Chapter 4 Update... Part 1 :v
Balas Review :
girl-chan 2 :
Ya gitu deh, ngomong-ngomong ntar di chap ini Revan sama Thundy bakal diperes ke Tsundere-an mereka bareng. :v
Ya, sebenernya Rone make prototype hero contest tahun lalu yang mauku daftarin tapi nggak jadi :v 'ditembak pake SE-RT01-nya Rone. Tapi, bukan berarti dia bekas loh. Sebenernya, aku ada HerCon lagi cewe tapi blom sempet ngasih nama dan masukin ke daftaran squad -w-
kalau Red dateng pas aku MJ1 k3, dan dalam sekejap dia biarpun level kecil udah disuruh maju sbg tim inti -w-
Mungkin memang ngeselin dengan meta orang indo yang pikirannya "menang itu penting, dan segala cara agar menang adalah halal' dan 'menang itu belakangan yang penting mulut'. kedua hal itu adalah hal yg palingku benci, apalagi yg kedua berasa kayak 'kata kebon binatang kalo dia menang, kata berkah kalo dia kalah (balik)' :v
kalo anggota yg belom permanen atau masih harus dibeli ada 2 :
1. Rentarou, Kamiyama, 170thn, 187 cm, Lucifer, Ultah 31 Oktober. kakaknya Takano, bisa dibilang ini Omnya si Red sama Rei. Lebih galak adeknya daripada kakaknya. (Sebenernya hari ini baru dapet sih :v 'Dicekek bolak-balik)
2. Jake, Alberto, 21thn, Kusa. Kyo, 190 cm, Ultah 23 Desember. keanggotaan dia dapet karena dia nggak sengaja nolongin Red yang sekarat di jalan gara-gara jatoh dari lante 5. Sayangnya dia suka berantem sama Revan.
Review end.
Happy Reading (/'_')/
Chapter 4 : Tamu sepe'sial' Part. 1
"Yo, Semua gue dapet kabar dari ketua nih!" Teriak Rone dari belakang teman-temannya yang lagi nonton film di TV.
"Apaan Red.. eh, Rone?" tanya seorang Pria Jumper yang lagi makan popcorn, biarpun masih sering salah bedain Red sama Rone (padahal udah 2 minggu lebih Rone masuk squad!)
"Nih, ketua bilang kita bakal kedatangan tamu spesial. Jadi, kalo bisa kita semua bersikap se-normal mungkin..." jelas Rone sambil membaca surat perintah yang diberikan ke dirinya oleh Reha.
"Spesialnya gimana? dateng-dateng kita harus dandan formal gitu? Apa dari squad laen?" tanya Maya yang masih serius nonton film.
"Kita bakal kedatangan tamu dari Squadnya Garuchan..."
Sontak semuanya pun kaget dan latah pas denger hal tersebut.
"Blbha... Anjir, seriusan besok!?" tanya Sandra yang keselek popcorn.
"Iye... dan kita kudu buat mereka betah." sambung Rone.
"Ok... gue harus bangun pagi dan masak besok!" Kata Alex yang langsung kabur ke kamar dan matiin lampu kamar dia.
"Cepet amat..." kata semua Anggota dan sweardrop bareng.
"Ah... sebaiknya kita udahin dulu aja. mungkin mereka bakal dateng pagi." perintah Eris yang langsung matiin Tv dan beresin ruang tengah yang agak berantakan.
Sementara, para anak-anak lainnya langsung cabut ke kamar masing-masing dan bobo Syantik dengan cepat.
Paginya...
Suasanan di dapur agak ricuh karena Alex masak buat para tamu yang akan datang dan buat para anak-anak squad, karena Yuki sama Takano lagi pergi buat nyelesain misi Crusade lantai 60 berdua.
"Emm... semua sorry ye, gue cuman bisa masakin lu Pancake doang." kata Alex yang masih sibuk nata meja makan.
"It's ok Alex... Kita tau kok kamu lagi sibuk. Kamu nggak makan dulu aja." Jawab Silica yang ngambil piring di meja.
"Thanks, tapi gue masih banyak hal yang harus dilakuin." kata sang Koboi dan langsung lari ke dapur lagi.
Setelah sarapan para anak squad langsung beres-beres markas dan rapihin diri sendiri. memang agak lama karena markas agak berantakan diberapa sisi dan ada kejadian rebutan kamar mandi laki.
"Woi, gue dulu yang mandi!"(Eris)
"Apaan sih, gue dulu!"(Eudo)
"Yaelah, gue dulu aja, gue cepet nih mandinya!" (Ethan)
Sementara tiga bocah itu berantem, Revan nyelonong masuk kamar mandi tanpa diketahui sama tiga bocah tersebut.
