Disclaimer : Naruto [ Masashi Kishimoto ]. Dan Highschool DxD [ Ichie Ishibumi ].
Genre : Adventure, fantasty, School Life, Friendship, Romance, Drama, Dll.
Pair : Naruto x Harem!
Warning : Gaje, bahasa tdk baku, OC, OOC, Au, Abal, Typo (s), Miss Typo and lainnya.
INGAT
DON'T LIKE...DON'T RIDE
.
.
.
.
.
.
Chapter 03
~Happy Reading~
"Selanjutnya Naruto Namikaze melawan Saber Alter (Arthuria Pendragon#Apakah benar :p)"
Naruto yang disebutkan namanya langsung maju ketengah lapangan dengan membawa Bokennya. Lalu disusul dengan seorang gadis cantik berambut pirang yang kini membawa sebuah Boken. Saat keduanya saling pandang, Keduanya menatap datar lawannya masing-masing.
"MULAI" Ucap Genma kepada Naruto dan Saber
Selama beberapa detik keduanya terdiam, tidak ada yang mau menyerang terlebih dahulu. Naruto mulai mengangkat tangan kanannya keatas dan ingin mengucapkan sesuatu.
"Aku menyerah" Ucap Naruto datar
"EHHH!!"
Semua orang terkejut mendengar itu, ada yang berfikir macam-macam, sebagian dari mereka berfikir apakah mungkin Naruto sangat lemah sehingga tidak bisa melawan seorang gadis dan ada juga yang berfikir bahwa Naruto tidak suka melawan gadis, itulah yang ada difikiran mereka. Kelas C atau kelasnya Naruto, kebanyakan dari mereka adalah kalangan bawah atau sederhana jadi mereka tidak suka saling mengejek atau menghina itulah kelas C.
"Kenapa kau menyerah Namikaze-san?" Tanya Genma kebingungan.
"Hmm... Aku tidak bisa menyerang seorang Gadis" Ucap Naruto datar tapi bukan itu alasan sebenarnnya
Swusshh
Arthuria langsung berada didepan Naruto dan langsung mengayunkan miring Bokennya tepat pada kepala Naruto
Tak
Serangan Arthuria berhasil ditahan oleh Naruto dengan Bokennya.
"Apakah kau meremehkanku?" Desis Arthuria tajam kepada Naruto. Yang kini posisi mereka terpisahkan oleh pedang mereka.
Naruto yang mendengar itu menatap datar Arthuria tapi berbeda didalam hatinya, 'Gawat dia marah, Aku hanya tidak ingin bertarung sekarang. Tidak ada pilihan lain aku harus menggunakan cara Tou-san kepada Kaa-san saat sedang marah' Batin Naruto lalu melompat kebelakang. lalu menatap Genma "Sensei apa boleh dalam pertarungan ini aku mengeluarkan senjata apapun?" Tanya Naruto kepada Genma.
"Boleh Namikaze-san, Asalkan tidak boleh saling membunuh" Ucap Genma memperbolehkan
Kini Naruto menyimpan Bokennya kedalam dimensinya sambil mengambil sesuatu didalam dimensinya. Saat sudah selesai dia memegang kunai dengan 3 bilah.
"Apakah kau mau meneruskan ini?... Aku bisa mengalahkanmu kurang dari satu detik. kalau kau masih mau meneruskan kau kalah, tapi kalau dihentikan kau menang" Ucap Naruto datar kepada Arthuria yang berada didepannya dengan jarak 15 meter.
"kurang ajar!! kau meremehkanku. Aku akan menyiksamu!!!" Ucap Arthuria lalu berlari kearah Naruto.
'Hah... Dasar wanita itu merepotkan' batin Naruto menghela nafas karena setiap wanita yang selalu dekat dengannya selalu saja mempunyai tempramen yang buruk
Naruto yang melihat Arthuria berlari kearahnya tidak tinggal diam, ia langsung melemparkan Kunai itu yang sedari tadi digenggamnya kearah Kepala Arthuria. Arthuria yang tidak mau kepalanya tertusuk oleh Kunai itu memiringkan kepalanya, Tapi itu yang ditunggu Naruto.
