The Legend Satan Lucifer

Created By : BlackLoserJr

Disclaimer : Naruto milik [Masashi Kishimoto] dan

High School DxD milik [Ichiei Ishibumi]

Rate : M

Genre : Action, Advanture, Supranatural, Etc

Pairing : ...?...

Warning : Typo (s), Miss Typo (s), OOC, OC,Alternative Universe, Hasil Pemikiran Sendiri, and Etc

Summari : Dia yang dikatakan telah tewas saat Great War, kini kembali dengan wujud dan kekuatan baru yang tidak diketahui. Pemuda berrambut pirang jabrik dan bermata biru shappire. Akankah dia bisa merubah dunia.

DON'T LIKE, DON'T READ

Naruto POV

Hidup didunia yang damai memang menenangkan, tetapi terkadang aku juga merasa bosan. ahh mungkin kemampuan bertarungku sudah menumpul, karena sudah jarang terasah. Walaupun begitu mungkin ini lebih baik daripada terus berperang yang nantinya akan menimbulkan banyak korban yang tak bersalah.

Oh ya kemarin Zetsu memberi informasi bahwa akan ada Malaikat Jatuh yang ingin memicu perang. Hahh aku jadi penasaran siapa dia, bukan Belial sudah mati beratus-ratus tahun yang lalu. Atau mungkin pemimpin mereka yang baru, ahh sudahlah biar nanti ku suruh Zetsu mencari informasi tentang itu.

Sudah hampir jam 7 sepertinya, sebaiknya aku ciptakan clon untuk menggantikanku berangkat ke sekolah, entah kenapa hari ini aku malas sekali ke sekolah. Oh ya ini sudah hampir seminggu sejak iblis Gremory itu izin ke sekolah, entah masalah apa yang terjadi di kubu iblis aku masih malas untuk ikut campur. Aku masih ingin menikmati hidupku yang tenang ini.

Naruto POV end

Another Place

"Danchou persiapan sudah hampir selesai. Tinggal menunggu umpan kita disambar".

"Kerja bagus Ruciel, kita tinggal menunggu waktu yang tepat untuk memulai Great War jilid 2 ini hahhah".

Mereka tidak menyadari bahwa ada makhluk misterius yang mendengar pembicaraan mereka.

'Aku harus segera memberitau Naruto-sama akan hal ini" ucapnya sebelum menghilangan masuk kedalam tanah.

Underworld

Saat ini sedang terjadi Rating Game antara pihak Rias Gremory melawan Riser Phenex's. Di awal pertarungan memang kedua pihak bertarung imbang tetapi saat pertarungan memasuki pertengahan pihak Riser mulai telah lihat mendominasi. Hal ini karena pihak Rias sendiri sudah kehabisan stamina sedangkan untuk Riser mereka di unggulkan karena miliki Phenex's Tear yang dapat menyembuhkan berbagai luka fisik dan mengembalikan stamina secara instan, apalagi Phenex's dikatakan abadi karena memiliki regenerasi yang cukup cepat.

"Sepertinya kau sudah kelelahan Sekiryutei, liat bahkan majikanmu terlihat khawatir hahaha" ucap Riser pada Issei dengan nada mengejek.

"Hei Rias apa kau belum mau menyerah, atau kuhabisi dulu Sekiryutei ini agar kau mau mengaku kalah" tanya Riser kepada Rias dengan Nada yang Arogan.

"Ja-jang-an Bo-bochou, a-aku ma-masih bisa berbertarung" ucap Issei dengan suara yang terputus-putus.

"Diam kau iblis rendahan" ucap Raiser sambil menendang tubuh Issei dengan keras sampai menghantam tanah dengan sangat keras.

Chougg

"Cu-cukup Riser berhenti, a-aku menyerah" ucap Rias dengan suara parau.

"Pihak Rias Ojou-sama telah menyerah, pemenang Rating Game kali ini Riser Phenex's-sama" terdengar suara Grayfia menandakan pertandingan Rating Game telah selesai. Para pendukung Riser bersorak-sorai merayakan kemenangan ini. Sementara peerage Rias saat ini sedang dibawa ke Rumah Sakit di Underworld untuk diobati.

Kini tibalah hari pernikahan antara Rias Gremory dengan Heirles klan Phenex's yaitu Riser Phenex's. Nampak ekspresi sedih di wajah Rias Gremory. Melihat itu Bochou-nya sedih peerage Rias yang saat itu datang kecuali Issei yang entah ada dimana sekarang juga ikut sedih.