"Kuamprettt! Woi, Revan Sialan lu maen masuk aja!" teriak tiga bocah tersebut.
Akhirnya, semua hal udah beres. Tinggal nunggu para tamu datang. Sampai jam setengah sembilan para tamu belom datang sama sekali, Alex agak khawatir kalo makanan yang dia buat bakalan sia-sia. Tapi, kemudian...
"GYAAAHH! Jauhkan dia Dariku!"
"Woof! Woof!"
Eh... kayaknya ini suara teriakan dari...
"Teiron! Turun woi! jangan Naek ke pohon markas orang, disangka maling abis lu!"
"Usir Dia dulu! Baru Gue bakalan Turun!'
Mia segera bukain pintu buat ngecek keadaan dan dia ngeliat para tamu sudah tiba (Abaikan yang gelayutan di pohon itu). Dan teriak ke arah dalem markas. "Temen-temen... Mereka udah Dateng!"
Dengan kecepatan cahaya para anak 'nista' teraebut langsung lari kedepan buat memberikan sambit.. eh.. sambutan buat para tamu 'Digebukin sama anak cowok Squad Reha. Pas mereka keluar mereka malah ngeliat satu orang gelayutan di pohon apel markas dan Hato-kun lagi ngeliatin tuh orang yang gelayutan. Sontak semua orang jadi facepalm diri mereka masing-masing.
Red keluar dan manggil Hato-kun buat ke dirinya. "Hato! Sini sayang!"
"Woof!"
Hato nengok ke arah Red dan lari ke arah dia dan nabrak Red sekaligus jilatin mukanya Red. "Hahaha... udah, kamu ke taman belakang sana disini bakalan ada tamu."
"Woof!" dengan santai Hato-kun pergi ke taman belakang dan maen disana.
"Tuhkan, Turun! diliatin banyak orang jadinya, bikin malu aja lu!" kata Seorang yang berambut beige.
"Iye, iye.. yang penting tuh Anjing pergi dah!" kata orang yang berambut merah dan berkacamata yang gelayutan di pohon apel barusan. sementara, Para anggota Squad Reha yang lain pada cengo semua dan kemudian mereka inget sesuatu dan...
Tar...
"Selamat datang di Squad kami! Semoga betah!" Teriak semua anak 'nista' dan narik konfeti.
"Iya... makasih!"
"Oh iya, untung yang punya pohon nggak ada kalo ada mungkin... Dia bisa dalam masalah besar..." sambung Para Anak 'Nista' datar dan tersenyum kecil, sementara para Squad Garuchan nengok ke arah Teiron. "Apa? Ada yang salah?"
"Udah yuk, masuk ke dalam, gue udah masak buat kalian." kata Alex yang maju ke depan.
"Uoh! lu yang kemaren lempar bol-"
DUAK!
kata Rendy tapi dia langsung mendapat tendangan keras dibadannya yang menyebabkan dia mental tinggi di udara.
"JANGAN BAHAS ITU LAGI HAH!" teriak Alex yang nendang Rendy karena berusaha mengingatkan dia lagi soal 'baseball'. 'Alex masih benci dengan kejadian itu... mungkin...'
1. 24/7 Cupcake alret
"Uwah! hebat! lu yang masak ini?" tanya Salem yang tercengang merhatiin masakannya Alex yang tersedia di meja makan.
"Iye... gue masak sendiri, karena Orang yang biasa masaknya lagi ada misi jadinya nggak bisa masak." jelas Alex yang duduk di bangku tengah meja makan. Semua orang tercengang dengan masakannya Alex yang mewah dan enak.
"Anjir... baru kali ini gue makan makanan mewah homemade, enak pula." kata Lucy yang menyuap makanannya Alex.
"Oh iya, gue lupa ngeluarin kuenya dari pemanas, bentar ya." kata Alex yang langsung meninggalkan para tamu dan pergi ke dapur.
"Ngemeng-ngemeng, kuenya apaan ya? gue harap 'low calori'.." kata Elemy yang penasaran.
"Buset dah, masih mikirin diet lu!?" tanya Thundy.
"Iya dongs, biar Syantik dihadapan kamu." goda Elemy, tapi dikacangin sama Thundy.
Tiba-tiba, Alex datang dari dapur sambil membawa kue yang sepertinya agak mereka kenal... itu Cupcake!
Alex Siaga satu!
Siaga dua!
Awas!
NGEEENG! CIIITTTT! SYUUTTT! BRUAK! TOWEWEWEW (!?)
Teiron terbang ke arah Alex dan ngambil 4 cupcake sekaligus.
"Wadohh, nih orang kenapa?" tanya Alex yang kebingungan dengan Teiron.
