Balas Revievv :

Rosy Miranto18 :

Sarah : Tidak, Yang aku pikirkan malahan Novel dan Film Twilight saga series. 'w'

Mira : Oh, Begitu 'w'

Yuki : bisa dibilang semuanya, karena kekuatan magis masih sulit dibicarakan ke benarannya.

Auditore : Wah, Bukan.. Kami berlima muncul dengan pose Sailor moon :v *digaplok Mark Dan lagi pula, seorang Assassino harus bisa membunuh apa saja dengan apapun yang dia pegang karena setiap makhluk hidup pasti ada titik kelemahannya biarpun sangat tersembunyi sekalipun, Amore. Dan kami ini berbeda dari Assassin lainnya, karena kami memilki sebuah janji untuk TIDAK menyakiti penduduk sekitar kecuali dia terlibat juga! Bah, Aku ingat Film itu dan tak bisa berhenti tertawa melihatnya dan yang paling aku ingat adalah Geng kapak dan bagian kejar-kejarannya!

Altera : boleh saja, asal.. Perutmu kuat karena akan banyak sebuah hal yang sadis nantinya.

Alucard : Aku.. Aku tak pernah menganggap Tuan Shocka seperti itu.. Aku mencintainya dari lubuk hatiku sendiri. Tak ada hubungannya dengan pengganti Raeno, entahlah kenapa aku begitu menyuka es dan petir, aku juga bingung soal itu...

girl-chan2 :

Bah, Kenapa ini terjadi padaku!

Mira : Hmm.. Memangnya Sverige itu bahasa mananya? Mereka (Sweden) atau dari kalian (Skandavian)? 'v'

Vincent : Tenang.. Dia akan selalu dalam pertolongan yang tepat dan cepat!

Thx!!

Spesial Chapter : Wedding day.

"Apapun itu.. Dia pasti disekap di sebuah gedung dengan pertahanan yang amat kuat, karena aku tak bisa mendektesi keberadaan mereka sama sekali karena sinyalnya terganggu." ucap seorang wanita dengan earphone di telinganya.

"Aku tak peduli soal itu! Aku akan mencari petunjuk dimana dia!" balas Seorang pria dengan mata merah dibalik tudungnya.

"Sa.. Sabar kak! Kita akan menemukan mereka pasti! Kita akan bisa menemukan mereka!" hibur Vincent sambil menahan kakaknya yang mulai mengamuk itu.

"Tch! Terserah, pokoknya mereka yang berani menculik Des akan mati ditanganku, tak peduli apapun itu!"

"Ah! Ketemu!"

Nope, tunggu buat Chapie depan karena bakalan ada adegan Action-nya. Tapi, ini hanya rencana karena mau mengubah rate jadi M karena Gore, tapi setuju nggak kalian? Kalo nggak adegan itu akan aku skip aja 'v'

"Huff.. Tepat sebelum mereka datang!" ujar Alex setelah mencapai markas.

"Bilang apa Heh!?" sela Eris dibelakangnya.

"Ok, Makasih Ris! Udah mau Jemput gue!" seru Alex kemudian dia masuk kedalam markas dan langsung lari ke kamarnya.

Dia mandi kemudian berpakaian rapih, berias, merapikah rambutnya, dan menelepon kakaknya untuk datang ke acara juga.

"Tenang, aku akan datang bersama seseorang nantinya." jawab Ars dari seberang sana.

"Baiklah, aku akan memastikan bahwa semuanya sudah siap dan terjaga keamanannya." balas Alex. "Dah kak!"

"Dah!"

Kemudian, dia menemui ketua squad garu dan ketua squadnya sendiri untuk meminta izin soal acara keluarga yang akan diadakan hari ini juga, malam hari.

"Ma.. Malam hari!? Jam berapa!?" tanya girl-chan kaget.

