The New Story of Novus By Natsu Michaelis or Hafidz Haan

Sebelum nya di Chapter 1

"ariel….. pegang tanagan ku jangan sampai terlepas.." kata manaho dengan bersusah payah

"heyy manaho kau bisa selamat lepaskan saja aku lebih memilih kau slamat" kata ariel sambil memaksa lepas dari cengkraman tangan manaho.

"gak jangan riel olis jangan ariellll….." teriak manaho histeries

Lalu si corite tadi masuk lah k lubang anta beranta itu

"ku rasa ini ada ubungan nya dengan gue jadi lebih baik gue pergi ke sana" kata Ap-17

"lo jangan gitu bro kalo gak ada elu gue hampa tau gak" kata Ao-24

"selamat tinggal bro" kata AP-17 berjalan ke tepat dia di tarik

Chapter 2 – The Truth From Ancient Power

Lace P.O.V

"ukh… Sial, Sakit banget apa gue mati yah? Kok bisa ngerasain sakit sih aneh deh." Gue sambil megang bokong gue

"Apes banget dah, bukan nya di tolongin malah gue di suruh masuk ke lubang hitam gak jelas tadi dan sekarang, GUE DIMANA…." Gue teriak teriak gaje di ruangan antah berantah

"ngh…" gue denger suara orang yang ngedengus apa Cuma prasaan gue aja?.

Alamak Corite tadi ternyata terdampar di sini juga apes dah bakal mati beneran gue, gak bisa begadangan lagi dah dengan tuh kuya kuya.

"aku di mana?" kata Corite tadi

Bentar bentar kuping gue yang lg soak apa gue ngarti dia ngomong apa yah coba dulu aja dah sapa tau beneran bisa.

"well gue juga gak tau ini di mana yang pasti bukan di federasi bellato." kata gue dengan polos nya

"EHHHHHHHHHHH…." Kata dia kaget dan karena teriakan nya gue juga kaget.

"tunggu kamu berbicara bahasa Cora?" kata dia kaget plus penasaran, Ceilah dah gue kayak main Character aja (siap-siap ntar gue ganti bukan lu chara utama nya) (lace : ampun om)

"Hah? Kagak lah gue make bahasa bellato mana gue tau bahasa lu" kata gu dengan santai like a boss

Tak lama kemudian gue ngeliat Accertia jalan masuk ke ruangan ini.

"jadi ini tempat nya ya, serasa dalam ruangan hampa"si Accertia melihat sekeliling.

"oy Kaleng, emang ini di mana yak?" gue nanya tuh Accertia

"oi kau pendek, enak bener kau ngatain gue kaleng dari tadi minta di tebas lu?" dia sambil marah-marah sial dah kalo gue beneran di tebas bakalan yang ada mokad udah gue kecil kayak tulang flem. Btw Tulang Flem kan julukan nya si Lake yang di kasih sama Si rokai.

"hey bisakah kalian tenang, kita gak tau di mana ini jadi jangan bertengkar dulu, ku harp sih kita gak bertengkar selama nya." tuh corite sebel tapi oh shit man look she is SO beauty

"yah ada bener juga sih, gue kali ini setuju sama ni ciptaan Decem."si Accertia mangut-mangut

"Gak sopan! kau memanggil orng begitu aku punya nama tau." tuh Corite gak terima di bilang Ciptaan Dcem.

"jadi nama kalian siapa?." kata gue sambil muter-muter gaje di nih ruangan

"Aku Ariel Lativeheart Grazzier dari bangsa Cora" dia mempernalkan diri dengan anggun. Beuh beda banget dah kalo sama si Lamia jauh Cok 11 – 57 lah

"hmm aku AP-17 ku harap kalian akan ingat nama ku" bicara dengan nada yang bisa di bilang keras.

"gue Lace Lachrymose bukan Mouse" kata gue dengan gaya santai.

"jadi sekarang kita ngapain? Dan lu Ap-17 lu tau kan ini di mana?" gue nanya ke tuh ACC

"menurut analisa sih, ini ruangan khusus di kuil dan tempat penyimpanan Energy Purba"

kata nya sambil ngecek sesuatu di tangan nya Canggih coy.

