The New Story of Novus By Natsu Michaelis or Hafidz Haan
INFO CHAPTER INI FULL Ariel P.O.V.
Sebelum nya di Chapter 3
" hah sejak kapan?" gue kaget sendiri liat hasil dari scan komputer ini. Gue jadi mengerti maksud dari deca diberi kemampuan lebih konsekuensi yang mendatang akan jauh lebih berat, mau gak mau gue harus nguasain Master skill yang ada, mungkin aja Ariel sama APIT juga lagi berlatih Master skill yang mereka dapet.
Chapter 4 – Ariel New Ways.
Aku pulang ke markas Aliansi Cora sambil membawa mayat teman ku, ya teman ku yang berharga Manaho meninggal dalam perang di sette.
Semua orang menatap ku ada yang bersimpati, memandang ku dengan hal lain aku tak terlalu peduli dengan mereka yang memandangi ku dengan tatapan-tatapan aneh.
Lalu sepupu ku datang, Chamtalion Alexander The thrid. Aku memberi hormat kepada sepupu ku,dia tingat nya lebih tinggi daripada diriku yah aku saat ini tingkat anclaime, bagi banyak orang memasuki tingkat anclaime sangat sulit karena ebberapa hal, tetapi aku memasuki tingkat anclaime dala waktu 2 tahun itu pun termasuk perjalananan ku saat akademi, jika tidak di hitung hanya 1 tahun aku mendapatkan gelar anclaime.
"Anclaime Ariel bangun lah" sepupu ku berkata layak nya seorang dewan terhromat.
"maafkan aku Chamtalion, aku hanya bisa membawa mayat teman ku dan tak bisa menyelamatkan nya" balas ku masih menunduk.
"memang berat untuk mu Anclaime, aku tau itu saat yang sulit, pasukan aranel,taralom siap kan pemakaman terhormat untuk pahlawan kita" sepupu ku berteriak memberi perintah kepada bawahaan nya.
"ariel jangan terlalu bersedih, teman mu pasti sangat bangga berkorban demi DECEM" .dia menepuk kepala ku agar tak terlalu bersedih.
"tapi kak Manaho sahabat ku yang sagat berharga dan yang paling setia." Balas ku menunduk, ku tahan air mata ini tetapi tetap saja tak terbendung lagi.
"aku tau dia hebat seperti keluarga nya yang lain mereka berseker kuat."balas nya menenang kan diri ku.
Setelah itu acara pemakaman Manaho dan prajurit yang lain yang gugur pun di mulai. Di awali pidato dari spupuku alex karena Archon sedang pergi ke Beast Mountain kabar nya di sana ada perarungan sengit merebutkan wilayah sampai daerah Vulcano yang panas.
"dengarlah kalian Mereka yang gugur di sini membela demi Kedamaian Kita dan juga untuk Kehormatan DECEM, Mereka para Anclaime dan aranel yang tewas menjunjung tinggi martabat mereka, Semoga DECEM memeberikan Tempat yang terbaik Untuk mereka di sana,Marilah kita berdoa untuk mereka yang gugur demi DECEM". Begitulah pidato Alex membuat hati para prajurit Cora bergetar.
Suasana duka menyelimuti area pemakaman, dan aku meminta permintaan khusus pada kak Alex.
"Chamtalion Alex, bisakah aku meminta permintaan pada mu."tanya ku pada kaka alex.
"sudahlah ariel, jangan terlalu formal biasa saja kita kan saudara lalu kau mau minta apa? Tumben kau meminta sesuatu." Tanya nya pada ku.
"bisakah kau menulis nama Manaho di Hall of fame karena keberanian nya."pinta ku pada nya.
"baiklah apapun untuk adik ku yang manis ini." Balas nya sambil mengacak rambut silver ku yang panjang.
Setelah itu aku berjalan berkeliling kota, banyak pria-pria menggoda ku hah itu sangat menyebal kan, apakah wanita Cora terlalu sedikit bagi mereka? Kurasa tidak.
