Balas Revievv :SR : O G2 Y...

Red, Nigou : Y G G2 JG X...

Eris : Mnrt eL!

Salma : G U CP Y?

Anthoni : Y TRS K?

(Yamagi : Pada kenapa sih!?, Alfred : Au Ah Gelap...)

Girl-Chan : Padahal mau gue bikin yang lebih Gud lagi cara banguninnya Loh

Yamagi : Btw, Makasih mata ikannya Zen-Zen-

Yamatabi : Tsukamenai-

Hayabusa : Kimi no koto.

Yamagi : Zen-Zen-

Yamatabi : Shiranai-

Hayabusa : Uchini... Iei..

Yamagi : Kokoro o-

Yamatabi : Kawareru Nande koto-

Hayabusa : AruHazuNai Desou!

Me : Kok malah nyanyi sih jadinya...

Song : Melancholy -Kagamine Rin-

Rosy Miranto18 :

Yamagi? Dia itu Om-Om keker dengan Mata merah, rambut biru muda, Dan Brewok! Sama Connor aja mungkin tua-an dia mukanya, kecuali kalau dibandingkan sama Hank. *Ditabok Hank.

Yamagi, Valir : Baju untuk bertarung??

Yamagi : Ehm.. Kau tau.. Valir-

Valir : Aku bertarung dengan baju yang aku berikan ke Yamagi.

Yamagi : Nah...

Takano : Jangan Tatap Yuki seperti itu *Death Glare.

Azure : Haa... Aku tidak mengerti, Harem apalagi? Kirito itu siapa?

Warrend : Maaf Azure, Tapi jangan Cari soal Kirito ok, Aku tak mau kau teracuni dengan dunia 'Kirito' itu.

Azure : Baiklah...

Hato : Yap, Senin sampai Jum'at...

Momota : Aku perempuan ok!

Salma : Eh, Em.. Emangnya ke-kenapa!? *Blush So Hard. Btw, yang soal ukuran itu.. Itu punyaku..

Azure : Aku akan mencari tau apa itu dunia Perfu-

Warrend : Noooooooo!

Nigou : Kan Aku Naek Sepeda bonceng sama Flore, kok jadi motor sih -_-

Anthoni : Hentikan Lelucon 'ATV' itu *Nendang balik Benda yang datang ke dia. Kami saudara kandung, Hanya beda tempat lahirnya karena sering berpindah tempat

Nia : Kami manusia ok! Lha, Kan Marisanya sama Revan di Reha Squad. Kalau dirumah kami hanya ada Barrie.

Thx!

Chapter 85 : Three Poor Little Student.

1. sambung kata.

Sedang ada pelajaran bahasa inggris dikelas dan guru sedang menjelaskan pelajaran didepan. Ney yang duduk didepan Nigou sedang asik menggambar sesuatu dikertas yang dia copot dari tengah buku. setelah dia telusuri dan selesai menggambar dia memberikannya ke Nigou. Nigou yang melihat kertas kiriman Ney itu langsung membukanya dan, "Uuh..." Dia menatap aneh gambar tersebut.

'Ka.. Kap- Kappa?' Nigou berpikir sebentar, mungkin Ney mengajak dia bermain sambung kata ditambah gambar. dia menggambar sesuatu dan memberikannya ke Ney lagi. Ney melihatnya dan kebingungan.

'Parasite? apa itu? kenapa dia malah gambar cacing?' sebenarnya Nigou gambar parasit dengan gaya fiksi tapi, Ney kurang mengerti soal itu. Dia menggambar lagi dan memberikannya ke Nigou.

'Apa-Apaan Ini!?'

Te-

Ten-

Tengo!?

'Harusnyakan Pake 'u' bukan pake 'o'!'Jerit Nigou, tapi ah sudahlah, dia balas gambar itu. Ney menerimanya kembali dan melihatnya.

'Ooh, ini Goku!'

