Disclaimer : Naruto [ Masashi Kishimoto ]. Dan Highschool DxD [ Ichie Ishibumi ].

Genre : Adventure, fantasty, School Life, Friendship, Romance, Drama, Dll.

Pair : Naruto x Harem!

Warning : Gaje, bahasa tdk baku, OC, OOC, Au, Abal, Typo (s), Miss Typo and lainnya.

INGAT

DON'T LIKE...DON'T RIDE

.

.

.

.

.

.

.

Chapter 2

~Happy Reading~

Apartemen Naruto Jam 17.30

"Siapa kau?" Tanya Gadis cantik berambut pirang kepada Naruto yang ada didepan-nya.

Naruto kaget sekaligus bingung 'Siapa gadis ini?' Batin Naruto kebingungan pasalnya ada seorang gadis yang tiba-tiba datang dan bertanya tentang siapa diriku.

"Hey!... Aku tanya siapa kau?" sentak gadis itu kepada Naruto

"Seharusnya aku yang bertanya seperti itu kepadamu nona... Dan mau apa kau keapartemenku ini?" Ucap Naruto datar

"Apartemen mu?!... Ini apartemen miliku" Ucap Gadis itu yang sedikit tersulut emosi, mungkin gadis ini tempramennya buruk.

"Hey... santai nona aku sudah menyewa apartemen ini sebelumnya... mungkin kau salah alamat nona" Ucap Naruto kepada Gadis didepannya ini yang mungkin menurut Naruto bahwa Gadis didepannya ini salah alamat.

"Tidak, aku sudah mengeceknya" Ucap Gadis itu menyanggah ucapan Naruto.

"Coba kau periksa lagi" Saran Naruto

Gadis itupun langsung memasukan tangannya kedalam saku yang berada di roknya untuk mengambil kertas alamat apartemennya. Setelah didapat dia langsung memeriksanya.

"Tuh alamat ini benar... Jalan A blok ci Endog apartemen No 25... Mungkin kau yang salah apartemen Pirang!" Ucap Gadis itu yang kini berfikir bahwa Narutolah yang salah memasuki apartemen.

'Dasar gadis aneh!.. dia tidak tahu bahwa dia juga pirang' Batin Naruto kesal karena dikatai pirang

"Hmm... Aku rasa, aku tidak salah memasuki apartemen, mungkin pihak yang menyewakan apartemen ini yang salah... Apakah kau bisa menelepon pemilik apartemen ini?" Tanya Naruto karena tidak mungkin dia salah memasuki apartemen, dia juga sudah berulang kali memeriksa alamat apartemennya

Gadis itupun langsung merogah sakunya untuk mengambil Handphonenya. Lalu langsung menelepon pemilik apartemen.

Tut~ Tut~

"Hallo Ibu?"

"Gabriel kau sudah sampai Nak?"

"Iya ini aku sudah sampai..., tapi apakah ibu salah memberiku alamat?"

"Tidak, ibu memberi alamat yang bener kepadamu. memangnya ada masalah apa Gabriel?"

"Ada seseorang berambut pirang yang mengaku bahwa apartemen yang akan aku tempati sudah disewa olehnya"

"Oh Iyah ibu lupa... Maafkan ibu yah Gabriel bahwa semua apartemen sudah ditempati"

"Ibu!... Kenapa ibu bisa lupa. terus gimana aku bisa menginap kalau semua apartemen sudah ditempati?"

"Mungkin kau bisa tinggal diapartemen itu dengan pemuda pirang itu untuk beberapa hari ke depan Gabriel. tenang saja dia baik ko, orang tuanya berteman baik dengan ibu"

"Apa!?... Ibu mana mungkin aku bisa tinggal dengan pemuda yang tak kukenal ini. mungkin ibu bisa mengusirnya dari apartemen ini"

"Maaf Gabriel... ibu tidak bisa seperti itu. mau tidak mau kamu harus tinggal Nak"

"Ck.. Baiklah aku akan tinggal. dan usahakan untuk secepatnya mencari apartemen lain ibu"

"Baiklah Gabriel... hati-hati yah"

Tut~

Telepon itupun langsung ditutup oleh Gadis itu yang tak lain adalah Gabriel. Lalu menatap Naruto yang sedari-tadi diam dan memasang wajah datar kepadanya.

"Jadi gimana?" Tanya Naruto langsung

"ka-kata pemilik apartemen ini aku harus tinggal beberapa hari bersamamu" Ucap Gabriel malu, karena gadis mana yang tidak malu bahwa dirinya akan tinggal bersama pemuda yang tidak dikenalnya.

