yo agan semua seluruh indonesia dan luar angkasa (#bener nggak nih) kembali lagi dengan author yang amatiran yang bernama arif4342. nah di ffn kali ini ane akan ada dimana issei akan bertemu seraph yang di anime asli yang memberikan ascalon sword. nah mari kita lihat seperti apa ceritanya

chapter 16 : bertemu michael sang seraph

setelah bertempur melawan 12 bioraptor yang terkenal akan keganasan dan kelincahan yang berhasil dihalangi oleh 3 zoids perkasa yang dikatakan sebagai 'raja diantara para zoids' yang dikenal dengan type liger yang mana zoids tersebut seperti singa. dan hari ini terlihat jika 3 tokoh utama dalam fanfic ini sedang istirahat mereka bernama hyoudou issei, ruuji familon, dan arif rahman yang dikenal sebagai pengguna Desolate Liger, Murasame liger, dan Energy Liger

skiptime

ketika hari sudah mau sore nampaklah jika sang tokoh utama kita bangun dari mimpi indahnya dan ketika dirinya bangun dia melihat dan mendapati bahwa dirinya masih didekat zoids dia berada bahkan masih berada didekat kakaknya yang nampak sedang terlelap dengan senyum indahnya

"nggh... sudah jam berapa ya sekarang?" tanya issei. Namun, tanpaa sadar akibat ulahya dirinya telah membangunkan kakaknya arif juga pengguna liger yang lain

"hoooaammm... sudah jam berapa ini" ucap arif yang nampak baru bangun di pangkuan kakaknya

"hooaaaammmm... apa sudah mulai malam ya?" tanya ruuji yang baru bangun dengan ucapan nyeleneh. namun dia nampaknya nggak tahu jam berapa sekarang sampai mengatakan hari sudah malam padahal hari sudah siang menjelang sore

"miki-nee. bangun... hari sudah sore" ucap issei yang menggoyang badan kakaknya yang bernama miki yang membuat kakaknya bangun

"ngggh...hoooamm"ucap miki yang kini mulai menguap

"sudah jam berapa sekarang, issei-kun?" tanya miki yang nampak mengucek-ngucek matanya

"Hari sudah jam 14:30 nee-chan" ucap issei yang nampak senyum tipis ketika melihat wajah kakaknya yang nampak tidur dengan damai disertai senyum manisnya

"EEEHHHHH... sudah sore... aduh bagaimana ini?!" panik miki ketika dia tahu jika dirinya nampak ikut terlelap setelah menidurkan issei di dadanya. dan dia buru-buru memasangkan kancing bajunya yang menampakkan belahan dadanya yang digunakan issei sebagai bantal tidurnya dan juga buru-buru membersihkan baju juga roknya yang kotor

"daijoubu nee-chan. mereka pasti mengerti kok alasan nee-chan seperti itu kepadaku" ucap issei yang nampak membela kakaknya yang sangat panik

"uh... hum arigatou issei-kun" ucap miki yang baru nampak tenang ketika issei mengels kepalanya dengan senyum hangatnya

"kapan-kapan boleh nggak aku tidur di payudara onee-chan? aku sudah rindu sama payudara kakak yang sudah besar itu" ucap issei yang terkesan mesum dan dibalas oleh senyum kakaknya yang nampak ingin menjahilinya

"hoho...ternyata adik kakak sudah mulai mesum ya?" goda miki yang membuat issei gelagapan

"i-ia..so-sono..e-etto..." akhirnya miki mengelus kepala adiknya yang nampak gelagapan dan memberikan senyum yang teduh kepada issei, adik tercintanya

"nggak apa-apa kok, Issei-kun... kamu boleh tidur didada kakak kapan kamu mau.. karena kamu adik yang satu-satunya kupunya" ucap miki yang kini membuat issei mendongak kearah kakaknya dengan rona tipis diwajahnya walau tidak kelihatan

"oii... berapa lama lagi kalian ingin bermesraan... ayo kembali ke kelas" interupsi arif yang membuat issei dan miki menoleh kearah lain dengan muka merona

"itu benar kalau mau bermesraan lakukan saja dirumah atau ditaman jangan disini" ucap ruuji yang menyetujui perkataan dari arif

lalu issei,arif, dan ruuji memegang kembali zoids mereka yang sudah kembali ke wujud seukuran pensil dan memasukkannya kedalam saku celana mereka kembali

akhirnya issei dan miki berpisah dimana miki kembali keruang guru sedangkan issei kembali kelokalnya bersama arif, ruuji, dan miyuki. sesampainya disana pelajaran mereka sudah berganti dengan bahasa inggris dan itu terjadi ketika mendengar suara guru yang berbahasa inggris

"maaf kami telat, sensei" ucap issei yang membuka pintu kelasnya yang nampak ngos-ngosan begitu juga dengan arif, ruuji, dan miyuki. mereka bertiga juga ngos-ngosan karena mereka terlalu letih menghadapi 12 buah bioraptor dan mengevakuasi siswa dan siswi yang panik (khusus miyuki dan miki)

"nggak apa. masuklah" ucap guru tersebut yang mengizinkan muridnya yang terlambat itu masuk kelokalnya

akhirnya issei, ruuji, miyuki, dan arif kembali ke tempat duduk mereka walau disana masih ada orang tua issei yang masih nampak sedih dan menyesal akan perbuatan mereka kepada kakak issei dan karena kelas akan selesai pada jam 15:00 mereka akan mendapatkan sedikit materi

dan ketika mereka berempat duduk di kursi masing-masing. Nampaklah ada seorang pemuda berambut botak tengah menginterupsi issei kawan mesumnya ini

"oii..issei" ucap matsuda

"nandayo?" tanya issei

"memang siapa guru perempuan itu? dan lagi kamu nampak dekat dengannya"tanya matsuda

"itu benar dan lagi aku lihat kamu sangat dekat dengan guru perempuan itu. memang ada hubungan apa kamu sama guru perempuan itu?" tanya pemuda yang memakai kacamata harry potter yang bernama motohama

"kuharap kamu nggak melakukan hal mesum kepada guru perempuan itu karena kamu sangat dekat dengannya" ucap perempuan yang berambut coklat muda yang berikat kepang dengan mata berwarna hijau dan memakai kacamata yang berbingkai warna pink yang kita kenal dengan nama kiryuu, aika kiryuu