Membeli minuman ringan membuat ku mendingan,duduk di pojokan café yang terkenal membuat nyaman perasaan pelanggan nya.
apa yang harus ku lakukan? Dan Deca juga tidak memberikan petunjuk yang bagus tentang apa yang dia berikan pada kami bertiga.
Aku jadi teringat tentang koordinat kode Apit dan lace, mungkin mengobrol dengan mereka bisa membantu.
Ku pasang Headset ke telngia ku dan ku pakai peralatan yang di berikan APIT sewaktu masih di sette untuk komunikasi, yah dia Accertia yang baik menurut ku.. tetapi aku masih sedih melihat accertia yang menebas Manaho dengan Spadona nya.
Ku hubungi Apit untuk perama kali nya, semoga saja dia tidak sedang sibuk.
"Halo Primplus AP-17 di sini siapakah yang emmanggil" Apit melapor dengan formal, hihi dia lucu juga saat formal
"disini Anclaime Ariel bisa bicara Dengan Primplus APIT? Ku kira kau sudah membuang nama AP-17 mu" tanya ku pada nya.
"Ariel? Yah kau bisa bicara dengan ku saat ini aku tidak sibuk" balas nya "dan juga AP-17 itu untuk penyamaran saat di Accertia empire bisa gawat jika aku memakai nama yang kalian berikan." Lanjut nya dengan nada formal nya.
"hahaha kau jangan terlalu formal dengan ku APIT, kita kan teman dan juga mungkin kita satu tingkat jika kau jadi Cora" balas ku dengan ceria yah berbicara dengan nya membuat ku tenang, entah mengapa aku merasakan dia adalah Accertia yang mempunyai perasaan dan jiwa.
"maaf ariel, sudah kebiasaan yah mungkin aku akan mempelajari bahasa tidak formal."lanjut nya.
"hey kau mau mengerjakan misi dengan ku? Kurasa aku ingin cepat-cepat mendapatkan pangkat Chamtalion agar bisa bergerak bebas di Aliansi."ajak ku padanya.
"kau mau mengambil misi apa siapa tau aku bisa mengambil misi yang sama, kurasa misi kita tak jauh beda" tanya nya pada ku.
"sebentar aku cek dulu."ku cek semua misi yang menurut ku bisa memepercepat ku naik pangkat.
"hmm kurasa kita ke ELan apa kau bisa ke sana? Lawan pit boss apa kau kua melawan nya?" pinta ku pada nya.
"pitboss ya aku kurang begitu yakin tapi nanti aku akan ajak AO-24, tenang dia sudah ku ceritakan semua jadi dia tak akan berkhianat."balas nya dengan tulus ku rasa.
"kalian berdua kayak kakak beradik yah."canda ku pada nya
"hahah ada-ada saja kau Ariel baiklah Pit boss di elan kan au berapa pitboss yang ingin di kalah kan?" APit kembali bertanya
"2 saja cukup itu juga memakan waktu yang lama dan mungkin aku akan mengajak Lace tak apa kan?" kini giliran ku bertanya.
"yah terserah aja sih kau mau ngajak si cebol itu, tapi awas saja dia mengatai ku Kaleng akan ku lenyapkan sekejap" balas nya dengan nada yah bisa di bilang kesal.
Aku tak sadar ada yang memerhatikan ku berbicara ku rasa dia seorang assasin, lalu dia mendekati ku dengan tatapan mengerikan.
"Anclaime Ariel?" tanya orang itu padaku.
"iya itu aku, anda siapa?" giliran ku bertanya.
"Elrond Breeze, bagian tim penyergap aku mendengarkan mu berbicara tadi menggunakan radio, kau menggunakan bahasa yang aneh jika ku tebak kau menggunakan Bahasa Accertia." Dia memandangi ku dengan wajah serius,ata nya yang hitam legam seperti pembunuh yang kejam.
