetap melihat punggung Hinata hingga tak terlihat lagi

Seminggu telah berlalu setelah acara penolakan yang ke Sembilan dari si mungil Hyuuga.

Kini dia hanya membaca buku di Perpustakaan,sambil berpikir dengan keras. Hingga tiba-tiba,tes-tes… ada air yang membasahi buku yang dibaca Hinata.

"hmm..hiks-hiks.. ...Naruto-kun sepertinya sangat menyukainya,kapan aku bisa memanggilmu dengan sebutan Naruto-kun" tangis Hinata

Perpustakaan adalah tempat favorit Hinata,dengan alasan itulah yang membuat Hinata menjadi kouhai wanita terpintar Naruto. Ya dia gadis dengan segudang kemampuan akademik dengan nilai A di setiap semester, tapi hal itu tidak membuat Naruto dapat meliriknya

"dengan bersembunyi dan hanya mengatakan saja tidak akan mengubah pandangan Naruto" Hinata teringat akan perkataan Sasuke

Flashback on

"hei Naruto, kau akan masuk ke Konoha School?" Tanya gadis berambut merah muda Haruno Sakura

"haii,tentu saja, soalnya Shion-chan ku sudah memutuskan masuk ke sana,jadi-" ucapan Naruto terputus akibat telunjuk Sakura yang tiba-tiba mendarat di depan wajah Naruto

"Sasuke-kun bagaimana denganmu? Aku akan-" begitu juga dengannya ,ucapnya terputus akibat Sasuke yang menjawab dengan cepat,dia malas bertele-tele.

"aku dengan Naruto,dan denganmu aku tidak peduli" Sasuke pergi meninggalkan Sakura dan Naruto yang diam dengan wajah kaku.

"mou.. Sasuke-kun No Baka" teriaknya dengan wajah memerah

"Sakura-chan,kau tidak marahkan? Sasuke memang seperti itu" Naruto mencoba menenangkan Sakura

"Aaku..aakan memmbuat mu bertekuk lutut Sasuke" Sakura bicara dengan wajah merah dengan api membara di kedua bolah matanya "hah…ha..ha… tunggu saja" lanjut Sakura

"Naruto berapa nilai yang dibutuhkan untuk masuk ke sana?" jangan lupa, masih dengan wajah membara

"eto.. kau akan di tes dengan 15 mata pelajaran dengan masing-masing 100 soal dengan waktu 45menit per mata pelajaran" Naruto menghentikan ucapannya melihat wajah Sakura yang tiba-tiba pucat

"Nanniii.. nani..?! mereka ingin membuat aku botak permanen?" Sakura kembali bertingkah aneh sambil memeluk kepalanya dengan wajah melotot. "Sakura,Sakura sadarlah !Sasuke disana dan meskipun kau harus botak permanen tapi kau ma-masih bisa melihatnya bukan? Ha..ha.. botak.." Sakura menasehati dan menyemangati diri sendiri

"Woiii..Sakura-chan are you okay? Maybe you need take a rest?" Naruto mencoba menenangkan

"hah.. !aku baik-baik saja,Naruto berapa jumlah yang harus kujawab dengan benar?"

"1.485 soal!jangan lupakan kerapian dan kejelasan jawabanmu,karna soalnya essay"

"ah…aku akan menghancurkan sekolah terkutuk itu" Sakura berlari dengan aneh

Tanpa mereka sadari seorang gadis kecil ikut merinding mendengar penjelasan Naruto mengenai tes untuk masuk sekolah tersebut,dia dari tadi mencuri dengar dibalik pohon taman sekolah.

Tapi bukan tes yang menjadi prioritas Hinata "Shion-chan ku" Hinata menjatuhkan pandangannya ke langit biru dengan hamparan langit luas tanpa adanya noda putih dilangit, angin ikut meramaikan suasana,berhembus begitu kencang.

Rumput,pohon,udara menjadi saksi betapa berharganya air mata yang keluar dari matanya. Jika orang akan melihat itu sebagai hal biasa,tapi berbeda dengan saksi bisu itu. "Cinta manusia memang aneh,kau akan mencintai begitu dalam,tapi ketika dia berkhianat? Kemana cinta yang kau sebut begitu dalam?" ya itulah manusia "tapi apa mereka semua sama?" "mungkin dia bisa menjawabnya!"