"itu mana benar, perempuan mesum. dan lagi dia adalah onee-chanku. apa kalian bertiga nggak dengar atau budek apa ketika nii-chanku mengatakan untuk mengejar guru itu" ucap issei yang memberikan pernyataan yang membuat mereka bertiga kaget

"ehh... jadi guru perempuan itu adalah onee-chan kamu?" tanya matsuda kaget yang dibalas oleh anggukan issei

"ternyata dia manis amat" puji motohama

"memang dia manis dari dulunya" ucap issei ketus

"mah... pasti kamu sudah menodai pikiran guru itu agar selalu perhatian kepadamu kan?" tanya kiryuu yang senang dan suka sekali menjahili teman dari duo mesumnya ini

"mana ada somplak. dia itu jelas onee-chanku yang dibuang oleh keluargaku sendiri njir" ucap issei yang kini nampak frustasi mendengar ucapan kiryuu

"mah... itu memang benar. asalkan kamu nggak akan berbuat aneh kepada onee-chanmu sendiri. aku nggak mau nanti kamu sama kakakmu akan melakukan hubungan incest" ucap kiryuu yang kini nampak mulai begitu perhatian kepada issei yang membuat teman sebelah kiryuu dan duo mesumnya kaget mendengarnya

"kiryuu-san..." ucap matsuda yang menginterupsi kiryuu yang akhirnya membuat kiryuu menoleh kepadanya

"nanda?" tanya kiryuu

"sejak kapan kamu perhatian kepada issei? yang aku tahu kamu selalu suka mengolok-oloknya bahkan mengejek kami bertiga" ucap matsuda yang memberikan pertanyaan kepada kiryuu. dan itu memang benar sejak kapan kiryuu mulai perhatian kepada issei yang notabenenya adalah pria mesum tingkat akut seperti matsuda dan motohama kawan duo mesumnya

"sejak penderitaan issei diceritakan 2 hari yang lalu" balas kiryuu singkat yang membuat matsuda dan motohama paham akan cerita issei yang dibeberkan dua hari yang lalu

skiptime saat hari sudah menjelang malam

ketika hari sudah jam 18:00 nampaklah issei sekarang menuju kuil yang dekat dengan kota kuoh dan ketika dirinya sampai dia disambut oleh perempuan yang berambut hitam ikat ponytail dengan pita berwarna orange dan memiliki sepasang mata berwarna ungu gelap dan perempuan itu memakai kimono yang atasannya berwarna putih dengan garis warna merah darah dengan rok panjangnya yang berwarna merah darah serta perempuan itu memiliki aset yang sangat besar alias jumbo yang digemari oleh kaum pria dan memiliki gelar 'two great onee-sama'. Dan dia adalah akeno himejima

"selamat datang dikuilku issei-kun" ucap akeno

"oh maaf mengganggu pekerjaanmu itu, akeno-senpai" ucap issei yang nampak menggaruk kepalanya yang nggak gatal dan nampak menyalahkan dirinya sendiri dihadapan senpainya ini

"nggak apa kok. itu sama sekali nggak mengganggu pekerjaanku kok" ucap akeno dengan senyum khasnya

" ayo masuk" ucap akeno yang kini mulai melangkah masuk kekuillnya apalagi ada banyak anak tangga disana

ketika issei dan akeno berjalan nampak suasananya hening karena tidak ada yang memulai percakapan

"memang akeno-senpai tinggal disini ya?" tanya issei yang memecah kesunyian diantara mereka

"sebenarnya ada miko yang tinggal disini juga dan mengurus kuil ini. Dan katanya dia akan kesini untuk menggantikanku" ucap akeno

"nah kita sudah sampai" ucap akeno yang masuk kedalam kuil. dan terlihat jika issei nampak was-was karena dirinya iblis dan tidak sepatutnya iblis berada dikuil apalagi ditempat yang mengandung hawa suci karena iblis membenci kesucian

"apa benar kita aman masuk kedalam sini?" tanya issei yang memperhatikan gerbang kuil yang ada kertas belah ketupat yang memanjang dan digantung digerbang kuil

"disini aman kok.. aku sudah menghilangkan hawa sucinya" ucap akeno

dan akhirnya mau nggak mau isseipun menutup mata dan langsung masuk. ketika telah masuk di kuil terlihat jika dirinya tidak merasakan sakit atau hal yang lain. dan kali ini dirinya harus percaya bahwa dirinya tidak merasakan sakit atau apa ketika dia masuk kedalamnya

lalu issei dan akeno berjalan menuju kedalam ruangan dan terlihat disana ada sosok laki-laki yang berwajah cantik alias bishounen dan memiliki aura suci serta ada halo di kepalanya itu dan memakai rompi perang

"ano...akeno-senpai dia siapa?" tanya issei yang bisik kepada akeno dan melihat sosok laki-laki yang bishounen seperti kiba yuuto

"dia michael. sang malaikat dan juga seraph" ucap akeno santai yang berhasil membuat issei kaget bukan kepalang

'anjrit gue bertemu sama malaikat bishounen... cobaan macam apalagi ini?!' batin issei yang kini menjerit keras jika dirinya dipertemukan dengan sang seraph juga malaikat yang berwajah tampan

"apa kamu adalah issei hyoudou, iblis reinkarnasi?" tanya sang malaikat itu yang kita kenal dengan nama michael

"ha'i itu benar dan saya memang iblis reinkarnasi" ucap issei yang membenarkan ucapan michael karena dia adalah iblis reinkarnasi

"perkenalkan nama saya adalah michael, seorang malaikat dan seraph pengganti tuhan" ucap michael yang kaget mendengarnya jika didepannya ini adalah pengganti tuhan

"lalu kenapa anda datang kesini dan ingin menemui saya?"tanya issei dengan sopan

"karena aku ingin memberikan ini" ucap michael yang mengeluarkan cahaya terang dan menampakkan sebuah pedang yang gagangnya berbentuk cakar naga dan disana terlihat ada logo yang belum pernah issei lihat

"apa ini, michael-sama?" tanya issei yang menunjuk pedang bercahaya itu

"ini adalah pedang ascalon, dikenal sebagai pedang naga karena pedang ini meniadakan kekuatan naga juga pedang ini selain dikenal pedang naga pedang ini juga dikenal dengan nama dragon slayer" jelas michael mengenai pedang yang akan diberikan kepada issei

"tapi kenapa anda ingin memberikan pedang suci ini kepada saya yang dikenal sebagai seorang siswa?"tanya issei

