Semenjak pertemuan mereka, Naruto memutuskan untuk pindah ke rumah lama milik kedua orang tuanya, pemuda itu tinggal bersama Kushina serta Mikoto yang kembali dari kematian mereka.

Naruto masih dirundung kebingungan karena kedua wanita cantik nan seksi itu kembali hidup, beberapa bulan setelah perang dunia Ninja serta invasi Klan Otsutsuki. Dia sendiri hanya menyelamatkan Hinata serta Hanabi yang dibawa oleh Toneri Otsutsuki, lagipula Naruto tak menaruh perasaan pada siapapun saat itu, dia sudah membuang rasa cintanya terhadap siapapun, termasuk Sakura.

"Baachan... uhh..."

Naruto meringis merasakan penisnya yang saat ini dihisap oleh Mikoto. "Mumpung Kushina sedang keluar, kita akan bermain sebentar." Mikoto kembali memberikan Blowjob pada Naruto, mengocok penis itu dengan lembut membuat pemuda itu menikmati setiap jengkal kocokan yang diberikan wanita seksi itu.

Mikoto kemudian menarik kaos yang dipakainya, dua buah dada besar memantul seiring tarikan kaos Mikoto. Dia mengapit penis Naruto, lalu menaik turunkan payudara tersebut. Mikoto saat ini sedang memberikan titjob pada Naruto.

"Bagaimana Naruto-kun? Apa payudara baachan ini membuatmu puas?"

Naruto tak menjawab pertanyaan dari Mikoto, ia malah memegang kedua payudara Mikoto, lalu menggerakkan pinggulnya naik turun. Mikoto tersenyum melihat gerakan pinggul Naruto, berarti pemuda itu menikmati servis yang diberikan Mikoto barusan.

"A-aku keluar!"

Sperma hangat keluar dari penis Naruto, cairan putih itu menutupi wajah cantik Mikoto serta payudaranya. Naruto terengah-engah setelah ejakulasinya yang pertama, sementara Mikoto menjilati sperma milik Naruto.

"Ufufu, kau nakal juga ternyata."

"Ma-maafkan aku Baachan."

Mikoto berdiri dari tempatnya setelah selesai menjilati sperma Naruto, ia melepas rok mini berwarna putih yang dipakainya, vagina basahnya terpampang jelas didepan mata Naruto, membuat pemuda itu meneguk ludahnya kasar. "Mari Naruto-kun." Wanita itu berada tepat di atas penis Naruto. "Masih lemas."

Tiba-tiba penis Naruto menegang kembali, Mikoto yang melihatnya langsung menggengam penis itu, dan mengarahkannya pada liang senggamanya. Pinggul seksi Mikoto mulai turun ke bawah, penis Naruto pun mulai masuk ke dalam liang senggama itu.

"Ahhh..."

Mikoto mendesah saat penis besar itu masuk kedalam tubuhnya, wanita itu tersenyum puas setelah dia lama tak dimasuki oleh penis lelaki, dan saat ini Naruto tengah memuaskan dirinya.

Pinggul Mikoto bergerak naik turun, dia memeluk kepala pirang Naruto dan menenggelamkannya pada belahan dadanya. Naruto meremas pelan buah dada Mikoto, sembari pinggul mereka terus bergerak.

Ini adalah sensasi yang berbeda setelah Naruto melakukan seks dengan Kushina. Berbeda dengan wanita berambut merah itu, Mikoto wanita yang lembut dan keibuan, ia tak tega melakukan hal kasar pada dia.

"Naruto-kun! Penismu,... enak... ahhh... ahhh..." Penis itu keluar masuk di dalam tubuhnya, Mikoto sungguh puas karena penis Naruto. "Aku! Akkkhh!"

Naruto meringis, ia menyemprotkan spermanya yang banyak ke dalam liang senggama Mikoto.

Menghiraukan wanita berambut merah yang menatap datar keduanya.

...

..

.

Naruto by Masashi Kishimoto