Kushina hidup kembali di dunia Shinobi, pakaiannya sama seperti saat dia mengorbankan dirinya bersama Minato waktu itu, tetapi hanya bagian perut saja yang berlubang, dan menampakkan perutnya yang datar. Dia merasa kalau saat ini usianya masih dua puluh empat tahun, masih sama seperti saat dia melahirkan Naruto.
"Kaachan..."
"Oh! Hai Naruto! Kau sudah besar ternyata." Kushina tertawa kecil melihat wajah terkejut yang di keluarkan oleh anak semata wayangnya itu. "Sudah berapa tahun kita tak bertemu? Sepertinya, dua puluh tahun ya?" Kushina terlihat berpikir sejenak mengingat berapa tahun dia tak bertemu Naruto. "Ya sudahlah, lagipula kita bertemu lagi!" wanita itu menarik Naruto ke dalam pelukannya. "Kali ini Kaachan akan merawatmu, oke?" Kushina berbisik pelan di telinga Naruto.
Naruto sendiri menikmati pelukan yang diberikan Kushina kepada dirinya, dirinya sungguh menginginkan sebuah pelukan dari sosok wanita yang sangat disayangi olehnya. Pemuda itu membalas pelukan itu, kedua tangannya melingkar di pinggang Kushina, dia merasakan baju Kushina yang berlubang.
"Kaachan pakaianmu berlubang."
"Astaga, aku lupa! Aku akan pinjam pakaianmu dulu."
Kushina melepaskan pelukan tersebut, ia kemudian melepaskan seluruh pakaiannya yang sudah rusak itu, dan mencari sebuah pakaian dilemari milik Naruto. Sang pemilik apartemen langsung menutup kedua matanya melihat pemandangan yang sangat indah itu, celananya tiba-tiba menjadi sempit saat dirinya tanpa sengaja melihat pemandangan itu.
"Oh, ada celana pendek warna orange! Kau menyimpannya untuk siapa, Naruto?"
Naruto menggaruk pipinya sembari memberikan sebuah senyuman kikuk. "A-aku tak tahu sih, i-itu hanya aksesoris untukku saat mengerjai teman-teman."
"Heee, begitu ya? Aku pakai ya?" Naruto mengangguk menyetujuinya, Kushina pun memakai celana berbahan jeans pendek itu. "Muat, padahal pahaku besar loh. Ah, tinggal mencari bagian atas saja, aku pakai jaketmu saja deh." Kushina mengambil sebuah jaket berwarna orange milik Naruto, lalu memakaikannya. "Ugh, dadaku bertambah besar." Kushina terlihat agak kesulitan menarik resleting jaket itu ke atas.
"Da-daripada itu, le-lebih baik kita mencari pakaian untukmu."
"Kau benar." Kushina membiarkan belahan dadanya terlihat.
Naruto berusaha untuk tidak mimisan setelah melihat pakaian yang dikenakan Ibunya. 'Sial, Naruto Junior tenanglah!'
Kushina memakai celana jeans sepaha yang menampilkah dua buah paha yang siap untuk di santap, sementara bagian atas Kushina memakai jaket milik Naruto, belahan dadanya terlihat seperti menyembul seolah tak muat untuk disanggah jaket milik Naruto. "Kita pergi sochi!"
..
.
Naruto by Masashi Kishimoto