"karena pada zaman dahulu pernah terjadi perang 3 fraksi yang menyebabkan beberapa fraksi kehilangan beberapa prajurit bahkan para maou dan, seraph, dan high fallen angel yang lain juga lenyap. dan pada saat kami bertempur disanalah kami bertemu dengan 2 naga surgawi yang mengamuk pada saat ini yang membuat kami semua kehilangan beberapa keturunan bahkan keturunan bangsawan yang terlibat perang juga lenyap bahkan musnah... akhirnya dengan kuasa tuhan, 2 naga surgawi itu disegel dalam bentuk senjata yang dikenal sebagai longinus, namun pada saat itu, kami-sama pernah mengatakan bahwa pada saat kami semua belum lahir telah terjadi pertempuran yang serupa yang terjadi pada leluhur kami dan kami-sama mengatakan kepada 2 naga itu bahwa mereka harus berhenti bertarung karena akibat mereka bertarung satu sama lain orang yang tidak bersalah juga terkena imbasnya dan 2 naga itu menurutinya dan mereka berdua meminta kami-sama untuk menyegel mereka dalam bentuk longinus karena mereka berdua nggak mau membuat kehancuran didunia ini..." ucap michael yang menjeda perkataannya dikalimat akhir yang berhasil membuat issei kaget mendengarnya bahwa tidak hanya ddraig dan albion tapi juga draco dan zarco juga bertarung satu sama lain

'aku tidak tahu jika 2 naga itu sama persis dengan ddraig dan albion yang berkelahi layaknya bocah' batin issei. namun, tanpa sadar ucapannya yang berisi ledekan membuat partnernya itu mendengarnya melalui kontak batin

(aku dengar itu partner kampret) ucap ddraig yang baru saja mengontak issei melalui batin

'sejak kapan kamu bangun?' batin issei yang mendengar jika partnernya ini menguping ucapannya barusan

(sejak kamu mengatakan bahwa dirimu nggak tahu jika draco dan zarco bertarung sama persis denganku dan albion) balas ddraig yang kelihatan tidak senang dipanggil bocah

'begitu ya... mah kurasa memang benar kan. datang dan bertemu nggak tahunya ingin berkelahi lagi layaknya bocil' ucap issei melalui kontak batin

(iya sih tapi aku nggak tahu jika ceritanya seperti itu. dan lagi miris banget ceritanya ketika mendengar jika diriku dengan siputih itu bertarung satu sama lain tanpa henti) ucap ddraig melalui kontak batin yang miris mendengar jika dirinya dan albion tidak sebijaksana dengan draco dan zarco yang digunakan oleh teman masa kecilnya yang kedua dan kakaknya yang diusir oleh keluarganya sendiri yang meminta ingin disegel sebagai senjata karena alasan tidak mau menghancurkan dunia yang berada dibawahnya

"... dan lagi setelah mereka disegel dalam bentuk longinus. keberadaan mereka ingin dirahasiakan karena mereka sendiri memintanya dan tuhanpun mengabulkan permintaan mereka sampai mereka berdua bertemu dengan pemilik mereka selanjutnya yang memiliki kebijaksanaan.. sehingga mereka berdua dikenal sebagai '2 raja naga surgawi'" ucap michael

'njiiirr... mereka sangat bijaksana banget' batin issei yang mendengar jika 2 raja naga surgawi itu ingin keberadaan mereka sangat dirahasiakan apalagi memiliki kekuatan god power

(seperti itulah mereka. jika telah membuat kerusakan dan mereka berdua sadar. Maka 2 naga itu tidak ingin membuat eksistensi mereka ada karena pasti akan membuat semua orang dari 3 kubu itu akan ketakutan dan trauma mendengarnya jika 2 naga itu dipegang oleh temanmu itu juga kakakmu) jelas ddraig melalui kontak batin kepada issei yang paham karena 3 kubu pasti tidak ingin berurusan dengan 2 naga itu yang terkenal mempunyai kekuatan setara trihexa sendiri

"dan aku memberikan pedang ini kepadamu. lalu satukan senjata ini dengan boosted gearmu itu" ucap michael

"tapi kenapa?" tanya issei kembali yang meminta ingin meminta kepastian

"dikarenakan dalam sejarah hanya kamulah pengguna salah satu dua naga surgawi yang terlemah" ucap michael yang meledek diakhir kalimatnya yang membuat hati issei serasa tertusuk 100 buah pedang suci

"pengguna salah satu dua naga surgawi yang terlemah ya? padahal aku sendiri sudah berusaha keras untuk yang terbaik. tapi, apa boleh buat memang seperti itu kenyataannya.. tapi kenapa?" gerutu issei dan bertanya kembali kepada michael kembali

"seperti yang kamu tahu dari ceritaku peperangan memang sudah berakhir. namun, masih ada perselisihan antara 3 kubu disini dan juga itu masih skala kecil kok" ucap michael yang membuat issei diam tapi dalam hatinya dia kaget dan ingin menjerit jika mendengar bahwa skala yang ditimbulkan oleh si gigi hiu itu adalah skala kecil pikir issei

"jadi aku berikan pedang ini kepadamu agar kamu bertambah kuat dan bisa membuat perdamaian yang terlaksana dengan lancar" ucap michael yang memberikan alasan kenapa dia (michael) ingin memberikan pedang ini kepada issei

(boost)

dan tanpa sadar tangan kiri isseipun berganti dengan tangan naga merah dengan kristal hijau ditengahnya yang membuat issei kaget dengan kemunculan ddraig secara tiba-tiba

"kenapa kamu malah muncul, ddraig?" tanya issei kepada ddraig seolah ingin meminta kepastian

(aku muncul disebabkan aura suci yang dikeluarkan oleh pedang itu sangat besar) ucap ddraig

"terimalah pedang ini, hyoudou-kun" ucap michael

" tapi apa nggak apa jika seorang iblis sepertiku menerima pedang yang suci ini?" tanya issei yang nampak was-was. Karena pedang yang didepannya ini dikenal dengan pedang pembunuh naga juga dragon slayer yang mana bisa meniadakan kekuatan naga apalagi merupakan salaah satu pedang suci

(sacred gear itu bergantung kepada pemiliknya aibo.. jika kamu sangat menginginkannya maka sacred gearmu itu meresponnya) jelas ddraig yang membuat issei paham

"jika aku menginginkannya ya?" tanya issei

(aibo, satukan pedang itu dengan boosted gear) instruksi ddraig

"ooo" balas issei yang langsung memegang gagang pedang ascalon yang kini nampak bercahaya dengan sarung tangannya