"mungkin hanya perasaan mu saja, mana mungkin AKu bisa bahasa Accertia" aku berbohong pada nya, sejujur nya sekarang aku bisa menggunakan bahasa ketiga bangsa tanpa Talk Jade, Lace dan APIT pun begitu.
"jangan Berbohong calon Grazzier Terkuat Cora, aku mendengarkan apa yang kau bicarakan sejak tadi." Kini aura yang ada di sekitar nya makin menekan, aku bisa merasakan Force hitam dalam diri nya kuat.
"Grazzier terkuat?, kau bermimpi di siang hari tuan Elrond aku hanya seorang Anclaime, bukan kah Masih ada Grazzier kuat di tingkat Chamtalion?" kini aku agak meninggi kan suara ku walau itu tak sopan, yah ia memang 1 tingkat lebih tinggi di bandingkan aku saat ini.
"aku bisa merasakan Force mu Grazzier, kami keturuan Xanazami bisa membedakan Force kuat dan Force lemah,dan kau memeliki kekuatan terpendam. Jelaskan semua nya Grazzier."nada nya mulai mengancam, jujur jika ini tidak di kota aku akan menyerang nya dengan ISIS.
"ukhh AKu keturunan Lativeheart kau puas?" kini aku mulai marah dengan orang bernama Breeze ini.
"huh jadi keluarga Lativeheart,aku tak kaget mendengar nya sama seperti saudara mu Sebastian LativeHeart, di kenal dengan Spiritualis terkuat yang pernah lahir di Aliasni Cora, tapi sayang dia"
"CUKUP… BERHENTI KAU MEMBAHAS KAKAK KU!" kini aku sudah tak bisa menahan emosi ku yang sudah terkummpul.
"Kau jangan macam-macam pada ku walau kau tingat nya lebih tinggi dari ku, aku bisa saja melenyapkan mu camkan itu di otakm u yang dingin ELROND BREEZE XANAZAMI."Nada ku yang keras menggema di seluruh ruangan ini, semua orang memerhatikan kami berdua, yah yang pasti aku yang jadi pusat perhatian.
"fuh menarik sekali nona lativeheart aku akan melihat reaksi mu selanjut nya."lalu dia menghilang layak nya siluman, yah aku benar dia seroang assasin.
Aku tak sadar alat komunikasi ku masih aktif dan aku sedang Menghubungi Lace dan bodoh nya aku tak mendengarkan lace bicara dari tadi
"Ha..halo Ariel ada apa kau mengubungi ku?" tanya nya sambil ketakutan.
"maaf lace aku tadi teria-teriak ada ang mengganggu ku,Maaf lace nanti ku hubungi lagi".balas ku masih menahan emosi ku untuk keluar lagi.
(Lace : sial ngeri banget dah Ariel ngamuk macem Dagnu lagi nancepin pedang nya ke tanah njirr)
Aku pergi ke perpustakaan Cora, Sejujur nya aku masih agak ragu dengan teman baru ku yah wajar saja agak ragu jika kau berteman msuuh bebuyutan mu bagaimana kau tak ragu berteman dengan mereka? Itu masih menjadi pertanyaan dalam otak ku.
Kalau di lihat kembali APIT dia berbeda dari Accertia yang lain, dari bentuk body sampai armor juga berbeda.
Aku kembali meneliti di perpustakaan belato dan melihat bagian-bagian Apit lewat alat yang dia berikan, well ini sangat membantu ku.
Ku rasa dia tipe model baru, kalau di lihat dari accertia yang lain dia sedikit berbeda dan mungkin bagain bagian di dalam nya juga berbeda, aku masih meneliti agar perikiraan ku gak salah.
Aneh rasanya Grazzier sedang meneliti mesin bukan nya force, tapi apa boleh buat demi tujuan ku dan juga demi orang-orang yang ku sayangi aku harus berbuat nekat, layak nya sekarang.