"energy Purba? Apa gara-gara enrgy itu kita bisa komunikasi?" kata si Ariel

"bisa jadi sih, Tapi aku sendiri pun gak menemukan lokasi energy tersebut" kata si AP-17

"well kemungkianan besar kita di sini selamet sih Cuma 10%, untung-untung kalo bisa slamet yang ada kita mati kelaperan kecuali Si Ap-17 dia mana bisa mati kalo Cuma gak makan" kata gue sambil duduk dan berfikir, yah jarang-jarang sih otak gue kerja keras sekali-sekali di coba.

Lalu di bagian tangan AP-17 bunyi kayak Alarem MAU yang kena bajak

"ini… gak salah lagi tuh energi ada di deket sini" kata si AP-17

"akhir nya ada yang berani mmasuki ruangan ini" kata suara antah berantah

End Of Lace P.O.V

"Jadi ini di mana dan kenapa kami bisa komunikasi satu sama lain padahal kami berbeda ras." kata Ap-17 bertanya pada suara tadi

"pertanyaan bagus Mekanik atau Manusia mekanik baiklah akan ku beri tau jawaban nya" kata suara yang ada di dalam ruangan ini.

"hmmm gue juga penasaran nih, Bururan jawab pertanyaan nya" kata Lace gak sabaran.

"Baiklah ini adalah tempat Di mana Energy dari inti planet yang nama nya Bumi. Sebenar nya kalian itu satu ras tetapi kalian berevolusi, dan karena kekuatan energy tersebut otak kalian berkerja lebih keras dari biasa nya dan kalian bisa mengerti bahasa Kalian masing-masing. Dan kalian sharus nya senang karena bisa mendapatkan energy khusus itu." suara tersebut dengan nada marah di akhir kalimat nya.

"jadi penjelasan nya otak kita berkerja ekstra keras dan juga karena efek itu kita bertiga dapet kekuatan khusus yaitu mengerti bahasa ras berbeda begitu?." Jelas lace sambil duduk bersila.

"gak kusangka ku kira bellato yang bodoh ternyata kau pintar juga ya" Ap-17 ngeledek lace.

"lalu ada yang masih mengganjal di pikiran ku bisakah kau menjelaskan kenapa kita yang masuk kesini bukan yang lain" Ariel bertanya pada suara itu sambil memijat kening nya

"well kalian masuk kesini bisa di bilang takdir dan keberuntungan, pertama kau nona muda kau bisa masuk karena kau memiliki force yang kuat dan juga kau memiliki hati yang bersih jadi tempat ini menerima mu, kedua Lace dia bisa di billang beruntung dan juga sial kau tau lace kenapa bisa masuk di sini" si suara itu bertanya dngan lace

"yah dia benar sebenar nya aku gak mau ketarik aku sedang menahan diri biar gak di tarik dengan busur ku tetapi rina menendang busur ku gara-gara aku berkata hal-hal konyol dan walah… aku bersama kalian" kata lace sambil menguguat apa yang terjadi.

"hahaha lace kau lucu deh kalian bellato lucu yah kalo lg kayak gini mirip adik ku" Ariel memeluk Lace layak nya boneka.

"hngmff menghhfhh anghhee" lace gak bisa nafas karena di peluk ariel

"ariel kasian tuh Lace sesak nafas kau peluk" ap-17 mmberitau ariel yang sedang memeluk lace layak nya boneka

"puahhh kira kira dong kalo mau meluk lu kira gue benda mati gitu, Sesek tau gak! apa lg lu punya tuh benda 2 gede nyaman sih tapi bisa buat ngebunuh apa lagi buat gue" lace marah-marah gak jelas.

"hihihi maaf lace gak sengaja lagian imut banget sih aku kan gak tahan liat yang imut-imut" jelas ariel sambil garuk-garuk belakang kepala nya yang gak gatal.

"lalu bagaimana dengan ku wahai sumber suara aneh" Ap-17 sekarang yang bertanya

"hmm gak enak juga yah kalo Cuma suara ok bentar aku makai tubuh hologram ku" kata suara tadi.

Lalu timbul lah cahya yang silau menyinari ruangan itu dan terlihat lah seorang berbentuk hologram dan bisa di lihat secara detail, dia bukan berbentuk bellato maupun cora apa lagi accertia bangsa yang tidak prnah di lihat oleh mereka bertiga

"baiklah ku perkenalkan diriku aku bernama de catalope atau singkat nya Deca" Deca memeperkenalkan diri nya.

"jadi apakah kalian siap menerima kekuatan besar? Jika kalian siap maka konsekuensi nya juga besar" tanya deca kepada mereka bertiga.

