Author: Ritsuya gum
Makasih banyak yang udah review, fav, sama follow… LOV U SEMUANYA
Maaf kalau ada Typo yang membuat sakit mata kkk~
Tsuna: 16 tahun berubah jadi anak kecil berumur 6 tahun
Gokudera, Yamamoto: 16 tahun
Lambo: 7 tahun
Chrome: 15 tahun
Ryohei, Mukuro: 17 tahun
Hibari: 18 tahun
Pairing: All27
Ini dia yang ditunggu-tungguu… Silahkan baca ch.5 inii~
.
.
.
Chapter 5: Papa Reborn!
"Papa"
"Papaa"
"PAPAAA" teriak Tsuna sudah sampai pada batas kesabarannya.
Reborn kaget mendengar Tsuna memanggil namanya, apalagi sambil berteriak.
"Kenapa kau berteriak Tsuna?" tanya Reborn sambil menggendong Tsuna.
Tsuna mengembungkan pipi nya sambil membuat wajah kesal.
"Tsuna sudah memanggil papa berkali-kaliii… tapi papa sibuk membaca terus" kata Tsuna heboh.
"Benarkah? Maafkan papa. Kenapa kau memanggil papa?"
Tsuna lagi-lagi mengembungkan pipi nya dan membuat wajah kesal.
"Tsuna sudah dua hari tidak bersama papa, apa papa tidak kangen sama Tsuna?" tanya Tsuna sedih.
Reborn lupa kalau sudah dua hari Tsuna dititipkan pada para guardian, selama Tsuna dititipkan, Reborn mengumpulkan informasi sebanyak-banyak nya tentang orang yang menyerang Tsuna, dan sekarang Reborn sedang membaca informasi yang didapat sehingga dia tidak menyadari Tsuna memanggilnya karena terlalu fokus.
"Apa kau ingin sesuatu? Kau lapar?"
Tsuna melakukan pose berfikir seperti yang para detektif lakukan.
"Darimana dia belajar pose seperti itu?" pikir Reborn gemas.
"Tsuna mau sushi! Sushi ditempat Yamamoto-nii" kata Tsuna bersemangat.
"Baiklah, aku akan menelfon Yamamoto untuk memesan sushi, duduklah dulu" kata Reborn sambil menaruh Tsuna di kursi dan Reborn pergi untuk mengambil handphone nya dan menelfon tempat makan Yamamoto.
"Tapi kan Tsuna mau nya makan diluar bersama papa" kata Tsuna dalam hati sambil memanyunkan bibir.
Tsuna melihat kertas yang tadi Reborn baca, Tsuna pun mengambil kertas tersebut dan melihat isinya.
"il… ra… gazzo…? Apa itu?" Tsuna memiringkan kepalanya bingung.
Tsuna membaca lagi tulisan yang ada dibawah nya.
"Obat yang dapat mengubah seseorang menjadi anak kecil, tidak ada yang tau efeknya bertahan berapa lama karena itu masih dalam tahap uji coba, orang yang mengonsumsi nya juga tidak akan mengingat apa-apa"
Tsuna hanya membacanya tanpa tau apa maksud tulisan tersebut. Lalu, Tsuna berfikir
"Mungkin diriku yang dewasa akan mengerti apa maksudnya"
Tsuna pun memejamkan mata dan bergumam "Tsunayohi-nii, Tsuna menemukan tulisan yang tidak bisa Tsuna mengerti, mungkin Tsunayoshi-nii mengerti apa ini?" tanya Tsuna berusaha berkomunikasi dengan dirinya yang dewasa dengan telepati.
Tsuna tetap memejamkan mata berharap mendengar suara dari dirinya yang dewasa, tapi tidak terjadi apa-apa, akhirnya Tsuna membuka mata lagi dan menggembungkan pipinya kesal.
"Tsuna kira bisa melakukan telepati seperti di film yang Tsuna tonton bersama Hibari-nii"
"Tsuna"
"Ya papa?"
Tsuna menengok ke berbagai arah tapi dia tidak melihat seseorang pun.
"Eh? Kalau Tsuna pikir-pikir tadi bukan suara papa"
Tsuna lalu mengingat suara siapa itu.
"Tsunayoshi-nii?"
"Hahaha… benar Tsuna, ini aku" kata Tsunayoshi.
Tsuna kagum dengan suara Tsunayoshi yang berada di kepalanya.
"Wahh... hebat Tsuna seperti sedang melakukan telepati"
Tsunayoshi hanya tertawa melihat Tsuna yang kagum.
"Apa Tsunayoshi-nii datang karena mendengar panggilan ku?"
