The Legend Satan Lucifer
Created By : BlackLoserJr
Disclaimer : Naruto milik [Masashi Kishimoto] dan
High School DxD milik [Ichiei Ishibumi]
Rate : M
Genre : Action, Advanture, Supranatural, Etc
Pairing : ...?...
Warning : Typo (s), Miss Typo (s), OOC, OC,Alternative Universe, Hasil Pemikiran Sendiri, and Etc
Summari : Dia yang dikatakan telah tewas saat Great War, kini kembali dengan wujud dan kekuatan baru yang tidak diketahui. Pemuda berrambut pirang jabrik dan bermata biru shappire. Akankah dia bisa merubah dunia.
DON'T LIKE, DON'T READ
Pagi yang indah sebenarnya, tapi tidak kali ini untuk seorang pemuda yang saat ini masih sibuk berlarian didalam rumahnya.
"Kuso, kenapa aku bisa lupa, dimana Zetsu kenapa tidak membangunkan ku" gumannya sambil memakai pakaiannya.
Setelah selesai bersiap-siap tanpa basa-basi langsung saja Naruto berangkat menuju taman kota, tapi saat membuka pintu apartemennya.
Ceklek
"K-kau, bagaimana bisa" ucap Naruto kaget.
"Haii Lucifer, bagaimana kabarmu" ucap sosok misterius didepannya.
Skip time (diruang tamu)
"Jadi bagaimana bisa kau sampai kesini Kaguya" ucap Naruto menyelidik.
"Maa tentu saja lewat Celah Dimensi yang kau bicarakan itu, walaupun susah mencari dimensi ini juga aku harus melawan Naga merah sih" ucap sosok misterius itu yang ternyata adalah Kaguya Ootsusuki.
"Jadi bagaimana kau bisa melewati Great Red" tanya Naruto penasaran.
"Untuk levelku yang saat ini aku masih bisa membuatnya kwalahan dan aku pun langsung pergi begitu saja".
"Baiklah lalu apa tujuanmu kemari, tidak mungkin kalau cuma menemuiku kan" lanjut Naruto terus menanyai Kaguya.
"ee apa ya, aku cuma ingin menemui mu saja" balas Kaguya.
"Terserah kau saja lah. Tapi saat ini aku ada janji jadi aku harus pergi sekarang".
"Kau sungguh jahat meninggalkan seseorang tamu, apalagi seorang perempuan" ucap Kaguya.
"ya ya ya jadi sekarang apa mau mu" tanya Naruto.
"Apalagi kalau bukan ikut bersamamu"
"hahh ya sudah cepat, aku sudah terlambat".
Mereka berdua pun berjalan menuju taman. Diperjalanan menuju taman mereka saling mengobrol entah membahas apa, yang terpenting bagi mereka tidak ada keheningan di antara mereka. Tak terasa mereka pun sampai di taman, mungkin karena di perjalanan mereka terlalu asik mengobrol jadi perjalanan mereka terasa cepat.
Merasa telah sampai di tempat yang dia janjikan, Naruto pun mencari-cari keberadaan Akeno saat ini. Apa mungkin dia sudah pulang karna terlalu lama menunggunya pikir Naruto saat itu.
"Hei Lucifer, apa yang kau cari" tanya Kaguya yang melihat Naruto kebingungan.
"Ahh itu aku sedang mencari seseorang dan Kaguya tolong di dunia ini jangan panggil aku Lucifer" balas Naruto dan juga ia meminta Kaguya untuk tidak memanggilnya Lucifer, karena bisa gawat kalau ada yang mendengar bahkan tau siapa dirinya sebenarnya. Mungkin untuk saat ini saja, karena dia belum tau akan apa yang terjadi di dimensi ini semenjak sepeninggalannya pergi.
"Ha'i Naru-kun, dan kenapa kau bodoh sekali. Kau kan bisa menggunakan sensor untuk mencarinya".
Dong!!!