Sebenar nya aku ingin menjadi Chamtalion agar agu bisa menyusupi data-data penting Cora aliansi, Sebenar nya maksud dari aliansi itu apa dan juga Kenapa harus memusnahakan satu sama lain? Itu terasa ganjil di kepala ku.
Setelah mengecek semua bagian-bagian APIT, ternyata aku baru mengetahui dia memang Tipe special dari Bangsa nya, dia di buat khusus memang murni untuk perang dan juga dia dapat mempelajari sekitar, tak heran dia bisa bahasa asing tanpa Talk jade.
Ok setelah ke perpustakaan aku ketempat guru ku, Guru Spiritualis Terhebat di Cora yang bernama Ezalor Wandwarf (make nama Dota saking gak tau lg make nama apa).
"guru." Sapa ku pada nya.
"wah wah Ariel? Ada apa ka kemari nak? Ku lihat kau habis berdua beberapa waktu lalu." Balas nya perhatian pada ku, yah dia memang guru yang baik dan juga layak nya kakek sendiri bagi ku.
"hehe iya Guru, dan lagi aku ingin berlatih dengan guru kan hanya guru yang dapat gelar Master Spiritualis di Aliansi Cora." Balas ku pada nya.
"yah itu dulu Ariel, lagi pula aku melihat Force mu makin kuat" balas nya sambil memperhatikan aura di sekeliling ku
(Ezalor Mind : Anak ini.. tak kusangka legenda Force magic itu benar-benar ada, ku kira hanya dongeng semata, apa anak ini tak sadar? Mungkin aku harus melatih nya sampai batas nya)
"guru? Ada apa? kok guru terlihat shock begitu." Aku melihat guru ku begitu shock apa yang dia lihat, sejujur nya aku tak tau apa yang ia lihat sampai dia shock begitu.
"Ariel apakah teknik Elite Spiritualis mu sudah Master Semua?" tanya guru padaku.
"kurasa beberapa sudah tinggal yag tahap akhir saja." seingat ku saja.
"coba kau lihat kembali Ariel, Mungkin sudah ada beberapa lagi yang sudah kau master kan." Guru azgalor memberi ku nasihat.
Yah jika guru yang bilang maka ku lakukan saja, dan ku lihat lah semua skill yang ku pelajari, aku sampai kaget tak percaya mengapa semua nya sudah selesai? Apakah ini mimpi? .
"guru ternyata semua nya sudah aku kuasai, jadi apa aku tak harus belajar dengan guru lagi? Padahal aku ingin belajar lebih banyak dengan guru."balas ku dengan nada agak kecewa.
"hahaha Ariel itu terserah kamu, kamu mau masih belajar dengan ku tidak masalah akan ku ajarkan apa yang ku punya, sampai kau memiliki semua ilmu ku." Balas guru ezalor dengan santai.
"guru apakah guru punya skill master? Mungkin aku bisa meminta guru mengajari ku." Tanya ku pada guru ezalor.
"kau dengan kakak mu Sebastian sama saja yah, pelajar yang giat baiklah akan ku ajar kan apa yang kakak mu kuasai, Teknik Chamtalion yang hanya sedikit yang mampu menguasai nya Aku dan kakak mu Sebastian." Nada guru ezalor kini agak serius.
"teknik tingkat master yang di kuasai kakak? Aku tidak tau kakak menguasai teknik tingkat master."balas ku pada guru ezalor.
"yah memang ini teknik master yang sulit dan juga ini teknik terlarang bagi bangsa Cora." Guru ezalor menatap ku serius, mungkin dia curiga aku tak mungkin bisa menguasai nya.
"nama teknik nya apa guru?" aku kembali bertanya, aku sangat ingin bisa menguasai nya.
"sebaik nya kita pindah tempat, di sini tidak enak untuk di bicarakan." Guru ezalor menyaran kan berpindah tempat.
Lalu kami berpindah ke istana haram dan agak jauh dari istana ada tempat seperti kuil khusus, lalau guru ezalor membuka pintu kuil itu dengan force nya, aku merasakan force guru ezalor sangat kuat aku yakin dahulu guru ezalor sangat di segani bagi ke tiga bangsa.
