Chapter 2
"sudahku katakan kalian ras manusia memang tidak mengerti "
"makanya aku bilang kaulah yang harus memeriksa matamu kedokter emel "
"apakatamu Natsu !"
"HAH.. Kau ingin ribut"
Dengan suasana debat yang sangat ricuh dan sudah mulai memanas dimana mereka sudah mulai mengeluarkan hawa yang berbahaya disekitar mereka
Fujikasi menyaksikan ini dengan menghela nafas dan bergumam 'ini tiada akhirnya' , namun sebelum terjadi perkelahian yang biasa
"Mengapa kalian tidak meminta pendapat beberapa orang untuk mencaritau yang mana yang salah"
Seorang pria tua dengan tubuh kecil berambut putih , master dari serikat Guild Fairy Tail , Makarov Dreyar . mendengar master berbicara Natsu dan emel yang sudah siap berkelahi langsung berhenti
"oi Wakaba , Macao kalian sering pergi kesanakan ke tempat 'Distrik merah' itukan jadi berikan ulasan agar dua orang idiot ini berhenti berkelahi "
Mendengar namanya di panggil , wakaba dan Macao yang merupakan petualang veteran berusia 45 tahun ras manusia terkejut dengan itu
"A..apa maksudmu master , aku tidak pernah ketempat itu "
"ii..itu benar , kami selalu pulang tepat waktu kau tau .."
"apa maksudmu, beberapa waktu lalu kita kan bermain bersama disana .. apakalian lupa ?"
Mendengar itu keduanya mengeluarkan keringat dingin
Yap mereka sebenarnya adalah seorang suami yang sangat takut pada istrinya , cerita mereka tidur di jalan dan bahkan sampai mengemis untuk dibuka pintu rumah oleh istrinya adalah cerita sehari-hari bagi member Guild Fairy Tail , namun meski begitu insting mereka sebagai Laki-laki selalu mengalahkan mereka dan terbuai oleh rayuan manis dari setiap pelacur disana , hasilnya setiap penghasilan mereka selalu habis di tempat itu dan hanya sisanya yang dapat di berikan kepada keluarga mereka
Namun meski situasi keluarga mereka seperti itu , itu aneh karena istri mereka tidak menggugat cerai suami mesum mereka , malah sebaliknya istri mereka sebenarnya tidak terlalu peduli asalkan uang harus mencapai target bulanan keluarga mereka , sebuah sistem norma dunia ini yang mengatakan ' itu normalkan' adalah kebiasaan yang sangat aneh di dunia ini
Bagi fujisaki yang merasa dunia miliknya terbalik 180 derajat dengan sikap norma yang seperti ini pasti akan membuat dirinya yang sangat memegang teguh kesetiaan hanya pada satu pasangan menjadi seperti orang udik di dunia ini
Bagi mereka kesetiaan tidak berarti jika kau tidak dapat memuaskan nafsu mereka dan tidak mencapai target keuangan bulanan mereka , selama kau melakukan kewajibanmu sebagai suami , apapun yang terjadi di luar itu adalah urusan pribadinya, namun tidak semua istri seperti itu , itu hanya berlaku untuk istri para petualang ,bangsawan dan para tentara
Bagi istri dari rakyat biasa itu adalah sebuah penghinaan ,dari pada menyerang si pelacur si istri akan lebih menyerang si suami , karena pekerjaan pelacur adalah menggoda laki-laki dan mereka tidak peduli apakah dia sudah beristri atau tidak , karena bagi mereka itu adalah pekerjaan mereka
