Winter Tale ~

Story : Novita_Park

Cast :

•Park Chanyeol

•Byun Baekhyun as Bianca Byun

•Oh Sehun

• dll

*Ide pemikiran dari author sendiri semoga para reader menyukai dan menghargai

Happy Reading

.

.

Chapter 2

" Kau sudah dengar bukan ...bahwa anak Bu Direktur baru saja pulang dari Jerman dan akan mengambil alih perusahaan ini?"

"ahhh benar...bukankah tadi pagi seharusnya Dia sudah ada di sini?"

"aku tidak tau ...tapi yang pasti kudengar dia tampan ..."

" Bisakah kalian diam...aku sedang bekerja . Kalian di sini di gaji untuk bekerja tidak untuk bergosip "

Gadis bermata bulat yang sedari tadi mendengar gosip dari juniornya sudah tidak bisa bersabar lagi.

Bisa dibilang hari ini adalah hari yang menghebohkan untuk Perusahaan P'exl. Tersebar rumor bahwa anak dari Direktur pemilik P'exl akan mengambil alih jabatan nya.

"ahhh...maafkan kami eonii..." cicit Nayeon dan Jisoo takut-takut.

" Astaga ...memusingkan sekali "

Namun keributan itu tak membuat Bianca terusik sedikit pun.Sesampainya di kantor Bianca hanya meregangkan otot kakinya yang letih sambil melipat kedua tangannya didepan dada. Tak lupa poutan di bibirnya ia suguhkan kepada ke 2 teman nya.

" Ya!! apa kau akan terdiam seperti itu saja ?! ". Kata teman nya yang berpipi seperti Bakpao yang duduk tepat di sebelahnya.

" Apa kau tidak lihat kami semua sedang sibuk ? " Seorang gadis yang duduk berhadapan dengan Bianca pun tau,selama 10 menit itu ia hanya diam saja. Padahal mata bulatnya masih fokus pada layar komputer.

" Kalian tidak tau penderitaan ku pagi tadi"

Dengan kesalnya Bianca pun mulai bicara.

"Memang nya kenapa? Apa Sehun berulah lagi?" Tanya gadis bermata bulat itu lagi.

" Bukan itu Kyungsoo ..Asal kalian tau saja... aku berjalan kaki dari halte untuk sampai ke sini. Kalian tidak lihat eohh??? Kaki ku sampai bengkak seperti ini"

Tunjuk Bianca pada kaki mungilnya yang berbalut heel berwarna hitam.

Ke 2 sahabatnya pun sontak menatap ke arah kaki mungil milik Bianca.

"eumm...Kaki mu masih kecil Bee "

"Xiumin eonni !! kau tidak bisa lihat eoh?? disini...disini sungguh bengkak ! "

Tunjuk Bianca pada kaki kiri dan kanan nya yang menurutnya bengkak.

" Nunna...aku lihat kaki mu masih cantik seperti kemarin...Astaga tapi..."

"Lihat ! ...Bahkan Mark saja tau kalau kaki ku bertambah besar "

Dengan Wajah sedihnya Bianca pun mendudukan dirinya lagi setelah pamer kaki yang menurutnya bengkak.

"Tidak ..tidak...menurut penglihatan ku ..."

Dengan memutar kursi nya menghadap Bianca, Mark pun memandang dari atas sampai bawah penampilan Bianca.

Saat ini Kyunsoo dan Xiumin berharap Mark tidak akan bicara yang aneh -aneh yang membuat sahabatnya itu kembali berulah.

Sedangkan Bianca kini harap-harap cemas mendengar penuturan intern baru di Departmen nya.

" aku lihat kaki nunna seperti bertambah jenjang dengan perpaduan rok dan heel itu"

Mendengar penuturan Mark, Bianca pun berlari kearah Mark dan menepuk-nempuk bahu pria muda itu.

" Astaga Mark...kau selalu bisa membuat nunna mu ini bahagia... nanti siang aku akan membelikan mu Kopi. "

"Asaaa...terimakasih nunna " Jawab Mark girang.

" Mark...Mark...kau tau cara mendapatkan hati Bianca..." Xiumin hanya bisa tersenyum melihat keakraban kedua sejoli itu.

Ya per Ruangan masing masing bagian terdapat 7 orang karyawan. Karena itu mereka semua sudah seperti keluarga sendiri. Ya tidak memungkiri didalam keluarga juga pasti ada pertengkaran kecil.

"ahhh benar...kenapa kau bisa telat sampai kantor? tidak biasanya kau seperti itu "

Kini Kyungsoo 100% mengalihkan pandangan nya pada sahabatnya itu. Tidak biasanya Bianca sampai telat seperti pagi ini.

" Ahh benar...aku belum cerita tentang kejadian itu. Kalian tau? di dalam bis aku bertemu seorang pria mesum... Dia mengikutiku..bahkan sampai duduk disebelah ku.."

" Benarkah? memang apa yang dia lakukan padamu? kau tidak menelfon polisi? "

Dengan sedikit terkejut Xiumin menimpali perkataan Bianca.

Lalu dengan berapi- api Bianca pun menceritakan kejadian di dalam bis tersebut.

" Aku tau dia pria mesum. Saat aku duduk diam sambil memainkan ponsel, sesekali pria itu menatapku secara diam diam.."

" mungkin dia ingin melihat pohon? "

" astaga Kyung itu tidak lucu...Lalu kalau dia ingin melihat pohon kenapa tiba-tiba pria itu duduk di sebelah ku"

Kini semua orang yang berada di ruangan itu pun memperhatikan Bianca bercerita.

" Lalu tiba-tiba dia berkata -"

" Maaf "

Mendengar suara yang asing membuat semua orang tak terkecuali Bianca pun menoleh.

Disana berdiri Seorang namja tinggi yang entah kenapa sangat ia kenal , dan di belakang nya berdiri sosok Jongin. Asisten Direktur sebelumnya yang juga pacar sahabat nya sendiri.

" Apa yang sedang kalian lakukan? "

Entah kenapa nada yang di ucapkan pria itu membuat semua orang terdiam.

"Jadi teman -teman ...Dia adalah Direktur baru kita yang bernama--"

"Apa kalian bekerja di sini hanya untuk bercerita saja "

Omongan Jongin terpotong akibat ucapan tegas namja tampan di sebelahnya.

pria tinggi bermata tegas itu menatap ke arah Bianca.

Sontak sosok mungil itu pun tertunduk diam.

"Kembalilah bekerja"

Sosok tinggi berjas itu pun berjalan meninggalkan ruangan itu.

Semua orang yang berada di ruangan itu pun mulai merasa lega.

Tapi kelegaan tersebut tak berlangsung lama saat, pria tinggi itu tiba-tiba berbalik dan berkata

" ahh kau yang berdiri di tengah ruangan... setelah makan siang temui saya di kantor. "

Tanpa melihat tanggapan dari Bianca, Direktur baru itu pun pergi diikuti Jongin yang merasa kasihan kepada sahabat kekasihnya itu.

T

B

C