"Seharusnya jangan lu bawa kesini." kata Alpha yang sweatdrop melihat tingkah Teiron yang langsung terbang ke Alex dan ngambil 4 cupcake sekaligus.
"Dia suka dengan yang namanya Cupcake Lex." sambung Tumam.
"Apapun itu, buat makan pagi, siang, sore, cemilan. Apa aja deh, pokoknya kalo ada Cupcake itu di emang gitu." sambung Ikyo.
Sementara, Alex hanya Sweatdrop dan mikir... '24/7 Cupcake alret.'
2. Mirip
"Thun-kun~ jalan-jalan keliling markasnya mereka yuk, mungkin ada tempat yang bagus~" ajak Elemy sambil menarik tangan Thundy yang sibuk baca buku.
"Sendiri aja sana! nggak liat lagi sibuk nih!?" bentak Thundy.
Elemy akhirnya jalan sendiri sambil ngedumel, tapi di tengah perjalanan dia ngeliat Red lagi narik tangan Revan. Elemy sembunyi di sudut koridor terdekat sambil ngeliatin mereka dari jauh.
"Rev, Ayolah~ sekali doang kok... nggak ada yang liat ini~" gumam Red yang narik tangan Revan.
"Yaelah! Ogah! banyak orang juga! bikin malu tau kalo ada yang liat!" usir Revan dan Red pergi sambil ngedumel, nggak sengaja dia ngeliat Elemy yang ngumpet di pojok koridor. Akhirnya mereka bedua jalan bareng.
"Kalian kok mesra amat sih, Red!" tanya Elemy.
"Dia tuh pacar gue, Mi. C-" jawab Red tapi dipotong Emy. "Huapah!? Serius!? OMG! Red, U Da Real MVP!"
"Yee, nggak percaya... dia emang pacar gue kok... Cuman dia Superrrrrr Tsundere, jadinya agak ribet ngajak dia ngapa-ngapain.." kata Red serius.
"Mirip Thundy, yang Tsunderenya parah jelotot banget."
"Eh... lu juga?"
"Yah... Thun-kun emang Tsundere dan susah buat di ajak ngapa-ngapain kalo sama gue" jawab Elemy sambil menghelakan nafas.
Tiba-tiba, Red dapet ide iseng dan ngasih tau ide itu ke Elemy. Elemy seratus persen setuju dan ngikutin Red ke gudang sebentar. Kemudian, Red bawa Syal warna ijo dan Elemy bawa boneka.
Hmmm... apa yang akan mereka lakukan ya.
Mereka nemu Thundy sama Revan lagi baca buku bareng di perpustakaan.
"Panjang umur.." gumam Red.
"Thun-kun~"."Revan~" panggil Red dan Elemy barengan.
"Paan? mau apa lu berdua!?" tanya Revan dan Thundy barengan.
Red kemudian ngalungin Revan pake syal ijo baru yang dia simpen di gudang, sementara Elemy ngasih Thundy boneka beruang. Sontak kedua Pria tersebut langsung bangun dengan wajah memerah.
"BBBBego!? G...Gue... Nggak Butuh... ini... Lu... ber.. dua pasti ngerencain buat ngerjain kitakan!?" bentak Revan dan Thundy barengan sambul blushing. Red sama Elemy cuma senyum-senyum aja ngeliat kekasih mereka mau tapi malu.
"Be..bener, lu berdua ngerencanain ini! Bego dasar lu! ng .. kita nggak butuh apa-apa dari lu berdua!" kata Thundy dan Revan yang niggalin Elemy sama Red di perpustakaan yang masih senyum-senyum.
"Imutnya mereka kalo dijadiin satu."
3. ToD greget ala' mode.
"Moncong-Moncong, disini lagi pada demen maen apaan ya?" Tanya Vience ke Eris. Eris senyum-senyum ke Vience lalu dia ngambil nafas dan...
"Woi Semua! ToD!"
Alhasil Vience nutup kuping dia yang pengeng dengerin teriakan kerasnya si Eris.
"Hah!? ToD!"
"ToD!?"
"Ikuttt!"
Dalam 10 detik semua anggota squad Reha udah ngumpul di ruang tengah dan duduk di lantai ngebentuk lingkaran. Eris ngeluarin sebuah botol beling bekas dari lemari dan naro itu botol di tengah lingkaran.
"Squad lu kau ikut ndak, Viencchi?" Tanya Eris.
"Entahlah..."
Beberapa detik kemudian...
Syutttt! Citttt! Bruk! Brak! Duar! Crot(?!)
semua anak dari Garuchan squad ikutan ngumpul di ruang tengah ikut maen ToD. Vience cuman bisa sweatdrop pas ngeliat hal yang terjadi barusan.