"Apa!?... Kenapa harus seperti itu?" Ucap Naruto dengan nada sedikit meninggi

"Itu juga bukan kemauanku pirang!" Ucap Gabriel tersulut emosi

"Ck... Baiklah kau bisa masuk. dan satu hal, kau juga pirang jadi berhenti mememanggilku seperti itu nona" Ucap Naruto kesal yang terus dikatai pirang.

Gabriel yang mendengar itu marah bercampur malu. marah karena bahwa dirinya diperintah oleh seseorang, malu karena dirinya tidak berfikir bahwa ia juga memiliki rambut pirang.

"Namaku Naruto Namikaze" Ucap Naruto langsung memperkenalkan namanya kepada Gabriel

"Gabriel Senju" Ucap Gabriel juga memperkenalkan namanya

"Ayo masuk" Ucap Naruto mempersilahkan Gabriel masuk.

"Terima kasih" Gumam Gabriel

Naruto dan Gabriel masuk keapartemen yang akan ditinggali bersama untuk beberapa hari ke depan. Setelah masuk Gabriel langsung membereskan koper yang dari tadi dibawanya dan menyimpannya dilemari kamar Naruto untuk berbagi tempat lemari. Setelah itu Gabriel pun membersihkan dirinya kekamar mandi lalu berganti pakaian menjadi menjadi piyama untuk langsung tidur.

"Kau boleh tidur di kamarku" Ucap Naruto yang berada diruang tamu ketika Gabriel sudah berganti pakaian.

"Ehh... Lalu kau akan tidur dimana?" Tanya Gabriel

"Aku akan tidur di sofa ini" Jawab Naruto datar

"Apa?... Tidak apa?"

"Apakah kau mau aku tidur bersamamu?" Tanya Naruto sedikit bercanda

"Te-tentu saja tidak baka!" Ucap Gabriel malu langsung bergegas kekamar Naruto.

"Hmm... Selamat malam" Ucap Naruto entah pada siapa dan langsung berbaring di sofa dan tidur.

.

Skip Time

Jam 03.00

Kini Naruto sudah terbangun dari alam mimpinya. ia langsung bergegas kekamar mandi untuk cuci muka. Setelah itu ia langsung pergi untuk berlatih ke-arah hutan yang letaknya tidak terlalu jauh dari apartemennya

Naruto P.O.V

"Hoaamm"

Aku menguap, Kini aku sudah berada dihamparan rumput didalam hutan yang banyak sekali pepohonan dan ada air terjun disisinya. Aku langsung saja melakukan Push Up 500 kali, Sit Up 500 kali dan Back Up 500 Kali. Sesudah itu aku langsung mengeliling lapangan yang besarnya seperti setengah lapangan bola. Sesudah itu aku langsung mengeluarkan Boken DiDimension milikku, Boken milikku terbuat dari kayu Ulin, kayu yang kerasnya hampir menyamai besi.

Lalu aku langsung ketengah lapangan yang terdapat sebatang pohon. Sesudah sampai aku langsung melakukan gerakan vertikal dari atas kebawah untuk melakukan tebasa ke arah pohon yang didepanku ini.

Tak Tak Tak

Suara yang berasal dari hasil tebasanku kepada pohon yang didepanku ini, aku terus mengulanginya selama 1000kali. Setelah selesai aku langsung melakukan gerakan menyilang dari kanan ke kiri dan terus melakukan gerakan itu selama 1000 kali. Setelah 1000 kali aku langsung mengulangnya yang kini gerakannya dari kiri ke kanan selama 1000 kali.

Setelah semua selesai aku langsung ke air terjun yang berada disisi lapangan. Dan sesudah sampai dengan jarak 10 meter dari air terjun aku langsung melakukan tebasan Vertikal dengan sedikit dialiri MANA dengan Elemen anginku.

"Sword Winds"

Aku langsung melakukan gerakan tebasan menyilang sebanyak dua kali dari kanan ke kiri dan dari kiri ke kanan.

Swusshh

Byyyaaarr

Air terjun itu pun langsung bencar dan menghasilkan hujan untuk beberapa detik.

"Hmm... Aku rasa itu cukup untuk mengalahkan 4 orang sekaligus" Ucapku tersenyum "ahh... sebaiknya aku langsung pulang saja untuk bergegas pergi kesekolah" Lanjutku dan langsung pergi dari arah hutan menuju keapartemen yang kini ditinggali bersama Gabriel.

End Naruto P.O.V

.

Skip Time

Jam 06.00

Kini terlihat Naruto dan Gabriel sedang duduk diruang makan sedang makan bersama mereka memakai baju yang sama baju sekolah. Mereka dengan posisi saling berhadapan.

"Masakanmu sangat enak Senju-san" Ucap Naruto memulai pembicaraan dan memuji masakan Gabriel

Yang dipuji langsung blushing ditempat

"Te-terima kasih atas pujiannya" Ucap Gabriel senang karena dipuji masakannya oleh seorang pemuda didepannya.