Acara pernikahan pun dimulai, diawali dengan sambutan tuan rumah yaitu Riser Phenex's itu sendiri. Belum sempat Riser menyelesaikan sambutannya pintu Mansion Phenex's didobrak dari luar. Ternyata Issei lah pelaku pendobrak tersebut karena dirinya tidak terima calon Haremnya ingin di curi orang lain. Melihat tamu undangannya sudah datang Sirzech Lucifer yang tadinya hanya di belakang layar kini akhirnya keluar.

"Ah Issei-kun akhirnya kau datang, aku sempat khawatir tadi" ucap Sirzech membuat para hadirin menoleh kearahnya dengan ekspresi bertanya-tanya.

"Apa maksudnya ini Lucifer-sama" ucap Riser dengan ekspresi bingung serta nada kesal di ucapannya karena pernikahannya terganggu.

"oh begini Riser-kun sebelum kamu menikahi adikku, aku ingin kau bertarung lagi dengan Issei-kun untuk menunjukkan bahwa kau memang benar-benar layak bersanding dengan Rias" ucap Sirzech menjawab kebingungan Riser.

"Bukankah aku sudah mengalahkannya di Rating Game kemarin".

"oh aku menganggap hal itu sudah biasa karena kamu dan Peeragemu sudah berulang kali mengikuti Rating Game sedangkan Rias baru pertama kali bertarung di Rating Game".

"Baiklah Aku terima tantangan Anda, dan akan ku pastikan Sekiryutei itu tamat kali ini" ucap Riser arogan.

"Karena kedua pihak bersedia maka pertandingan bisa kita mulai sekarang, Grayfia kirim mereka ke dimensi buatan" ucap Sirzech kepada Queennya.

"Ha'i Lucifer-sama"

( Pertarungan Issei dengan Riser sama kaya di cannon jadi skip aja).

"hm pertarungan yang menarik, ah sepertinya sudah cukup informasi yang aku dapat, aku harus segera pergi" ucap sosok misterius yang kemudian hilang masuk kedalam tanah.

Degg

'Aura apa itu tadi, sial kami kecolongan' ucap Sirzech dalam hati setelah merasakan aura yang aneh.

Skip Time

Terlihat hari ini wajah dari Rias dan Peareggenya tampak sangat bahagia, mungkin karena gagalnya pernikahan Rias dengan Raiser. Issei yang menjadi aktor dalam menggagalkan pernikahan itu terlihat sangat senang karena calon Haremnya tidak jadi berkurang apa lagi saat mendengar pujian dari teman-temannya membuat seakan menjadi yang terkuat.

Tak terasa saat ini mereka telah sampai di gerbang masuk Kuoh Academy. Mereka berhenti sejenak untuk melihat sekolah mereka ini karena sudah satu minggu lebih mereka izin untuk latihan persiapan Rating Game.

"Sudah lebih dari seminggu kita tidak berangkat, nampak tak ada yang berubah" ucap Rias mengawali pembicaraan.

"Ahh iya juga satu minggu lebih ya, aku jadi kangen dengan Naruto-kun" ucap Akeno menyahuti ucapan Rias.

"Ish Akeno kenapa dipikiranmu cuma ada anak baru itu sih" ucap Rias.

"Ara ara kau cemburu ya Rias" balas Akeno sambil menggoda Rias.

"Ma-mana mungkin" ucap Rias agak terbata-bata. Sementara yang lain hanya diam menyimak pembicaraan mereka berdua. Mereka tidak ingin mengganggu suasana seperti ini karena jarang-jarang Rias dan Akeno bercanda sampai seperti ini.

Tak lama kemudian lewatlah seorang pemuda berambut pirang. Nampaknya dia terburu-buru sampai tidak menyadari keberadaan Rias dan teman-teman disana. Akeno menyadari itu langsung saja memanggil nama pemuda itu.

"Naruto-kun, hey disini" panggil Akeno sambil melambaikan tangan.

Merasa dirinya dipanggil Naruto pun berhenti berjalan dan menoleh kearah suara yang memanggilnya.

"ah Akeno-san ada apa"tanya Naruto sambil berjalan mendekat.

"Tak ada apa-apa, hanya ingin memanggilmu saja kikikiki" balas Akeno diakhir tawa khasnya.

"Oh ya Naruto-kun perkenalkan mereka teman satu klub denganku" lanjut Akeno.