"Yaudah, kita mulai ToDnya!" Teriak Eris dan muter botolnya mana botolnya nggak berenti muter lagi.
"Oh iye, sebelumnya gue lupa ngasih tau peraturan ToD ala' mode Squad kita. baiklah, ini cuman ada 7 ronde, jadi lu ada 3x Truth sama 4x Dare ato sebaliknya. kalo misalnya lu hindarin Dare ato Boong Di Truth. Lu harus bisa summon Hero Unique permanen ato selesaiin CSD dari lante 1 - 60 telanjang nggak pake equipment samsek! abis itu di yell bilang 'Saya jujur, kalau saya tiap hari nonton Hentai di NekoP*i sambil f*pf*p dan Pico adalah waifu sehidup-semati gue." ujar Eris dengan evil smile.
"Huapah!?"
"Memang gitu sih, tapi jadinya nggak ada yang mau menghindar dari Dare ato boong di TRUTH." kata Red datar.
Ronde 1 : Eudo.
"Eudo, T o D!?" tanya Eris.
"Dare"
Eris menyeringai dan mengeluarkan sebutir coklat dari kantongnya. Eudo seketika panik. "Jangan coba-coba-"
Hap!
Sebutir coklat masuk ke mulut dia, seketika dia pingsan. semua Garuchan squad melongo liat kejadian itu, tapi itu belom selesai...
"Sekarang, gue nantang semua Garuchan squad harus bisa bertahan hidup dari ini!" kata Eudo dan kabur dari ruangan di ikutin sama anggota squad Reha yang lain.
"Heh, emangnya kenapa?" Tanya Thundy, tiba-tiba, Eudo bangun dan...
Chu~
Sekilas info, Thundy Shocka dicium oleh Eudo Elford Mayer yang sedang mabuk karena coklat beralkohol yang dimakan oleh dia. Kondisi korban sekarang sedang kritis, diduga korban mengalami shock berat dan dilarikan ke ruang farmasi markas Squad Reha untuk perawatan. Terima kasih.
Cring!
"Hyahahaha! Gue nyium Thundy! Hyahahaha!" tawa Sang D'Artagnan histeris dan loncat-loncat kayak orang gila.
"What the Denmark!? Ini Kudu gimana!?" Tanya Alisa Panik.
"Menekedele, mana pintunya di kunci lagi!" jawab Ikyo juga panik.
"Dobrak Aja! Aduh!" Kata Vience yang juga panik, tapi digetok sama Alpha.
"Oi, ini markas orang! pintunya rusak mau lu ganti apa!?"omel Alpha, tapi tiba-tiba. "Alpha~"
Chuuuuuu~
Sekarang, Alpha yang dicium Eudo dan seketika pula orang yang bersangkutan pingsan karena Shock berat.
"Mampus, sekarang Alpha yang kena, siapa neh selanjutnya!?" gumam Adelia.
Tiba-tiba, pintu dibuka dan Revan masuk bawa air se-ember dan ketika dia mau nyiram Eudo yang mabok, dia meleset dan Eudo loncat langsung ke arah dia. "Hyaaaa! Eudo, Nein! Red! To- mmpphh!"
Kali ini Red masuk dan ngeliat... Revan dicium sama Eudo yang mabok.
"EUDOOOOOOO! TEMEEEEE!" teriak sang Dark monk yang mengamuk dan ngeluarin dark aura karena liat Revan dicium Eudo.
Red kemudian memegang kaki Eudo dan muterin sang D'Artagnan sekencang mungkin sampai Eudo dilempar jauh sampai keluar jendela markas. Semua squad Garuchan langsung merinding ngeliat Red yang ngamuk.
Ronde 1 end.
Ronde 2 : Ikyo.
"Oke diputer botolnya... Eudo." kata Eris yang masih ngeliatin Eudo yang basah kuyup karena dia mendarat di aer mancur. "Ok."
Botol diputer dan berhenti diiiiiii... Ikyo.
"Ikyo, ToD?"
"Dare aje dah!"
"Ok, Lu gendong Adel bridal style sambil keliling lapangan 3x dan pas turunin dia bilang kalo lu bakal bawa dia ke pelaminan." Kata Eudo sambil nyeringai licik ke Ikyo yang langsung dikasih deathglare sama dia.
Dia langsung nyamperin Adelia (walaupun ogah-ogahan sih, tapi harus karena hukumannya adalah Hal paling berat yang pernah ada :v) dan langsung gendong bridal style sambil bawa keliling lapangan 3x kemudian balik ke ruang tengah dan bilang ke Adelia.
"Gue janji bakal bawa lu sampe kita nikah Del." kata Ikyo.
