Balas Revievv :
girl-chan : Kenapa mba? Gedeg sama akai karena ultinya muter-muter kayak gasing :v
Me : Emang sih, dia agak gimana gitu pas dia intro. Time to Witness the Handsome. Bahahaha :v
Alucard (ML) : FYI, si Lance Dia udah beristri loh...
Miya : Odette kan?
Alucard (ML) : Yupz..
Ethan : Ciee.. Masih Jombs nih ye!
Me : Lah, Elu!?
Ethan : Gue mah Happiness :v
Rosy Miranto18 : Ada F/M dan M/M :v
Inferno : *Summon Firewall untuk menahan sabit yang terbang. Jugje, adalah skill untuk meledakan lawan disekitar sampai terpental jauh, efek dari ledakan juga akan menyakiti lawan disekitar area ledakan. Kalau kelinci kesayangan aku tak akan mau, kasihan.. Tapi, kalau banyak dan bergerombol baru aku bertindak. Makhluk berbulu yang mengenyangkan perut *jilat bibir.
Destra : *Menghela Nafas. Baiklah, aku akan terbang kesana. Tombakku itu sangat berat jika dibawa oleh orang lain, tapi akan enteng jika aku yang membawanya. Namun juga, tombak itu menimbulkan efek-efek listrik disekitarnya.
Mira : Hanya berlibur dan Traveling seperti biasa, sekaligus meneliti kehidupan di Denmark, setelah Denmark aku mau ke Itali, lalu ke Cina, lalu kembali ke squad untuk istirahat bersama kakak lagi.
Lectro : Boleh, tapi, soal Nioh aku belum terlalu tau. Dan Game Dark Souls 3 benar-benar membuatku frustasi walaupun seru.
Hanny : Susah ya? Baru main, langsung raja trus Ded dan ulang dari awal.
Lectro : Tuh tau..
Takano : Anakku itu namanya Masaki dan Asako
Hayabusa : Bu.. Bukan mereka! *Tsundere Haya On. I.. Ini.. Wanita, bukan P.. Pria.. Bodoh!
thx!
Chapter 69 (IYKWIM) : Test Your broken mind.
A/N : Seperti jumlah Chapter kali ini. Chapter ini bakalan agak sedikit ngeres pikiran para anggota-nya sableng sih tetap. Dan juga.. Yang baca jangan ngeres juga, kalau ngeres mending di sapu aja biar bersih :v
Warning : Dirty Jokes, tapi No Smut Eksdi Eksdi.
1. Tebak-tebakan Absurd.
"Jung!" panggil Ethan dan Jung langsung menengok kebelakang.
"Apaan?"
"Gue punya tebak-tebakan nih!" seru Ethan.
"Apa tebaknya?"
"Apa yang kalau dikocok, keluar putih-putih, trus ntar ada yang teriak-teriak ada yang ngedesah?"
"Orang la.. Lagi *Piip*."
"Dih, Udah tau ibu-ibu lagi arisan!" balas Ethan.
"Eh, iya bener juga!"
"Satu lagi, Apa itu Berbiji, Berbulu, dan berbatang, Trus Keras pula kalau dipeggang!"
"Lu ngomongin, *ahijd?"
"Ngeres amat sih mas, makanya tuh folder isi Anime H dan E nya di kurangin!"
"Lah!?"
"Gue bilang kalau itu Jagung!" sembur Ethan. "Lain kali, tuh otak, jangan ngeres apa!"
2. Bath time incident.
"Emm.. Kenapa kau di pemandian laki-laki Ris?" tanya Tartagus.
"A.. Apa? Pemandian laki-laki?" balas Iris shock berat.
"Iya, kau di pemandian laki-laki." ralat Tartagus datar dan Iris langsung blushing.
"Yaudahlah, aku disini aja... ini pemandian priba.. di.. ini kok.. kan, kamu doang nggak apa-apa..." Iris memalingkan mukanya dan Tartagus juga ikut blush dan masuk ke pemandian dan berendam di sebelah Iris. Mereka hanya diam sana walaupun, tangan mereka berpegangan sih.
"Emm.. Aku bisalan duluan aja ya.." ucap Tartagus pelan.
"Si.. Silahkan.."
Entah karena batunya licin atau emang dia sengaja, atau bahkan kayak ada gaya gravitasi yang membuat Tartagus terpelest dengan tidak elitenya dan saat dia mendarat.
"Hmmh.. Tarta.. Tarta-kun.."
Dia mendarat di..