(sesuaikan dengan tekanan dan tingkat mananya aibo) ucap ddraig yang mengarahkan partnernya ini untuk menyatukan boosted gear dengan pedang suci ascalon

akhirnya pedang ascalon itu semakin bercahaya terang dan memenuhi ruangan itu dengan cahaya sucinya yang membuat akeno terperangah melihatnya dan menyaksikan dimana kouhainya yang mesum ini tidak merasakan apa-apa

"ngghh..ah...ahhh..."akhirnya issei berteriak dengan keras ketika tekanan mananya mulai semakin kuat untuk menyatukan pedang ascalon dengan boosted gearnya

setelah ruangan itu dipenuhi cahaya terlihat jika dirinya yang memakai boosted gear sudah bersatu dengan pedang pembunuh naga yang dikenal sebagai dragon slayer dan nama pedang itu adalah pedang ascalon

"be-bersatu" ucap issei yang kini kaget melihat senjata ascalon bersatu dengan boosted gear miliknya

"baiklah sepertinya tugasku sudah selesai disini" ucap michael

"a-ano"interupsi issei yang membuat malaikat bishounen itu melihatnya

"ada yang ingin aku katakan kepadamu" ucap issei

"tak bisa karena waktuku disini sudah mulai menipis. dan jika kamu mau mengatakan sesuatu katakan saja ketika akan diadakannya perjanjian perdamaian antar fraksi" tolak michael secara halus dan issei mudah memahaminya

"kalau begitu sampai jumpa di perjanjian perdamaian antar fraksi" ucap michael yang kini tubuhnya dipenuhi oleh cahaya dan langsung menghilang yang membuat ruangan itu sepi sekali

setelah itu isseipun duduk bersama akeno yang masih tersenyum palsu. dan setelah itu akeno memberikan teh hijau kepada issei dengan ceria berbeda dengan issei dia nampak ingin menanyakan sesuatu kepada senpainya ini mengenai perihal pertarungan dengan si gigi hiu itu

"a-ano akeno senpai"

"ada apa?"

"ada yang ingin aku tanyakan kepadamu"

"memang apa yang ingin kamu tanyakan?"

"apa senpai ingat ucapan kokabiel ketika kita bertarung dengannya?" tanya issei yang berhasil menggantikan wajah akeno yang senyum palsu dengan raut wajah yang nggak bisa diartikan sama sekali

flashback on

"heh kali ini kamu memiliki peerage yang cukup spesial juga gremory-san...orang yang mantan experimen pedang suci... lalu perempuan yang merupakan holy maiden namun dibuang dan dianggap penyihir karena menyembuhkan iblis...lalu dua naga yang merupakan siswa biasa... dan terakhir adalah perempuan berpakaian miko itu yang merupakan anak dari da-tenshi" ucap kokabiel yang membuat semua kaget kecuali rias yang mengetahui sejarah akeno

flashback off

akhirnya mau nggak mau akeno harus menceritakan kisah masa lalunya kepada kouhainya ini

"baiklah kayaknya aku nggak bisa menyembunyikan identitasku yang sebenarnya" ucap akeno yang menampakan sepasang sayapnya yang berbeda bentuk yang satu seperti sayap burung gagak dan yang satu seperti sayap kelelawar yang membuat issei kaget

"sebenarnya aku ini setengah manusia dan datenshi" Ucap Akeno yang mau nggak mau menjelaskan cerita masa lalunya yang cukup kelam

"waktu itu ibuku adalah seorang miko yang menjaga sebuah kuil... dan kuil itu adalah kuil yang kita tempati sekarang ini. ketika ingin membersihkan pekarangan kuil, ibuku menemukan salah satu seseorang yang memiliki sepasang sayap gagak. Orang itu bernama Barakiel, ayah kandungku. mereka saling jatuh cinta lalu mereka menikah... kemudian 9 bulan kemudian ibuku mengandungku dan akhirnya akupun lahir didunia ini... waktu yang kuhabiskan sangat bahagia dimana aku bisa tahu seperti apa wajah ayahku dan dari fraksi mana dia berasal... dan lagi ayahku selalu menghabiskan waktu untukku begitupun dengan ibuku walau mereka bberdua sibuk mereka akan mengambil waktu luang mereka untukku... namun, itu hanya kegembiraan yang sementara. Pada waktu umurku sudah menginjak 5 tahun klan ibuku datang sementara ayahku sedang menjalankan misi untuk membasmi iblis liar. ibuku dibunuh oleh mereka. namun, mereka akhirnya meninggal ketika ayahku datang yang aku tahu membatalkan misi dan membabat habis mereka... ketika ayahku tiba, akupun menangis yang nggak menerima kenyataan jika ibuku meninggal dan akupun langsung membentak ayahku dengan keji yang membuat dia sangat kecewa sebagai ayah kandungku. akupun lari kehutan tanpa arah dan tujuan. ketika aku sampai di hutan disana aku menemukan rias yang merupakan iblis murni dari klan gremory dan dia bertanya maukah diriku ini menjadi peeragenya akupun langsung mengangguk sehingga aku menjadi queennya" Ucap Akeno yang menjelaskan masa lalunya kepada Issei. Namun, terlihat diwajah issei ada raut wajah tersenyum mendengar cerita Akeno yang membuat Akeno memicing heran kenapa dia tersenyum pikir akeno

"Apa yang kamu senyumkan, Issei-kun?" tanya Akeno

"Dari yang kamu jelaskan kehidupanmu sudah bahagia Akeno-senpai. dan aku salut perjuangan ayahmu itu melakukan pembatalan misi walau dia gagal sebagai suami yang nggak bisa menjaga istri dan anaknya" Jelas Issei

"Tapi kamu pasti nggak mau memiliki ayah seperti itukan?" Tanya Akeno balik kepada Issei

"bukan aku ingin menjelekkan perkataanmu atau apa Akeno-senpai. sebenarnya Akeno-senpai sudah salah memandang seperti apa barakiel-san berjuang. Jika Akeno-senpai berada diposisi barakiel-san, pasti Akeno-senpai ingin membatalkan misi dan langsung kekuil ini untuk menyelamatkan istrimu juga anakmu walau pada akhirnya kamu dibenci oleh anakmu sendiri" ucap issei

"Tapi kamu membenci datenshi, kan. Issei-kun? orang yang selalu merebut kebahagiaanmu, orang yang ingin membunuhmu juga asia-chan, dan juga ingin membunuh harapanmu, kan?" tanya akeno yang siap dibenci oleh kouhainya sendiri