Swusshh
Narutopun menghilang dari pandangan Arthuria, lalu muncul dibelakang Arthuria.
Greb sret
Naruto langsung menggenggam Kunainnya dan memeluk Arthuria untuk mengunci pergerakan Arthuria dan langsung mengacungkan Kunainnya tepat beberapa Senti dari arah lehernya.
"Aku tidak bisa melukai Gadis manis sepertimu" Bisik Naruto lembut tepat ditelinga Arthuria
Blush
Arthuria yang mendengar itu entah kenapa hatinya seperti terbang ke langit dan jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya. dan juga entah kenapa tubuhnya mulai melemas dan sulit untuk digerakan.
Setelah itu Naruto langsung melepaskan pelukannya dari Arthuria dan langsung berjalan kearah Genma dan para murid. Para murid yang melihat hanya cengo dengan kecepatan luar biasa Naruto atau Teleport Magic Naruto yang berkelas Rank S itu. Sementara Saber langsung tersadar dari lamunannya.
"Hey aku belum kalah pirang!!!" Ucap Arthuria sedikit emosi dan malu
Naruto yang mendengar itu langsung menengok kearah Arthuria "Sudah jelas kau kalah" Ucap Naruto yang bermaksud untuk meledek Arthuria 'Dan apa-apaan mengataiku pirang, dia tidak sadar bahwa dia juga pirang' Batin Naruto sedikit kesal karena dua kali dikatai pirang oleh seseorang yang berambut pirang.
"Aku tidak terima itu!!!" Bantah Arthuria yang langsung emosi terlihat dari seluruh tubuhnya yang mengeluarkan MANA
"Baiklah-baiklah... Aku mengaku kalah dan kau pemenangnya" Ucap Naruto malas lalu melanjutkan jalannya yang sempat tertunda.
"Tidak seperti itu juga!!!" Ucap Saber tidak terima
"Lalu maumu apasih!?" Ucap Naruto kesal yang kini membalikan tubuhnya kearah Arthuria
"Aku mau kau bertarung denganku!!!" Perintah Arthuria lalu memasang kuda-kuda.
"Hah... Baiklah kalau itu maumu" Ucap Naruto 'Sial ternyata cara Tou-san salah.' Batin Naruto
Naruto langsung melesat kearah Arthuria. Arthuria yang melihat itu tidak tinggal diam, dia juga langsung melesat kearah Naruto. Saat keduanya hampir sampai, Arthuria langsung menyabetkan Bokennya secara Horizontal kearah leher Naruto, saat serangannya hampir beberapa cm lagi mengenai leher Naruto, Naruto pun langsung menghilang dan muncul dihadapan Arthuria sambil mengarahkan kunainya dibelakang leher Arthuria.
"Menyerahkan" Ucap Naruto datar yang masih mengarahkan kunainya tepat dibelakang leher Arthuria
"Ba-bagaimana bisa?" Tanya Arthuria shok karena Naruto sudah muncul dibelakangnya dan mengalahkannya dengan cepat
"Hmm... itu mudah, aku sudah menanamkan segel teleportku dibelakang pundakmu saat aku memelukmu" Ucap Naruto datar
Arthuria yang mendengar itu langsung terjatuh terduduk "Aku kalah" Guman Arthuria lirih
"Pemenangnya Naruto Namikaze" Ucap Genma yang kini tersenyum kearah Naruto 'Dia memang anakmu Sensei' Batin Genma
Kring~ Kring~
Bel tanda Istirahatpun berbunyi, para murid yang berada di lapangan langsung bubar menuju kantin untuk mengisi perut mereka yang sudah kelaparan. Dan kini ditengah lapangan masih tersisa dua orang yakni Naruto dan Arthuria
Naruto yang melihat keadaan Arthuria hanya menggidikan bahunya seolah tidak peduli terhadap Arthuria. Lalu ia menyimpan kunainya keruang dimensi dan mulai berjalan pergi meninggalkan Arthuria yang masih shok akan kekalahannya yang sangat cepat. Baru beberapa langkah Naruto berjalan, dia berhenti saat mendengar suara orang menangis
"Hiks Hiks"
Naruto tahu siapa yang menangis mulai berjalan kembali dan tidak peduli bahwa Arthuria menangis karena kalah darinya.
