Lambo and Itona"Ah sial!semuanya rusak!"teriak Terasaka sambil memegang tank mainan yang beberapa bagiannya terlepas karena jatuh dari tangga.

Suara keras Terasaka tentu saja membuat si pemalas bangun dari tidurnya,dia melihat kesekeliling,melihat siapa yang mengganggunya saat bermimpi dapat membalas dendam pada Reborn.

"Jeez,apa yang kalian ributkan sampai membangunkanku dari tidur?"tanya Lambo. "Ho,kelas sudah berakhir rupanya?,ngomong-ngomong, bakasaka,apa yang kau pegang?".

"Jangan memanggilku seperti itu,Ushi!yah kau terlalu lama tidur,dan kau melewatkan kesenangan yang menarik"balas Terasaka sambil menaruh kembali tank rusak itu di meja.

"Begitu ya,kalian memainkan mainan ini rupanya,ahaha!ini sangat rapuh,tak heran guncangan kecil saja akan membuat benda ini rusak!"tawa Lambo. "Musang gunung saja bisa menghancurkan benda ini".

"Hei,jangan salahkan kami kalau benda ini bukan dari besi yang kuat dan mahal,bocah kaya!"bentak Terasaka.

"Yah,aku tidak bisa mencari bagian mesin lain yang lebih kuat di pasar elektronik"ujar Itona sambil memperbaiki tank itu menjadi satu keutuhan.

"Hei,siapa bilang ini membutuhkan uang?"tanya Lambo. "Aku tahu cara yang lebih baik untuk membuat mainan ini sekeras baja,oi,Itona,boleh kupinjam sebentar?akan ku tambahkan sesuatu diluar,aku butuh tempat pribadi".

"Ne,Lambo,kau bisa melakukannya disini,kau tahu?"ucap Isogai.

"Tidak mungkin bodoh,kecuali kalian berjanji tidak akan memberitahu siapapun"balas Lambo.

"Kami tidak akan memberitahu siapapun"ucap semua orang disana,mereka merasa bingung,apa yang akan diakukan oleh teman pemalas mereka?.

"Oh bagus,karena kalau kalian memberitahu siapapun,kubunuh kalian"saat Lambo mengucapkan dua kata terakhir,dia mengeluarkan nafsu membunuh yang melebihi Nagisa terakhir kali.

'Nafsu membunuhnya bahkan melebihi Nagisa /aku! Lambo...dia adalah pro!'pikir semua orang disana.

Lambo mengepalkan tangan kirinya,saat dia menutup mata,sebuah api hijau dengan percikan listrik keluar dari cincinnya. Lalu dia menaruh tangannya di atas tank dan melapisi mainan itu dengan apinya.

"Selesai"ucap Lambo sambil membanting tank itu dengan kencang ke lantai.

"Oi,apa yang kau lakukan!?"tanya Terasaka,memeriksa apa Tank itu baik-baik saja. Tapi bukannya Tank yang hancur,malah lantainya yang hancur.

"Upsie?ya ampun,maafkan aku,aku akan memastikan seseorang memperbaikinya. Untuk kalian yang bertanya-tanya,itu adalah api petirku,sifatnya pengerasan,jadi tentu mainan itu jadi lebih kuat dari baja sekarang. Nah,aku akan pulang,selamat tinggal,huaaam"Lambo pergi sambil menguap. Tidak mempedulikan semua orang yang masih kebingungan.

'Mungkin besok aku akan bolos,pelajaran SMP sungguh membosankan,apa Karma tahu tempat yang asik untuk bolos ya?'pikir Lambo sambil membuka SmartPhone nya,mencari kontak teman berambut merahnya itu.

TheGreatLamboSama: Oi Redhead,kau tahu tempat asik untuk bolos?

RedHeadKarma:Bahkan tidak ada ucapan 'Halo'?ini pertama kalinya kau mengontakku lo,Ushi,dan ada apa dengan Username itu hah?kau membuatku hampir mati tertawa.