"Yah, jam 7-an mungkin.. Dan kalau bisa.. Jangan ada kekacauan untuk sementara karena.. Ayahnya Silica sangatlah tidak suka soal Kebisingan." jawab Alex sambil melipat tangannya.

"Ya, mau gimana lagi.. Yaudah Ra, izinin aja, nanti bisa brabe karena ayahnya Silica kebetulan Unique." timpal Reha.

"Yaudahlah! Eh Mathias! Sini!" panggil girl-chan ke Mathias.

"Apa?"

"Lu ntar jadi Sekutirinya acaranya Alex, bisakan?" tanya Reha.

"Acara apa?" tanya Mathias balik

"Semacam acara temu keluarga sebelum pernikahan..." jawab Alex.

"Si.. Jangan bilang lu mau ni-"

"Yap, Ayah dan Ibu Silica mau gue nikah sama anak mereka secepat mungkin. Palingan seminggu lagi firasat gue ya.." potong Alex datar.

Setidaknya Salem nggak denger soal acara nikahan ini atau nggak dia bisa kambuh ke jonesannya -w-"

"Yaudah, tapi.. Udah rapi aja.. Emangnya jam berap-"

Ting tong..

"Itu.. Mereka apa bu-"

BRAK!

Mungkin silahkan tebak apa yang terjadi karena mereka semua langsung sweatdrop ketika melihat pintu dibanting dan mendengar tangisan sesegukan seseorang.

'Lagi..' batin mereka berempat.

"Mungkin, itu mereka.." ujar Alex turun ke bawah dan menemukan seorang pria berambut pirang sedang menghibur wanita berkacamata di pelukannya.

"Seperti yang kuduga.." batin Alex. "Ah, maaf-maaf dia tak bermaksud menakuti, tolong tak usah ketakutan dengan dirinya.. Nyonya Elisa." hiburnya sambil menepuk pundak ibunya Silica.

"Eh, memangnya dia siapa?" tanya Elisa.

"Dia sebenarnya anggota teman kami, dan ciri-ciri dia seperti itu tolong dimaklumi." jawab Alex.

"Ma.. Maafkan aku, kemana dia?"

"Ke kamarnya di lantai 5, atau tanya saja dengan temannya nanti." jawab girl-chan. "Ngomong-ngomong, aku-"

"Emm.. Permisi sebentar.." Reha menarik girl-chan dan membisikannya sesuatu.

"Ra, mending pakenya saya-anda karena ayahnya Eudo super formal bahasanya. Dan bisa-bisa di cela nanti lu sama dia." bisik Reha. Dan girl-chan pun mengangguk setuju.

Dia melancarkan tenggorokannya, "Ehm.. Saya Ketua Squad ini, memang sedikit aneh karena umur saya masih muda." jawab Girl-chan sedikit kagok

"Tak apa, malah sedikit menarik.. Drud, ayo kita berkeliling dulu. Dan kamu, tolong tunjukan kami soal markas mereka ini." ajak Elisa sambil menunjuk girl-chan.

"Huuh.. Baiklah.." balas Drud agak malas melakukannya.

"Mat, mending lu bantuin gue.. nata meja, atau.. yah.. benerin apa gitu di dapur." pinta Alex.

"Terserah.."

Sembari mereka sedang di dapur dan Para orang tua sedang diajak keliling. Mending kita OOT dulu (OOT karena ada semua orang) :v

"Karaoke bentaran yuk.." ajak Red.

"Terserah sih, kalo lu mau sih, gue ok-ok aja." jawab Alpha.

"Idem." sambung Edgar.

"Yaudah, ayo ngapa ditunda.." timpal Aka.

"Sebenarnya gue mau ikut, cuman harus jaga-"

"Jaga anak? yaudah, sekalian aja ajak Nigou." potong Thundy.

"Huff.. yasudah.. Nigou mau ikut?" tanya Revan. "Eh, enak banget lu ngomong jaga anak. Ntar tuh Burung Griffin lu jadi orang, gue harap jadi anak lu juga!" timpal Revan sambil menunjuk Grief di pundak Thundy.

