Balas Revievv :

Girl-chan 2 : Cobalah untuk melihat-lihat atau mempelajari sedikit tentang RE nanti juga ngerti kok.. 'LSK' apa ya, hayati nggak ngerti :'V

Takano : Lagian Suruh siapa maen bekuin rumah orang segala ya ku tendang aja sampe nyangkut biar tau rasa!

Yah.. Doakan dia agar bsa selamat dari terjangan 5 skill unique nanti, amin.

Thx!

Happy holy kids? Eh.. Happy Reading!

Chapter 17 : Doujin nista Iris.

Iris dari tadi sedang mondar-mandir keliling markas, ada apakah gerangan yang terjadi? Lectro yang melihat sahabat 'nista'nya itu langsung menghampirinya.

"Ris? Kenapa lu? Ada yang hilang?" tanya Lectro.

"Duh, Rai.. Gue nggak bisa nemuin enskripsi Doujin gue yang nggak sengaja kehisap patung telepoter gue tadi." jawab Iris khawatir.

Lectro agak khawatir juga sih, karena doujin buatan Iris adalah doujin Yaoi dan itupun bisa dianggap nggak normal sama orang lain. Apalagi, dia udah nyariin kemana-mana dari tadi.

"Baiklah.. Kayaknya kita kudu nyarinya diluar markas deh.. Karena gur liat dari tadi lu udah mondar-mandir di markas aja." ajak Lectro.

Iris mengangguk dan berjalan keluar markas diikuti oleh Lectro.

Sementara itu ditempat lain..

Seorang pria yang sedang tidur-tiduran di rumput. Tiba-tiba, perutnya seperti tertimpa sesuatu dari atas.

"Uhoo!! Apaan yang nimpuk gue!" ujar pria itu kemudian dia mengambil sebuah tumpukan kertas yang menimpanya dari atas.

"Apaan nih? Enskripsi doujin.. Hmm.. Punya siapa ya?" gumamnya, kemudian dia celingak-celinguk untuk melihat isi doujin tersebut.

Enskripsi Doujin : My Lovely lil' Brother (R-18) (3some content)

'Wew! Threesome! Dan R-18 pula!' batinnya ketika melihat judul Enskripsi tersebut. Dia membalik ke halaman berikutnya dan melihat sebuah catatan.

Hau, haw, akhirnya setelah nggak ada ide yang bagus, aku menemukan sebuah ide yang sebenernya sih agak aneh dan gila ya. Abisnya sesekali aku mau mencoba pasangan insect dulu aja, dan ide itu mengalir ketika aku mendapat informasi dari temanku, Emy-chan, bahwa temannya yang bernama Vience mempunyai dua orang adik laki-laki. Agak aneh memang aku terinspirasi dari hal tersebut namun, ini hanyalah hal iseng saja palingan bakal disimpan doang nggak bakal dipublish buat acara comicon tahun depan. Tapi, aku harap aku nggak terlalu bersemangat menyabut comicon tahun depan, karena bisa saja aku keterusan dan mempublish doujin ini. Maaf untuk mu ya, Vien-kun XD

Iris Lisabeth, 'Nanairo Hikari'

Vience diem dan cengo membaca catatan yang ditulis Iris tersebut, 'Gue harap ini nggak dipublish.' batinnya.

Dia penasaran dan membuka halaman secara acak. Kemudian, Vience langsung kaget setengah sekarat karena dia membuka di halaman yang menunjukan dia sedang memperkaos (?) kedua adiknya secara bersamaan.

"Ahn! Vie-nii damee!" (Saphire dengan yang tidak dapat dijelaskan hal. 20)

"Njiiiiir! Mata gue pedes! Tolong berikan gue air suci cepat!" Teriak Vience sambil guling-gulingan di rumput.

Iris dan Lectro yang baru sampai langsung melongo liat Vience yang guling-gulingan di rumput sambil menggangin enskripsi doujin Iris.

"Ris, cepet bantu dia..." ucap Lectro datar.

Iris segera menghampiru Vience yang guling-gulingan dan meneteskan obat mata ke mata Vience. "Udah mendingan?"

"Ok.. Makasih ya, Iris. Nih! Mentahan lu, kaget gue bacanya!" ucap Vience datar sambil memberikan Iris mentahan doujinnya.

"Makasih! Lectro! Ketemu satu!" seru Iris dan menghampiri Lectro.

"Hmm.. Mungkin ada yang tersebar dimarkas ini.. Ayo kita cari!"

"Yok!"

Disisi lain..

Ikyo sedang bersantai diatas pohon, kemudian dia melihat sebuah patung yang mirip dengan kepala dilangit mengeluarkan sesuatu dari mulutnya kemudian hilang. Dia menghampiri benda tersebut, kemudian mengambilnya dari tanah.

"apaan nih? Enskripsi Doujin..." Ikyo yang kepo langsung membuka ke halaman selanjutnya dan menemukan sebuah catatan.

Enskripsi Doujin : Until be family. (Non-H) (normal pairing)

Hmm.. Aku sering melihat mereka bersama-sama walaupun kadang Ikyo-kun sendiri sepertinya ogah mendekati Adel-chan, tapi sebenarnya aku tau kalau Ikyo-kun itu mencintai Adel-chan, jadinya aku buatkan mereka doujin non-H untuk jaga-jaga. Semoga langgeng ya, Ikyo-kun aku doakan agar bisa berkeluarga sama Adel-chan. 'w'b

Iris Lisabeth 'Nanairo Hikari'

Entah, perasaan Ikyo agak kecampur aduk sekarang. Antara kesel sama seneng jadi satu kemudian, dicampurkan hingga menjadi permen nanonano (?)