Entah kenapa dirinya(Naruto) merasa bodoh saat ini. Otaknya akan jenius saat digunakan di pertarungan tapi saat digunakan untuk hal seperti ini otaknya seperti beku dan tak bisa berpikir. Hah mungkin ini bawaan dari sifatnya di Elemental Nation.
Saat ini terlihat Naruto sedang memfokuskan energinya untuk mencari keberadaan dari Akeno. Sementara Kaguya dia hanya diam disamping Naruto sambil senyam-senyum sendiri ( gila ni orang *di Tomogoroshi Kaguya*).
'Ah ini dia hmm di arah belakang, tapi kok terasa dekat ya. jangan-jangan' melirik kebelakang dia melihat Akeno berjalan mengendap-endap. Ahh sudah dia duga pasti mengagetkannya lagi tapi dia pura-pura tidak tau saja.
BOMMM
"Ahh aku kaget, apa tadi ya?" ucap Naruto sambil pura-pura kaget.
"Ah kau tidak asik Naruto-kun" ucap Akeno dengan ekspresi wajah yang dibuat-buat seakan dia sedih.
"Jadi..." lanjut Akeno.
"Jadi apa? aku tidak paham maksudmu Akeno-san" ucap Naruto, padahal dia paham dengan apa yang dimaksud Akeno tapi mengerjainya sedikit tidak masalahkan hehehe.
"Kenapa kau bisa telat Naruto no Baka, hempp" ucap Akeno lalu menggembungkan pipinya tanda kalau dirinya sedang kesal.
"hehehe...".
" Jangan cuma tertawa cepat jelaskan atauu aku tak mau menemanimu berkeliling" ucap Akeno dengan nada yang menunjukkan bahwa dia saat ini benar-benar kesal.
"Iya iya akan ku jelas kan, tadi saat aku bangun tiba-tiba Negara Api menyerang dan ak-"
"Jangan bercanda Naruto-kun" potong Akeno kesal.
"Heheh jadi tadi pagi saat baru bangun tiba-tiba ada tamu tak diundang yang datang ke Apartemen ku. Nah kau bisa lihat ke sampingku dialah orangnya" jelas Naruto.
"ehhh" saat melihat kesamping Naruto, Akeno pun melihat seorang wanita berparas cantik kulit halus bak porselen dan juga rambut putih perak yang indah. Karena merasa yang dia tatap merasa tidak nyaman Akeno pun mengulurkan tangannya tanda perkenalan.
"Akeno Himejima, salam kenal" ucap Akeno memperkenalkan diri.
"Otsutsuki Kaguya, istri dari Naruto-kun. Benarkan Naruto-kun" ucap Kaguya yang sedari tadi diam dan hanya menyimak pembicaraan Naruto dan Akeno.
Naruto mengangguk menanggapi pernyataan Kaguya, tapi dia merasakan ada yang janggal dengan kata-kata yang diucapkan Kaguya tadi. Setelah berpikir cukup lama diapun akhirnya menyadari hal yang janggal tadi.
"Ehhh tunggu-tunggu sejak kapan kita menikah" ucap Naruto panik.
"Hiks hiks kau tidak mau mengakuiku Naruto-kun, bahkan kau melupakan kapan pernikahan kita" ucap Kaguya dengan ekspresi yang dibuat-buat seolah-olah dia sangat sedih.
'Hahh jadi sudah menikah ya' batin Akeno sambil menghela nafas karena harapan untuk mendapatkan Naruto pupus saat mendengar Naruto sudah menikah.
Setelah selesai berargumen kata antara Naruto dan Kaguya mereka memutuskan untuk memulai acara berkeliling mereka. Mereka pun memulai dengan mengunjungi pusat kota terlebih dahulu. Banyak laki-laki yang memandang Naruto dengan iri, tapi hanya dibalas tatapan bosan seakan mengatakan 'aku sebenarnya tidak mau dikelilingi makhluk aneh seperti mereka', akhirnya tatapan iri mereka berubah menjadi tatapan kasihan.