"Dih, Sialan lu!" balas Thundy.

"Mau ikut! Nigou mau ikut!"

kemudian..

"Lagu pertama ap-"

Baby-Klik.

"Ganti! Males banget gue lagu gituan!" keluh Vience yang kayaknya udah kesel dengerin Baby Shark.

"Yaudah yang selanjutnya.."

Yee.. Kyo.."Boleh.. Sand Planet ada yang mau?" Edgar dan Aka mengangkat tangannya bersamaan. kemudian, mereka saling menatap satu sama lain dengan tajam.

"gue duluan!"

"gue duluan!"

"Jangan berantem oi! Ada anak kecil disini!" seru Revan sambil menutup mata Nigou.

"ok, suit aja deh!"

"Ok!"

"Gunting, Batu, Kertas!"

"Yes! dapet!" seru Edgar ketika menang suit lawan Aka.

"Tch!"

Musikpun diputar dan Edgar siap menyanyi..

Nanmonai suna ba tobi kauraimei

Shoumonai oto dekasureta inochi

Kongo sennen gusamohaenai suna no wakusei sa

Konna guai de madasuriheru unmei

Doko e mo ikena kutetsuiraku eisei

Tachiirikin shino fuda de michita suna no wakusei sa

Norari kurari aruki mawari tadori tsuita inori

Kimi ga ima mo ikiteru nara kotae tekure boku ni

IEI kyou no hi wa SANGOOZUDAUN

Tsumari moto-doori made BAIBAIBAI

Omoi tsuita raaru iteike

Kokoro no kori noko sanai youni

IEI kuu o kiru SANDAASUTOOMU

Meidou hibikasete wa BAIBAIBAI

Mou sukoshi dake tomodachi de iyouze konkai wa

Sou iya kyou wa bokura no HAPPIIBAASUDEI

Omoi omoi no kazaritsuke shiyou ze

Amattarui dakeno KEEKI kakonde

Uta o utaou ze

Uzou muzou no haka nomae de keirei

Sou MERUTOSHOKKU ni teu mare ta seimei

Kono idoga kareru mae ni hayaku

Koko o dete ikouze

Nee nee nee anata to watashi de RANDEBUU?

Sude ni sutareta sabaku de nani omou

Ima da PAPPAPAA to tobidase MAI HIIROO

Douka mayoeru wa rera osukui tamae

Button dei kouze motto

IEIEIO-deyo-idonto

Ano DANSUHOORU MOZAIKU no oku

Taiko dai no OOPAATSU

Kousenjuu de BANBABANBAN

Shounen shoujou utau kibouron

Kyouten don chison deko konmizou no omoi de wa denshi on

Tomadoi urei ikari kurui tadori tsuita inori

Kimi no kokoro shinazuirunara outouseyo soukyuuni

IEI kitto mada BOOIZU DONTO KURAI

Tsumari naka naori made BAIBAIBAI

Omoi dashi tarao shietekure

Ano konton noyu me mi taina uta

IEI chuu o mau REIZAABIIMU

Enpou sashi shimese ba BAIBAIBAI

Tenkuu no shiro made bokura o michibi itekure

Utatte odorou HAPPIIBAASUDEI

Sabaku ni ringo no ki woueyou

Denguri kaeri sonja BAIBAI

Ato wa dare kaga katte ni douzo

Utatte odorou HAAPPIIBAASUDEI

Sabaku ni ringo no ki woueyou

Denguri kaeri sonja BAIBAI

Ato wa dare kaga katte ni douzo

IEI kyou no hi wa SANGOOZUDAUN

Tsumari moto-doori made BAIBAIBAI

Omoi tsuita raaru iteike

Kokoro no kori noko sanai you ni

IEI kuu o kiru SANDAASUTOOMU

Meidou hibikasete wa BAIBAIBAI

Mou sukoshi dake tomodachi de iyouze konkai wa

Kaze ga fuki sarashi nao susumu suna no wakusei sa

"Ah.. Padahal tuh lagu bagus banget kalo didengerin." ucap Aka yang ngebut mau nyanyi.