Naruto mendengar itu langsung saja memperkenalkan diri.

"Perkenalkan aku Namikaze Naruto siswa pindahan dari Jerman, salam kenal minna-san".

"Hyoudo Issei, salam kenal" ucap Issei agak ketus karena melihat kandidat yang sepertinya akan mencuri calon Haremnya.

"Kiba Yuuto, salam kenal Senpai".

"Asia Argento dari kelas XI-B, salam kenal Naruto-senpai".

"Koneko Toujou, dari kelas X-A, salam kenal Senpai".

"Tadi kenapa kau terlihat terburu-buru Naruto-kun" tanya Akeno agak heran melihat tadi Naruto berjalan terburu-buru sampai tidak menyadari dirnya dan teman-temannya.

"Tidak apa-apa, hanya tadi aku merasa sudah terlambat berangkat ke sekolah".

"A-ano Senpai bukannya bel baru berbunyi setengah jam lagi" ucap Asia dan dibalas anggukan oleh temannya yang lain.

'tunggu dulu tadi di apartemen jam sudah pukul 7, sial kusso Zetsu akan ku balas kau nanti' batin Naruto.

"Ahaha mungkin tadi aku salah lihat jam, kalau begitu sebaiknya kita langsung ke sekolah saja" ucap Naruto mengajak teman barunya masuk ke sekolah.

Sesampainya Akeno dan Naruto di depan kelas Akeno sempat berhenti sebentar.

"Naruto-kun kayaknya ada yang tertinggal tapi apa?" ucap Akeno bertanya-tanya.

"Mungkin hanya firasatmu saja" balas Naruto enteng.

Di depan Gerbang

"Sialan Kau Akeno, bisa-bisanya kau meninggalkan aku hanya karena siswa baru itu".

Skip Time (pulang sekolah)

"Ahh besok hari Minggu, enaknya ngapain ya hmmm" ucap Naruto dalam pose berpikir.

"oh ya lebih baik aku jalan-jalan keliling kota Kuoh" lanjut Naruto.

"Itu ide yang bagus Naruto-kun".

"Souka, ehhh..." Padahal tadi dia bicara sendiri kok ada yang nyaut. Dengan perasaan was-was perlahan dia melihat kebelakang.

"BOOMM"

"Woaaaa" Naruto yang kaget langsung saja terjungkal kebelakang.

"Hahaha kau lucu sekali Naruto-kun ahaha lihat ekspresimu" tawa Akeno dengan tidak elitnya.

"Ittei sakitnya punggungku" mendengar suara yang ia kenal ia pun bangun dan membersihkan bajunya yang kotor karena terjatuh.

"Akeno-san kau mengagetkanku" ucap Naruto dengan wajah kesal.

"Go-gomen ahahaha" ucap Akeno meminta maaf tapi belum bisa berhenti tertawa.

"Sudahlah aku pulang saja" ucap Naruto (Ngambek nih yee).

"eee Naruto-kun tunggu, kita pulang bersama yaa".

"Terserahlah" ucap Naruto masih ngambek.

Di perjalanan pulang pun mereka hanya diam, tanpa ada yang berbicara satu kata pun.

"Naruto-kun tunggu aku benar-benar minta maaf soal tadi, aku hanya ingin bercanda saja apa kau salah" ucap Akeno mengawali pembicaraan.

"Hn" dan hanya dibalas hn oleh Naruto.

"Ayolah Naruto-kun, apapun akan ku lakukan asal kau maafkanku".

"Apapun?".

"ee iya" firasat Akeno sepertinya tidak enak.

"bahkan kalau melakukan hal i-itu" mendengar hal itu Akeno langsung paham dengan yang dikatakan Naruto.

"Ehhh" ucap Akeno kaget.

"Hahaha aku cuma bercanda Akeno-san, tak perlu kaget seperti itu" karena tidak tahan akhirnya Naruto tertawa juga karena telah berhasil mengerjai Akeno.

"Ehemm besok pagi temui aku di taman, nanti aku beri tau apa mauku disana" ucap Naruto setelah berhenti tertawa.

"Ba-baiklah" Akeno yang belum terlalu sadar dari terkejutnya hanya mengiyakan saja ajakan Naruto.

"Sepertinya kita harus berpisah disini, kalau begitu sampai ketemu besok Akeno-chan" ucap Naruto sambil melambaikan tangan sebelum menghilang di belokan.

