Menjadi seorang 'Ratu' di Bangtan memang tidak mudah, karena banyak sekali kejadian yang dapat memancing perasaan tidak mengenakan itu, yang terkadang membuat Soekjin bertanya-tanya mengapa ia bisa bertahan.
Ia harus menenangkan Jimin yang terkadang menjadi snagat agresif dihari-hari terberatnya. Atau ia harus memanjakan Jungkook yang akan menjadi amat clingy saat dirinya merasa kurang diperthatikan.
Atau bahkan pada yoongi yang sering sekali mengalami peningkatan rasa was-was yang membuat pemuda itu akan melakukan tindakan penanggulangan yang dramatis.
Namun, biasanya bila tidak ada hal yang perlu di 'bantai', Bangtan akan disibukan dengan segala kertas berkas yang tidak Seokjin mengerti apa isinya.
Sementara Namjoon sebagai ketua mereka akan pergi ke Headquarter WINGS untuk memberikan perintah sehingga organisasi itu terus bergerak.
Sedangkan yang Seokjin lakukan setiap hari adalah bersantai dan menikmati hari-hari yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya karena seluruh member Bangtan memastikan dirinya amat dimanjakan.
Ia akan belja sepuas hatinya di mall pusat kota, jalan-jalan kemanapun yang ia inginkan -Dengan izin yang lain tentunya- sendiri yang dalam konteksnya adalah tanpa satupun anggota Bangtan.
Amat tidak mungkin baginya untuk keluar sendirian tanpa pengawalan yang ketat.
Mereka akan menuruti apapun permintaan Seokjin, hingga yang paling konyol sekalipun, seperti menentukan warna rambut mereka.
Baru minggu lalu ia meminta Jungkook untuk mewarnai rambutnya dengan 2 warna, merah dan kuning, hanya untuk kesenangan pribadinya.
Jungkook pemuda yang paling anti dengan pewarna rambut dan satu-satunya member yang terus membiarkan rambutnya memiliki warna alami, agak sulit membayangkannya memang.
Ia tidak menyangkap pemuda itu akan menuruti keinginan konyolnya, karena saat makan siang Jungkook dengan rambut yang bagaikan seasoning ayam itu. Setengah mereah dan Setengah blonde.
Yang membuat pemuda itu menjadi bahan tertawaan grup mereka namun Jungkook terlihat tidak masalah asalkan hal itu membuat Princessnya tertawa terbahak, dengan rona merah yang amat mereka sukai.
Sementara Yoongi adalah member yang paling sering berganti warna rambut karena menurut Soekjin ia paling senang berkreasi dengan rambut Yoongi yang terlihat cocok dengan berbagai warna.
Seokjin pernah amat penasaran sejauh apa mereka mau menuruti permintaannya.
Jadi saat mereka sedang menonton film action di malam kamis yang dingin, Seokjin mengajukan permintaan untuk pertama kalinya setelah kejadian ia meminta untuk penis pria sialan yang berani menghina dirinya dipotong.
"I want to go on a vacation", ujarnya tiba-tiba, yang membuat para member yang sedang fokus ke pada film mereka langsung segera mengalihkan perhatian mereka.
Seokjin tau itu adalah hal yang kurang memungkinkan dengan keadaan mereka yang selalu diburu oleh siapapun belum lagi jadwal Bangtan yang ia yakini amatlah padat.
Tidak mungkin mereka mau menghapus proyek penting yang bernilai jutaan won itu untuk pergi liburan.
Namun kalimat larangan yang ia nantikan tidak kunjung keluar melainkan sebuah pertanyaan.
"Kemana baby ?" , Hoseok bertanya. Seokjin yang berada di pangkuan Taehyung langsung pura-pura berfikir dengan pipi yang dikembungkan.
Ia mencoba memikirkan tempat yang tidak mungkin bisa mereka kunjungi di musim dingin serta berlokasi di ruuang yang terbuka dimana semua orang bisa dengan muda melacak mereka.
"Bagaimana kalau kepantai, aku rindu matahari yang panas dan sekarang terlalu dingin untuk itu" , ucapnya asal setengah merajuk berharap mereka akan segera membuatnya melupakan permintaan miliknya, "dan aku ingin kita pergi besok".
namun reaksi yang Namjoon berikan membuatnya amat terkejut.
"Okay"
"What do you mean by okay ?"
"Maksudku, okay kita akan kepantai besok princess, hingga seminggu kedepan"
"What about your schedule ?" , Seokjin mengerutkan keningnya.
"Itu bisa diundur, tenang saja Princess, atau kau mau liburan kita menjadi dua minggu?" , Namjoon sekarang bertanya sambil menatapnya yang sekarang merasa tidak nyaman dengan tatapan penuh rasa kehangatan itu.
Taehyung yang sepertinya merasakan ketidaknyamanan Seokjin sekarang memeluknya lebih erat sembari meneglus pelan tangannya.
Seokjin ingat betul ia mendengar 2 hari yang lalu bahawa akan ada rapat penting yang melibatkan grup-grup besar lainnya besok, rapat itu akan membahas tentang pembukaan cabang baru WINGS di Amerika selatan.
Pasar marketing baru yang bila mereka membatalkan rapat itu mereka bisa-bisa kalah dengan proyek grup lain.
"Atau kau mau pulau ? kita bisa membelinya malam ini , ya kan Yoongi-Hyung ?" , Jimin ikut mengusulkan, terlihat amat setuju dengan ucapan Namjooon.
"Pulau ? tentu saja apapun untuk princess kita" , Yoongi mengangguk dan terlihat hendak berdiri dari duduknya untuk mengambil laptop.
"Maksud kalian tiket pesawat ke pulau kan ? bukan membeli sebuah pulau? "
"Jinnie, Jimin ingin membelikan mu pulau baby, atau beberapa pulau ?" , Mulut Seokjin menganga.
Mereka bahkan berfikir sangat jauh hingga ingin membelikannya pulau. PULAU. Untuk dirinya sendiri.
"Itu tidak mungkin !"
"Apapun yang menyangkut dirimu tentu saja akan menjadi mungkin Princess", Taehyung menyahut sambil membantu Yoongi mengatur jadwal mereka menggunakan ponselnya.
Ok, ini sudah beralih dari ingin mengetes Bangtan menjadi sebuah ajang dimana para member berlomba-lomba untuk menghambur-hamburkan uang mereka hanya untuk keinginan sesaat yang konyol milik Seokjin.
Dan untungnya tepat sebelum Yoongi mengirimkan uang kepada orang suruhannya agar besok mereka bisa mendapatkan pulau itu, Seokjin dengan segera lompat kepangkuan Yoongi agar ia menghentikan kegilaan yang membuat kepala Seokjin meledak.
Kemudian mengungkapkan bahwa itu hanya keinginan sesaatnya saja.
Sejak itu Seokjin tidak pernah lagi asal menlontarkan permintaan, karena Bangtan akan membawa permintaanya kelevel yang berbeda.
.
.
.
.
.
.
I never knew i would find myself really enjoyed while writing this AU.
Jadi abis chapter ini, adalah chapter persatu member sama jin ggt guys , enjoy