Perjalanan mereka terasa mengasikkan karena baik Akeno maupun Kaguya mereka sudah merasa tidak canggung lagi. Walaupun sebenarnya Akeno lah yang sering mengajak berbicara karena untuk Kaguya sendiri dirinya kurang tahu menahu tentang dunia ini, sedangkan Naruto dirinya hanya diam menyimak pembicaraan mereka walaupun kadang-kadang juga ikut menyahuti pembicaraan mereka.
Saat hari sudah siang mereka bertiga memutuskan untuk makan siang terlebih dahulu sebelum nantinya mereka pergi ke taman hiburan sebagai tujuan akhir mereka. Saat ditaman hiburan banyak permainan yang mereka mainkan bertiga sampai-sampai mereka tidak sadar kalau hari sudah hampir malam. Naruto yang sadar akan itu mengajak mereka untuk pulang tetapi tidak digubris oleh Akeno maupun Kaguya. Karena untuk Kaguya dirinya belum pernah merasakan hal seperti ini dulu di Elemental Nation. Akhirnya dengan sedikit paksaan mereka pun mau untuk diajak pulang.
LsL_
Another Place
"Ruciel siapkan pasukan kita sekarang, sudah saatnya para makhluk supranatural untuk hilang dari dunia ini" ucap Sosok misterius itu kepada bawahannya.
"Ha'i Kokabiel-sama, seluruh pasukan sudah saya siapkan tinggal menunggu perintah anda" ternyata sosok misterius itu adalah Kokabiel, Malaikat Jatuh yang memiliki julukan 'Bintang Timur'(klo gk salah).
"Bagus, kita mulai penyerangan malam ini. Dan Great War jilid 2 akan segera dimulai" ucap Kokabiel kepada bawahan yang dia percayai itu.
"Ha'i Kokabiel-sama, sesuai perintah anda".
LsL_
Saat ini di kediaman Naruto nampak tiga sosok yang saat ini berada di ruang tamu. Sepertinya mereka sedang melakukan diskusi yang cukup serius.
" Naruto-sama seperti yang anda perkirakan, nanti malam tepatnya di Kuoh Academy para Malaikat Jatuh itu akan melakukan serangan besar-besaran. Mereka sepertinya akan mengincar Pewaris Gremory dan Sitri untuk memancing Great War jilid 2, entah apa tujuan mereka memulai Great War jilid 2 itu" ucap Zetsu melapor kepada Naruto.
"Ahh sepertinya malam ini akan jadi malam yang panjang, aku pun masih bingung harus membantu mereka atau tidak. Aku masih belum ingin identitasku diketahui, bagaimana menurutmu Kaguya" ucap Naruto menanggapi laporan dari Zetsu.
"Menurutku lebih baik kau bantu mereka Naruto-kun dan untuk identitas mungkin kau bisa menggunakan topeng walaupun auramu diketahui setidaknya wajahmu tidak diketahui oleh mereka bukan" usul Kaguya.
"Benar juga, lagipula untuk aura aku bisa menyamarkannya bukan. Baiklah sudah diputuskan malam ini kita akan ikut berpesta".
LsL_
Skip Time
Jika dilihat dari jauh Kuoh Academy terlihat tidak terjadi hal apapun, tetapi jika dilihat dengan teliti nampak seperti ada Kekai tak kasat mata yang mengelilingi Kuoh Academy saat ini. Salahkan saja Sona Sitri dengan Peerage-nya akan hal itu, tetapi memang hal itu harus dilakukan untuk menjaga agar tidak terjadi keributan dikalangan manusia karena saat ini sedang terjadi pertempuran di balik Kekai tersebut.