Mereka bertiga merasa ini bukanlah mimpi ini kenyataan bila mereka menerima tawaran Deca sudah pasti yang akan datang adalah masa-masa sulit tetapi lain ceritanya bila mereka hanya terpengaruh dengan kekuatan.

"baiklah aku memang ingin tau apa takdir ku yang sebenar nya dan kenapa aku harus terlahir menjadi accertian dan lagi aku punya impian yaitu, Membuat planet ini tidak berperang" Ap-17 dengan mantap maju dan berlutut di depan deca.

Ariel dan Lace tersentak Melihat Ap-17 dan juga impian nya karena Impian mereka dan juga Ap-17 adalah sama.

"wah wah tak kusangka yang maju duluan adalah Accertia lalu kalian berdua?" Tanya deca.

"baiklah jika si kaleng ini ikut aku juga,lagipula perang menimbulkan rasa sakit yang mendalam" Lace dengan percaya diri berlutut di depan deca dan sebelum nya smat meninju pelan pundak Ap-17.

"ahhh mereka ini jika aku tak ikut mungkin yang ada hanyalah masalah" Ariel memberikan kedipan nya pada mereka berdua dan membuat ap-17 dan lace tertawa.

"generasi yang unik baiklah aku akan memberikan kekuatan itu tetapi kalian mendapatkan percobaan terlebih dahulu apa kalian siap?" deca membuat kubus biru di tangan nya

"Ya kami siap" mereka bertiga serempak.

"Gate time and space open" Deca membuka Gerbang dari kubus itu

"masuk lah kalian bertiga dan kalian akan mengetahui arti dari cobaan ini" deca memberitahu dan blum slesai Deca memberi info "kalian juga bisa berada di masa depan dan masa lalu berhati-hatilah" Deca memberi saran yang lain

Setelah mereka bertiga masuk ke gerbang itu mereka tiba-tiba di ether

"ether?" tanya Lace ke dua teman baru nya itu

"dari suhu yang ku rasakan ini memang ether" Ap-17 melihat lengan nya yang mnunjukan suhu tempat ini adalah daerah ether

"ether ya teman ku juga sedang ada misi di ether mencari energy alternatif" sambung ariel dngan nada rindu.

"hey kenapa kita jadi akrab begini apa ini tidak terlarang" tanya Lace ke ariel dan Ap-17

"sudah lah siapa peduli yang penting kita teman kan sekarang" Ap-17 menjawab pertanyaan lace yang di bilang serius

"yahh aku juga tak keberatan mempunyai teman dari bangsa lain" jelas Ariel.

Mereka berjalan tanpa tujuan dan sekarang mereka berada di White Hole tempat di mana Calliana Princess, Assasin Builder B dan yang lain nya berada.

"White hole yah? aku memang ingin kemari" kata lace sambil melihat sekitar.

"hei lihat itu ada pertarungan" Ap-17 mnunjuk k arah pertarungan yang di billang sengit

"kalau tak salah itu…. LAKE….." Lace shock yang di lihat nya adalah sesosok Bellato berambut abu-abu yang sedang bertarung dengan Black Knight dan grazzier dkk.

"pasukan Faranell dan kawan-kawan" Ariel kaget yang di lihat nya sekarang.

Lake P.O.V

Shit gue berada di keadaan terdesak di hadapan gue ada grazzier,templar,Black Knight dan juga assasin dan di pihak gue holy chandra,gue,Shield miller dan berserk pasukan bantuan belum dateng lagi sial. Dan lagi gue harus berhadapan dengan Cewek bellato berambut ungu lagi

"Why? why you didn'y kill me that time?" dia bilang ke gue tapi gue gak ngarti apa yang dia bilang

"gue gak ngarti bahasa lu" bales gue dengan selow and pake bahasa tubuh.

"Liar! You spoke Cora language before don't be fool" bales si corite

Sumpah dah kalo gue bisa langsung gue bales dah, suer gue heran knapa gue selalu bermasalah dengan wanita, apa gara-gara lahir di bulan yang sial kalo dengan wanita ah sudah lah.

Gue berniat pergi ninggalin tuh corite, tetapi yang ada gue di Flame Burst sama dia dan sukur banget yang kena bukan Cuma gue tapi Si empu nya yang punya tempat calliana princess, dan gue lihat Black Knight yang mau ngehadang gue lagi sibuk dengan anak buah tuh putri salju jadi gue ada ksempatan menuju tempat yang di rencana kan.