Sebuah gambar Goku dari 'DB'

Ney mulai menggambar lagi tapi, dia salah beberapa kali dan akhirnya dia memberikan kertas itu ke Nigou lagi. "Ugh..."

'Um.. Uma.. Una.. Usa.. Ushi Dayo!?' Jerit Nigou, Sembari setengah mendumel karena gambar aneh dari Ney. Ney menerimanya lagi tapi dia bingung membaca tulisan Nigou karena Nigou pakai Huruf Kanji. (Revan : Demi apa dia bisa!?, Red : Siapa dulu dong Ayahnya!)

'Dia Nulis ap- Oh, ini dia.. Shita!' Ney berpikor sejenak menggambar dan benda dari Kata 'Ta' Oh doi tau satu hal. Dia memberikannya ke Nigou lagi kertas itu, tapi Kali ini Nigou benar-benar shock berat. Bukan karena gambar aneh dari Ney.. Tapi...

'Ini.. Ini bukan Taksi! Tapi, Taxy Dayooo!!!'

Typo paling hebat abad ini... Taxy :v

Akhirnya Nigou pasrah dan menggambar seadanya saja...

Poor Nigou.

2. Oh tidak!

Setelah perjuangan membujuk orang tua (Plus Kakak Untuk Ney.) Akhirnya merela bertiga diizinkan untuk berkemah sendiri. Walaupun, tempatnya tidak jauh dari rumah Harada, tetap saja pemandangan dan areanya lumayan baus.

Untuk persiapan makan, Nigou membawa sebuah bumbu kare, dan bermacam-macam daging. Flore membawa beberapa macan kaleng ikan kalengan (dari Tuna sampai Sarden), Ney membawa Beras dan alat memasak.

Mereka pun bagi-bagi tugas. Nigou memasak Kare, Flore memasak Nasi, Ney memancing untuk ikan bakar.

Lalu...

'Asik Karenya matang!' Gumam Flore ketika melihat karenya sudah mulai kental. Dia mulai mengambil sebuah sapu tangan di sebelahnya.

"Flore hati-hati ya bawanya." Ucap Nigou yang sedang memasak Nasi.

"Tenang Nigou, serahkan ke Flore." Flore mulai mengangkat panci tersebut untuk ditaruh ke sebuah batu. Tapi, saat dia berjalan tak sengaja dia tersandung bati dan Karenya tumpah berserakan semua. Flore-pun Panik melihat kejadian itu.

'Aduh! Nigou pasti marah nih!' jeritnya dalam hati. Flore mulai mencari hal untuk menutupi kare yang tumpah itu. Ah, dia menemukan sebuah koran, tapi saat dia mau menutupnya...

Flore yakin dia merasakan aura Jahat dari Nigou. Flore berbalik dan melihat Nigou benar-benar mengeluarkan aura Jahat.

"Tu- tunggu Nigou! Aku masih ada cadangan! Ikan ka- ka- ka- ka- kalengan ma- ma- ma- mau!?"

"APA--"

"Nigou i-"

"Apa warna--"

"Hiiiiiiii!!!!"

"Apa warna darahmu memangnya haaaaaaaaaaah!!!"

Uoh, Tak sengaja Nigou tersandung batu saat mau mengejar Flore. Flore berbalik dan panik melihat Nasi yang mereka mesak jatuh semua. Nigou-pun ikut panik.

"Kita Makan apa sekarang!!?"

"Aku masih ada ikan kalengan!"

"Itu buat Darurat!"

"Ah!" Mereka melihat kearah Ney yang masih asik memancing. Ternyata dia dapat ikan dari pancingannya.

"Ney dapet ikan!" seru Nigou.

"Penyelamat kita!" Timpal Flore.

tapi..

"Dadah Ikan." Ney dengan polosnya melepaskan ikan tersebut ke sungai lagi.