Didalam Kekai saat ini sedang terjadi pertempuran antara Rias Gremory dan Peerage-nya yang dibantu oleh dua orang dari pihak Gereja melawan Malaikat Jatuh yang dipimpin oleh seorang Jenderal Malaikat Jatuh itu sendiri yaitu Kokabiel. Mungkin kalian merasa aneh karena pihak Gereja mau bekerja sama dengan Iblis yang Notabene adalah musuh dari Gereja itu sendiri. Jika ditelusuri kebelakang sebenarnya dua orang perwakilan Gereja itu memang dikirim ke Kuoh untuk mencari pecahan pedang Excalibur yang saat ini dicuri dan dibawa ke Kuoh dan kebetulan saat di selidiki ternyata pencuri dari pecahan Excalibur itu adalah Malaikat jatuh didepan mereka saat ini. Kalian ingat kata 'musuh dari musuh kita adalah teman' mungkin itu yang saat ini mereka terapkan.
Saat ini kondisi dari Rias dan Peerage-nya bisa dibilang cukup memprihatinkan, malahan ada beberapa yang sudah pingsan seperti Rook dan Knightnya yaitu Koneko Toujou dan Kiba Yuuto dan juga perwakilan dari pihak Gereja juga sudah pingsan sedangkan kondisi dari musuh mereka bahkan masih baik-baik saja tanpa menunjukkan gestur kelelahan.
"Apa cuma segini kekuatan dari adik Maou Lucifer, hahh cukup menyedihkan" ucap Kokabiel dengan arogan.
"Ja-jaga bicaramu Malaikat Jatuh Bangsat" tukas Issei tidak terima Bochou-nya dihina oleh Kokabiel.
"Ohh kau masih sadar ya Sekiryutei, apa kau masih bisa melawan ku. Setidaknya buatlah luka di tubuhku ini hahahaha" kali ini bukan Kokabiel yang berbicara tetapi Malaikat Jatuh disampinnya yang memiliki tiga pasang sayap hitam di punggungnya.
"Sudah biarkan saja dia Ruciel, seorang manusia yang mau mengorbankan kemanusiaannya untuk iblis hanyalah sampah dimataku. Sebaiknya kau yang pertama kukirim ke kehampaan Sekiryutei" ucap Kokabiel menghina Issei sambil menciptakan Light Spear sebesar bis diatasnya dan di arahkan ke Issei yang saat ini terbaring lemah di tanah.
Melihat itu Issei tidak bisa melakukan apa-apa, bahkan untuk bergerak pun ia sudah tidak bisa. Hal ini karena akibat dari penggunaan Balance Breaker dari Boosted Gear yang tidak sempurna yang dia gunakan saat melawan Malaikat Jatuh yang bernama Ruciel itu. Walaupun Issei dapat mengalahkannya tetapi sepertinya para malaikat jatuh itu membawa Phenex's Tear, entah darimana mereka mendapatkan itu.
Tak jauh dari tempat pertarungan terlihat dua sosok yang menyaksikan pertempuran itu. Mereka yang sedari tadi duduk dan diam menonton pertarungan itu seperti menonton drama di TV. Sampai salah satu diantara mereka bangkit dari acara duduk-duduknya saat melihat salah satu dari Malaikat Jatuh menciptakan Light Spear yang cukup besar dan cukup untuk meratakan wilayah Kuoh Academy dalam satu serangan.
"Sepertinya sudah saatnya aku membantu mereka, Kaguya kau disini saja menyaksikan dan tunggu informasi dari Zetsu" ucap sosok itu yang ternyata adalah Naruto sambil memakai topeng Kitsune.
Kaguya diam tidak menyahut, tetapi kepalanya mengangguk mengisyaratkan kalau dirinya mengiyakan apa yang dikatakan Naruto.
Kembali ke pertarungan saat ini Light Spear yang diciptakan oleh Kokabiel sudah meluncur cepat menuju tubuh Issei yang masih terbaring lemah di tanah. Melihat Light Spear yang sudah dekat dengannya Issei hanya bisa pasrah tanpa melakukan apapun karena dirinya sendiri pun tidak bisa menggerakkan tubuhnya untuk menangkis atau menghindari serangan itu.