TheGreatLamboSama:Aku tidak tahu seleramu buruk atau apa,tapi tidak ada satupun dari nama ini yang membuat orang tertawa. Sekarang beritahu aku

RedHeadKarma: Dan kau akan memberiku apa sebagai balasannya?

TheGreatLamboSama: Sigh~mungkin aku bisa memberitahumu beberapa orang yang kau bisa ajak dalam permainan sadismu itu.

RedHeadKarma:Wau,bagaimana kau tahu itu?

TheGreatLamboSama:Nagisa memberitahuku apa yang kau lakukan pada Assassin di Okinawa.

RedHeadKarma:Ah,begitu ya!,ngomong-ngomong,itu cuma bohongan,aku tidak begitu memedulikan imbalan sebenarnya. Kau bisa pergi ke air terjun atau hutan.

TheGreatLamboSama:Sankyu.

Lambo mematikan Smartphonenya,saat Kereta sudah sampai di stasiun yang ditujunya. Dia sudah bersiap untuk bertemu lagi dengan kekasih lamanya,kasur!.


Esok paginya.

Lambo sedang sibuk mengalahkan boss terakhir sambil memakan coklat favoritnya. Hingga dia merasakan hawa keberadaan seseorang.

"Siapa disana!?"ucap Lambo tanpa berbalik badan,masih tetap asik bermain.

"Ini aku,kau bolos juga,rupanya?"tanya Itona.

"Hal yang sama juga berlaku untukmu kan?lupakan,aku dengar kau dulu bersama si bajingan Shiro itu kan?"Lambo mematikan NDS nya,dan menelan potongan terakhir coklatnya. "Aku tahu siapa dia,Shiro hanyalah penyamarannya".

"Benar juga,kau tidak ikut waktu malam itu ya?lalu,siapa si 'Shiro'ini?"Itona menangkap coklat yang dilempar oleh Lambo padanya. Well,tentakelnya memang sudah diambil,tapi Coklat dan permen masihlah makanan favoritnya.

"Yanagisawa,orang yang mendalangi penelitian tentang tentakel,dan salah satu orang yang paling ingin kubunuh juga".

Itona bingung dengan perkataan Lambo,bukankah mereka berdua harusnya belum pernah bertemu?lalu apa yang membuat Lambo begitu ingin membunuh orang ini?.

"Ngomong-ngomong,kupikir kau begitu mendalami ilmu teknik kan?mungkin aku bisa mengenalkanmu pada tiga orang teknisi terhebat yang kukenal"tawar Lambo pada Itona.

"Siapa mereka?".

"Irie Shoichi,Spanner,dan Giannini".

Itona benar-benar mengenal tiga nama itu. Mereka adalah sekelompok teknisi jenius yang selalu berhasil menciptakan penemuan baru.

"Yeah,aku akan menerima itu,Bovino,ah,kau lebih memilih dipanggil Lambo kan?"ucap Itona.

"Yup!tapi sebelum itu...kurasa kita harus kabur dari gurita yang berniat menangkap kita tapi akhirnya malah mengincar kudapanku"balas Lambo sambil menengok kebelakang. Koro Sensei ada disana,bersembunyi dibalik semak-semak.

"Yaah,kalian menemukanku"ucap Korosensei sambil keluar dari persembunyiannya.

"Tako,kau tidak mengajar?ah ya benar,ini giliran Bitch Onna,lupakan,apa kau mendengar semua pembicaraan kami?"tanya Lambo.

"Tidak,aku baru saja datang!"jawab Koro sensei menyembunyikan kebenaran. 'Lambo kun...darimana dia mengenal Yanagisawa?'pikirnya.

"Bagus kalai begitu,hei Tako,kau mau permen?tangkap!"Lambo melempar satu permen apelnya ke rerumputan.

Koro Sensei langsung mencari permen itu,tapi saat dia mendapatkannya,dan berbalik kepada anak-anak,mereka sudah pergi.

"Gomen,Tako Sensei!!!!!kami tidak berniat untuk kembali ke kelas!!!"teriak Lambo dari kejauhan.

TBC~~~~~