prolog

Sorehari terasa indah dengan matahari yang bersinar redup

Sebentar lagi malam datang

Tapi pria bersurai ungu tersebut tidak bergeming, dia masih terduduk di bangku taman

"Mime?"

lamunannya terinrerupsi oleh kedatangan seorang wanita muda dengan rambut penuh serpihan khasnya

"se-seperti biasa kamu selalu merenung di taman selepas bekerja"

Pria yang akrab dipanggil 'mime"tersebut hanya mengangguk

"kau terlihat lebih lelah dari biasanya,mau pulang bersama kami?"

Flaky menunjuk rombongan Lumpy yang tengah menunggunya di mobil,Mime hanya membalas dengan menggeleng sembari tersenyum

"baiklah..kalau begitu,umm kusarankan untuk jangan pulang terlalu larut"

gadis itu melambai pelan dan dibalas dengan anggukan serta lambaian tangan dari Mime,entah kenapa,padahal kondisi tubuhnya tidak memadai untuk berjalan ke rumahnya yang berjarak 3 kilometer,astaga apa yang pria ini pikirkan?

(bodohnya aku...kenapa tawaran manis tadi ditolak mentah-mentah?ahh seharian kuhabiskan untuk menghibur anak-anak yang berlalu lalang,kurasa jalan pikiranku ikut kembali menjadi anak-anak)

Mime tertawa renyah