"Naruto-kun ganbatte yo.. tapi apakah aku akan terus seperti ini?" Hinata kecil masih tetap menangis

"kau hanya hidup sekali,mati pun sekali,apakah kau akan menyerah begitu saja?" ada suara lembut yang menyadarkan Hinata dari Tangisnya. Ya suara lembut seorang gadis muda yang sangat dihormati Hinata. Alasan mengapa dia tetap berjuang untuk mendapatkan Naruto

.

.

.

.

Flashback off

Setelah mendengar penjelasan mengenai tes sekolah dari lelaki yang disukainya,Hinata belajar dengan sangat giat dan keras,dia harus mengejar ketinggalan selama ini. Ketika dia di Junior high school Hinata bukan murid yang pintar dia tergolong sangat biasa. Demi masuk sekolah yang sama dengan Naruto dia melupakan apa yang namanya televisi,social media bahkan hiburan untuk gadis seusianya.

Prioritasnya melihat Naruto disekolah tiap hari,jadwal kegiatanya,prestasi dan yang terpenting senyum Naruto

Dan siapa Shion?

Jika menyangkut pernyataan cintanya yang kontroversial,dia tidak terlalu memperdulikannya, meskipun sudah ditolak beberapa kali dia masih tetap berjuang. Karena seorang gadis muda yang sangat Hinata hormati dan sayangi. Semangat dan kata-katanya membuat Hinata tidak malu ditolak bahkan sampai Sembilan kali. Jadi dia akan tetap berusaha sampai Naruto sendiri yang mengatakan dia tidak akan menerima cinta dari Hinata.

Dan jika mengatakan dia tidak berusaha,jawabannya dia sangat berusaha,dia bahkan sempat dimarahi oleh Tou-sama nya,karena tidak ingin sekolah di Inggris bersama Kakak sepupunya.

"seorang Hyuuga harus menempuh pelajaran yang ditentukan oleh orangtuanya,dan Inggris adalah pilihan terbaik Hinata,kau adalah penerus Klan Hyuuga! Darah Hyuuga murni bersamamu!"peringat Tou-sama Hinata dengan Serius

"Tou-sama aku tidak akan mengecewakanmu, Tou-sama aku akan menjadi siswa terpintar di angkatanku! Dan belajar tatakrama dengan rajin. Hm! Tou-sama?" Hinata memohon dengan sungguh-sungguh dia menahan air mata yang dari tadi akan keluar. Dan itu semua demi Naruto.

Melihat kesungguhan Hinata,Hiashi tou-sama Hinata menjadi luluh "Hmm.. baiklah tapi ingat dengan janjimu,Hyuuga tidak melanggar janji mereka" Hiashi mengelus kepala Hinata dengan sayang,meskipun terlihat seram,tapi tou-sama Hinata sangat sayang dengan kedua anak gadisnya,dia dan imouto nya.

Hinata kembali menangis mengiat perjuangnya,semua kerja kerasnya dan pengorbanannya belum juga meluluhkan Naruto.

.

.

.

Keesokan harinya di Konoha International High School

Tiba-tiba dilorong kelas,suara keributan terdengar jelas seorang gadis berusaha mengejar dan mengajak seorang anak lelaki berbicara,meskipun semua orang memandang mereka,gadis itu tidak peduli dan tetap mengejar.

"Naruto-kun.. Naruto-kun..aku bisa menjelaskan semuanya denganmu,dia hanya teman junior high schoolku saja" gadis itu terus berlari mengejar pria itu,yang sama sekali tidak memperdulikan apakah dia kesusahan mengejar atau tidak.

"Jangan menyebut namaku dengan sebutan menjijikan itu lagi,dan satu hal lagi kau bukan lagi menjadi kekasihku atau bahkan orang yang pernah kusukai" Naruto menghempaskan tangan gadis yang berada di lengannya, ketika dia berhenti untuk memperingati gadis itu.