Itu membuat sang istri hanya bisa menyerang suami mereka karena mereka malah pergi ketempat seperti itu dan berbuat mesum dengan wanita lain , tidak ada hukuman bagi si istri saat menyerang suami mereka di tempat pelacuran asalkan mereka tidak menghancurkan fasilitas dan menyerang si pelacur , hal seperti sang istri menampar dan menyeret suaminya yang telanjang adalah hal yang biasa yang dapat di jumpai di tempat itu dan sudah menjadi pemandangan umum bagi mereka
Kembali ke wakaba dan macao , mereka sangat takut dengan istri mereka bahkan sampai mereka akan berlutut dihadapan istri mereka jika mereka ada di depan mereka , namun karena master mereka sudah menjatuhkan bom di tempat mereka hanya bisa pasrah sambil melihat kanan kiri , apalagi macao dia sudah memiliki putra yang juga mengikuti jejaknya menjadi seorang petualang , untungya romeo yang merupakan putranya tidak ada di guild jadi dia sedikit lega
"dan kalian berdua juga hmm, erdus dan Brookz"
Master memanggil dua orang lagi , namun berbeda dengan wakaba dan macao yang merupakan ras manusia , erdus dan brookz merupakan ras monster yang mana erdus adalah ras halfling , dan brookz adalah ras beast
Mendengar nama mereka di panggil keduanya yang sedang duduk di meja yang sama yang mana memang berdekatan meja dengan meja natsu dan kawan-kawan sedang meminum sakenya berhenti dan menatap master guid , dengan memiringkan wajah mereka keduanya menatap master
"kalian, jangan berlaga polos aku tau kalian sering pergike distrik merah itu "
Mendengar itu mereka yang sedang dalam keadaan minum langsung menyemprotkan minuman mereka dan terbatuk batuk
"ma..master, uhuk .. uhuk ... ke .. kenapa kau mengatakan hal seperti itu ...uhuk..."
"itu benar master .. uhuk...uhuk..."
"sudahlah jangan basa basi ,"
Dengan memberikan kertas dan pena kepada ke empat orang itu master guild mengatakan
"berikan saja sebuah Komentar kalian tentang wanita elf berusia 500 tahun dan wanita lansia dari ras manusia , dan juga berikan angka poin di bagian akhir "
'Mengapa kami harus melakukan itu ...?"
" itu lebih baik dari pada pedebatan yang tiada habisnya kan , lebih baik mendengarkan pendapat dari orang lain itulah yang dikatakan fujisaki padaku sebelumnya "
Mendengar nama fujisaki disebut semua orang yang ada disana melihat kearahnya , mengetahui dia menjadi pusat perhatian , fujisaki hanya tertawa dan mengatakan
"i..ini hanya ... itu benar aku sebenarnya sedang melakukan referensi tentang pelacuran,ya itu benar "
Mereka semua diam dan menatapnya dengan wajah aneh pada fujisaki
"referensi ..? "
Gray yang sedang bingung mengatakan itu
"kau melakukan hal aneh seperti itu ., meski kau masih Cherry "
"DIAM NATSU , atau akanku tembak kau dengan rifel miliku , sialan, aku hanya ingin tau pendapat masing masing diantara kalian itu saja "
Fujisaki yang mengeluarkan sebuah katalis miliknya , sebuah senjata laras panjang mirip crosbow namun dengan bentuk aneh , merupakan senjata yang digunakan di dunia fujisaki namun dengan modifikasi dunia lain , terciptalah senjata ini
"haha.. baiklah kami hanya perlu menulisnyakan ?"