Gue lari dari tuh corite mungkin dia naksir gue kali yah, sambil ngibasin rambut gue biar keliatan Extra Cool kayak si Odin Gambuet yang gue baca di eFBeh kemaren yang lagi ngetrend.

Dan ketka mau kedalem goa calliana gue di hadang lagi sama Accertia Punisher.

Shit kenapa mesti ada halangan lagi sih….

End of Lake P.O.V

Melihat lake yang di hadang Accertia Lace pngen ngebantu temen nya.

"sial gue harus bantu Lake kalo enggak dia bakal mati di tangan tuh punisher" Lace siap dengan Black Hora Bow dan dia kaget sjak kapan dia make tuh Bow

"heh busur baru yah evolusi kah? senjata ku jadi bagus." lace siap membidik accertia yang mengahdang lake, sebelum memanah di tahan lah panah itu dengan AP-17

"lace jangan kita kesini bukan buat perang kau ingat ini test untuk kita siapa tau ini ilusi atau yang lain nya kita gak tau jangan gegabah." AP-17 dengans serius melihat sekeliling dengan mata optik nya.

Mata optik AP-17 sedikit berbeda dari yang lain mata nya terdapat 2 buah dan tidak terlalu besar ya sperti bellato dan cora kebanyakan dngan warna lavender pasti nya.

"gabber" kata itulah yang terucap AP-17 pelan.

Lake masih bersiga melihat pergerakan sang punisher, lake tau ini tidak menguntungkan bagi nya bila berdahapan dengan punisher secara langsung dan lagi kondisi lake juga tidak fit.

"Accel walk" lake berniat menghindari serangan sang punihser dan yang terjadi adalah sang punisher menyerang dengan wind blast.

Lake berdecih lalu dia berfikir dengan insting nya yang harus di buat lebih efisien dan berkerja keras

"ok let's do this Accelelator" lake meningkat kan kecepatan,insting dan adrenalin nya,melebihi menggunakan Accel walk, tetapi dampak nya dia mudah cidera jika terkdna serangan langsung.

Dengan cepat lake berlalri ke arah sang accertia dan sang accertia menyerang dengan Pressure Boom dan sempat saja lake kaget jika dia terkena pasti yanga da dia langsung mati dan yan paling ringan sebagian tubuh nya hancur, dengan cepat lake melopat dan salto melwati pressure boom sang accertia.

"heh sukses ya?" setelah itu lake berlari meninggalkan sang punisher yang kaget melihat aksi barusan.

"baru kali ini ada yang bisa menghidnari Pressure boom ku selain Ap-17 yang frontal menyerang balik Pressure boo ku dengan Shining cut nya Menarik" Gabber mengejar lake yang menuju Goa calliana.

Setelah melihat pertarunagn itu tiba-tiba pandangan ariel,Ap-17 dan Lace berubah melihat ruangan gelap tapi tidak terlalu gelap melihat Gabber,farnaell dan lake sedang berdiskusi dengan hologram.

"jadi kita sekarang melihat merke bertiga sedang berbincang dengan hologram layak nya kita beberapa menit yang lalu?" kata lace yang melihat daerah sekitar.

"yah kita juga tidak tau apa yang mereka bicarakan ingin mencuri dngar?" ajak ariel

"kau bisa nakal juga yah" lace tersnyum jahil ke ariel

Ap-17 tetap fokus waspada di keadaan sekitar dan berfikir apa yang akan terjadi selanjut nya.

"jadi kek aku harus buka gerbang ke dimensi lain agar bisa keluar dari tempat ini?" lake menancapkan pedang nya secara frustasi.

"yup itu emang harus kau yang lakukan berjuang yah" kakek aet berjalan meninggalkan lake

"yosh buka gerbang dimensi" kata lake teriak.

"kok gak kebuka yah?" tanya faranell.

"slow lah masih percobaan pertama" lake dengan sibuk berfikir dengan keras

Faranell duduk manis merhatiin lake dan dia lihat lace begitu manis dan yah lumayan ganteng sih, kalu dilihat apa lagi dengan keringat yang keluar dari wajah nya dan terlihat nampak hot itulah yang di fikir faranell. Sontak saja faranell nepuk-nepuk pipi nya.