Duarrrr
Teman-teman Issei yang masih sadar saat itu hanya bisa diam saat melihat teman mereka terkena Light Spear dengan ekspresi terkejut seakan tak percaya dengan apa yang terjadi saat ini. Sedangkan untuk Rias sendiri dirinya sangat syok melihat pion kesayangannya di habisi begitu saja didepan matanya tanpa bisa berbuat apa-apa. Sebagai King tentu dia merasa lemah karena tidak bisa melindungi Peerage-nya.
Sementara itu diluar Kekai Sona dan Peerage-nya mendengar ledakan yang cukup besar membuat dirinya hampir kehilangan fokus untuk mempertahankan Kekai. Melirikan sedikit matanya untuk melihat kondisi Peerage-nya pandangan Sona menangkap salah satu dari Peerage-nya seperti kehilangan fokusnya untuk mempertahankan Kekai.
"Saji tetap jaga fokusmu, kita percayakan yang ada didalam kepada Rias dan yang lain. Tugas kita saat ini adalah menjaga Kekai agar tetap aman, kau mengerti!!!".
"Ha'i Kaichou, walaupun begitu tapi...".
"Kita hanya harus percaya kepada mereka, lagi pula ada Issei yang akan melindungi mereka" potong Sona cepat.
"Ha'i Kaichou-sama".
Didalam Kekai saat ini hampir setengah Area pertempuran ditutupi asap yang mengepul hasil dari serangan Light Spear yang diciptakan oleh Kokabiel. Angin mulai berhembus meniup asap hasil serangan tadi sehingga membuat asap mulai menghilang.
"Ohoho inikah akhir dari Sekiryutei, sungguh menyedihkan. Kini tinggal giliranmu Gremory" ucap Kokabiel mengejek Issei dan seakan dirinya sudah menang.
Degg
"Wow kau terlalu terburu-buru Koka-chan, pestanya baru saja akan dimulai bukan" tiba-tiba terdengar suara seseorang dari balik asap yang belum sepenuhnya menghilang.
Hal itu tentu saja mengagetkan mereka yang ada disana. Mungkin dalam benak mereka bertanya-tanya suara siapa yang ada disana, tidak mungkin kalau itu Issei karena kondisi Issei saat terkena Light Spear sudah cukup memprihatinkan apalagi suara misterius itu sangat berbeda dengan suara Issei.
Tapi untuk Rias sendiri dirinya cukup lega karena ada kemungkinan kalau Issei masih selamat. Dan itu terbukti benar karena sesaat setelah suara itu terdengar kepulan asap yang menutupi tempat itu sudah sepenuhnya hilang dan memperlihatkan Issei yang masih terbaring disana bersama sosok misterius yang berdiri didepan Issei dengan tangan mengarah kedepan seakan menahan serangan Light Spear tadi.
Jika diteliti terlihat dipunggung sosok misterius itu 16 pasang sayap seperti merpati tetapi berwarna hitam yang jika dipandang bisa membuat orang yang memandangnya tepesona. Berbeda dengan sayap Malaikat Jatuh yang berwarna hitam pekat warna sayap sosok misterius itu berwarna hitam cerah.
"Kau, siapa kau berani sekali menggangu rencanaku" tanya Kokabiel kepada sosok didepannya sambil mengamati sosok misterius itu.
"Hohoho jadi kau lupa denganku nee Koka-chan, dan juga ku lihat tadi sifat arogan mu belum hilang dari dulu" ucap sosok misterius yang kita tahu adalah Naruto dalam wujud Lucifer-nya.
"Siapa kau seb-, jangan-jangan kau..." seperti Kokabiel sudah menyadari siapa sosok didepannya itu.
"Ohh kau sudah ingat rupanya".
"K-kau Belial tapi kenapa sayapmu berjumlah 16 pasang dan juga bukannya kau sudah mati".
Dong!!!
"Hahaha ternyata sifat bodohmu belum hilang juga nee Koka-chan, ku kira kau sudah mengingat siapa aku sebenarnya tapi yah mengecewakan" ucap Naruto walau sebelumnya dirinya sempat Sweetdrop saat Kokabiel salah menebak siapa dirinya tapi dengan cepat di bisa mengkondisikan dirinya.