"udahlah berikutnya apaan?" tanya Alpha, kemudian Vience melihat judul lagu yang akan diputar. "Minna, Miku Miku ni Shite ageru!"

Cring!

"Gue yang nyanyi ea!" seru Lectro.

"Mendung Gue aja!" timpal Alpha.

"Halah Lu berdua bagusan gue aja yang nyanyi!" sahut Sapphire.

"Mending gue!" timpal Pyro.

'mereka berempat udah berapi-api aja

' gumam yang lainnya.

"Gambreng dah!"

"Hompipah alaium gambreng! Frost mati kejepit pintu!"

"He.. nggak jadi pasfu gue dikacangin nanti." ujar Frost yang nggak jadi protes.

"Yes, gue dapet!" seru Pyro. "Vin, Musik!"

kagaku no genkai o koete watashi wa kitan dayo

NEGI wa tsuitenai kedo dekireba hoshii na

ano hi,

takusan no naka kara sotto watashi dake eran dano

doushite datta kawoi tsukaki kitaina

ano ne, hayaku

PASOKON ni ireteyo

doushita no?

PAKEEJI zutto mitsu meteru

kimi no koto

miku miku ni shite ageru

uta wa mada ne, ganbaru kara

kimi dake no watashi o

taisetsu ni so datete

hoshii kara

miku miku ni shite ageru

ichinenjuu kimi no koto o

futari de uta otsukuru no yo

dakara chotto kakugo o shitete yo ne (shite ageru kara)

watashi no sugata mada me ni wa mienai no wakatteru

dakedo watashi ikiteru kimi to hana shiteru

dakara, BUAACHYARU no kakine o koete afure kaeru jouhou no naka

kimi to watashi futari de shinka shite ikitai

yuube kiita

kimi no hana uta ga

ashitani wa

watashi ga utaeru koto matteru

itsumademo

miku miku ni shite ageru

utatte kusorega shiawase

tamani machigacchau kedo

kizu kanai furi o shiteiru kimi o

miku miku ni shite ageru

sekaijuu no dare, dare yori

kimi nihon kitsu taeru no

dakara zutto tonarini isasete ne (donna toki demo)

miku miku ni shiteyanyo

saigo ma dene, ganbaru kara

jishin wa aru keredo

sukoshi shinpai o shiteiru kimi o

miku miku ni shiteyanyo

sekaijuu no dokoni itemo

sagashi dashi tetsu taeru no

dakara chotto yudan o shite agete

miku miku ni shite ageru

mada mada watashi, ganbaru kara

kuchizu sande kureru

muchuu de ite kureru

kimi no koto

miku miku ni shiteageru

sekaijuu no dare, dare yori

daisuki o tsutaetai

dakara motto watashi ni uta wa sete ne

"Nggak ada joget kan?" tanya Revan.

"ya, enggak lah.. Vience turun lu dari meja! Tartagus jangan Goyang dombret! Grief stop jangan matokin ekornya Nigou!" omel Thundy.

"lagu berikutnya.." Alpha menyeritkan dahinya. "Triple Baka."

Revan langsung berdiri, "Rev? lu mau nyanyi?" tanya Thundy.

"Nggak..." Revan langsung menendang Red, Rone, dan Aka kedepan. "Dah, tuh.. Triple Idiot udah di depan." ucapnya datar.

"Eh.." mereka bertiga berdiri dan membersihkan baju mereka. Dan Musikpun dimulai.

"anata no kokoro wo bakkyunkyun!!" seru Rone.