"ah ya.., seperti itu "
Lalu mereka berempat mulai menulis , tentu saja pikiran dangkal mereka hanya tau seperti itu namun bagi fujisaki sebuah reviem adalah uang , mereka akan membeli informasi dari pihak lain jika di terbitkan , di guild ini ada sebuah sistem infomasi yang dapat di jual belikan oleh karena itu tanpa mengetahui niat sebenarnya dari fujisaki mereka menulis informasi tentang pengalaman mereka dengan wanita pelacur, karena banyaknya jenis wanita penghibur berbagai ras membuat tidak semua orang tidak dapat mengunjungi semua toko
Bagi fujisaki , informasi dari mereka adalah sebuah poin yang dapat ditukar dengan uang , setiap orang di guild termasuk orang luar akan memeriksa papan informasi guild yang mana terpasang di dalam dan di luar dekat gerbang guild yang mana sering di baca oleh para pejalan kaki
Namun informasi yang di tempelkan di papan akan tidak lengkap , itu karena jika kau ingin sebuah informasi yang lengkap kau harus membeli sebuah salinan asli yang mana disalin dengan lacrima , mirip seperti mesin fotocopi
Dan keuntungan bagi fujisaki adalah 60% dari penjualan setiap salinan , dengan potongan oleh guild sebesar 40% , fujisaki sudah mendapatkan keuntungan karena hak salinan asli itu merupakan haknya , bagi mereka itu hanya tulisan untuk kesenangan namun bagi fujisaki itu adalah pundi pundi uang
Dengan tersenyum di balik wajahnya yang polos , fujisaki berharap komentar mereka dapat menghasilkan uang untuknya , namun di dalam hati kecilnya pengalaman mereka bisa menjadi contoh baginya bila kedepanya dia ingin pergi ke distrik merah untuk bersenang –senang , bagaimanapun dia juga laki-laki yang bernafsu besar
Bagi para pria ini , mereka tidak akan meminta uang , namun fujisaki sudah mempersiapkan sedikit hadiah kecil untuk mereka , karena bagaimanapun informan harus diberikan keuntungan
Dengan waktu yang singkat mereka memberikan kertas itu pada master dan master memberikan itu pada fujisaki , setelah fujisaki menerimanya dia lalu mulai membaca satu persatu dan semua orang di guild tiba-tiba terdiam seakan menunggu fujisaki berbicara
"Ehem..., baiklah ini adalah hasil dari reviem dengan tema wanita elf 500 tahun dan lansia ras manusia , baiklah kita mulai "
[Dengan kecantikannya yang luar biasa , wanita elf adalah wanita terbaik dari semua ras ! , wanita elf berusia 500 tahun mungkin terdengar tua , tapi bagiku mereka terlihat awet muda dan seksi dengan tubuh yang sangat memikat , siapa yang peduli dengan umurnya , aku memberi nilai 10 dari 10 'Natsu' ]
[seorang lansia berusia lebih dari 50 tahun memang punya banyak pengalaman mengingat mereka sudah cukup tua untuk ukuran ras manusia ,dia dapat membuatku menyelesaikannya dengan mudah tapi aku tak senang dengan hal itu , nilai 2 dari 10 'wakaba']
[tidak mungkin elf berusia 500 tahun itu bahkan lebih tua dari ibuku ! tidak mungkin aku bisa tidur dengan mereka ! , nilai 0 dari 10 'emel']
[Gadis manusia berusia 50 tahun dianggap 'tua' , tapi 'mana' didalam mereka sangat banyak dan sangat hangat,dan juga mereka sangat pandai dalam memuaskan bagaimana kau tidak bisa menyukainya , nilai 10 dari 10 ' emel']
[mereka memang terlihat lucu tapi gadis elf berusia 500 tahun itu berbau busuk dan basi , bau itu sangat penting bagi ras beast kau tau , nilai 5 dari 10 , ' brookz']
[jika kau melihat mereka seperti gadis orc yang montok, mereka sebenarnya cukup imut kau tau, dan juga mereka sangat lembut dari pada gadis orc jadi aku sangat menyukainya . nilai 9 dari 10 , 'brookz']
[nenek-nenek , aku sebenanrya tidak terlalu membenci gadis elf namun elf dapat berusia lebih dari 1000 tahun jadi ... maaf aku tak sanggup , nilai 0 dari 10 ' erdus ]
[yang ini nenek-nenek juga ya, tapi jika di bandingkan dengan elf , kurasa ini masih mending , nilai 5 dari 10 , 'erdus']
[setiap kali aku tidur dengan mereka , mereka selalu mengetahui keinginanku tanpa ditanya dan desahan mereka membuatku sangat bersemangat, elf memang yang terbaik , nilai 10 dari 10, 'macao']
[jika dibandingan dengan istriku , kurasa tidak ada perbedaan namun mereka kurang dalam goyangan jadi maaf , nilai 2 dari 10 , 'macao']
[wanita elf mampuh membuat pria tua sepertiku bersemangat kembali jadi aku merasa muda saat bersama mereka , nilai 9 dari 10 , 'wakaba']
[ aku tidak akan pernah menyentuh mereka sedikitpun, tidak akan pernah . nilai 0 dari 10 , 'natsu']
Setelah membaca itu , fujisaki mengarahkan pandangan pada emel dan natsu
"kenapa kalian juga menulis pendapat kalian ..?"