"Baiklah ku perkenalkan diriku, akulah Malaikat pertama yang diusir dari Heaven dan aku juga pemimpin pertama di Underworld. Namaku adalah Lucifer" lanjut Naruto memperkenalkan dirinya sebagai Lucifer dengan membentangkan ke-16 pasang sayapnya.
"Ti-tidak mungkin, bukankah kau sudah mati saat Great War dulu bersama pemimpin masing-masing Fraksi" ucap Kokabiel tak percaya.
Sedangkan untuk Rias dan Peerage-nya yang masih sadar terkejut sekaligus tak percaya melihat apa yang ada didepan mereka apalagi setelah mendengar pernyataan mengejutkan dari sosok didepannya yang mengaku sebagai Lucifer. Setelah sembuh dari keterkejutannya segera dia menciptakan sihir komunikasi untuk mengabari apa yang terjadi saat ini di Kuoh Academy. Sedangkan Sirzech yang baru saja mendapat kabar dari Rias langsung saja menyiapkan pasukannya untuk segera pergi ke Kuoh.
"Banyak rahasia dunia ini yang tidak kau ketahui Kokabiel, dan juga sudah saatnya aku menghentikanmu untuk memulai Great War lagi" ucap Naruto sambil menciptakan Power of Destruction di tangannya sebesar bola sepak dan dikelilingi beberapa rasengan versi kecil yang mutarinya.
"Ruciel bantu aku menciptakan sihir pertahanan, jika benar dia adalah Lucifer aku mungkin tidak akan kuat menahan serangannya" Ruciel yang baru kali ini mendengar tuannya meminta tolong langsung saja ikut merentangkan tangannya kedepan guna membantu tuannya menciptakan sihir pertahanan.
Lucifer Special Art : Rasen Destruction
Langsung saja tanpa aba-aba Naruto melemparkan gabungan Rasengan dengan Power of Destruction kearah Kokabiel dan bawahannya.
Duarrr
Ledakan sangat besar terjadi bahkan melulu lantahkan Kuoh Academy sampai-sampai Kekai yang dibuat Sona dan Peeragenya hancur karena dasyatnya serangan Naruto dan membuat mereka terlempar kebelakang. Menyisakan Kokabiel dan Ruciel serta Rias dan Peerage-nya yang selamat, sementara bawahan dari Kokabiel lenyap tanpa sisa. Walaupun begitu kondisi dari Kokabiel saat ini cukup memprihatinkan, jubahnya yang tadinya elok untuk dilihat kini menjadi compang-camping karena kuatnya serangan Naruto tadi bahkan sihir pertahanan gabungannya dengan Ruciel pun kini sudah retak sana-sini.
Sedangkan untuk Rias dan Peerage-nya selamat karena ada kubah berwarna hitam yang terbuat dari Godoudama Naruto yang melindungi mereka.
"Are apa aku terlalu berlebihan ya, untung saja aku sudah membuat bunshin dan ku suruh meciptakan Kekai yang lebih kuat di luar Kekai tadi" pantas saja Naruto berani mengeluarkan serangan sedasyat itu, ternyata bunshinnya telah menciptakan Kekai yang lebih kuat dari yang dibuat oleh Sona dan Peerage-nya.
"Hah hah hah bahkan setelah menciptakan sihir pertahanan gabungan pun kita masih terkena dampaknya" ucap Kokabiel sambil berusaha menormalkan kembali tubuhnya setelah terkena serangan dari Naruto.
"Benar Kokabiel-sama, dilihat dari manapun serangan itu sangat lah kuat, dan bukannya tadi di menggunakan Power of Destruction milik iblis Bael tapi bagaimana bisa?" ucap Ruciel mengakui bahwa serangan Naruto sangatlah kuat dan juga dirinya bertanya-tanya bagaimana Lucifer bisa menggunakan sihir yang hanya dimiliki oleh iblis Bael.