"Cut! Bagus! bisa dikasih tau ke Ketua nih!" kata Lisa yang cekikikan sambil ngerekam semuanya dari awal.
1 detik..
2 detik..
3 detik...
4 detik...
5 detik...
"Huwaaaaa! Kenapa gue lakuin itu!" teriak Ikyo sambil jedotin kepalanya ke tembol. Sementara, Adelia cuman ngeblush dibuatnya.
Ronde 2 End.
Ronde 3 : Rone.
"Oke, gue puter ya.." kata Ikyo dan botol kembali di puter dan jatoh keeee... Rone.
"Red, ToD?" kata Ikyo yang langsung diketawain semua orang satu ruangan.
"Loh? apa yang salah!? dia Red kan!?" protes Ikyo.
"Itukan Rone bukan Red, pppfffttt!" kata Alisa sambil nahan ketawa dia.
"Heh!? Seriusan Lu Rone!? bukannya Lu Red!?" tanya Ikyo Protes, Red nepuk pundaknya Ikyo sambil nahan ketawa.
"Woi, Gue yang Red. Dia itu Dopplegangeran gue, Rone. pfftt hahahaha!" kata Red.
"Huapah!? Doppleganger!?"
"Iye, dan gue nge Dare aje dah!"
"Yaudah kalo gitu, Rone Cosplay jadi Red, Sama layak Rendy pas dia Cosplay jadi Thundy!" Kata Ikyo yang langsung dapet deathglare dari 'kembarannya Thundy' tersebut. 'Ditebas orangnya.
Rone bisik-bisik sesuatu Red dan Red kayaknya Setuju, mereka pergi ke ruang ganti dan beberapa menit kemudian...
Ada 2 Red yang sama.
"Coba tebak mana Red mana Rone?" tanya Rone.
semuanya kaget karena mereka berdua bener-bener sama (Warna mata, badan, muka, rambut, sampai ekspresinya sama).
"Yang kiri yang Rone!" kata Rendy.
"Salah! Gue yang Dikanan!" kata Rone di sebelah kanan Red.
"Jiahahahaha! makanya Rendy! punya orang kembaran kompakan!" Ujar Maurice yang langsung di lempar keluar sama Rendy.
Ronde 3 end.
Ronde 4 : Teiron.
"Ok, gue puter..." kata Rone 'yang masih kosplay jadi Red' dan dia muter botolnya dan berhenti diiii... Teiron.
"Tei, ToD!?"
"Truth!"
"Ok, Lu maunya milih yang mana. nggak ada cupcake, tapi kalo lu makan satu Cupcake langsung keracunan atau Selesain lante 1 - 40 no gold coin tapi cuman skill aktif lu cumam senjatanya, sementara sisanya ada Skill pasif yang kurang berguna di CSD." kata Rone datar.
"Emm... gue milih.. yang kedua deh. kalo yang pertama mana gue kuat nahan Cupcake." kata Teiron.
"WOI SEMUA! BREAKING NEWS, BESOK TEIRON SOLO 1 - 40 NO TOKEN, AKTIF CUMAN SENJATA, SISANYA PASIH YANG NGGAK BERGUNA." teriak Edgar pake Toa di ruang tengah markas squad Reha yang sukses mengundang amarah Teiron.
"Antlion Hell!"
Ronde 4 end.
Ronde 5 : Elemy.
"Emy, ToD?" kata Teiron setelah muter botol dan jatohnya di Elemy..
"Truth aja."
"Pilih Thundy apa Red?" tanya Teiron.
"Thund-kun lah, Red itu cuman Sahabat sepikiran doang, jangan-jangan lu mikir kalo gue selingkuh gitu dari Thund-kun!?" tanya Elemy Curiga.
"Nggak Emy, gue nanya doang, abis tadi gue liat lu jalan bareng berdua, duduk bareng berdua, ketawa-tiwi bareng berdua dan-"
"Time Space!" dengan seketika Teiron diteleport entah kemana.
Ronde 5 End.
Ronde 6 : Revan.
"Nah, ini nih Jagoan kita, Revan ToD!?" kata Elemy setelah muter botol dan lena di Revan..
"Truth aja, kalo Dare pasti dikasih yang aneh-aneh!" kata Revan.
"Ok, diantara para Anak cowo kedua squad disini. Mana yang lu mau jadiin Suami, orang yang ngerape lu, Lu bunuh, lu jadiin temen, lu jadiin kakak, dan lu rape." tanya Elemy yang langsung dapet deathglare dari semua Anak cowok yang ada di ruang tengah.
