Balas Revievv :

Rosy Miranto18 :

Nigou : Maaf, tapi.. Pakaian Biliard ini bukan untuk diriku tapi... *Nyerahin ke Desmand. Untuk Paman Desmand. Dan maaf, apakah sakit ketika aku mencakarmu?

Desmand : Karena Konsep Art Pakaian Biliard di Lost Saga itu lebih mirip sebagai seragam seorang bartender, Kebetulan aku perlu memakainya. -w-"

Alex : Hmph.. Bisa diatur *bawa Special Anti-material Sniper, AR-09 Custom made, Bear Commander, Elephant killer, dan wing shooter. I'll show my shooting skills. :p

Yuki : Efek dari mantra itu memang hanya 1 hari. Dan aku tidak tau kalau bisa terlepas energinya.. Ngomong-ngomong... Apa kau memanggilku Yukianesa? Padahal namaku ini Yukihana... .w.a

Desmand : Yah, memang seperti itulah keluargaku.. Berpencar tapi, saling punya hubungan darah, paman Altera, Paman Auditore, Paman Corona, Bibi Stephanie, semuanya beda kewarganegaraan. Dan apa maksudnya Master Raven? Karena yang aku tau hanya salah satu kakek buyut, buyut, buyut, buyut, buyutku dijuluki sebagai 'Desert Eagle' ._.

Soal Blaz-Cross itu aku udah tau sejak awal karena trailernya udah diliatin dari awal di sebar kok. -w-

Girl-chan 2 :

Sampe bertingkat gitu :v

Mungkin, kalau misalnya jum'at alu ngisi lagi, paling aku mau gift kau saja. Vagabound (Jinrah) atau nggak Patriot or warp, kalo hero normalnya. Tapi, kalo Rare.. Bersiap-siap aja dapet Omuyouji (Soul Mastah) karena aku pengennya Omuyouji. Abisnya Masih ada event gift 1 get 1 sih :v

Thx!

Chapter 39 : Genderbend Daily Activity.

Sebelumnya, karena kesalahan Yuki menggeluarkan Mantra perubah wujud seseorang terlalu kuat mengakibatkan beberapa orang berubah dari Pria jadi wanita atau sebaliknya. Saat diberi tahu bahwa mantra itu hanya akan berlangsung satu hari mereka langsung lega, tapi.. Apakah akan berjalan lancar atau malah akan terjadi berbagai macam kekacauan massal?

Silahkan simak chapter ini!

1. Baju-Baju Para Wanita.

"Okay Girls! Kita punya masalah sekarang..." kata Amelia dengan pose berpikir.

"Kenapa Sis?" tanya Lucy penasaran.

"Gini.. Kita ini laki-lakikan?"

"Ya.."

"Kita punya masalah sekarang dengan..." Amelia menarik Pakaian dari bawah mejanya, dan semua anak perempuan langsung menatap horor sebuah baju. "Baju kita.. Kita masih memiliki baju wanita semua! Kita tak ada baju pria!!"

"HYAAAAAAA!! KITA HARUS BELANJA SEKARANG!!" jerit Lisa dengan muka panik.

"Mau nggak mau ya harus, tapi kita nggak ada pakaian laki-laki." timpal Alisa.

"Hmm..." Sandra langsung cengir-cengir sendiri dan menatap monika dengan tampang. 'Lu taukan harus apa?'

"Oh~ gue tau!" balas Monika.

Kemudian... PEMBAJAKAN BAJU ANAK LAKI-LAKI TAK DAPAT DIHINDARI DARI LEMARI MEREKA MASING-MASING!

Lalu..

"Dadah semuanya kita semua mau borong baju dulu~" ucap semua anak perempuan yang mau belanja di mall.

Sementara anak laki-laki hanya bisa pasrah pakaian mereka dilucuti sama para anak perempuan.

2. Porsi makan

"SELAMAT MAKAN!" para anak perempuan kemudian makan, tapi mereka makan sampai nambah tiga kali tidak seperti biasanya.

