Drabble: Naruto x Kuroka
Kitsune and Nekoshou
Warning: OOC, AU, Typo, Supernatural, Lime/Smut?
.
..
...
Enjoy it!
Dia Istriku, namanya Kuroka. Seorang Youkai Nekoshou yang tidak mempunyai tempat tinggal sama sekali, aku memungutnya dari depan apartemen milikku.
Dan aku Naruto, seorang Youkai Kitsune. Aku mempersunting Kuroka setelah dia berubah menjadi seorang manusia, awalnya ia terkejut dengan apa yang kukatakan, tapi lambat laun ia mulai membiasakan dirinya.
Sebenarnya dia berjanji akan melayaniku. Mungkin dalam pikirannya, melayani itu di artikan membersihkan apartemen, serta membereskan hal lain. Tapi aku tidak berpikir seperti itu, aku malah menjahilinya.
Sekarang ini, dia sedang minum susu. Gadis ini duduk di atas kursi makan sambil menatap Susu tersebut, ia seakan menerawang memikirkan sesuatu. Aku sendiri mulai berjalan pelan mendekatinya.
Saat sampai didekatnya, aku memeluk leher jenjangnya, dia sedikit terkejut dengan kelakuanku ini. "Hey, ada apa? Kenapa kau seperti memikirkan sesuatu?"
"Hm, aku hanya berfikir, kenapa aku berakhir seperti ini?"
Ah ya, aku agak kejam kepadanya dengan memaksa Kuroka untuk menjadi Istriku.
"Tapi Naruto, entah kenapa aku nyaman berada didekatmu."
Aku terdiam mendengar pernyataannya barusan. Ia kemudian memegang lenganku yang sedang memeluk lehernya, ia memenjamkan matanya menikmati pelukan yang kuberikan.
"Naruto... Apa ini yang dinamakan jatuh cinta?"
Aku mendekatkan bibirku ke telinga miliknya. "Mungkin saja," kemudian aku meniup telinganya dengan maksud untuk menggodanya. "Kuroka-chan, tatap aku!"
Kuroka menoleh dan menatapku. Ia terpaku dengan iris biru laut yang kupunya. "Matamu Indah Naruto. Aku suka sekali."
"Dan kau baru menyadarinya sekarang? Astaga Kuroka..."
Ia tertawa halus, kemudian menyentuh pipiku. "Aku sendiri baru sadar kalau ternyata aku punya suami yang tampan seperti dirimu." Ia mengecup bibirku, kemudian melepas pelukanku terhadap dirinya.
Kuroka pun meminum semua susu yang ada didalam gelas itu, kemudian berdiri dari tempatnya duduk. Aku bisa melihat pakaiannya yang agak terbuka. Celana Jeans di atas lutut dan menampilkan paha putihnya, serta kaos putih tanpa lengan dan bagain punggung putihnya terekspos.
Kuroka berjalan ke sofa keluarga, namun saat dia berjalan aku langsung menyentuh punggung putihnya dengan jari telunjukku, membuatnya merinding geli. "O-oi, geli bodoh!" Gadis ini menatap tajam diriku, telinga kucing serta dua buah ekornya muncul. Kuroka mendesis saat aku menyentuh punggungnya.
"Tapi punggungmu sangat putih, aku jadi ingin menyentuhnya."
"Tapi tau tempatlah."
Aku mengusap dagu. "Ini kan apartemen kita, jadi aku tidak masalahkan jika aku menyentuh seluruh tubuhmu?" Ujarku disertai seringai saat berhasil membuatnya terdiam.
Wajahnya langsung merona seketika saat menyadari perkataanku barusan. "Rubah mesum!"
Aku tertawa melihat tingkahnya yang imut itu, serta aku baru menyadari sesuatu.
Betapa manis dan imutnya Kuroka saat dia sedang malu.
.
..
...
Disclaimer: Masashi Kishimoto and Ichiei Ishibumi
Drabble Naru x Kuroka
...
..
.
Naruto menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Kuroka, ia menciumi bau citrus yang menguar dari tubuh gadis berambut hitam itu. Kedua tangannya secara aktif mulai mengelus punggung putih Kuroka yang terekspos.
"Uummhhh..." Kuroka berusaha menahan desahannya saat Naruto dengan lembut mulai menjilati leher Kuroka. "Naruto..." Gumamnya sambil meremas mahkota emas milik Naruto.
Pemuda pirang itu menatap ke atas dimana Kuroka sedang berusaha menahan desahannya. Ia tersenyum pada Calon Istrinya yang saat ini sedang menikmati perlakuannya. "Ada apa sayang?"
"Aku..."
"Ya?"
"Aku ingin ke kamar mandi sebentar. Kita akan melanjutkannya nanti." Kuroka mendorong tubuh Naruto, ia kemudian berlari menuju ke kamar mandi.
Naruto sendiri tersenyum melihatnya. "Ah, indahnya punya istri macam Kuroka..."