"pPppppPpPppPErtanyaan macam apa iiiiitu... G..Gue bakal ngerape Teiron sama Ethan, Jadiin Em... Red sama Rone sebagai Suami gue, dan Alex sama Vience adalah orang yang ngerape gue. Orang yang mau gue bunuh adalah Alpha sama Eris, Jadiin Thundy sama Eudo temen, dan nganggep Rendy sama Rei kakak." kata Revan yang dikasih deathglare sama Alpha dan Eris dan dicium pipinya sana Red dan Rone. Sementara, Teiron yang baru balik setelah di teleport Elemy dan nyusruk di pohon luar sama Ethan jaga jarak dari Revan dan Alex sama Vience masang muka mesum ala Om-om hidung garis Zebra dan Pedofil tingkat akut ke Revan.Diseruduk naga 'Diangakat pake skill eclipse
Ronde 6 end.
Last Round : Red.
"Red! ToD!?" kata Revan dan Red memilihhhh...
"Dare aja deh, Revanku." kata Red sambil senyum kearah Revan, sementara Revan hanya tersipu.
"Ahhmm... gini, bagi lu... Ah bukan! Aku tau! Nama Asli lu! Beri tau kami siapa nama Asli lu Red!" Teriak Revan Histeris.
"Ih~ Rev, Kok kamu kejam sih..." kata Red dan masang puppy eyes ke Revan. Awalnya Revan hampir terpengaruh, tapi dia tetep teguh pendirian buat memecahkan misteri nama asli Red.
"Ok, asal kamu..." Red bisikin sesuatu ke Revan yang bikin dia ngeblush.
"o..Ok, T...T..Tapi, kasih tau nama asli lu Ok." kata Revan.
"Ok, Revan-chan."
"Hoi semua, gue bakal jujur tentang nama asli gue, nih!" sekerika suasana jadi tegang kemudian tiba-tiba ada yang mengeras kemudian jadi loyo.
Crot! (Eh?)
"Baiklah, Nama Asli gue adalah Jin Bloodrone. Dah itu aja kok." kata Red datar.
Badum, tss!
"Eh... seriusan lu, nama depanlu doang yang beda, boong kali." kata Jung nggak percaya.
"Ehm... gue sebagai pemilik nama mana mungkin bohong, kalo masih ngeyel ntar tanya aja ibu atau Ayah." kata Red Datar dan ninggalin ruangan.
ToD end dengan Gajenya. :v
4. Tebakan gaje.
"Eh Salem, gue punya tebak-tebakan nih..." kata Ethan.
"Coba apa tebakannya."
"Nih ya, Ujian apa yang paling ditakutin sama Anak-anak?"
"Hmm... Matematika?"
"Salah!"
"Fisika?"
"Masih salah!"
"Kimia kah?"
"tiga kali salah!"
"Trus apaan dong?!"
"Ujian Deres banget plus petir nyamber-nyamber!"
"Kayaknya itu Ujan deh, nihh. anak pernah keselek batu bata nggak sih!"
"Masih ada lagi nih! Mobil bannya ada berapa?" kata Ethan.
"4 lah, anak TK juga tau kale!"
"Salah yang bener 8!"
"What The-!?"
"Coba itung, depan berapa?"
"2"
"Samping kanan?"
"2"
"Samping kiri?"
"2"
"Belakang?"
"2"
"TOTALNYA JADI?"
"8"
"Gue benerkan?" kata Ethan sambil cekikian.
"Iya juga ya."
"Tunggu bentar mas, gue masih ada satu lagi. Lagu apa yang sering nipu orang?"
"Apaan tuh, gue nggak pernah denger dah lagu buat nipu orang?"
"Balonku!"
"Kok bisa?!"
"nih ya, Balonku ada lima~ Rupa-rupa warnanya~ merah, kuning, kelabu, merah muda, dan biru~ meletus balon hijau, Dor!" hatiku sangat kacau. Balonku tinggal empat~ ku pegang erat-erat. Kan nipu tadi nggak ada ijonya tiba-tiba ada." kata Ethan setelah nyanyi 'Balonku'.
"Iye juga ya, eh... Wait a Second! Woi, lu yang sa-!" Kata Salem setelah ngeliat Ethan udah kabur duluan sebelum diamuk sama dia. Sepertinya lagu barusan emang berhasil nipu dia.
"Hahahaha! Cie Ketipu!"
"Woi! Sini lu"
5. Bad luck Squad
Suasana di Markas squad Reha jadi Ricuh setelah Lucy dkk. mulai menyanyi dengan Absurdnya. (kok perasaan gue ndak ena ya.)