"sebenarnya aku sangat membenci mereka..." ucap issei yang menjeda kalimatnya dan terlihat jika akeno sedang murung mendengarnya

"Tapi aku sangat suka kamu" lanjut issei yang membuat akeno kaget mendengar ucapan issei barusan

"tidak kamu pasti tidak mencintaiku kan?" tanya Akeno balik

"Tidak bukan seperti itu yang kamu bayangkan. kamu adalah kakak kelas yang perhatian yang selelu menerima apa adanya" ucap issei

"tidak. aku memang seperti itu. aku adalah wanita yang sangat biadab" ucap akeno

"bukan...kamu adalah kakak kelas yang sangat baik dan perhatian" ucap issei tegas yang membuat akeno kaget jika dirinya dibilang kakak kelas yang sangat baik dan perhatian

"aree... apa sih yang aku bicarakan" gerutu issei kepada dirinya sendiri

"aku senang banget"

"eh"

"aku senang mendengar ucapan yang kamu ucapkan issei-kun"

"pasti ada yang salah denganku...haahh...coba aku bicara dulu saja sama nii-chan dan membicarakan bagaimana perhatian kepada perempuan" ucap issei yang nampak canggung

"jadi lupakan saja apa yang aku bilang akeno-sen-"ucapan issei terpotong ketika dirinya dipeluk tiba-tiba oleh Akeno

"A-Akeno-san" Ucap Issei gelagapan ketika dirinya dipeluk oleh salah satu 'TWO GREAT ONEE-SAMA"

"ne, issei" ucap akeno yang masih memeluk

"aku nggak masalah menjadi yang kedua" ucap akeno dengan senyum khasnya yang membuat issei kaget dalam hatinya jika akeno ingin menjadi salah satu haremnya

"yang menjadi yang kedua?" tanya issei kembali

"iya , asalkan kamu mau memanggilku dengan Akeno-chan" ucap Akeno yang membuat issei kaget jika salah satu TWO GREAT ONEE-SAMA ingin memakai suffiks-chan jika orang itu spesial baginya

"ta-tapi aku nggak pantas memangilmu begitu, Akeno-senpai" tolak Issei halus yang membuat Akeno memperlihatkan wajah sedihnya

"onegai, Issei-kun" ucap Akeno yang nampak merajuk yang akhirnya Issei nggak bisa menolaknya

"ba-baiklah jika maumu begitu... A-Akeno-chan" ucap Issei pasrah

"Aku senang kamu memanggilku begitu" ucap Akeno yang kembali menerjang Issei kembali

"baiklah karena kamu sudah panggil aku Akeno-chan.. akuu ingin kamu tidur dipahaku" ucap akeno

"a-apa nggak apa-apa nih?" tanya Issei kembali yang dibalas anggukan dari Akeno

"iya nggak apa-apa kok" ucap akeno yang menyandarkan kepala issei kepahanya yang mulus yang membuat hati issei menjerit keras kesenangan

'INI BARU YANG TERBAIK' batin issei yang kini memasang senyum mesumnya. namun dia tidak tahu jika disana ada seseorang yang mau ketempatnya dan berniat membuka pintunya itu

"nee, Issei-kun"

"ada apa akeno-chan" tanya issei

"Aku ingin mendengar kisah masa lalumu seperti apa. dari yang aku dengar itu cuma sebagiannya saja yang aku paham.. aku ingin mendengar kisah masa lalumu seluruhnya" ucap akeno yang membuat issei terdiam. Namun, tergantikan dengan wajah senyum tipisnya itu

"Baiklah akan aku ceritakan seperti apa masa laluku" Ucap issei yang kini menghembuskan nafasnya untuk mempersiapkan mental untuk yang terburuknnya atau terindahnya

"waktu itu aku masih dalam umur satu tahun aku masih bisa lihat jika aku selalu dihibur oleh kakakku begitupun dengan orang tuaku. Namun, itu hanya 2 tahun saja berlaku pada saat umurku 3 tahun, orang tuaku hanya memperhatikanku saja dan tidak pernah memperhatikan kakakku itu dan itu terlihat ketika umurku mau mendekati 3 tahun hanya aku saja yang diberi ucapan selamat sementara kakakku tidak. lalu ketika umurku menjadi 4 tahun, kejadian itu masih sama ketika umurku 3 tahun kakakku tidak diperhatikan,disayang, maupun diberi kecupan selamat tidur mereka hanya mementingkan aku saja. namun, kakakku tidak mempermasalahkan itu karena aku masih dan harus diberikan kasih sayang...namun, kejadian yang tidak aku inginkan itu terjadi ketika umurku 5 tahun sedangkan kakakku berumur hampir mendekati 9 tahun..." jeda issei yang kini minum teh hijau pemberian akeno

"ketika itu aku pergi jalan-jalan sama kakakku melihat keindahan kota kuoh, pada saat itu kedua orang tuaku pergi berbelanja melihat-lihat di superrmarket pada saat itu pula... namun, waktu itu aku diserang oleh 2 anjing dengan cakaran ketika aku tidak tahu ada ekornya disana dan beruntung kakakku ada disana dan menjadi tameng untukku dan melindungiku dengan tubuhnya serta memelukku dengan erat agar lukaku tidak parah. kakakkupun menghajar anjing itu dengan batu ketika batu itu bersebelahan di tempat kami berada.. setelah kakakku menghajar 2 anjing itu, akupun menangis dengan keras dan membuat kakakku berusaha menenangkanku walau dirinya pada saat itu terluka lebih parah dariku. karena ada luka sayatan, cakaran, dan gigitan dari 2 ekor anjing itu"

"dan kejadian itulah yang tidak ingin aku kenang seumur hidupku... kakakku dihajar oleh kedua orang tuaku ketika aku sama kakakku berpapasan dan melihat jika aku menangis dengan keras. akhirnya kakakku menangis juga ketika dia ditampar, dipukul, bahkan digebukin yang membuat dirinya ada luka memar dan wajahnya membiru sehabis dihajar oleh kedua orang tuaku. waktu itu hari masih siang dan akhirnya aku sama kakakku dibawa pulang dan diobati dirumah.. namun, ketika malam sudah tiba, ayahku menyuruh kakakku tidur di luar rumah sehingga membuat diriku didalam kamar menangis mendengarnya. dan malam waktu itu masih hujan lebat sehingga akupun melihat keluar. dan aku kaget jika kakakku berada di taman dalam kondisi basah kuyup dan dia masuk kedalam gudang dan tidur didalam sana yang membuatku kesal bercampur sedih" ucap issei yang kini menerawang melihat kejadian yang tidak diinginkannya

