Kedua mata emas itu menatap polos Ayah dan Ibunya yang sedang tidur pulas, gadis kecil itu kemudian melompatdan mendarat di tubuh sang Ayah, membuat pria itu terbangun dengan kedua mata yang melotot terkejut.
"Agh! Ko-koneko!?"
Ia terkejut dengan anaknya yang berada di atas tubuhnya, sosok Nekoshou dengan kedua mata emas indahnya. Naruto meringis saat perutnya dijatuhi tubuh kecil dari anaknya itu, ia menoleh ke samping dan melihat sosok Istrinya sedang mendengkur dengan sebuah senyuman mesum di wajahnya, saliva wanita itu keluar dari sudut bibirnya.
Naruto menatap datar wanita yang menjadi Istrinya itu. "Sial, dia tak bangun sama sekali." Ia mengangkat Koneko, lalu meletakkannya di tengah antara dirinya serta Istrinya. "Kuroka tidur dengan sangat pulas. Tidakkah kau mengantuk, Koneko?"
"Tidak, nya~"
Naruto menepuk jidatnya, ia tak mengerti akan kelakuan anak semata wayangnya itu. Ini masih jam dua belas malam, dan dia malah bangun di tengah malam. "Baiklah, tidur bersama Ayah."
Naruto memeluk Koneko dengan lembut, memberikan sebuah kenyamanan kepada bocah kecil itu. Naruto tersenyum menatap Koneko yang berangsur mulai tertidur, Naruto juga tak lupa mengelus surai hitam milik Koneko.
"Aku tau kau masih bangun, Kuroka."
Suara tawa kecil terdengar oleh telinga tajam Naruto, Kuroka berbalik menatap sang suami yang baru saja akan tidur. "Sungguh hebat suamiku ini, bisa menidurkan anaknya yang terbangun ditengah malam." Kuroka menyeringai kecil melihat wajah kesal Naruto.
Pria itu langsung mencubit pipi Kuroka, membuat sang empunya mengaduh kesakitan. "Dan Ibunya malah tertidur sambil mengeluarkan liurnya," ujar Naruto sedikit kesal akan kelakuan Kuroka.
"Sawkiwt!"
Naruto menarik cubitannya itu, ia melihat Kuroka mengelus pipinya yang merah. "Dasar."
Kuroka memanyunkan bibirnya cemberut setelah dicubit oleh Naruto. "Jahat ih."
Kedutan muncul di dahi Naruto. "Kau mau kubuat tak bisa berjalan? Aku bisa saja melakukannya sekarang."
Kuroka terdiam, keringat dingin keluar dari tubuhnya. "Ti-tidak, ma-maafkan aku Naruto, aku tak akan mengulanginya lagi." Dia tahu jika Naruto akan sangat agresif pada dirinya saat berhubungan. "Ki-kita tidur." Kuroka menarik selimut untuk mereka bertiga, ia berbalik memunggungi Naruto, wajahnya sudah sangat merona saat memikirkan bagaimana agresifnya sang suami.
"Huh, ya sudah!"
..
.
Naruto by Masashi Kishimoto
Highschool DxD by Ichiei Ishibumi