(Red) ki ga tsukeba monitaa no mae de ohayo! shiranai aida ni nemuke arawareta

(Rone) AuAu

(Red) isogashii no niamaenagara yoseru kotoba ni sasoware

(Aka) omae wa jitsu ni baka da naa..

(Red) honki de tsuraretaa!

kanpeki ni ma ni awanai doushiyou mo nai sono toki, hirameita nanika ni yori sugu ni akirameta~

(All) baka baka baka nani ga koko made anata wo ugokasu no?

michi naru sekai e tobitatsu kibou nose

baka baka baka hoka ni yaru koto mada mada arunjanai?

naite waratte okoru koro makasete ne!

watashi no iro ni shite ageru!

(Red) kurietibu na kokoro wa orenai sa! sou wa iu keredo sude ni kuzureteta!

(Aka) Oi! Sore wa Dame Daro!

(Rone) naani mata mochinaosereba hora yaruki takusan afureru

(Red, Rone) sunadokei no you ni~

(Aka) tekitoo ni tsukuri ageru dakedo nanika mono tarizu neta o sagashitemita kedo chikara tsukete kita!

(All) baka baka baka machibouke na no ni tenuki toka hidoi yo, honki daseba shiawase desho? anata nara!

baka baka baka yarubeki koto wasubete wasurechaeutau odoru egaku kotoba okuridasu watashi no tame ni...

(Rone, Aka) OK!

"Nee.. aku tak yakin untuk melakukan ini..." bisik Red.

"Oh, lakukan saja ayo!" ajak Rone dan Aka.

"Baiklah.."

'Silahkan bayangkan Bagian Oooooo-nya'

(All) baka baka baka nani ga koko made anata wo ugokasu no?

michi naru sekai e tobitatsu kibou nose

baka baka baka hoka ni yaru koto mada mada arunjanai?

naite waratte okoru koto makasete ne!

baka baka baka machibouke na no ni tenuki toka hidoi yo

honki daseba shiawase desho? anata nara!

baka baka baka yarubeki koto wasubete wasurechaeutau

odoru egaku kotoba okuridasu!

watashi no iro ni shite ageru!

"Maa.. Sudah cukup!" Red langsung keluar dengan blush dipipinya.

'Ternyata, Red punya rasa malu juga kalo suruh nari.' gumama Mereka semua bersamaan.

"Ok, lagu apa selanjutnya?" tanya Thundy.

"hmm.. Patchwork Staccato.. ada yang tau lagunya gimana?" tanya Vience dan semuanya menggeleng kecuali..

"Al, lu tau?" tanya Thundy ke.. Alucard dibelakang dia.

"Yah.. itu kebetulan lagu yang aku- lupakan itu." Alucard maju dan mengambil micnya. "Musiknya tolong."

tsugihagi darake no kimi to no jikan mo soro soro owari ni shiyou kono ito chigiru no iro toridori chirabaru desho

nee hora ano toki no kotoba kasaneta muda na jikan kono ito chigiru dake fuzoroi da ne waraeru desho

tick tack tick tack en o kaite

ding dong ding dong asobimasho

tick tack tick tack musunde hiraite

ding dong ding dong jaa mata ne

hotsureta ito ga sasayaku

kimi yo isso isso inaku nare, kawaranai kono mama nara

tabun kitto kitto nante koto nai, sukoshi karuku naru dake

nee ikka ikka sutechaeba,

kizukanai sono mama nara

dakedo zutto zutto suki kamo na,

sukoshi dake itai kana...

kizukeba ki ni shiteru gamen soro soro miakita are nuki kore nuki sore ja tsumannai'n desho taikutsu desho

flick tap flick tap men o subette

swipe tap swipe tap A R T

flick tap flick tap hiraite tataite

swipe swipe swipe swipe... mou yada na

zuru zuru ito ga tsubuyaku

kimi yo isso isso inaku nare,

awaranai kono mama da yo

dakara kitto kitto nante koto nai,

sukoshi sabishiku naru dake

mou ikka ikka sutechaeba,

kizukanai sono mama dashi

tabun zutto zutto suki dakedo, sukoshi dake itai kedo

(Whistle Part)

'Alucard bisa bersiul?' batin mereka semua bersamaan.