"HUWAAA!!!" Tangis Arthuria menjadi kencang yang membuat orang merasa kasihan kepadanya
Narutopun berhenti berjalan kembali "Hah.. Merepotkan" Gmam Naruto menghela Nafas dan langsung berjalan kearah Arthuria. Saat sudah sampai Naruto melihat keadaan Arthuria yang menyedihkan dan itu berhasil membuat Naruto iba sedikit
"Hey... Berhentilah menangis" Ucap Naruto mencoba menenangkan Arthuria yang duduk berada didepannya
"Aku Hiks kalah" Gumam Arthuria yang masih meratapi kekalahannya
"Wajarlah... Dalam pertarungan menang atau kalah ituhal biasa jadi berhentilah menangis" Naruto mencoba menceramahi Arthuria yang masih terduduk
"Tapi Hiks Aku kalah... Ini Hiks baru pertama kalinya bagiku Hiks adikku saja tidak bisa Hiks mengalahkanku Hiks" Ucap Arthuria masih menangis lalu melihat Naruto sambil memasang wajah menyedihkan. Naruto yang ditatap seperti itu oleh Arthuria merasa iba lalu ia jongkok untuk bisa mensejajarkan tubuhnya.
"Sudahlah... itu bukan akhir segalanya, kau hanya perlu berlatih sekuat tenagamu sampai tidak ada yang bisa mengalahkanmu... jadi berhentilah menangis, kau membuatku merasa bersalah tahu" Ucap Naruto sambil mengusap air mata Arthuria dan menatap lembut "Kau tahu... wajahmu sangat cantik. berhentilah menangis agar dirimu terlihat manis"
Arthuria yang mendengar itu langsung blushing. Arthuria yang kini menatap mata biru Naruto, entah kenapa ia tidak bisa lepas menatap Naruto yang kini tersenyum kearahnya.
"Jadi berhentilah menangis itu membuatku seolah jahat" Ucap Naruto lalu berdiri dan mengulurkan tangannya
"Te-terima kasih" Ucap Arthuria menerima uluran tangan dari Naruto
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Yo maaf kalau sedikit banget ini juga terburu-buru soalnya aku kehabisan kuota ini juga ngehotspot dari teman karena tidak mau kalian menunggu lama
Reader: Dasar Author miskin
mungkin seminggu lagi aku akan update... Soal kekuatan Naruto dia bisa berteleport Rank S melalui Kunai Hiraisin... dan berpedang saat ini dia setara dengan Arthuria
kedepannya Naruto akan mendapatkan pedang sayyidina Ali RA yang Islam pasti tahu... itu pedang terkuat menandingi pedang Damascus yang dimiliki Salahudin Al Ayubi... Kononya pedang Dzulfikar sangat tajam bahkan tertajam di dunia yang bisa memotong sehelai kain sutra saat melayang dan bisa memotong tameng yang kuat.
dan mungkin juga saya memasukan bebapa kekuatan guru saya di dunia nyata:
1 Halimun : yang membuat penggunanya menghilang dan tidak terlihat
2 Gelap mampar: yang bisa meluncurkan petir yang dahsyat dari awan
3 bisa menjadi tujuh
4 berjalan diatas air... salah satunya teman saya bisa yang kini saya lagi ngehotspot kepadanya
5 Gb atau tenaga dalam: cara kerjanya seperti Shira tensei tapi tidak merusak barang disekitarnya
6 bisa membaca hati seseorang
7 bisa berteleport yang dia mau kemana saja
8 Rajah : membuat orang kebal terhadap senjata apapun
9 Saifi : yang membuat penggunanya bisa terbang
mungkin salah satu dari dari kekuatan itu bisa saya masukan, it hanya beberapa dari kekuatan guru saya yang saya sebutkan.
untuk orang Islam yang pingin dapet harem perbanyak sholawat karena satu sholawat satu bidadari dan masih banyak lagi mungkin jutaan pahalanya Kok jadi ceramah hehehe... kalian tahukan bidadari yang bahenol itu bahkan setetes air liurnya bisa memaniskan kan air laut yang terkenal asinnya
itu saja sampai jumpa lagi