"Semuanya kita udah nambah tiga kali loh... Emm.. Aku harap pas kita berubah jadi perempuan lagi nggak gemuk." celetuk Iris.

"Tu.. Tunggu, kita tadi makan apa aja?" tanya Emy dengan muka panik.

"Emm.. Daging sapi, sayur, ikan bakar, nasi 3 porsi, ayam goreng, sedikit es krim dan.. APA YANG BARUSAN KITA MAKAN ITU!!!?" jerit Sarah.

Pasti pas mereka kembali isi kulkas bakalan tahan sampe 4 sampai 5 bulan akibat semuanya diet berjamaah.

3. Cobaan

Karena para anak perempuan sedang berubah jadi laki-laki, hal ini menyebabkan mereka agak menderita pasalnya mereka harus tahan terhadap beberapa hal contohnya, saat kebelet pipis.

"Pipis nggak, pipis nggak, Pipis Nggak!!?" batin Alisa yang belum pernah masuk kamar kandi laki-laki sebelumnya (tentu saja dia harus buka celana dan melihat 'anu')

Atau Mandi,

"Mandi kok pake baju?" cela Salem sebelum dihadiahi lemparan buku kamus, novel, filsafat, dan macam-macam buku tebal lainnya dari anak-anak perempuan.

4. Keluhan.

"Ah, nggam seru nih!" seru Alpha.

"Kenapa?" tanya Lectro.

"Nggak bisa godain Giro buat Crossdress lagi!" serunya.

"Dasar Gila!" balas Lectro.

6. Sakitnya jadi laki-laki.

"Kalau menurutku jadi anak laki-laki itu lumayan kok." ujar Lucy sambil bersender dengan tangannya kepalanya.

"Kenapa?"

"Nggak ada yang namanya PMS lagi!"

"Ah, kau belum tau sakitnya jadi laki-laki itu apa.." celetuk Sandra.

"Apa itu?"

"Rasakan ini!!" Sandra langsung menendang Lucy tepat di alat vitalnya dan Lucy langsung meringis kesakitan.

"Sakit parah kan?"

"Ngilu parah!" rintih Lucy.

7. Beda tampang

"Pak umurnya berapa?" tanya seorang pria dibelakang Rilen.

"40 tahun." jawab Rilen.

"Wah, awet muda, saya kira baru 27 tahun."

"Ya, tak apa.." balas Rilen biarpun di hatinya. 'Aku awet muda saat berubah jadi laki-laki~'

8. Lebih sensitif

"Ah.. Red hentikan itu.." pinta Revan saat Red mencoba memeluknya dari belakang.

"Tak apakan? Yang penting nggak megang dada kan~" balas Red.

"Sama saja.."

'Huh, tapi.. Kenapa aku lebih sensitif ya. apa karena aku perempuan jadi lebih sensitif.' batin Revan.

9. Kencan

Kencan Tartagus, Vience, Iris, dan Vivi tidak berjalan dengan lancar pasalnya.

"Psst, lihat deh, ganteng-ganteng tapi.. homo." bisik salah satu pelanggan sebuah restoran.

"Si.. Sialan.." umpat Vience karena kena getahnya.

"Maaf ya, Vienny.." gumam Vivi dengan wajah murung.

"Tak apa-apa kok.." hibur Vience.

"Ris, kamu biasa aja?" tanya Tartagus.

"Ah, aku mah biasa aja sih. Lagi pula emangnya siapa juga peduli kata-kata orang yang mandang dari belakang doang." jawab Iris dan menyeruput minumannya.

"Mmh.." Tartagus tersenyum dan mengambil tangan Iris dan menciumnya.

"Tarta-kun.. Jangan main cium sembarangan ah, ntar kalau ketauan kakekku bisa berabe kami." kata Iris dengan mula sedikit blush.

"Tak usah khawatir, lagi pula memangnya dia tau kalau kita disi-"

BRUAAAAAAGGGH!!

tebak siapa yang abis ditonjok Kazuma yang baru saja lewat didepan Restoran?