"Ngomong-ngomong kau bersekolah dimana Senju-san?" Tanya Naruto selesai dengan makanannya.

"Aku akan masuk ke Sekolah Kuoh Academy, Karena aku baru masuk ke Kota ini" Jawab Gabriel yang juga selesai dengan makannya.

"Oh.. Kalau gitu kita sama"

"Kalau gitu kita berangkat bersama berhubung kita satu sekolah" Ucap Gabriel kepada Naruto yang kini bergegas mau berangkat sekolah

"Kurasa tidak... kau akan bermasalah bila kau berjalan bersamaku" Ucap Naruto langsung pergi menuju sekolah Kuoh Academy.

.

Skip Time

Kini terlihat Naruto sedang berjalan menuju gerbang yang ada didepan-nya. saat sudah sampai Naruto langsung ditatap sinis oleh sebagian para murid.

"Hey liat... si pecundang itu masih berani menunjukan batang hidungnya" Ucap salah satu Murid.

"Dia tidak tahu malu... Dasar pecundang"

"Mati saja sana"

Naruto yang mendengar itu hanya diam seolah perkataan mereka hanya angin lalu bagi Naruto. lalu berjalan menuju kelasnya, Saat sudah sampai dia langsung melihat Lee yang sudah ada dikelas.

"Selamat Pagi Naruto-kun" Sapa Lee saat melihat Naruto berjalan kearahnya.

"hmm pagi" Ucap Naruto seadanya dan langsung duduk disebelah Lee.

Selang beberapa menit para muridpun berhamburan kedalam kelas dan menunggu Guru yang akan mengajar.

Cklek

Pintu kelas pun terbuka lalu menampilkan Genma yang akan mengajar mengenakan pakaian olahraga.

"Aku ada sedikit pengumuman kepada kalian bahwa besok kelas kita akan diadu tandingkan dengan kelas sebelah untuk menentukan siapa yang terkuat dari kelas Divisi Knight" Ucap Genma kepada semua murid

"Dan dari setiap kelas akan ada 2 orang sebagai perwakilan maka dari itu kalian harus mencari siapa yang terkuat diantara kalian. Kalian bisa langsung ganti pakaian kalian untuk latih tanding dengan sesama teman kalian dikelas ini" Lanjutnya lalu semua orang yang berada didalam kelas Naruto atau sebut saja kelas C, Meraka mulai berganti pakaian dengan pakaian olahraga mereka. Setelah selesai mereka langsung menuju ke salah satu lapangan Divisi Knight yang luas.

"Baiklah kalau semuanya sudah selesai akan kusebutkan satu persatu nama untuk duel satu sama lain..., Rock Lee melawan Omoi" Ucap Genma menyebutkan nama keduanya.

Keduanya pun langsung menuju lapangan yang telah disediakan untuk berduel. Setalah sampai keduanya saling berhadapan dengan jarak kurang lebih 10 meter.

"Apakah kalian sudah siap?" Tanya Genma kepada keduanya.

"Hmm/Siap" Ucap Omoi dan Lee

"Mulai!!!"

Swusshh

Keduanya melesat satu sama lain. saat sudah sampai Lee menyerang duluan dengan menyabitkan kaki kanannya kearah Omoi, Omoi yang melihat serangan itu langsung saja menunduk dan membalas serangan Lee dengan Boken yang ada ditangannya dengan menebas kaki Lee dari kanan ke kiri, Lee yang melihat itu tidak diam dia langsung salto kebelakang sambil menendang dagu Omoi.

Duaak

Omoi menerima serangan itu dia langsung terpelanting kebelakang. Omoi yang tidak menerima langsung bangkit dan mengacungkan Bokennya kearah Lee

"Aku akan serius kali ini!" Ucap Omoi mulai mengalirkan MANA kearah Boken yang ia pegang.

Ctrisss

Suara percikan petir dari Boken milik Omoi, Boken itu teraliri petir milik Omoi. Setelah selesai mengaliri Bokennya dengan petir, ia langsung melesat kearah Lee dengan kecepatan dua kali lebih cepat dari sebelumnya, Saat sudah sampai dia langsung menebas kepala Lee dengan Horizontal. Lee yang tidak mau kepalanya tertebas dia langsung menunduk tapi itu yang ditunggu Omoi, Omoi yang melihat Lee tertunduk dia langsung memutar tubuhnya dan menendang Kepala Lee dengan kaki kiri.

Duaak

Lee terpental kebelakang sejauh 5 meter akibat tendangan Omoi yang kuat, 'Dia jadi lebih kuat dari sebelumnya kurasa aku harus melepas alat pemberat ini' Batin Lee lalu dia bangkit berdiri.