"masuk lah aku akan melatih mu di sini" guru mempersilahkan ku masuk ke kuil itu.
"pertama aku akan memeberi tau teknik nya, eknik itu bernama HOLY FORCE kau tau holy force?."tanya guru ezalor pada ku.
"tentu saja Holy force itu teknik yang di miliki bangsa bellato, kita bangsa cora dilarang menggunakan holy foce tetapi di perbolehkan menggunakan Darkness Force." Jawab ku sesuai apa yang di ajarkan guru ezalor dahulu.
"memang benar Holy Force di larang oleh Aliansi cora, tetapi kau mengerti sistem Force?"guru ezalor kini kembali bertanya pada ku.
"kalau tak salah Force itu hidup."jawab ku tak yakin.
"yah memang force itu hidup tapi ada yang lain dari itu apa kau mengerti?" tanya nya kembali.
"errr rasanya aku tak mengerti samapi di situ guru bisakah guru membari kan jawaban nya?" aku menyrah dengan pertanyaan guru yang terakhir sangat lah sulit.
"baiklah selain holy force aku akan mengajarkan kau teknik yang lain yaitu MILKYWAY, teknik yang bisa berbicara pada roh kuat yang berada sekitar mu" guru ezalor memberi tahu teknik yang lain.
"MILKYWAY? Kurasa teknik ini agak sulit dari holy force." Aku mengira mengira.
"yah sedikit tapi jika kau sudah mengerti pola lingkaran sihir nya kau akan mengerti."balas guru ezalor
"kemari aku sudah menyiapkan lingkaran sihir nya sudah lama, bisa kau lihat itu?, ya itu adalah pola sihir MILKYWAY."guru ezalor menunjukan pola sihir MILKYWAY.
"kurasa aku bisa langsung mengerti dan membuat ulang pola sihir itu guru, dan mungkin aku bisa menambahkan kekuarangan dari teknik ini." Aku melihat pola sihir ini masih ada yang salah.
"yah memang teknik ini sulit untukd I kuasai bahkan aku hanya bisa sampai ½ nya saja." Balas nya sambil memperhatikan pola sihir yang dia buat.
"guru boleh kah aku menggambar ulang pola sihir nya?"tanya ku pada guru ezalor.
"silakan ini latihan memang di khusus kan untuk mu." Balas guru ezalor.
Entah mengapa aku sangat begitu mengerti pola sihir ini, yah aku ingat ini pola sihir yang selalu berada di sekitar pusat markas Cora gambar nya sama persis, ini tidak akan suit.
"Guru bagai mana? aku sudah selelsai membentuk ulang lingkaran sihir nya."aku sangat yakin pola sihir ini akan sukses.
"kalau begitu kau duduk lah tengah lingkaran sihir itu, lalu kau hanya fokus menggunakan Seluruh kekuatan force mu, tadi sudah ku bilang kan teknik ini sangat berat maka harus full force jika ingin berhasil." Jawab guru ezalor memberi ku arahan.
Lalu aku duduk tertatai, karena posisi duduk teratai adalah duduk sempurna untuk meditasi dan juga untuk fokus mengalirkan Force mu secara maksimal.
Dan setelah itu aku mencoba mengerahkan seluruh Force ku, ya aku terpejam sambil membayangkan apa yang terjadi selanjut nya.
Lingkaran sihir yang tadi ku buat mulai bercahaya, walau aku tak melihat nya aku bisa merasakan nya aneh memang mungkin hanya perasaan ku saja.
"bagus ariel sedikit lagi, pola sihir yang sempurna dan tinggal di beri Force kuat agar lingkaran ini aktif."
Wush…
Aku merasakan Angin dahsyat dan cahaya yang sangat terang menerjang ke atas, dan tak lama setelah cahaya itu meredup aku mendengar suara orang yang ku kenal.