"[karena ini masalah kami]"
Mendengar keduanya , fujisaki hanya mengela nafas , namun bagi semua orang di guild terutama para pria mereka sedang berdiskusi
"yah... itu sudah wajar "
"benar hasilnya pasti akan seperti itu "
"perbedaan ras dan sudut pandang setiap ras pasti menjadi hal yang normal , bagaimanapun terdapat keberagaman ras disini jadi tidak mungkin setiap ras memiliki kesukaan yang samakan ?"
"memang benar "
Namun bagi mereka yang tidak pernah tidur dengan elf mulai memiliki keinginan
" jadi elf seperti itu ya "
"sejujurnya aku tidak terlalu peduli dengan umur mereka , karena kau tidak akan bisa membedakan mereka kecuali kau bertanya langsung padanya "
"tapi menanyakan umur seorang wanita itu tidak sopan meski mereka elf sekalipun , namun siapa peduli , bagaimana kita pergi kesana dan mencobanya ?"
"itu bagus, kalau begitu ayo kita pergi "
Dan bagi mereka yang tidak pernah tidur dengan lansia
"hmm, meski dalam sudut pandang manusia mereka 'tua' tapi seperti kata brookz mereka lembut , apa iya ..?"
"entahlah aku belum pernah mencoba"
"bagaiman kalau kita pergi , aku penasaran , mungkin emel ada benarnya "
"hmm, karena kita tidak melakukan apapun , ayo kita pergi "
Dan begitulah hasil dari sebuah riviem , apapun ras mereka rasa ingin tau adalah insting dari setiap mahkluk hidup ,itulah senjata fujisaki
Rasa ingin tau akan membawamu kedalam tahap 'penasaran ' lalu karena penasaran kaupun pasti akan 'mencoba' sebuah siklus normal yang tidak dapat ditahan oleh ras manapun
Jika kau mendengar bahwa film A sangat bagus dari sebuah komentator televisi , dan karena kau penasaran kau pasti akan menonton film tersebut meskipun tidak sesuai dengan apa yang kau harapkan , itulah sebuah iklan pemasaran yang mana merupakan sebuah terobosan pasar untuk menjual prodak mereka
Dan didunia ini iklan atau sesuatu seperti itu tidak ada sehingga membuat fujisaki berpikir untuk dapat mengiklankan sebuah tempat pelacuran yang jarang memiliki pelanggan namun karena sebuah riviem mengatakan itu bagus, pasti akan ada banyak orang yang pergi
Dan mereka tidak bisa menyalahkan sang informan tentang hal itu karena sudah tertulis kekurangan dan kelebihan dari setiap informasi jadi jika ada yang harus disalahkan , maka dia sendirilah yang salah karena tidak membaca setiap informasi dengan sempurna
Dengan jawaban dari mereka , hasilnya seri namun ini hanya permulaan , bagi fujisaki cara cepat kaya miliknya ada dengan membuat sebuah informasi , karena bagaimanapun
SEMUA PRIA DIDUNIA INI ADALAH OTAK MESUM YANG AKAN MEMBAYAR BANYAK UNTUK SEBUAH INFORMASI TENTANG HAL MESUM
TBC
Haha ,mungkin sedikit bingung dengan kata dan penulisan maklum saya masih belajar jadi tolong di maafkan oke
Jika kalian mau kalian juga bisa tulis ulasan kalian mengenai elf berusia 500 tahun dan wanita lansia , jadi jangan lupa tulis juga menurut kalian ,bagusan mana sih hahaha
Kalau saya sih milih elf aja
Sekian dan terima kasih
Di tunggu kelanjutannya ya... !