"Entahlah dengan doujin ini... Coba gue ce-"

Ikyo membalik halaman sebelum halaman terakhir dan dia menemukan sebuah gambar... Adelia dan dia mempunyai anak kembar coy!

"Ikyo, lagi liat ap-" Adelia yang baru datang langsung blushing melihat gambat tersebut.

"Maaf, gue ambil ya..." ucap Iris dan langsung mengambil doujin itu dari tangan Ikyo dan kabur.

Di dalam markas Garu squad (ruang tengah)...

Teiron sedang asik nonton Tv sambil ngemil makanan ringan, tiba-tiba sesuatu jatuh tepat didepan dirinya.

"Hmm... Apaan nih? Enskripsi doujin... Punya siapa ya?" gumamnya.

Dia membalik halaman berikutnya..

Ini adalah doujin yang amat rahasia dan hanya beberapa orang temanku yang mengetahui tentang doujin ini. Doujin ini adalah doujin yang mengandung Hato-kun sebagai seorang Seme ke Tei-chan. Ini memang ide gilaku yang kesembilan kalinua tapi, entah kenapa doujin ini bisa sangatlah laris dikalangan fansku :3

Iris Lisabeth, 'Nanairo Hikari'

Teiron membalik halaman berikutnya dan menemukan suatu hal yang tidak dapat dijelaskan oleh kata-kata.

"Argh!! Iris!" teriak Teiron geram dan terjadi gempa bumi lokal.

"Unstable field!" seketika pula Teiron berubah jadi batu.

"Maaf ya, gue ambil lagi bukunya." ucap Lectro setelah mengubah Teiron menjadi batu dan mengambil buku tersebut.

Beberapa saat kemudian...

"Bagaimana?" tanya Lectro.

"Yah.. Lumayan, aku udah dapet beberapa doang." jawab Iris dan memperlihatkan hasilnya.

"Sama, gue cuman dapet 3 doang." balas Lectro.

"Aneh, kemana lagi ya.. Kayaknya lebih banyak dari ini deh. Masih 3 lagi kalau nggak salah..." ujar Iris sambi melipat tangannya.

"Coba ingat, kau menulis pairingnya siapa aja.." tanya Lectro.

Iris mencoba mengingat kembali, 'hmm.. Teiron, Edgar, Ikyo, Mathy, Vience, Tumma, Elwa..." tiba-tiba dia ingat sesuatu dan langsung panik.

"Astogeh! Sisanya itukan!" Iris langsung menarik tangan Lectro kembali ke markas.

Di markas squad..

"Hmmgh... Iris kemana ya? Kok tiba-tiba ilang." gumam Reha di ruangannya. Kemudian, dia melihat patung milik Iris dilangit-langit dan menjatuhkan sesuatu.

"Hmm.. Enskripsi doujin.. Punya Iris nih.. Lihat ah~" ujar Reha kemudian, dia membaca doujin tersebut.

"Hmm.. Lumayan sih.. Hanya saja, kenapa gue sama... Yaudahlah it's ok." gumam Reha yang melihat doujin dia dan Yamagi (R-18)

"Ketua/Reha!" Seru Iris dan Lectro bersamaan.

"Uwah! Ketok pintu dulu lah.. Kalian pasti nyari ini?" tanya Reha.

"Bisa dibalikin dulu nggak?" tanya Iris.

"Nih, lumayan bagus sih." kata Reha datar sambil menyerahkan doujin Iris.

"Nggak marah?" tanya Lectro.

"Ngapain marah.. Kan emang udah terjadi kok." ucap Reha mengangkat salah satu alisnya.

Iris dan Lectro menghelakan nafas, "Ris, siapa lagi? Inget nggak?"

"Eu-kun, sama Emm... Oh... Alfred-san." ucap Iris sambil menarik tangan Lectro lagi.

"Sabar kek, jangan tarik tangan gue napa!" celetuk Lectro.

Bonus :

Dimana ada Eris pasti dibelakangnya ada Alfredo yang selalu ngikutin dia. Entah apa alasannya, setelah Alfred dihidupkan lagi sebagai seorang 'hantu'. Dia selalu mengikuti Eris kemanapun dan dimanapun tanpa peduli apa yang sedang Eris lakukan (kecuali kalau orang yang bersangkutan lagi mau 'hajatan' pasti Alfred hanya akan berjaga diluar saja)

Hal ini menimbulkan pertanyaan serius bagi seluruh anggota. Siapakah Alfred ini? Kenapa Eris menyebutnya hanya 'mantan'? Apakah dia pacarannya Eris?

Sebagian orang yang terkenal keponya (Sandra, Revan, Mita) diduga melakukan introgasi ke anggota mereka (yang terkenal kepo juga) sendiri.

"kasih tau kami! siapa Alfred itu bagi lu!" tanya Sandra.

"Udah gue bilang Alfred itu mantan gue!" bentak Eris.

"Eh! mantan itu banyak artinya! bisa aja mantan pacar lu! bisa aja mantan kakak lu! bisa aja mantan Ayah lu!" terka Revan.

Setelah perjuangan introgasi yang ketat (kurang lebih 2 jam) akhirnya Eris mengakui sesuatu.

"Alfred itu Kakak tiri gue! Gue suka sama dia juga dan dia juga suka sama gue! Puaskan!" bentak Eris kemudian teleport keluar ruang intrograsi.

Ketiga orang itu hanya Cengo dan menganga setelah mengetahui rahasia Eris.

"setidaknya kita bertiga doang yang tau.." gumam Revan sweatdrop.

The end dengan Gajenya...

Absurd ya chapternya :V

oh ya, sekalian promosi Fic baru nih, Hero Gaku no Nichi (silahkan Revievv dan cek)