Drabble: Naruto x Kuroka
Kitsune and Nekoshou
Warning: OOC, AU, Typo, Supernatural, Lime/Smut?
.
..
...
Enjoy it!
Hidup Naruto berwarna, bak pelangi yang menghiasi langit di angkasa. Ya, sejak kedatangan Kuroka, ia menjadi tidak kesepian sama sekali. Youkai rubah sepertinya memang butuh pedamping hidup, entah itu dari kalangan apa. Walaupun manusia sekalipun, ia akan terima jika wanita tersebut menerimanya dengan apa adanya.
Youkai Kucing atau yang bisa disebut sebagai Nekoshou, menurut Naruto; salah satu dari ras Youkai ini sangat penurut dengan Masternya, sama seperti Kuroka yang menurut kepada Naruto yang notabenya menjadi Master darinya. Kuroka malah menganggap Naruto itu seorang suaminya setelah dirinya diminta untuk menikah dengan Naruto.
Walaupun itu dengan sedikit paksaan dari sang Rubah.
Tapi Kuroka menerimanya setelah beberapa minggu mereka tinggal bersama, bahkan hampir setiap saat mereka selalu berhubungan badan.
"Lihat-lihat, ini lucu sekali."
Naruto tersenyum melihat Kuroka yang menatap kagum boneka kucing yang terpajang di sebuah toko. "Kau mau memilikinya? Akan kubelikan untukmu."
"Wahh, terima kasih Naruto-nyaa." Kuroka langsung mencium pipi Naruto, ia sangat senang sekali dengan Naruto yang memanjakannya. Wanita itu langsung berlari masuk ke dalam toko tersebut, kemduian mengambil boneka yang terpampang rapi ditoko itu.
Naruto hanya bisa menggelengkan kepalanya, ia senang melihat Istrinya itu bahagia, serta ia agak khawatir dengan apa yang dibawa oleh Istrinya. "Kuroka, hati-hati dengan kandunganmu, ia baru 5 bulan dan jangan berbuat hal yang aneh-aneh." Naruto pun ikut masuk ke dalam toko tersebut, ia menangkap lengan mungil Kuroka. Wanita ini sangat lincah jika dibandingkan dengan wanita lainnya.
"Um, aku akan berhati-hati."
Naruto kemudian mengelus kepala hitam milik Kuroka. Selanjutnya ia membayar boneka yang di ambil oleh wanita kucing itu. "Maaf merepotkan anda tuan. Istri saya memang sangat aktif karena dia sedang hamil, jadi maafkan saya."
"Tidak masalah tuan, saya memaklumi hal tersebut. Semoga istri anda sehat-sehat selalu."
"Terima kasih."
Kedua Youkai itu keluar dari toko boneka tersebut, mereka berjalan menuju ke sebuah taman yang tidak jauh dari toko tersebut, keduanya pun duduk di atas bangku taman ditemani semilir angin musim semi. Bunga-bunga Sakura mulai berguguran disekitar membuat Naruto dan Kuroka tersenyum senang menatapnya.
"Aku mengingat saat dulu waktu masih kecil, tepat di musim semi ini." Kuroka mulai membuka suara. Ia menatap bunga sakura yang berguguran. "Saat itu aku serta keluargaku berada di taman seperti ini, tempatnya berada di wilayah Youkai Nekoshou berada, tempat itu luas dan indah sekali. Tapi semuanya berubah menjadi lautan darah yang memakan banyak korban."
Naruto melirik Kuroka yang masih bersuara, ia merasakan sebuah kesedihan mendalam yang keluar dari bibir Kuroka.
"Perang saudara melanda wilayah kami. Hampir semuanya terbunuh, termasuk kedua orang tuaku dan adikku. Darah berceceran dimana-mana, aku saat itu masih kecil... dan semua terjadi dengan cepat..." Air mata Kuroka mulai turun membasahi pipi putihnya, wanita itu menatap sang Suami dengan pandangan sedih miliknya. "Kau tahu apa yang terjadi? Mereka yang saling membunuh dibutakan oleh kekuasaan oleh pemimpin kami, mereka membunuh satu sama lain hanya untuk kekuasaan tersebut, melumuri tangan mereka dengan darah bangsa kami... dan mengeliminasi semua di antara kami... aku berhasil kabur dari mereka, dan berubah menjadi kucing hitam."
"..."
"Tahun demi tahun aku lewati, terkadang aku mencari makan lewat tempat sampah, ataupun diberi makan oleh orang-orang yang kasihan terhadapku..."
Naruto terus menjadi pendengar yang baik, ia memberi kesempatan kepada Kuroka untuk berbicara tentang masa lalunya. Tidak lupa ia mengelus lembut surai hitam indah milik Istrinya tersebut, ia ingin Kuroka tetap tenang saat menceritakan masa lalu kelamnya itu.
"Dan sekarang aku telah menemukan seorang Master, seseorang yang merawatku dan menerimaku apa adanya, aku merasa seperti orang yang telah lahir kembali. Aku disini diberi apapun yang kumau, semuanya... termasuk pendamping hidup. Aku sangat bahagia, aku bahagia saat berada disampingmu Naruto." Kuroka menangkup kedua pipi Naruto, ia tersenyum dengan wajah sedihnya. Wanita itu merasa sangat senang dengan apa yang ia dapatkan sekarang, ia senang jika ada seorang pria menerima dirinya dengan sepenuh hati. "Aku akan berusaha untuk mencintaimu serta membuatmu bahagia, danna-sama."
Naruto tersenyum membalas senyuman Kuroka, hati pria itu mulai hangat dikala melihat senyuman milik Kuroka. "Ya, aku juga akan berusaha membuatmu bahagia. Kau sekarang telah memiliki aku, kemudian akan memiliki dia." Naruto mengelus perut besar Kuroka dengan lembut.
"Um, mohon bantuannya untuk kedepannya, suamiku."
.
..
...
Disclaimer: Masashi Kishimoto and Ichiei Ishibumi
Drabble: Naru x Kuroka
...
..
.
A/N: Untuk yang minta Wordnya dipanjangin, sorry banget, karena memang ini Drabble doang, buka Oneshoot atau Multichapter.
Drabble adalah sebuah Fanfict yang lebih pendek dari Oneshoot, biasanya hanya 100 kata atau bisa lebih dari 200 kata.
Jika kalian ingin saya menambahkan Word, maka kalian kebangetan.
Oke, segitu saja. Adios!