"Apa Yang!?" Kazuma yang baru masuk kepemandian melihat kejadian itu dan langsung murka ditempat karena.. Muka Tartagus mendarat tepat di Belahan Dada Iris. "Omae wa Mou Shindeiru!!"
"Nani!!?!!?!!?!?!?!!?!?"
"Ryuu Ga Waga Teki O Kurau!!"
Seketika itu pula pemandian itu meledak dan Iris hanya bisa berlari dengan muka memerah ke depan. Sementara, Tartagus hanya bisa pasrah di tabrak Sieryuu dan digebukin Kazuma.
"Dasar kau Cabul!"
Beberapa Hari kemudian...
"Kok lu malah bonyok sih?" tanya Vience yang mau ngakak tapi, takut dosa ketika melihat sepupunya di perban muka dan lengannya di gips.
"Emang sih, gue liburan bareng pacar. Tapi, Gue berakhir di hajar dan di paksa sama kakeknya buat belajar bela diri."
"Lah, Baguskan lu belajar bela diri?" tanya Sapphire bingung.
"masalahnya, ada kejadian.. Yang nggak sengaja buat Kazuma-sensei ngamuk dan gue di hajar pake Sieryuu, sampe bonyok."
"Apa?"
"Maaf, Nggak bisa cerita."
3. Sikat gigi.
"Pagi..." Red masuk ke kamar mandi dan melihat Revan sedang menyikat giginya sampai busanya banyak disekitar mulutnya
"Hoaam.. Pagi." balas Red dan mengambil sikat giginya dari sebelah westafel dan tak sengaja menyenggol tangan Revan dan sikat giginya terjatuh disekitar kakinya.
"Ah, lu mah.." keluh Revan dan mengambil sikat gigi itu, kemudian pintu dibuka dan Jung langsung berhenti.
"Pa.. Pagi.." Jung menatap Revan dengan wajah shock.
"Oh, Pagi." balas Revan yang lupa kumur-kumur.
"Maaf, ga... Ganggu!" Jung membanting pintunya lagi dengan wajah memerah.
"Dia kenapa?" tanya Red.
"Entah." jawab Revan dan mulai mengambil segelas air dan kumur-kumur.
4. More Mabok Incident with No Eudo.
Eudo mabok? Udah biasa..
Gimana kalau yang mabuk sekarang adalah...
"Ahahahahah, jangan seperti itu!"
Alucard..
Bu.. Bukan.. Alucard Valient tapi, Alucard Em El. Iye, dia yang mabok. Alasannya sih abis minum sakenya Takano. Tapi, Akhirnya mereka tau.. Kalau Red bukan ngasih Alucard Sake, tapi Rectified Spirit yang sisa sedikit dan Alucard baru satu gelas langsung mabok berat.
"Valient, adhikk kechhiill ku yang manis 'hik!' ucap Alucard dan mendekati Valient dengan ling-lung.
"Menjauh dariku!" seru Valient dan langsung menghindari Alucard yang menerjangnya. "Haytham, Setrum dia!
"Eh? Umm.. Baik Val." Haytham meng-Thunderbolt Alucard tapi meleset. "Dia terlalu lincah!"
"Aku perlu minum! Aku Haus!" seru Alucard dan mengambil sebuah botol yang sepertinya tidak asing dimata semuanya.
"Itu.. Sakenya Red!!" Sebelum mereka sempat merebut botol Sake itu. Alucard sudah menenggak semuanya dan sekarang dia tambah mabuk bahkan...
"Valient! I love you my little brother! Let me take off your Virginity!" seru Alucard dan langsung merobek baju Valient.
"Nooooo! Lepaskan gue, lepasin tuh tangan dari celana gue!" Valient langsung lari entah kemana diikuti Alucard sampai dia akhirnya terpojok di sebuah sudut ruangan. Akhirnya dia hanya bisa pasrah dan menatap Alucard dengan ekspresi datar walaupun, agak kesal dan pasrah sih. Tapi, untungnya..
"Time to Shine!" Sebuah bola meriam tepat mengenai muka Alucard sampai empu-nya pingsan dengan tidak elitenya di lantai.
"Val, Kau tak apa?" tanya Layla dan menghampiri Valient sambil membawakan dia sebuah baju.
"Yah, Terima kasih sudah menolongku, sekarang apa yang harus kita lakukan?"
"Hmmm..."
Paginya...
"Oh, Hei Al' semalam kau hebat ya." ucap Valient yang sedang melahap sarapannya. Sendok Alucard terjatuh dari tangannya karena Shock dengan apa yang dikatakan Valient.
"Ma.. Maksudnya.."
"Hmm.. Yah.. begitu deh..."