"kau ngapain?" tanya lake

"eh ituu ehmm ahh gak ada apa-apa kok" faranell selarasa di gap oleh lake.

"hey cebol bisa cepet gak gue pengen epet balik dan laporan kemarkas" kata gabber dengan nada nyuruh.

"kalo lu bisa kenapa gak elu aja kampret" ejek lake ke gabber.

"kan tuh kakek gaje bilang Cuma elu doang yang bisa buka celah dimensi kan? kalo gue bisa gue lakuin dari tadi!" gabber dengan sewot ngeledek lake.

Back to AP-17 CS

"hohh jadi dia anak grymnaste yah wajar saja dia yang bisa buka celah dimensi di perpustakaan Accertia juga ada tentang Grymnaste" Ap-17 mangut-mangut.

"Grymnaste memang sekuat itu yah aku aja sebangsa dengan nya gak terlalu tahu yah kata mereka sih Grymnaste itu Clan bellato yang paling keji dan kotor jika sedang berarung, tapi ketika aku mengenal lake dia gak seperti itu" Lace berfikir dan sempet falshback kenagan mereka berdua (Ceilah bakal jadi Shonen AI nih :v).

"di bangsa cora bellato berclan grymnaste pernah menyelamatkan bangsa cora, dan itu juga termasuk legenda yah aku juga tak yakin tapi menurt ku clan grymnaste tidak seburuk itu." timpal ariel.

Balik lagi ke Lake Cs.

"ahh gue capek gue bingung gimana lagi." lake frustasi dan membuang pedang nya sebarangan.

"jangan nyerah gitu dong, kan cuma kamu doang yang bisa buka tuh celah dimensi kao gak bisa kita gak bisa pulang dong." Faranell memberi semangat.

"aku mau istirahat dulu mungkin tidur sebentar." jelas lake.

Ketika lake ingin tidur faranell mengangkat kepala lake ke pangkuan nya.

"mungkin begini bisa membuat mu sedikt tenang." kata faranell lembut.

"oi kalo mau pacaran jangan di sini buka dulu tuh celah dimensi." lagi-lagi gabber marah.

"sudah lah biarkan dia beristirahat sebentar." bela faranell.

Lake yang sedang di pangku rasanya antara seneng dan juga deg degan, gimana enggak baru kali ini ada cewek yang mau mangku kepala nya selain elka itu juga si elka biasanya dengan nada ngancam.

Back to AP-17 Cs.

"ahhh mereka romantis banget sihh…" celoteh ariel

"cinta terlarang nih ntar gue godain dia lah kalo ketemu di markas." balas Lace

"Cinta? Perasaan? Kasih sayang? Aku tidak mengerti apa itu yang harus ku tahu?" fikir AP-17

"hey AP-17 kenapa nama mu begitu sih aneh tau gak, boleh gak kita ganti nama mu?" tanya Ariel.

"nama ku dari seri di buat nya aku AP-17 berarti tipe AP yang ke 17 tapi di arkas aku mencari dengan tipe AP tapi yanga da hanya diriku, yah terserah kalian saja memberi ku nama apa." AP-17 tidak terlalu peduli dengan nama nya.

"baiklah gimana kalo Apit? Yang arti nya menyatukan" tanya Ariel ke AP-17

"hm bagus tuh dan juga 17 juga bisa jadi I dan T, AP mu di gabung jadi APIT itu meudah di ingat." Kali ini Lace emberi masukan

"yah itu juga menurt kalian bagus tak masalah." Ap-17 ah bukan Apit kali ini menyetujui nya

Setelah melihat lake Cs sukes keluar dari dimensi aneh ini tiba-tiba tempat berubah lagi, sekarang di daerah ujung gurun sette yang tidak ada di peta, terlihat seorang Accertia Punisher yang mirip dengan Apit tetapi berbeda tipe, dia RX-75.

"hey lihat sekarang kita di sette dan ada accertia sedang bertarung dengan accertia yang lain".

"RX-75 kenapa kau berkhianat? Apa menurut mu empire telah salah kepada mu" tanya seorang accertia kepada RX-75.

"aku sudah tidak percaya pada empire dan juga aku bukan RX-75 lagi AKU RAXION."Racion marah kepada accertia itu.

"jika itu yang kau katakan maka jawaban nya adalah penghancuran sepihak!" jawab Accertia yang lain.