"Ch-chan dia memanggilku dengan sufix chan" Akeno yang baru saja sadar dipaksa untuk blank lagi karena mendengar Naruto memanggilnya dengan sufix chan(emang ada yang aneh ya).

~~_LsL_~~

Sesampainya di Apartemen Naruto langsung mandi, setelah itu ia pun membaringkan tubuh diranjang yang ada dikamarnya. Tak berselang lama setelah Naruto berbaring datanglah makhluk Misterius dari lantai kamarnya.

"Saya ingin melapor Naruto-sama" ucap sosok misterius itu.

"apa informasi yang kau bawa kali ini Zetsu" ternyata sosok misterius itu adalah Zetsu.

"Ada sebuah Organisasi baru yang dipimpin oleh Ourobos Dragon Ophis, dan organisasi itu bernama Chaos Brigade. hamba belum tahu apa tujuan mereka tapi seperti hal besar akan terjadi karena melibatkan Ourobos Dragon dan juga malaikat Jatuh itu seperti akan memulai aksinya sebentar lagi Naruto-sama" ucap Zetsu.

"Terus awasi mereka sampai kita tau tujuan sebenarnya mereka dan juga Aku ingin kau mengawasi Malaikat Jatuh yang kau laporkan tadi malam" titah Naruto kepada Zetsu.

"Ha'i Naruto-sama"

"ohh iya Zetsu aku hampir melupakan sesuatu" lanjut Naruto.

"Ap-apa itu Naruto-sama" firasat Zetsu mengatakan akan datang hal buruk.

"Tadi pagi kenapa jam wekerku bisa berubah sendiri" ucap Naruto penuh penekanan.

"Hamba minta maaf Naruto-sama, hamba cuma tidak ingin anda terlambat" ucap Zetsu membela diri.

"tidak ada alasan, sebagai hukuman sebelum pergi cuci pakaian kotorku" titah Naruto.

"Hai Naruto-sama" ucap Zetsu lemas.

Setelah selesai mencuci pakaian kotor tuannya Zetsu pun akhirnya pergi menjalankan tugasnya. Naruto yang sedari awal mengawasi Zetsu dalam menjalankan hukuman pun langsung saja tidur.

Pagi harinya di Apartemen Naruto suasananya begitu tenang tanpa ada keributan sampai tiba-tiba.

"Kuso aku terlambat, aku harus cepat. tunggu apa yang harus aku lakukan terlebih dahulu, mandi ya mandi" langsung saja tanpa basa-basi Naruto langsung berlari ke kamar mandi.

Sementara itu di Taman

"Naruto-kun mana ya, padahal sudah hampir jam tujuh" ucap Akeno Khawatir.

"Apa terjadi sesuatu ya saat perjalanan kesini, semoga saja tidak" lanjutnya.

TBC

Hello minna-san I'm Back hehehe, ok langsung aja, mungkin untuk chap kali ini masih untuk pendalaman karakter Naruto sendiri. Dan untuk muncul nya karakter Zetsu sebagai kaki tangan Naruto ntar di jelasin di flashback kok.

Aku ucapkan terimakasih kasih kepada para reader yang mau membaca fic ini, juga untuk para Senpai yang mau memberikan saran mereka. Jujur tanpa saran dan kritik kalian certa ini tidak akan berkembang.

Saatnya balas Review

Kazumine : Oke siap Senpai, terima kasih sarannya. :v

Shiroooo : Ahaha tenang aja aku gk terlalu suka herem. soalnya nanti fokusnya malah ke romance bukan adventure nya jadi aku ngambil Single Pair aja. u,u

Ryu Uzumaki : Terima kasih telah mengoreksi Senpai, udah aku perbaiki di chap ini Moga-moga aja udah bener. oh ya masalah time skip aku juga bingung soal itu, jadi aku buletin aja jdi 100 thn. makasih sarannya Senpai akan ku usahakan diperbaiki dilain kesempatan. XD

RiesA AfieLa : Siap Senpai akan ku usahakan untuk diperbaiki di chap-chap berikutnya dan Terima kasih telah member saran yg membangun. :v

Nazi Menschen : ini udah lanjut.

Ren Azure Lucifer D Kanedy : Siap ndan XD

Kokonoe 201 : aku sebenernya sudah ada pilihan pair sih dan itu single pair. tpi nanti aku pertimbangin dulu deh.

Ok sekian balasan review kalian bye...

Salam XD