"lalu keesokan harinya akupun kegudang dan mendapati kakakku lagi sakit dan demam yang membuatku panik dan membawanya kekamarku serta mengobatinya... ketika aku ingin minta bantu kepada kedua orang tuaku.. mereka tidak peduli dengan kakakku yang membuatku kesal dan marah. apa sebenci itukah mereka kepada kakakku yang berusaha melindungiku dari serangan 2 ekor anjing itu padahal luka yang diderita kakakku jauh lebih besar ketimbang luka yang aku dapat pikirku pada saat itu. karena mereka tidak peduli, akhirnya aku yang mengurus kakakku yang lagi demam dan untung pada saat itu aku libur semester" ucap issei yang memasang senyum kecutnya. sementara, akeno dia sedang berusaha menahan tangis mendengar kisah issei bersama kakaknya lalui yang penuh dengan derita begitupun dengan orang yang berniat ingin membuka pintu kuil tidak jadi membuka. dan orang itu menguping pembicaraan antara issei dan akeno dan orang itu adalah rias gremory

"lalu pada saat umur kakakku sudah mencapai 9 tahun, ayahku membuang kakakku dengan cara memberikannya kepada kakekku pada saat itu. akupun menanyakan kenapa kakakku diusir dari rumah dan mereka berdua tidak menjelaskannya hanya menyuruhku masuk kedalam rumah. namun, berbeda dengan kakakku dia memberikan senyuman hangat kepadaku dan memberikan ciuman hangat kepadaku dan akhirnya pergi menuju ketempat kakekku berada"

"setelah itu akupun tidak tahu harus berteman dengan siapa. Karena pada saat itu aku sudah memiliki sifat mesum yang akut bahkan libidoku tidak bisa dihilangkan. Namun, hal itu aku singkirkan jauh-jauh karena aku pada saat itu sudah memiliki teman yang sangat tomboy pada saat itu yang merupakan exorcist pada saat ini. namun, teman tomboyku itu pergi ke kota vatikan yang berada di Eropa karena ayahnya pindah tugas kesana. dan aku mendapatkan teman lagi ketika sudah 2 bulan berlalu yakninya yang menjadi pemegang salah satu 2 raja naga surgawi sekarang bersama kakaknya yang menjadi ahli sihir sekarang mereka bernama arif rahman dan shiba miyuki karena aku sempat menanyakannya ketika mereka berkunjung kesini.. aku bermain dengan mereka berdua sampai hari sudah menjelang malam. dan akupun sangat bahagia..." jeda issei kembali

"namun 2 minggu berikutnya mereka harus pergi ke Tokyo tempat ayah dan ibunya berada. akupun sedih ketika mendengar jika Arif dan Miyuki akan pergi meninggalkanku kembali. akupun sedih mendengar jika 2 temanku ini akan pergi kembali. namun, Arif-niichan memberikan nomor kontaknya kepadaku agar dia bisa mendengar keluh kesahku seperti apa yang membuatku senang dan memeluknya jika dia tahu penderitaanku karena pada saat itu aku menceritakan masa lalunya kepadanya"

"apa orang tuamu nggak marah, Issei-kun? soalnya bisa jadi orang tuamu bakalan marah jika kamu membongkar aib mereka" tanya Akeno

"mereka tidak tahu dan tidak mau tahu kepadaku karena aku sudah memiliki sifat mesum yang sudah sangat akut apalagi setelah kepergian Irina-chan karena ayahnya pindah tugas. mereka tidak peduli kepadaku kembali. Namun, pada saat ini setelah kedatangan Asia-chan, aku sangat senang sekali karena ada yang mengerti kepadaku sesaat sesudah aku menjadi iblis reinkarnasi oleh buchou. Namun, pada saat kedatangan Asia-chan dirumahku aku sangat marah ketika orang tuaku ingin anak perempuan karena mereka sangat tidak peduli kepada miki-nee.. sehingga aku selalu jarang berkomunikasi kepada orang tuaku.. dan begitulah kisahku yang sebenarnya akeno-senpai. aku nggak mau tahu lagi sama kedua orang tuaku karena mereka telah membuat hati kakakku menjadi perih dan sakit bahkan luka itu tidak bisa diobati dengan cara apapun" ucap issei yang tanpa sadar mengeluarkan air matanya yang membuat dirinya kaget

"kenapa aku menangis?" tanya issei yang menghapus air matanya yang mengalir. Namun apa daya, air matanya terus mengalir dan membasahi wajahnya yang tampan itu

grep

lalu Akenopun memeluk Issei yang membuat Issei kaget jika dirinya tengah dipeluk oleh salah satu 'Two great Onee-sama' selain Rias Gremory yang merupakan ketua klub Occult Research Club

"sudah.. aku mengerti penderitaanmu, Issei-kun. Lepaskan saja agar kamu bisa tenang" ucap Akeno yang mengelus kepala Issei sehingga Isseipun kembali menangis dengan keras begitupun dengan Rias yang menguping pembicaraan antara Issei dengan Akeno. Dirinya juga mengeluarkan airmata ketika mendengar kisah Issei dan gurunya yang merupakan kakaknya dimasa lalu apalagi Akeno dirinya tengah berusaha menahan tangis agar tidak membuat kouhai kesayangannya cemas kepadanya

setelah beberapa menit menangis, akhirnya Isse berhenti menangis begitupun dengan Rias dan Akeno. Mereka berhenti menangis ketika melihat issei sudah mulai agak tenang

greekk

dan tanpa sadar akhirnya rias membuka pintu tersebut yang membuat pemilik sacred gear (boosted gear) merinding ketika merasakan aura membunuh dari belakang. ketika dilihat rupanya ketua klub nampak cemburu melihat adegan itu tersaji didepannya dimana akeno memeluk issei dengan mesra

"sepertinya kalian berdua sangat menikmatinya ya?"tanya rias yang pelaku pembuka pintu kuil tersebut dengan tampang datar

"bu-buchou"

"ara-ara ufufufu" ucap akeno dengan tawa khasnya karena dirinya ketangkap basah oleh ketua klub dimana dirinya tengah bermesraan dengan issei

"bisa kamu jelaskan maksudmu melakukan ini akeno?" tanya Rias dengan nada cemburu