"NEEEEEEEEEEYYYYYYYYY!!!!" Jerit Nigou dan Flore yang mulai terbang ke udara.

Dengan terpaksa mereka pergi ke Rumah Harada dengan wajah suram.

"Lho, nggak jadi?" Bukannya dijawab Nigou dan Flore malah pundung dipojokan dengan aura suram.

3.Just As"Nigou, Ney, main kartu bertiga yuk." Ajak Flore sambip merogoh tasnya.

"Boleh, kamu bawa kartunya?"

"Bawa kok, Nih!"

"Eeh.. Flore..." Nigou menunjuk kartu yang dibawa Flore. Saat dilihat ternyata, kartunya As semua.

'Hah, bisa gitu...' gumam mereka bertiga sweatdrop.

4. Oh, Tidak! Part.2"Ney, dapat berapa Nilainya?" Tanya Flore sambil membawa kertas ulangannya.

"Ah, kecil kok?" Jawab Ney ragu-ragu.

"Berapa kecilnya? Aku dapat 45 sementara Nigou 60." Ujar Flore penasaran.

"Ha- Hanya 35 kok, hehe."

"Lihat ya Ney." Flore mau mengambil Kertas ulangan Ney. Tapi, Ney pangsung menyembunyikannya. "Eh?"

"Aku dapat 35 kok Flore, nggak usah dice-"

"Lihay ya Ney dapat bera-" Nigou langsung merebutnya dari Ney, Flore langsung ikut melihatnya. Mereka berdua langsung Shock ketika melihat hasil Ulangan Ney.

'Sa- Satu!' Mereka langsung melihat kearah Ney yang sedang pundung di mejanya sambil bergumam.

'Aku amat bodoh Aku amat bodoh Aku amat bodoh Aku amat bodoh Aku amat bodoh Aku amat bodoh Aku amat bodoh Aku amat bodoh'

'Oh, Tidak...' Mereka diam-diam menaruh kembali kertas tersebut dimeja Ney.

5. Motivation For Ney : Try to self-Motivate."Haa.. Yang penting kau tau, setelah mendapatkan Nilai segitu kecilnya kau harus bisa mengimprovisasi dirimu sendiri." Ucap Flore dengan nada Motivator.

Ney hanya termenung sesaat lalu dia memutar kursinya, "Tapi, Terlalu susah untuk memotivasi diriku sendiri, apa lagi aku lebih senang bermain daripada yang lain."

"Jadi tidak bisa ditolong." Ucap Ney dengan nada imut. Nigou hanya menahan tawanya tapi tidak bisa dan akhirnya kelepasan.

6. Motivation for Ney : Try to Forget the past, look for the Future.

"Ney, Coba deh buat sesuatu yang bagus. Dan coba bayangkan itu adalah sesuatu yang terjadi sekarang dan kemudian buanglah itu, mungkin itu akan berhasil untuk memotivasi dirimu." Usul Nigou.

Ney mendapat ide dan membentuk kertas ulangan itu menjadi pesawat kertas, "Dengan ini aku putusakan untuk melupakan hal yang lama, dan mulai membuat hal yang baru."

Ney berniat menerbangkan pesawat itu ke tempat sampah, dengan jarak kurang dari dua meter dari tempat sampah, "Baiklah dari sini!"

'Dia mencoba lari dari kenyataan.' komentar Nigou dan Flore sweatdrop.

Ney menerbangkan pesawat itu tapi sayang pesawat itu berputar balbalik kearah kepalanya dan menimpuk dahinya, "Aduh."

'Ini akan berlangsung lama.' komentar Nigou dan Flore dengan wajah suram.

7. Tertimpa

"Pulang yuk!" Ajak Nigou.

"Tapi, Ayahmu dan Paman Tumma belu-"

"Udahlah, kita pulang sendiri aja hari ini."

"Terserah kamu deh Nigou."

Akhirnya mereka pulang bersama-sama.

"Hari ini banyak kejadian aneh ya?" Kata Ney.