"Ariel ternyata kau belajar teknik ini juga hebat." Kata suara itu, yah aku sangat kenal suara ini dan langsung saja aku membuka mata ku.
"kakak.." aku melihat kak Sebastian berdiri di hadapan ku, rasanya ingin ku peluk dirinya betapa rindu dengan sosok nya.
"Ariel kau sudah menjai lebih kuat ternyata dan guru ezalor pasti melatih mu dengan keras." Tanya nya pada ku.
"yah begitulah kak" ku sentuh diri nya tetapi tak bisa dia layak nya hologram.
"kau tak bisa menyentuh ku ariel, aku saat ini hanya Roh yang kau panggil, apa guru ezalor tak memberitahu mu tentang ini."kak sebastian kembali bertanya.
Aku hanya menggelengkan kepala, aku masih tidak percaya aku berhasil melakukan teknik MILKYWAY nya kak sebastian dan Guru ezalor.
"sebastian lama tak melihat mu,kau di panggil dari MILKYWAY untuk mengajari Adik mu tentang arti force dan HOLY FORCE yang pernah ku ajar kan padamu."kini guru ezalor yang berbicara.
"hmm melatih Master Skill ya, tak kusangka adik kecil ku sangat terobsesi dengan kekuatan."pandangan nya berubah serasa aku tak mengenal dirinya.
"tidak kak aku tidak terobsesi akan kekuatan, kan kakak yang bilang jangan sampai kau terlena akan kekuatan yang kau punya atau kau akan di makan kekuatan mu sendiri."jawab ku mengelak karena aku memang tak terlalu terobsesi dengan kekuatan.
"lalu untuk apa ingin menguasai teknik terlarang ini Ariel? Bukan kah ada teknik yang lain misal nya Ethereal Dark Force kau tau teknik itu dimiliki Master Azgalor atau julukan nya The Darknekss Pit Lord." Kini kakak bertanya ku dengan intensif, aku tak tau kenapa kakak begini khawatir nya tentang aku yang belajar kekuatan baru.
"jadi kakak tidak mau mengajari ku? Baiklah aku akan mencari Roh lain saja, jika kakak tak mau mengajari ku."Ancam ku dan sedikit ngambek karena ulah nya.
"dasar kau ini … dari dulu selalu seperti itu ngambekan, ya ya baiklah akan ku ajari kau arti tentang force, dengarkan baik baik." Aku melihat kakak ku kembali seperti sedia kala sifat nya, mengalah dengan adik nya sendiri hihih.
"jadi begini Force itu hidup dan juga Force itu memiliki harmoni masing masing." Kakak ku menjelaskan tetapi aku masih belum mengerti.
"aku masih belum mengerti kak."aku berfikir apa yang kakak ku bicarakan.
"kau tau harmoni masing-masing? Force itu saling melengkapi tidak menghancurkan masing masing, bahkan Accertia punya force jika mereka menyadari Potensi itu."penjelasan kakak ku memang sangat detail aku jadi sedikit mengerti.
"jadi Accertia juga punya Force tapi bagaimana bisa? Mereka mekanik kak." tanya ku pada nya dan juga dengan ekspresi tak percaya.
"hadeh mereka juga punya sedikit organ makhluk hidup macam kita, atau mereka sebut ORGANIK maka dari itu mereka jika menyadari potensi itu merka akan berbahaya mengerti?." Kini dia kembali bertanya setelah memberi kan ku pertanyaan.
"ya aku mengerti kak, dan tadi harmoni tadi aku masih belum paham betul." Aku menggaruk garuk pipi ku, yah kebiasaan saat aku berfikir.
"Begini Ariel Force itu kan hidup dan mereka saling melengkapi layak nya air dan tanah,Angin dan api, Cahaya dan kegelapan, jadi kenapa Cora tidak mempelajari Holy force atau Force Cahaya? karena pemikiran leluhur zaman dahulu iri pada KAum bellato yang menguasai Holy Force dan Cora tidak, mengapa? Karena sulit untuk kaum cora dengan Pola sihir yang rumit, maka alternatif dari itu adalah DARK FORCE, kau mengerti sampai ini?" kak sebastian kembali bertanya.