"kau melindungi organik-organik ini? dan berkhianat pada bangsa mu sendiri matilah kau!" Striker itu menembaki Raxion tetapi raxion terlalu cepat bagi sang striker, mudah saja Raxion menusuk tepat di tengah dada sang striker dengan Strong intense Blood sword nya.

"EW-13 gugur sisa nya tinggal kita bertiga." accertia assaulter menyerang dengan 3 teman nya.

"maafkan aku teman-teman Judgment Strike." Raxion dengan cepat menebas mereka dan tidak berasa tiba-tiba di belakang mereka bertiga ketika mereka ingin menyerang raxion Inti mereka telah hancur raxion mengahancurkan nya sekejap.

Kata terakhir mereka adalah Selamat berjuang Tuan RX-75.

Yang dikirim ntuk menghancurkan raxion adalah bawahan raxion sendiri dan anak didik nya sendiri dan juga teman seperjuangan nya itu adalah pukulan telak untuk raxion, setelah kehilangan teman di eteher dulu GT-45 sekarang yang lain membuat raxion merasa sedih, Accertia yang memiliki perasaan itu aneh tapi itulah diri nya.

Back to Lace Cs.

"raxion begitukah yang kau rasakan?" Apit merasakan hal yang dirasa raxion.

"hey kau tidak apa-apa?" tanya ariel kini menggenggam tangan Apit.

"yah aku tidak apa-apa semoga saja ini hanya ilusi atau semacam nya" jealas Apit menutupi kesedihan nya.

"well kurasa aku mengerti dari test ini." kata lace mengganti topik yang kini tempat berubah ke 3 bangsa bersatu.

"maksud mu lace? Tanya mereka berdua.

" inti dari test ini mengerti tentang perasaan sesama yah walau aku bodoh akan hal itu.

"hmm kau ada benar nya dan juga menurtu ku arti lain dari test ini adalah kesetiaan" tambah ariel.

"dan yang terakhir adalah tekad melindungi sepenuh hati dengan perasaan dan kesetiaan itu sendiri." Tambah Apit.

Tempat yang mereka lihat kini adalah laut di mana Bellato accertia dan cora berdiri memegang bendera yang sama.

Lalu mereka kembali ketempat mereka bertemu deca

"jadi apa yang kalian dapat?" tanya deca kepada mereka.

"jika ingin damai harus mengerti satu sama lain." jawab lace.

"kesetiaan yang murni tanpa adanya sifat buruk di masing masing pihak." jawab Ariel.

"tekad pantang menyerah untuk melindungi." jawab Apit terakhir.

"bagus kalian lulus dan kalian siap menghadapi apa yang akan terjadi kedepan, nya khusus nya kau Accertia setelah keluar dari sini cobaan takdir akan menghampiri mu dan kau yang paling berat, dan lagi ini adalah bocoran masa depan untuk mu kau akan mengikuti jejak Raxion jadi berhati-hati lah".

Deca memberi kekuatan pada mereka bertiga tetapi deca tidak memberti tahu kekuatan apa itu dan mereka harus mencari nya sendiri.

End of Chapter 2

TO BE CONTINUE..?

Yahh kelar juga chapter 2 ok gue mau ngejelasin di sini gue gak masukin lake aja gue juga mau ambli sedikit cerita dari Another Tale of novus hehe gue suka banget cerita nya sampe 2 season pasti tau dong Last Rhapsody ending nya keren tuh wkwkwk alah promosi.

Maaf nih buat Pakde Mie rebus kalo Lake nya gue acak-acak dan buat kemaren si Dzofi ngasih masukan yang bagus banget dan juga Riheta yang memberi pukulan telak wkwkwk karena english gue yang amburadul emeseyu bharelway bahrelway :v.

Mungkin kedepan nya agak lama buat fic cuz kuliah semakn berat :'v u know lah dan kedepan nya fic nya akin gaje dan absurd silahkan salahakn author nya sekrang dari pada nanti :v ok lah review nya jangan lupa buat chapter 2 ini kalo bisa ngasih alur story line biar gak makin ngacak biasa pengarang bebas sih gue.

Penutup dari gue Hafidz-haan or Natsu Michaelis Thanks to read and Review for make better

Quotes : "jika ingin damai harus mnegerti satu sama lain,kesetiaan yang murni tanpa adanya sifat buruk di masing masing pihak, tekad pantang menyerah untuk melindungi" Lace,Ariel,Apit.