"Cio, cio, cio, Cio werwekewer, Cio, Cio, Cio, Cio werwekewer. Aku anak indonesia, sehat dan kuat. Karena mama memberi, Batu batre ABC. Sehat, Kuat, Rajin Bergadang, Setiap, malam, Mencuri ayam. Ssttt.. Ayam jago Pak RT~"
"Uwo, Uwo, Ayam Jago Pak RT." (Vivi)
"Asem, lagu macam apa ini!?" (Rei)
"Warbyazah" (Alpha)
"Lucy, mulai nyanyi lagi." (Vience)
"Cio, Cio, Cio, Cio werwekewer, Cio, Cio, Cio, Cio werwekewer. Pok.. Ame, Ame. Belalang, Kupu-kupu, Siang makan nasi. Kalo malam minum Ciu~"
"Minum Ciu~"(Vivi)
"What the hell?!" (Alex)
"Biadab nih lagu!" (Maya)
"Au ah!" (Catherine)
"Oh Ibu dan Ayah Selamat malam~ ku pergi begadang sampai tahun depan~ selamat begadang nak penuh semangat, rajin lah begadang agar engkau jadi Bastard~ bohongi gurumu, tampolin temanmu~ itulah namanya kau murid bajingan!"
"Uwo, Uwo, kau murid bajingan!" (vivi)
"Hadeh! gue nyerah dah!" (Elemy)
"Bodo amat!" (Alisa)
"Warbyadab dasar!" (Rendy)
Tiba-tiba...
"Kami pul-!" kata Yuki sambil buka pintu dan ngeliat Keadaan squad yang berantakan kayak kapal pecah dan konser dadakan dari Lucy dkk. Tiba-tiba, Rilen muncul entah dari mana, jewer Lucy turun dari meja (tempat yang dijadikan panggung dadakan). Yuki buka pintu yang sebelah dan langsung kabur sama Rilen...
"KALIAN SEMUA! BERESKAN SEKARANG JUGA! AYAH TAK MAU TAU!" Teriak Takano (Ditambah dengan dark aura) dari Pintu yang dibukakan Yuki barusan.
Semuanya (Termasuk Garuchan Squad) langsung kelabakan beresin ruang tengah yang berantakan kayak kapal pecah. Sementara, Takano ngeliatin mereka sambil ngeluarin death aura dan make topi tentara yang entah dapet dari mana dan...
BRAK!
"CEPET! JANGAN KELAMAAN! HEH! JANGAN KELELAT-KELELET AJA, YANG BENER KERJANYA!"
"Siap, Pak!"
Mampus, dia ngamuk! dan sifat Mandornya udah keluar (bad luck anak squad)
6. Om Rentarou?!
"Yuki, tadi itu Suami kamu beneran ngamuk?" Tanya Rilen yang kecapean karena lari keluar gedung Abis ngeliat Takano ngamuk dan ditarik Yuki keluar.
"Iya, dan kalau dia sudah ngamuk. Lebih baik kita keluar aja. kalo di dalem ntar takutnya kena juga." jelas Yuki yang mendapat kata -oh- dari Rilen.
"Maaf, disini Squad Reha, kan?" tiba-tiba seorang pria yang menepu pundaknya dan berpakaian hanya memakai celana berwarna hitam dan putih untuk kovernya.
"K...Kamukan!?"
Back to the inside...
"Huahh!! Capek!!" kata Teiron yang ambruk di sofa setelah ikut bersihin ruang tengah squad Reha gara-gara ketauan berantakan.
Mereka tadi itu bersihin ruang tengah bukan hanya diberesin doang, tapi sampe disapu, dipel, dilap, dicelupin (!?) ruangannya sampai bersih bening sperti tanpa kaca (Dejavu again) di bawah pengawasan mandor terganas yang keganasannya melebihin anak perempuan yang lagi PMS. 'Dipatahin Leher orangnya.
"Capeekkk!!" kata Silica yang ikut tiduran di lantai.
"Lain kali, jangan diulangi lagi, paham!" kata Takano sambil minum teh yang disiapin sama Mia.
"Paham!"
Tok! Tok!
"Siapa?" ujar Takano sambil membuka pintu dan kemudian seorang pria memeluk erat dirinya.
"Aduh Adikku! Kakak kangen sama kamu!!" ucap Pria tersebut bahagia.
"A...Aniki!?" kata Takano kaget ketika tau kalau itu kakaknya.
"Gimana kabar lu Dek! duh, gue kangen banget sama lo!" tanya Pria itu yang masih memeluk Takano.
"Baik, Dan please deh Aniki! Lepasin! disini banyak tamu tau nggak!!" bentak Takano sambil mendorong kakaknya dari pelukannya. "Aduh, Adek gue nggak berubah sama sekali. masih galak banget sama siapa aja. Hehe."
"Kagak lucu tau nggak!"