"yah aku mengerti kak ttapi kenapa uma hanya kita bertiga yang berkemungkinan bisa Holy Force?"aku kembali terheran heran dengan apa yang ku ingin tau.
"itu gampang karena Guru Ezalor pernah di selamatkan kaum Bellato kuno yang baik hati dan tak terikat dengan federasi, lalu aku karena aku memiliki Force yang bisa di bilang Special, kau tau sendiri kan Ariel? Jika kau lupa akan ku beritau,itu karena Force Stone yang ayah berikan pada ku jadi aku dapat menguaai Force dengan singkat, dan untuk kasus dirimu kau diberikan Kekuatan khusus dari Kuil Kuno Gurun Sette, huh tempat itu tempat aku melepaskan seluruh Force ku saat aku mati melindungi gadis bellato, kalau tak salah dia bernama HANA dan anak kecil Bellato yang bernama LACE, kalau tak salah orang tua dari bocah bellato itu mati di tangan Accertia karena melindungi anak nya dan gadis bellato itu." Penjelasan panjang kakak membuat ku pusing.
Dan kuingat-ingat lagi kakak Bilang Lace ya Lace, kenapa kakak sampai rela melindungi bangsa lain sampai mengorbankan nyawa nya?.
"entahlah keputusan ku benar atau salah, mungkin gadis itu sekarang jadi Maximus, dan bocah bellato itu setara dengan mu ariel atau di bawah mu."kakak ku mengingat kejadian nya sebelum mati.
"kakak kenapa kakak mengorbankan nyawa demi bangsa lain padahal musuh kakak sendiri?" aku bertanya alasan kakak kenapa dia mati bodoh seperti itu.
"alasan? Membantu orang itu tidak perlu alasan Ariel jadi aku mati tidak sia-sia, ketika kau membantu orang lain walau itu musuh mu sendiri kau pasti akan terkenang sampai nyawa orang itu berakhir, dan juga aku muak akan pertempuran ini."balas nya dengan santai, tentu saja santai dia hanya roh.
"aku yakin kau juga muak akan pertarungan tiada akhir ini, aku juga tau kenapa kau ingin cepat-cepat menguasai Master skill dan menjadi Chamtalion, agar mendapatkan informasi tentang ALisansi Cora yang sesungguh nya, adik ku jalan kebenaran itu sulit sebenar nya aku berencana kabur dari Aliansi dan hidup damai di tempat yang bernama Nirvana,yang katanya tempat dimana ketiga bangsa hidup damai." Kakak ku memberikan informasi yang sangat menarik.
"jadi ariel.. akan ku berikan kau teknik-teknik yang ku pelajari dan setelah itu selamat tinggal, karena aku tak akan bisa bertemu dengan mu lagi, karena melepas Force terakhir ku miliki." Balas nya dengan senum nya yang tampan.
Kakak ku mentransfer semua Force nya dan semua apa yang dia ketahui dan terakhir yang dia katakan adalah, Kakak selalu ada di sisi mu ariel.
Ruangan kembali redup seperti semula dan aku merasakan kelelahan, mungkin karena Force ang di gunakan terlalu kuat.
"jadi itulah yang kau pelajari dan mungkin aku tak bisa mengajari mu lagi, kau sekarang Sudah resmi menjadi Master Spiritualis Nona Ariel LativeHeart."guru ezalor menghibur ku.
"terimakasih guru aku perisi dahulu."aku teleport ke markas dan kembali ke rumah, setelah itu aku beristirahat di kamar.
sebelum aku terlelap karen alelah aku melihat apa yang kakak berikan pada ku.
MILKYWAY : Skill yang dapat memanggil dan berkomunikasi dengan Roh atau orang yang sudah mat (status : Master skill selanjut nya tidak ada).