"Itukan karena kamu dapet Nilai jelek hari ini, Ney." Balas Nigou.

"Iya sih, tapi Juga inget yang soal Kartu As semua tadi." Sambung Flore.

"Oh, itu lucu banget loh Flore."

"Tapi, Yang penting kita nggak kejatuhan sesuatu barang, boneka kayu misalny-"

Pletak!

"Aduh! Itu apaan!?" Tanya Nigou yang kepala baru saja tertimpa sesuatu.

"Boneka kayu." Jawab Ney dan mengambil boneka kayu itu.

"Kok, ada boneka kayu jatuh dari langit ya.. Kan nggak mungkin juga ada hujan peralatan." Balas Nigou.

"Udahlah Nigou, yang penting nggak ada benda berbahaya yang jatuh, palu misalny-"

Buagh!

"Batu Bata..." Seuah Batu bata terbelah menjadi dua setelah mendarat diatas kepala Flore. Flore mengambipnya dan mengusap kepalanya yang benjol. "Aduh, Sakit."

"Kok kayaknya apes banget ya kita hari ini." kata Nigou.

"Iya, Tapi yang penting kita nggak kejatuhan bahan-bahan mentah yang bau-"

Plek!

Nigou dan Flore langsung shock ketika melihat Ney kejatuhan sebuah benda di kepalanya. Mereka mengambilnya dan memperlihatkan itu ke Ney.

"Daging Kambiiiiiing!!"

8. Out Run the Pedo.Setelah kejadian kejatuhan benda-benda aneh yang baru sajak terjadi mereka langsung mempercepat langkah mereka. Dengan kecepatan seribu kaki, mereka sampai ke sebuah perempatan dan menunggu lampu untuk menyebrang jalan. Tapi, mereka bertiga merasa diikuto dari belakang.

"Berani lihat belakang..." Bisik Nigou, Ney dan Flore mengangguk dan mereka pelan-pelan menengok kebelakang dan...

"Floooooree~ Neeeeyyy~"

Here's come the Pedo!

Untung lampu langsung berubah jadi Hijau dan mereka bertiga langsung tancap gas (baca : Lari secepet mungkin dari Batu nisan.) mereka bertiga lari secepat mungkin, sampi akhirnya Ney terjatuh dan tertinggal dibelakang. Flore dan Nigou langsung berbalik untuk menolong Ney tapi, sayang Batu sudah didepan mereka bertiga. Nigou berdiri untuk menghalangi batu.

"Mejauh dari Mereka!"

"Nigou awas dong!"

"Nggak!"

"Minggir aku mau lewat!"

"Pokoknya nggak!"

"Awas ya a-"

"Way of Dragon!"

"Eh?"

Duagh!

Sebuah Tendangan yang cukup kuat dari Red pemisa, sampai Batur tubuh dan wajahnya mencium Tembok sampai Hancur.

"Ayah/Paman Jin!"

"Ah, kalian tidak apa?" Tanya Red, Nigou langsung memeluk Ayahnya.

"Kami tidak apa-apa kok, Ayah/Paman."

"Uuh, Ditendang Red sakit juga ya, tapi nggak akan nyerah sampe dapet loli!"

'Dasar Batu Nisan/Pedo...' Gumam Flore, Nigou, Ney, dan Red sweatdrop bersamaan.

"Sebentar ya..." Red memasang sebuah kuda-kuda. "Ayo kemari kau!"

"Baiklah! Heaaah!"

'Kok punya firasat buruk ya...' Ujar Nigou.

Batu tetep maju dan akhirny Firasat Nigou benar soal serangan ayahnya itu.

"Jut Kune Do!" (Gue lupa tulisannya gimana)

'Beneran...' Nigou melihay Hiatur yang mental dan terbang entah kemana setelah menerima serangan dari Red barusan.

Tbc...

Ku nggak ada ide lagi XD