"Yoshh... Aku juga akan serius" Ucap Lee semangat lalu mengambil pemberat dari kakinya yang selalu disembunyikannya saat sudah mengambil pemberat itu Lee langsung menjatuhkannya

Duarr

Terlihat tanah hancur akibat Alat pemberat yang dimiliki Lee. Semua orang yang melihat itu terkejut tak terkecuali Genma dan Naruto. 'Ternyata dia sangat kuat' Batin Naruto yang kini fokus kepada Lee.

"Mari kita mulai Omoi-san" Ucap Lee kepada Omoi yang juga terkejut.

"Ayo maju Lee!" Teriak Omoi kepada Lee yang berada didepannya.

Swusss

Keduanya melesat dengan sangat cepat, Saat sudah sampai Omoi langsung menyerang Lee dengan Vertikal untuk bermaksud membelah Lee menjadi dua, Lee yang melihat itu langsung menghindari dengan bergerak kesamping kanan, lalu menyerang Omoi dengan tinju kirinya yang diarahkan kepada wajah Omoi, Omoi juga menghidar dengan menggerakkan kepalanya kesamping. keduanya terus saling adu serang tidak ada yang mau mengalah. Tapi yang mendominasi adalah Lee terbukti dari hal kecepatan dan kekuatan, Lee lebih unggul.

"GOKEN" Teriak Lee dengan meninju wajah Omoi

DUAKK

Omoi melayang kebelakang dan terjatuh. ia berusaha berdiri dengan Bokennya yang ditancapkannya ketanah.

"Akan aku akhiri ini Lee!!" Ucap Omoi dengan mengusap darah yang berasal dari bibirnya akibat serangan kuat Lee.

"Kumo-Ryū Mikazu" Ucap Omoi lalu menebas Bokennya secara Horizontal.

Swusshh

Terlihat bulan sabit besar yang melintas kearah Lee dengan ganas.

'Celaka aku harus menghindar' Batin Lee lalu ia berlari kearah serangan itu saat hampir sampai dia langsung melompat. dan terus berlari kearah Omoi

DUUAARR

Efek ledakan dari serangan Omoi yang kini berada dibelakang Lee. 'Gila aku bisa lumpuh kalau menerima serangan itu' Batin Lee yang terus berlari kearah Omoi

Omoi yang melihat serangannya dihindari oleh Lee berdecak kesal, lalu ia melihat Lee yang terus berlari kearahnya, Omoi tidak tinggal diam dia juga melesat kearah Lee. Saat keduanya sudah sampai Omoi yang menyerang duluan dengan menebas Lee secara Horizontal. Lee yang melihat itu langsung mensliding tackle Omoi dan menendang Omoi keudara.

DUAKK

Omoi terbang terpental keatas akibat serangan Lee. Tidak hanya itu Lee langsung melompat kearah Omoi, bermaksud menyusul Omoi. Setelah sampai Lee kini berada dibelakang Omoi, Lee menahan dengan memeluk Omoi dan berniat menjatuhkan Omi ke tanah dengan posisi kepala duluan sambil berputar pada kecepatan yang ganas.

"OMOTE RENGE"

DUUAARR

Asap membumbung tinggi akibat serangan Lee. Semua orang yang melihat itu terkejut akibat kekuatan Lee. Saat asap semakin menipis terlihat Omoi yang kepalanya tertancap di tanah dan terlihat Lee yang kini berjalan kearah Omoi, Saat sudah sampai dia langsung mengeluarkan kepala Omoi dari dalam tanah dan membopong Omoi yang kini pingsan kearah Genma untuk dirawat.

"Pemenangnya adalah Lee" Ucap Genma yang tersadar dari keterkejutannya.

"UWOOHH!!"

"Kau hebat Lee!!"

"Iya kau hebat!!"

Teriak para murid yang kini mengakui kekuatan Lee, Lee yang dipuji hanya bisa menyengir Karena dia tidak tahu harus berekspresi seperti apa. Saat Lee sudah sampai dia langsung memyerahkan Omoi kepada Genma. Genma pun langsung menyuruh para murid untuk membawa Omoi keruang UKS untuk diobati.

"Selanjutnya Naruto Namikaze melawan Saber Alter"

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TBC

Yo makasih kepada kalian semua yang mereview karena sarannya sangat berguna bagiku. Dan untuk kekuatan Franklin maaf tidak bisa dimasukan, tapi mungkin salah satu kekuatannya bisa saya masukan.

Tapi apakah kalian setuju fic ini dilanjutkan.

Untuk Harem mungkin aku akan memasukan Saber kalau kalian mau.

satu lagi yah aku tahu itu Harem bukan Haram... Itu juga saya buat sebagai lelucon walaupun tidak lucu hehehe

Yah hanya itu saja sekian terimakasih jangan lupa Review.