Layla hanya bisa menahan tawa, dia yakin kalau HDD eksternal dia terdapat sebuah folder foto dengan ukuran 1 GB berisi foto memalukan Alucard yang mabuk alkohol semalam.
5. What?
pukul 1 pagi.
"Dek, lu kerja jangan setengah-setengah kek. Ntar diomelin Boss karena bolos mulu kan nggak enak." keluh Desmond ketika pulang bersama Desmand dari tempat kerja mereka di kota.
"Iya, gue tau kak, tapi.. Rasa males gitu mau kerja. Tapi, kalau udah masuk malah betah." balas desmand.
"Udah ah, besok-besok lu gue samperin aja di squad lu." ucap Desmond.
"Terserah sih..."
"Hmm..." Desmond berpikir sejenak dan dia mendapat ide yang agak memaksa karena ntar pasti keramean. Tapi, demi memaksa Desmand biar bisa berangkat kerja, mau nggak mau dia akan melakukannya. "Yah..."
"Kenapa?"
"Nggak kok."
'Aku akan menghubungi pria itu...' batinnya.
Besok...Diruang tengah sedang terjadi lempar-lemaparan kue pie. Berawal dari keisengan Ethan yang melontarkan sebuah kue pie kearah Jung. Jung yang tidak terima membalasnya dan ternyata mengenai wajah Red dan perang kue pun tidak dapat dihindari."Hyaaattt! Rasakan lemparan kue pie-ku!" seru Clint dan melempar sebuah kue pie ke arah Alucard.
"Weee! Miss!" Ejek Alucard dan membalas melempar kue pie kearah Clint tapi meleset dan mengenai Zilong dibelakangnya.
"Oh gitu! Oke! Ane akan melemparkan My Lovely Stocking!" seru Zilong dan menunjukan sebuah kaos kaki yang sepertinya sudah 1 bulan belom di cuci. Dia melemparnya tapi meleset ke arah pintu dan mengenai...
"Oi, ada member ba-"
Plok!
"Oh tidak..." ujar mereka pelan.
"Puah! Ini kaos kaki siapa hah!?" bentak Takano dan semuanya menunjuk Zilong yang mulai mengendap-endap pergi. "Oi kau!"
"HEROES NEVER FADE!!" Dan dia kabur secepat mungkin dari Takano yang mengamuk.
"Kemari kau!"
"Tidak akan!"
Zilong hampir bertabrakan dengan Desmond dan..
Insert To be continued meme...
6. Ear rape.
Siang ini Eris sedang main sama Salem di dalam ruang kendali. Karena agak bosan Eris memutuskan untuk mengerjai Salem sesekali (Pret!)
"Gue tantang mau nggak?" ucap Eris ke Salem.
"Apaan!?"
"Nggak baper nonton Titanic plus dengerin OST-nya."
"Kalo berhasil gimana?" tanya Salem.
"Lu boleh nyuruh gue sesuka hati."
"Kalo gagal?"
"Silahkan, seminggu berturut-turut bermalam bersama Alfred berduaan di kamar gue, tapi kalau mau lebih gue cariin Love hotel." jawab Eris dengan cengiran dimukanya dan Salem langsung memasang muka 'seriusan lu!?'
"Becanda mavs, kalau lu gagal lu harus dengerin OST Titanic tapi versi Ear Rape." ralat Eris dan memutar lagu 'My heart will go on' versi Earrape suling dan..
Tuuu Tu Tu Tuhhuhhuuttt Tuttutt
"Telinga gue oi! Bedarah dah nih!" sembur Salem.
"Eh, daripada tantangan, gue dapet ide iseng nih." Bisik Eris dan dia membisikkan rencananya ke Salem. Salem langsung tertawa jahat memdengar rencana itu.
Kemudian...
"Sshhtt!!" Mereka mendekati Mathias yang lagi tidur di sofa dengan sebuah buku di mukanya. Eris dan Salem diam-diam menyelipkan sebuah Headphone ke kepala Mathias yang sudah disambungkan ke HP Eris.
"Atu, Dua, Ti..."
'TRRRRRIIIIIIIIIIIITPPPP TRRRRIIIIIIIIIIITRRRT!!!!!'
"Argh! Gue Budeg dah!" sembur Mathias yang kaget karena mendegar lekingan suara Recorder.
"Kabur Coeg!" Seru Salem dan Eris bersamaan.
"Woi! Sini lu berdua!"
Second Target Locked..
"Ikyo, ini deh!" Eris memberikan Ikyo Headphone-nya. "Gue ada lagu yamg bagus lho."