Semua siswa menatap,memperhatikan bahkan ada yang mencibir,senang dengan perlakuan Naruto kepada Shion,pasalnya saingan terbesar telah lumpuh dan tidak bisa maju di medan perang.

"tidak…. Tatap aku Naruto-kun,aku masih Shion yang sama, yang mencintai Namikaze Naruto" Shion kembali memegang tangan Naruto,dia masih berusaha mengajaknya untuk bicara

"hah… masih mencintai kau bilang? Lalu yang semalam kau sebut apa?" Naruto kembali mengeraskan volume suaranya

"dia hanya…hanya… ingin menyapaku saja. Dan-dan dia tiba-tiba melakukannya,aku ha-hanya reflex" Shion kembali membujuk,kini air matanya sudah mengalir dengan deras

Saat melihat air mata dari gadis yang disukainya Naruto ingin memaafkannya,tapi setelah mendengar penjelasan gadis itu. Amarahnya kembali memuncak, Reflex dia bilang.

Dari arah yang berlainan seorang gadis tampak kesulitan membawa setumpuk buku,wajahnya tidak terlihat jelas dikarenakan buku-buku tersebut benar-benar tebal dan banyak.

Tanpa tau apapun gadis yang membawa buku itu tetap tenang berjalan mendekat kearah kedua pasangan yang berkelahi tersebut,meskipun terlihat kesulitan dia tetap menjaga keseimbanganya. Hingga dia merasa ditarik dan oleng kesamping. Ada tangan kekar yang memeluknya

"Namika-..hm- " Hinata tampak terkejut dan malu sekaligus. Ini—ini adalah ciuman pertamanya dan yang menciumnya adalah Naruto?

"hm..mm..hah..hah…" Hinata bernafas dengan susah payah,nafasnya masih sulit diatur. Dia merasa seperti berada di tempat yang sulit menemukan udara. Pelukan di tubuhnya perlahan mengendur.

Naruto mencium Hinata cukup lama,dia bahkan tidak memperdulikan korbannya,yang dicium paksa. Pelukan ditubuh Hinata mulai menghilang.

"Dan bagaimana kau menyebut ini Shion? Apakah ini juga diseb-"

Plak

Tamparan mendarat di pipi mulus Naruto,dia bahkan belum menyelesaikan kalimatnya

hiks..hiks… hmm..hmmm

"Hinata?a-aku…" Naruto baru sadar dengan apa yang diperbuatnya

Hinata mengambil buku yang berserekan dilantai akibat ulah Naruto,dia berjalan secepatnya dan seakan menulikan pendengaranya ketika Naruto memanggilnya.

.

.

.

T.B.C.

HOLA…. MINNA-SAN dan para Senpai…

Maaf masih pendek…..

Jika para pembaca merasa ceritanya terlalu cepat dan kurang dapat feelnya saya minta maaf.

Sebenarnya alur dari fanfic ini akan maju mundur jadi maklum dengan kebodohan saya atas fic ini dan saya juga akan menjelaskan dengan perlahan agar para pembaca tidak bingung.

Dan untuk Sabaku No Mei terimakasih atas perbaikannya. Saya akan berusaha lebih baik. Tapi kalau masih jelek agak maklum ya,ini pertama kali saya buat fanfic dan pertama kali mempublisnya.

Mengenai Bahasa Jepang dan istilahnya saya mohon bimbingannya…

Saya benar-benar terharu dan sangat berterimakasih kepada:

Cemilan,Maura Raira, Lililala249,Guest,Anonym,Harumi Tsubaki, Sabaku No Mei, Hinata Hime25, Winda 289,Yoona Ramdanii, Tsukihime4969, Subuhdubulanoktober, Agusgnw72, Nyonya Uchiha, WhiteLD, Misti Chan, Rozzeana

Mmm jika penulisan nama salah …mohon maaf

Hikhulia minta review dan saran kritiknya,saya menerima kritik yang pedas,tapi jangan menggunakan bahasa atau kata pelaut ya.. hoho..ho..ho

REVIEW MINNA-SAN OMEGAIIIII….

Last word please enjoyed