"Ya Tsuna, terima kasih aku jadi bisa menemukan cara berkomunikasi dengan mu selain lewat mimpi"
"Darimana kau mendapatkan ini Tsuna?" tanya Tsunayoshi.
"Ini punya papa, tadi papa sedang serius membaca ini, terus Tsuna baca tapi Tsuna tidak mengerti"
"Tidak apa-apa Tsuna, terima kasih sudah memberitahu ku, dimana Reborn sekarang?" tanya Tsunayoshi lagi.
"Papa? Tadi papa bilang mau memesankan sushi, jadi papa sedang menelfon sushi di tempat Yamamoto-nii"
Pada saat Tsunayoshi ingin menanyakan hal lain, tiba-tiba ada suara memanggil.
"Tsuna?"
Tsuna menengok kearah suara tersebut dan dilihat nya Reborn yang sedang berjalan kearah nya.
"Kau berbicara dengan siapa?"
Tsunayoshi sudah panik, tapi dia merasakan kalau Tsuna sama sekali tidak merasa panik.
"Tsuna berbicara sendiri, habis papa lama menelfon Yamamoto-nii"
Untuk kesekian kalinya Tsuna menggembungkan pipi dan membuat wajah kesal. Ternyata Tsuna bisa akting juga.
"Darimana kau belajar ekspresi itu?" tanya Reborn heran.
"Yang barusan Tsuna lakukan? Tsuna hanya mengikuti ekspresi muka Hibari-nii"
Reborn tidak tau harus berkata apa ketika Tsuna mengatakan itu, sedangkan Tsunayoshi sudah tertawa ketika tau Tsuna menirukan Hibari.
Tiba-tiba Tsunayoshi terdiam dan memanggil Reborn.
"Reborn…"
Tsunayoshi tau Reborn tidak akan bisa mendengarnya, tapi setidaknya itu membuat nya menjadi lebih tenang. Tsunayoshi awalnya takut para guardian nya dan Reborn akan langsung menyerang musuh ketika mereka mendapatkan informasi, tapi sepertinya kekhawatirannya itu tidak diperlukan lagi.
Tsuna mendengar Tsunayoshi memanggil nama Reborn, dari yang Tsuna dengar, suara Tsunayoshi telihat sangat kesepian dan sedih. Tsuna pun melihat kearah Reborn, yang dilihat hanya kebingungan.
Tiba-tiba Tsuna memeluk Reborn agar Tsunayoshi tidak merasa kesepian lagi.
Baik Reborn maupun Tsunayoshi kaget ketika Tsuna memeluk Reborn.
"Papa, papa tau? Tsuna sangat menyayangi papa, terima kasih sudah ada disisi Tsuna"
Reborn terdiam, begitupun Tsunayoshi. Kata-kata itu mirip seperti yang Tsunayoshi ucapkan sebelum dia pergi mengintai dan menjadi anak kecil.
"Reborn, Terima kasih. Karena mu aku mempunyai banyak orang-orang yang menyayangiku, kau juga selalu membantu dan berada disisi ku. Kau adalah keluarga ku yang berharga"
Reborn kembali mengingat kata-kata itu, kata-kata terakhir sang Vongola Decimo sebelum pergi mengintai musuh sendirian dan ketika ditemukan dia sudah lupa ingatan dan menjadi anak kecil.
Reborn kira dia tidak akan pernah mendengar kata-kata itu lagi, tapi Tsuna tetaplah Tsuna, walaupun dia berubah menjadi anak kecil dan hilang ingatan, keharmonisan nya dalam membuat orang merasa nyaman berada disisi nya tetap tidak menghilang.
Reborn pun mengelus kepala Tsuna dan memeluknya cukup lama.
"Aku pasti akan menemukan orang yang melakukan ini padamu Tsuna, tolong tunggu sebentar lagi" gumam Reborn.
Tsunayoshi mendengar itu dan dia pun hanya tersenyum.
.
.
.
TBC
YOU KNOW WHAT
YES IT'S ME AGAIN
Orang yang menggantung kalian semua dengan cerita yang gk pernah ku update lagi. Huhuhu :")
Dan akhirnya setelah beberapa tahun cerita ini terlantar akhirnya diriku melanjutkannya lg
I know, HUJAT AKU HUJATT
Aku butuh hujatan kalian supaya aku sadar kkk~
Aku juga udah bilang alesan aku gk pernah update lagi ada di cerita baru ku yang satunya, jangan lupa diliat yaa supaya kalian tau juga alesan aku gk pernah update lagii
Oke sebenernya gk ada yang peduli tapi aku bilang saja~
Loh kok jadi curhat disini wahahhaa...
Oke segitu dulu untuk sekarang, semoga kalian terhibur~