"ara-ara aku hanya mengobati issei-kun dari kekuatan naganya yang keluar" ucap akeno dengan watadosnya

"sepertinya bukan itu yang terjadi... apa benar dia mengatakan seperti itu, issei?" tanya rias yang menutup matanya dengan cemburu dan melangkah kearah issei

"a-ano.. sebenarnya" lalu pipi isseipun dijewer dengan sangat kuat oleh Rias dengan tampang cemburu yang tercetak di wajahnya

"Sepertinya dirimu sangat menyukai dan ingin bermesraan dengan akeno-neesama untuk menjadi tempat tidurmu ya?" tanya rias yang nampak begitu cemburu

"bu-bwukan swewperti itwu. a-akwu" ucap issei yang menyanggah perkataan rias. namun apa daya, dirinya nggak bisa berkatan sempurna

"terserah kamu sajalah" ucap Rias yang melangkah keluar dan melepaskan cubitan dan jeweran di pipi issei

"bu-buchou"

"ara~ara ufufufufufu"

akhirnya isseipun mengejar rias yang kini sudah berada di tengah tangga

"nee. issei. menurutmu, aku ini apa dimatamu?" tanya Rias tiba-tiba kepada issei

"kenapa kamu tanya itu, buchou?" tanya issei kembali

"sudahlah. tolong jawab saja" ucap rias

"menurutku sih. buchou adalah buchou yang selalu ingin kulindungi" ucap issei

"be-begitu ya"

"ada apa buchou. kok kayak sedih gitu?" tanya issei

"bukan apa-apa kok" ucap rias yang kini menampakkan senyumnya disertai dengan lidah yang menjulur keluar yang kini tengah mengejek issei

akhirnya isseipun pulang kerumah. Tapi bukan kerumah dia yang sebenarnya, melainkan rumah milik teman masa kecilnya yang kedua yang bersebelahan dengan orang tuanya. sejak dirinya ditanya dengan siapa dia ingin tinggal akhirnya dirinya menjawab dirumah Arif dan dirinya langsung mengemas barang pakaian dan peralatan yang diperlukan untuk dibawa kerumah temannya. begitupun dengan ruuji dan asia. mereka berdua berjanji unutk tetap mengikuti issei dimanapun dia tinggal sehingga kedua orang tua issei menyesal sekali mendengar penuturan anaknya. namun, mereka tidak bisa memaksakan kehendak mereka karena mereka nggak mau hubungan keluarganya renggang dengan issei yang sudah nampak murka dan memasang wajah datar kepada orang tuanya

"tadaima" sapa issei

"okaerinasai" sapa balik orang itu balik yang rupanya kakaknya sendiri

"oh... miki-neechan" ucap issei yang kini berlari dan memeluk kakaknya yang baru saja tiba dari dapur yang tengah memakai celemek ditambah pakaian kakaknya seperti ibu-ibu muda. Miki yang dipeluk tiba-tiba oleh adiknya berusaha menahan laju dorongan adiknya agar dirinya serta adiknya nggak jatuh

"moo... segitu kangennya sama onee-chan ya?" tanya Miki dengan nada menggoda issei

"yap begitulah" jawab issei dengan cengiran khasnya

"oh ya, Arif-niichan mana?" tanya issei

"dia lagi merenovasi rumah ini sebentar" ucap miki

zwiiingg boom boom adaaaww oi hati-hati goblok bam bam sakit

dan benar saja di dalam kedengaran bunyi mesin ditambah bunyi jatuh darisana ditambah ada bunyi teriakan darisana yang membuat issei sweetdrop seketika. tak lama kemudian muncullah kakak arif yang baru saja keluar dari toilet

"aduh...bising amat sih diatas. apa nggak bisa dikecilin suaranya?" tanya sosok itu yang bernama miyuki shiba

"oh Issei-kun. okaerinasai" sapa miyuki dengan senyum hangat ketika dia melihat ada issei yang baru saja masuk kedalam rumah

"oh.. tadaima. Miyuki-nee" balas issei kepada miyuki

"OII... BISA TENANG NGGAK KALIAN DIATAS?" teriak gaje orang yang kini berada di dalam kamar mandi. dan issei yakin jika ini suaranya ruuji yang lagi mandi dirumah arif dengan tenang dan nikmat yang kini sudah diganti dengan kegaduhan

"BISING AMAT LOE. SUDAH SANA DIAM" balas arif yang berteriak kepada ruuji

"etto. apa kita harus membantu Arif-niichan juga?" tanya issei entah kepada siapa

"aku rasa juga begitu. yang kerja hanya 8 orang saja. dan mungkin besok mereka harus bantu ngecat lagi" ucap miyuki

lalu akhirnya issei, miyuki dan miki berjalan ke lantai 2. dan terlihat disana jika arif sedang mengukur ukuran pintu

"oh.. Issei-kun. okaerinasai" ucap Arif yang kini pakai helm keselamatan dalam konstruksi yang entah sejak kapan ada begitupun dengan yang lain dan menyapa issei

"tadaima, Arif-niichan" sapa balik issei kepada arif

"Arif-kun disini kurang semen nih untuk menutup batu batanya" ucap perempuan yang berada didalam ruangan dan yap orang itu adalah maruzensky. yang memakai helm keamanan juga dan dirinya terlihat didalam ruangan karena ruangan tersebut menggunakan lampu LED putih terang

'sejak kapan batu batanya ada disini?' batin issei yang sweetdrop mendengar ucapan Maruzensky

"oii...bukannya semennya sudah cukup?" tanya arif dengan heran karena dia pikir semennya untuk menutup batu batanya sudah cukup

"hanya seperempat saja yang dibutuhkan" ucap Maruzensky

"kalau gitu minta sama spe-chan. dia lagi memoles dinding" ucap arif kepada maruezensky

lalu maruzensky pun pergi ketempat spe yang lagi sibuk memoles dinding

"spe-chan" ucap maruezensky yang membuat special week atau biasa dipanggil spe menoleh kearahnya

"ada apa?" tanya spe ketika dirinya dipanggil maruzensky

"boleh aku minta seperempat semen milikmu?" tanya maruzensky kepada spe. Dan spe mengangguk

"ambillah sebagiannya . memang semennya kurang ya?" tanya spe

"ya begitulah. Aku berusaha untuk memolesnya. namun ketika aku lihat ember yang berisi semen milikku, malah sudah habis. apalagi hanya tinggal seperempat saja yang tersisa" jelas maruezensky