"Huah! Capek!" Kata Red dan Rone yang merosot ke lante dan tiduran disitu.
"Ah! Red! lama nggak ketemu!" kata Pria itu menghampiri Red dan Rone yang tiduran di lante.
"Siapa ya?" kata Red yang ngebuat pria tersebut ada panah yang nusuk dada dia.
"Masa kamu lupa sih, aku inikan paman kamu." ucap Pria Tersebut.
"Pa...man? Ohhh!!! Om Rentarou!!" Teriak Red yang cukup keras sampai semua orang diruangan kaget dan ngeliat ke arah mereka.
"Om Rentarou Balik Oy!" (Rei)
"Paman Tarou!" (Amelia, Silica, Mia, Catherine)
"Om Renta!" (Jung, Maya)
"Paman Rentarou!!" (Revan, Sandra)
"Om Tarou!!" (Eris, Eudo, Lectro)
"Hahaha, kalian semua kangen ya sama Paman!" kata Rentarou pas semua anak 'nista' tersebut datengin dia dan meluk dia satu-satu. "Iya dong!"
"Siapa dia?" tanya Thundy yang baru masuk ke ruang tengah setelah bobo cantik di ruang farmasi markas (baca : pingsan karena syok.) ke Takano.
"Dia itu Pamannya Rei sama Red, Shocka... Oh, kau dari mana? aku baru melihatmu." kata Takano.
"Ruang Farmasi, aku pingsan karena syok berat pas maen ToD tadi."
Takano hanya ber-oh- ria mendengarnya.
"Hmm... Siapa dia Alex?" tanya Tumam pas ngeliat anak squad Reha pada ngerubutin seorang pria kecuali Alex.
"Entah! gue juga baru liat tuh orang.." kata Alex datar.
"Dia itu, Omnya Rei sama Red." Kata Thundy yang kembali bergabung dengan grupnya.
"Thund-kun udah bangun." kata Elemy yang mendekati Thundy, tapi Thundy langsung menghidar serangan mendadak tersebut.
"Thun, gimana keadaan lu?" tanya Edgar.
"mir geht es gut, Aber ich bin immer noch traumatisiert mit dem, was vorher passiert ist. (Gue baik-baik aja, cuman masih trauma sama yang barusan.)" kata Thundy merindng mikirin hal yang sebelumnya terjadi sama dia. Tiba-tiba Silica datengin mereka..
"Kalian ikut yuk, jalan-jalan ke Osennya Keluarganya si Red sama Rei. Gratis kok!! Semua biaya ditanggung sama Paman Tarou." kata Silica yang bikin semuanya Heboh.
"Demi Dewa... Silica!? Seriusan Gratis dan biaya ditanggung sama Omnya Red!?" tanya Alpha heboh.
"Iya beneran!!"
"Ok, Ikutttt!!!!"
Tubercolosis eh.. To be Continue part.2 :v
Note :
1. Eudo bakal mabok kalo makan coklat tertentu, terutama Dark Chocolate atau Sesuatu yang mengandung Alkohol lebih dari 10 persen. Dan kalau udah mabok dia bakal ciumin siapa aja, nggak peduli laki atau perempuan dan harus di siram pake air dingin atau dibikin pingsan kalau mau sadar.
2. Baju yang dipake sama Rentarou barusan adalah silver Arthur.
3. Ultimate mystery revealed, Nama Aslinya Red sama Rone emang Jin Bloodrone. (kalo ditulis jadinya Ketsueki Jin. Jadi, jangan bingung ya kalo ntar misalnya Takano atau Yuki manggil Rei, Red, atau Rone pake Ketsueki)
4. Mulai Dejavu lagi :v
Character Note :
1. Maya De Senorita, Gladiator, 22 tahun, 168 cm, 19 Mei. Anggota Perempuan yang suka ngerayu cogan-cogan dari squad lain. Keisengannya agak hebat tapi masih normal.
2. Sandra Knightheart, Iron knight, 19 tahun, 155 cm, 20 April. Jangan ditanya yang satu ini, dia anggota biarpun perempuan tapi nggak punya malu dan suka bikin orang malu.
3. Amelia Knightheart, Arthur, 22 tahun, 160 cm, 21 April. Kakaknya Sandra, Sifat dia itu kebalik dari adeknya.
4. Cathrine Limesand, Sapper, 20 tahun, 166 cm, 15 November. Dia sikapnya Agak judes ke siapa aja, tapi temenan baik sama Silica, Mia, sama Amelia.
5. Jung Ji Han, Shadow Assassin, 23 tahun, 175 cm, 15 Agustus. Dia terobsesi dengan apa yang namanya kartu dan suka mengoleksi kartu dari berbagai hal.