Light Stream : Skill tipe Master , skill yang merupakan cahaya yang sangat terang yang dapat memurnikan semua Efek negatif skil (Status : Master skill selanjut nya tidak ada).
Rain Of Lght : Skill tipe Master, menghujani lawan dengan cahaya surga damage berdampak Magial dan juga physical,Damage di sesuaikan (Status Lvl5 skill selanjut ya Judgment Light).
Guardian Light : Skill tipe Master Gifted From Sebastian , mensummon Penjaga cahaya yang memberikan efek pelindung area di sekitar mu (Status Master)
Combination Force : Gifted From Sebastian, Skill Passif yang dapat menggabungkan element-element Force (LVL master)
HOLY NOVA : Gifted From Sebastian, Skill ultimate Master ledakan Cahaya berdampak Area PURE DAMAGE tidak bisa di bllok spell maupun perisai, membutuh kan casting 6 menit dapat di gagalkan jika pengguna membatalkan skill, atau terkena Stun dari musuh.
Ternyata skill-skill kakak sangat mematikan, aku harus berhati-hati menggunakan nya, aku akan menggunakan na demi perdamaian.
Aku mengerti sekarang kakak mati tidak sia-sia karena, Perdamaian adalah Hal yang berharga maka aku akan mengikuti jalan yang sudah tergaris oleh ku, inilah Takdir Yang di berikan DECEM untuk ku.
TOBE CONTINUED?
Yahaha Hafidz-haan Kembali lagi hadir untuk kalian semua, kita kedatangan karakter baru lagi hehe
Breeze Xanazami : Assasin rank elnord seharus nya Chamtalion dia menolak karena suma sama saja, rambut blonde agak emo, POLEM (poni lempar) mata hitam pekat gak cocok banget sma blonde nya (di hajar yang punya karakter) karakter ini punya Feldi Zurichman, Guild master gue di game Elsword :v awkakka
Sebastian LativeHeart : kakak kandung ariel terkenal dengan Spiritualis terkuat karena pandai,kuat,tampan,berbakat ciri-ciri nya kayak Sebastian Mihaelis komik Black Butler or Kuroshitsuji :v masih banyak misteri nya karakter ini yang harus di kupas tuntas :v,master Holy force dia belajar dengan guru Ezalor.
Hahah mungkin ini agak monoton dari yang lain next chapter tentang AP-17 atau APIT dan di Chapter itu Raxion udah memberontak hehehe,moga makin laris Fic ane kayak punya Pakde Mie telor eh Mie goreng eh bukan juga Mie rebus yang bener :v
Buat yang ngereview moga pahala nya nambah dan juga makin lancar nulis fic nya :v
Oh iye alasan kenapa Master skill ariel paling banyak karena kebanyakan skill ariel itu tipe support jadi wajar ku buat banyak biar gak terlalu lembek :v duh gue tergila gila sama ni chara sama kayak Faranell nya Pakde Mie awkakaka.
Buat Dzofi yang setia nemin Inboxan gue :v biasa lah jones mah doyan inboxan xixixi makasih saran-saran nya ngebantu banget.
Buat pakde mie lu emang penulis favorit gue di fandom ini :v jadi kiblat gue gak jauh jauh dengan mu.
Riheta yang ngasih saran buat ane terus maju dan jadi pembaca setia ane selain Dzofi aduh terharu gue, berkat mu chapter nista ini kubuat.
Alasan kenapa Fi ini agak panjang karena minggu depan ane Filtrip ke Bandung,Yogya,Jakarta dah pasti gak bsa ngetik buat Chap 5 jadi informasi nya Chap 5 ane delay lama 2 minggu baru ane mulai lagi.
Sekian dari Author yang ganteng nan Kece plus fic nya yang amburadul terimakasihd an jangan lupa review nya yah BYE BYE…
Quotes
Perdamaian adalah Hal yang berharga by Ariel Chapter 4