" ya sudah. nih ambil saja sebagian milikku. punyaku sudah hampir selesai, Maru-chan" ucap Spe yang menunjuk dindingnya yang tinggal hanya beberapa senti lagi agar tertutup dengan semen dengan rapi

"oii... apa kami bertiga dilupakan?" interupsi issei yang membuat semuanya menoleh dan kaget jika mereka ketemu issei

"sejak kapan kamu ada disitu?" tanya spe yang kaget dan memegang dadanya karena spot jantung

"sejak aku menyapa arif-niichan" balas issei yang membuat spe berhenti spot jantungnya ketika mendengar ucapan issei barusan

"ohh... pantesan ada bunyi orang menyapa barusan. rupanya kamu toh, issei-kun" ucap perempuan yang berambut coklat ikat twintail yang kita kenal daiwa scarlet yang dipanggil scarlet yang tidak terkejut melihat kedatangan issei

"kenapa kamu nggak kaget jika ada issei sih?" tanya spe

"karena aku sudah tahu jika Issei-kun bakalan menyapa Arif-kun, Spe-chan" ucap narita yang membuat spe paham seketika

"oh ya suzuka mana?" tanya issei kembali karena ketika dia naik keatas dirinya hanya melihat ada 6 orang yang kerja

"oh.. kalau suzuka-chan dia pergi sama asia-chan karena disuruh miki-nee untuk membeli bahan makanan" ucapan perempuan berambut hitam pendek dengan poni putih yang bernama vodka

"mereka sudah berangkat ketika kami mau bekerja apalagi sebelum kedatanganmu, Issei-kun" ucap perempuan yang bertubuh loli tapi memiliki aset seperti asia argento yang bernama teio

"begitu ya... kalau gitu aku ikutan bantu. ya daripada bosan dan nggak ada kerja sama sekali" ucap issei dengan gerutunya yang membuat arif senang jika ada yang akan menyelesaikan rumahnya

"kalau begitu kamu bantuin ngecat pintu saja soalnya cat sudah aku beli sama maruzensky, vodka, dan rudolf"

"ok" balas issei yang kni pakai helm keselamatan yang dia dapat entah dari mana dan mulai mengecat

"oh ya, Arif-niichan. kalau aku kasih modif atau gambar boleh nggak?" tanya issei yang minta persetujuan dan dibalas anggukan arif tanda setuju

"tentu saja. gambar saja apa yang ingin kamu buat di pintu itu" ucap arif yang menyetujui ucapan issei

"oh ya apa kamu sudah membeli jendelanya , narita-chan?"tanya arif

"sudah. jendelanya aku letakkan bersebelahan dengan pintu itu" ucap narita yang menunjuk kaca yang sudah dibingkai dengan kayu

"baguslah kalau begitu" ucap arif

"haaah... kalian ini berisik amat ya jika sudah mau merenovasi rumah"ucap ruuji yang sudah keluar dari kamar mandi dengan baju yang berwarna putih dengan garis biru polos ditambah dengan celana hawai warna biru

"ya begitulah karena issei-kun sama kamu juga asia-chan juga tinggal disini.. ya makanya aku renovasi rumah ini" ucap arif

"oh ya issei-kun"

"ada apa, ruuji-kun?"

"disitu ada jendela didekat pintu itu jadi kamu harus hati-hati"

"ok..." balas issei

"oh ya kakak kebawah dulu sama miyuki-chan ya arif-kun, issei-kun" ucap miki

"iya hati-hati miki-nee, miyuki-nee/miki-neechan, miyuki-neechan" ucap arif dan issei bersamaan

ketika dibawah mereka berdua ketemu asia dan suzuka

"kami pulang"

"selamat datang" ucap miki dan miyukii bersamaan

"oh ya apa issei-kun sudah pulang?" tanya asia yang mengkhawatirkan issei

"sudah dan dia lagi membantu arif-kun untuk merenovasi rumah" ucap miki yang senang jika adik mesumnya ini memiliki pacar yang perhatian walau polos

setelah perenovasian rumah yang memakan waktu hampir 2 jam dikarenakan mereka menggunakan sihir akhirnya renovasi itupun selesai dan didalam rumah arif sudah ada kamar satu lagi yakninya kamar tidur untuk issei, ruuji, dan asia. begitupun dengan kamar mandi. kini kamar mandi sudah sangat luas dikarenakan bantuan sihir dari ruuji dan arif untuk membuat pemandian air panas

"hadeeh... capeknya" ucap issei yang kini membaringkan badannya di lantai keramik di lantai satu. begitupun dengan yang lain

"sama denganku tapi nggak sebanding kamu juga kali issei-kun" ucap ruuji

"apa maksudmu?" tanya issei

"aku harus mencari tempat jendela yang sesuai untuk ruanganmu itu dan lagi jauhnya hanya 10km dari sini jadi aku menggunakan zoidsku untuk hal ini. Belum lagi menurunkannya dari zoids, mengangkatnya, dan membawanya kelantai 2. berbeda dengan mereka berdelapan mereka langsung kerja untuk menyiapkan kamar untuk kita bertiga apalagi ruangan itu sangat luas" jelas ruuji sambil menunjuk arif dan delapan perempuan yang kini menikmati kipas angin karena saking lelahnya merenovasi rumah itu

"hai... terima kasih atas kerja keras kalian semua" ucap miyuki yang membawa minuman dingin begitupun dengan miki yang juga membawa minuman dingin sedangkan asia dan suzuka menyiapkan makan malam yang kini sudah terhidang didepan mata

akhirnya penghuni rumah arif rahman beserta keluarga sudah ramai dengan acara makan malam disana berbeda dengan keluarga asli hyoudou issei yakninya orang tuanya. kehidupan disana sangat sepi walau kedatangan orang tua Rias sendiri. mereka tidak tahu jika Issei akan benar-benar pindah dari rumah ini dan tidak tahu jika selama ini issei memendam amarahnya dan kemurkaannya karena nasehat seorang kakaknya sendiri yang telah mereka tampar, mereka pukul, dan mereka usir tanpa alasan yang jelas

TBC

baiklah gan mungkin segini dulu untuk chapter 16 dimana issei bertemu salah satu malaikat yang bernama michael dan memberikan sebuah pedang yang bernama ascalon. Nah untuk chapter berikutnya akan ada perjanjian perdamaian antar fraksi di kota kuoh

dan jangan lupa sertakan kritik juga saran agar cerita ini makin menarik

baiklah sekian dari saya. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan fanfic ini dan terimakasih

-=====arif4342 logout=====-