"Coba di play."
"Oke!"
Oh, kau salah ucap Ikyo.
TRRRRRIIIIIIIIIIIITPPPP TRRRRIIIIIIIIIIITRRRT!!!!!'
"Kampret lu berdua! Lu mau bikin orang budeg ya!" sembur Ikyo dan mengejar dua orang iseng tersebut.
"Muehahahahahaha!"
Revenge...
Zen terbangun disebuah ruangan kosong dan berdebu. Tapi, entah kenapa ada sebuah alat penyangga di kepalanya dan dia dalam posisi duduk dan diikat. Konstant, dia panik nggak ketulungan.
'Dafuq, masa gue tiba-tiba kena eksekusi sih! Salah gue apa!?' batinnya.
"Oh, sudah bangun?" ucap Salem dari sebuah layar.
"Salem!?"
"Hei, Aku ingin bermain denganmu..."
"Salem sejak kapan lu punya 'Reverse Bear Trap' !?
(Jangan dicari Ok! Kecuali, kalau kalian udh tau atau nggak kuat liatnya.)
"Sebenarnya sih, itu hanya.. Headphone yang di mosifikasi..." jawab Salem sambil menggaruk pipinya dan sweatdrop.
"Apa yang lu mau?" tanya Zen.
"Gampang, kau lepaskan Headphone itu dan keluar dari ruangan sebelum 5 menit. Kuncina ada di atas Headphone-nya. Kalau gagal, ntar ada muaik yang ngiringin di ruangan itu."
"What!?"
"Mau tau? test ya!"
Lingsir Wengi...
"Kenapa harus Lingsir Wengi!?" sembur Zen.
"Balas Dendam setelah ngerain gue, Weee!" balas Salem dan layar langsung mati, tiba-tiba hidup lagi. "Oh, tentu saja, tak lupa dengan Earrape-nya."
"Hah?"
Tu TuThutTuTUhTu
"Kenapa harus lagu Ost Titanic sih!"
"Oh, ok yang lain..."
Teret Tet Tet Teret.. Teret Tet Tet Teret.. Teret Tet Tet Teret.. Teret Tet Tet Tet Teret..
"Nuuuu! Jangan lagu 'Akad' lagi bosen gue!"
"Lagu Payung Teduh Akad tapi Intronya 10 jam." jawab Salem dan layar mati kembali.
Bonus :
"Haya, beli bunga segitu buat apa?" tanya Yamatabi ketika meliha Hayabusa membawa sebuah bungket bunga berukuran besar.
"Mau ketemu seseo- Enggak kok! Tabi-Nii!" Haya langsunv teleport entah kemana bersama bunbket bunga itu.
"Mencurigakan..." batin Yamatabi.
Kemudian..
Hayabusa menatap seorang perempuan berambut Silver yang membawa sebuah payung dikejauhan, dia menelan ludah dan memberanikam diri untuk mendekati wanita tersebut dengan menyebunyikan bungket bunganya di punggunya. Dia tidak tau, kalau dia diikuti oleh beberapa orang.
"Siapa wanita itu ya?" ucap Iris dengan teropongnya.
"Kayak gimana ciri-cirinya?" tanya Emy.
"Warna rambut silver panjang kebawah, mata biru, bawa payung." jawab Iris.
"Pacar dia kali." jawab Alexia yang juga menggunakan teropong.
"Kok nggak keliatan?" ucap Hikari dan yang lain hanya bisa sweatdrop karena tutup lensa teropongnya belum dibuka.
Jangan tanya apa yang mereka lakukan setelah disogok sama Kunihiro bersaudara.
"Hayabusa, lama tak berjumpa ya." ucap Wanita itu dengan senyuman.
"I.. Iya, Nona Kagura.. Em.. Ini untukmu." Haya memberikan bungket bunga yang dia bawa.
"Oh, Terima kasih."
"mau jalan-jalan, hanya kita berdua..."
"Baiklah." Mereka berdua langsng berangkulan tangan dan pergi ke arah taman yang lain.
"Hmm..." Para kelompotan Fujo langsung berpikir dan bersiaplah untuk Haya karea doujin dia dengan kagura akan bertebaran dimana-mana.
Dimarkas..
"Reha, aku ingin-"
Perkataan Yamagi terpotong setelah melihat Reha sedang sibuk Nari di kamar. Reha yang sadar denan kehadiran Yamagi langsung berhenti dn adu tatap denan Yamagi.
"A.. aku bisa jelaskan.." ucap Reha dengan blush dimukanya..
Segitu dulu ada..