..dakara..

dakara isso isso inaku nare,

kawaranai kono mama dashi

tabun kitto kitto nante koto na,

sukoshi sabishiku naru kedo

nee ii no? ii no? sutechau yo?kizukanai? mada kizukanai nara...

sokka sokka suki na no wa...

saisho kara boku dake

...tick tack tick tack...

ding dong ding dong...

(Whistle part again)

tsugihagi darake no kimi to no jikan o soro soro owari ni shiyou kono ito chigiru dake.. kantan desho? waraeru yo ne?

"Gue nggak tau kalo Al bisa bersiul loh.." bisik Thundy ke Revan.

"Idem." balas Revan.

Kita udahan dulu OOTnya.

"Jadi bagaimana menurut kalian? Soal markas-ku?" tanya girl-chan

"Menarik, tak salah mereka menumpang markas-mu." jawab Elisa.

"Yah, terima kasih."

"Dan Alex, terima kasih sudah membuatkan kami makan malam yang enak ini." sambung Elisa.

"Yah.. terima kasih."

"Dan untuk pernikahan mereka berdua.. akan diadakan.. dua hari lagi.."

"E.. Eh!?"

Dua Hari kemudian..

"Oh My God, grogi gue nih!" seru Alex.

"Tenang aja, nggak bakal gigit kok." hibur Ars.

"Baiklah, pokoknya harus bisa." ujar Alex.

Alex kemudian keluar dan berjalan menuju altar menunggu Silica datang. Kemudian, Silica datang dengan pakaian pengantinnya dan membawa bunga. Dia terlihat gugup dengan banyaknya orang yang menatapnya.

"Hai.." sapa Silica.

"Hai.."

"ehm.." Drud membersihkan tenggorakannya. "jadi dengan ini, kalian berdua.. apa kau, Alex bersediakah kau menerima Silica sebagai istrimu?"

"Ya, saya bersedia.."

"Dan kau, Silica apa kau bersedia menerima Alex sebagai suami-mu?"

"Ya, Aku bersedia.."

(Maaf, Diskip sampai akhir, karena nggak inget nikahan Om-ku kemaren di gereja karena itu pas aku kelas satu SMP -w-")

"Selamat ya kalian berdua!" setru Iris sambil bertepuk tangannya.

"Terima kasih Iris-chan!" balas Silica. "Nee, Kalian berkumpul dong! Aku akan melempar bunganya!" Semuanya langsung berkumpul dan Silica melempar bunganya.

"Aku Dapat.."ucap Naya sambip menggenggam bunket bunga yang dilempar Silica.

"Selamat ya, Naya.. mungkin, kamu bentar lagi nikah sama edgy." jata Mira disebelahnya.

"Terima kasih, Mira-san."

"Nee, Alex, udah siap nanti malem?" bisik Ethan.

"Dih, jangan musem deh lu!" sembur Alex dengan blush dimukanya.

"Tapi, kan nanti malem pertama lu." goda Eris.

"Bodo amat lu berdua!"

"Lem, mending lu nggak usah pundung deh.. nggak enak nih jadinya.." ucap Edgar ketika melihat Salem pundung di pohon dekat Altar.

"Liat orang Pacaran aja udah ngedrop, apa lagi nikah.." bisik Lectro.

"Oh, ayolah.. jangan bersedih.. mungkin suatu hari kau akan menemukan pasanganmu." hibur Alfred sambil menepuk pundak Salem.

"Ya.. Eh.. Kau, glek.. yah.." ucapnya kaget melihat Alfred disebelahnya.

Ok, udahan dulu ea! Dan selamat buat Alex!