"Dasar Mata Keranjang Beraninya kau selingkuh dari cucu perempuanku bersama seorang laki-laki!" Kazuma mulai menginjak-nginjak Tartagus. Iris langsung bangun dengan ekspresi panik dan menahan kakeknya. Kazuma langsung mendorongnya dan memukulnya dengan keras. "Jangan Sentuh aku, kau Keparat!"

"KAKEK!! INI AKU!! AKU SEDANG TERKENA MANTRA DAN BERUBAH JADI LAKI-LAKI!" teriak Iris dan berdiri lagi.

Suasana sekitar langsung sepi dan Kazuma langsung panik ketika tau dia baru saja memukul cucu kesayangannya sendiri. "I.. Iris.. Ka.. Kakek.."

"AKU NGGAK MAU KETEMU KAKEK LAGI!! KAKEK KEJAM!! HUEEEEEEEEE!!" Iris langsung kabur dan meninggalkan semua dalam keadaan terdiam sementara Kazuma dalam keadaan amat menyesali perbuatannya.

"Mas, Lu nggak apa-apa?" tanya Vience.

"Yah, palingan keseleo doang." jawab Tertagus dan mencoba bangun.

"Apa yang barusan ku lakukan..." ujar Kazuma dengan nada menyesal.

10. Dan Akhirnya..

Malamnya..

"Eh? Yeay! Kita kembali!" seru semua anak perempuan diruang tengah. Ada yang pelukan, ada yang nangis, ada yang sujud syukur, ada yang tahlilan, bahkan ada yang ngadain dugem bareng.

"Re-chan udah kembali!" seru Red dan Rone sambil memeluk Revan.

"Lepasin Bego!" bentak Revan.

"Eh? Giro nggak kembali juga?" tanya Mathias yang kebingungan dengan tampang Giro yang masih sama.

"Gue Udah Balik jadi cowo Mathias-pyon!"

"Ah! Yakin lu! Sini nggak!!" Timpal Eudo nggak percaya dan siap membazzoka Giro.

"Eh! Tunggu jangan Eudo-pyon!"

Dhuar!

Dan insiden baju Giro disobek terulang kembali, tapi kali ini lebih parah karena dibazzoka Eudo. Dan hasilnya luar binasa sekali karena sang korban dia telanjang bulat.

"KYAAAAAAAAAAA!!" Semua anak perempuan langsung menutup mata mereka masing-masing.

Satu Baju kemudian...

"Tartagus, kayaknya Iris nggak keliatan deh dari tadi.. Kemana tuh anak?" tanya Reha penasaran.

"Ngurung diri di kamar dia.. Karena dia masih depresi di pukul sama kakeknya tadi." jawab Tartagus. "Nih, gue aja juga masih bonyok dipukulin kakeknya Iris."

"Emangnya kenapa?"

"Salah sangka, dia kira gue selingkuh sama laki-laki, padahal itu Iris."

"Kasihan..."

Bonus :

"Huff, capeknya hari ini.." ujar Salem sambil menghela nafasnya. Dia hanya berharap bisa beristirahat di kamarnya dan tertidur pulas. Bahkan, kalau bisa tak ada gangguan dari Makhluk iseng yang sengaja naro kepala Alfred di sebelah dia atau Teleport Alfred ke sebelah dia gantiin guling dia.

Tapi, dia salah membuka kamar malah membuka kamar...

"Hmmh!"

"Ahn Nein Alu!"

"Tuan Shocka, kau sungguh imut, nah, bersiaplah dan cobalah untuk rileks."

"Mnh~ Ahn~ Alu, hentikan!"

Kemudian...

"Salem kenapa ya?" tanya Naya penasaran karena adiknya lagi pundung dipojokan ruangan.

"Baper lagi, Bapeeeer~ lagiiii~" ucap Mathias. 'Gue yakin dia nggak sengaja ngeliat orang lagi netnot lagi.'

Ehh, Wassa Matta You, Salem? Need a Lovers, you can pick Alfred if you want :v