"Banyak hal yang belum kamu ketahui Ruciel, Lucifer adalah awal dari adanya Fraksi iblis. Semua kekuatan sihir dari para iblis berasal darinya, jadi bukan tidak mungkin dia bisa menggunakan semua jenis kekuatan sihir yang dimiliki fraksi iblis karena pada dasarnya kekuatan itu adalah miliknya" jelas Kokabiel karena dirinya sedikit tau kenapa Lucifer bisa menggunakan kekuatan sihir iblis Bael.
"Ruciel apa kau bisa merasakan sampai dimana tingkat kekuatannya?" lanjut Kokabiel.
'apa-apaan ini bagaimana bisa, padahal aku tidak dapat merasakan energi sihirnya tapi serangannya barusan' batin Ruciel bingung saat mencoba mengukur tingkat kekuatan Lucifer.
"Bagaimana apa kau bisa merasakannya".
"Tidak Kokabiel-sama, aku sama sekali tidak merasakan ada energi sihir didalam tubuh Lucifer. Tapi melihat kuatnya serangan barusan, ini sungguhlah aneh" jawab Ruciel sambil menanyakan kebingungan akan hal itu.
"Aku pun juga belum terlalu tahu akan hal itu, menurutku mungkin itu karena terlalu besarnya kekuatannya sehingga tidak dapat diukur oleh kita" jelas Kokabiel mengutarakan spekulasinya.
"Hoii apa kalian sudah selesai disitu, jujur aku sudah bosan disini" sebuah suara yang berasal dari Naruto terdengar di telinga Kokabiel.
"Sebenarnya aku cukup terkejut tadi melihat kalian masih hidup setelah terkena seranganku. Tapi sudah saatnya mengakhiri semua ini" ucap Naruto.
"Aku tahu kau memiliki niat yang baik Kokabiel, tapi sepertinya caramu yang salah. Jika tidak ada makhluk Supranatural maka keseimbangan alam di dunia ini akan terganggu" lanjut Naruto. Kenapa dirinya bisa tahu karena sebelum dirinya masuk ke pertempuran Zetsu datang memberikan informasi tentang tujuan sebenarnya dari Kokabiel.
"Dan untuk itu aku akan membunuhmu sebagai penebusan dosa-dosamu" ucap Naruto sambil menciptakan Rasensuriken ditangannya.
"Mungkin inilah akhir kita Ruciel" guman Kokabiel pasrah, kondisi dirinya saat ini tidak bisa dibilang baik, walaupun bisa menahan serangan Naruto tadi kini dirinya sudah kehabisan energi sihir karena dia sudah mengerahkan lebih dari setengah energi sihir nya untuk menahan serangan pertama dari Naruto.
"Dengan ini beristirahat lah dengan tenang Kokabiel" ucap Naruto sambil melemparkan Rasensuriken miliknya kearah Kokabiel dan Ruciel.
Ninja Art : Rasensuriken
Duarrrr
Ledakan dari serangan Naruto sepertinya mengakhiri pertempuran malam ini, mungkin...
TBC
Hai hai haiii, sorry ya update nya lama. Kalian pasti paham lh klo anak kls 3 SMA, hahh walaupun Liburan tapi masih harus ngerjain tugas yg numpuk harus ngumpulin karya tulis ilmiah entah apa itu( malah curhat :v).
Mungkin kalian merasa klo Kokabiel terlalu lemah, sebenarnya itu gara-gara dia sudah merasa ragu saat mengetahui bahwa lawannya adalah Lucifer. Karena perasaan ragu akan membuat seseorang jadi yaa lengah lh gitu ane juga bingung jelasinnya.
Dan juga untuk Jumlah sayap Lucifer emang sengaja aku buat 16 pasang. untuk ntar ada penjelasan di chap Flashback jadi tenang aja, dari awalnya 12 pasang jadi 16.
Saatnya balas Review
King Bochum219 : hahaha itu sebenarnya ya sifat bawaan dari Elemental Nation.
GiarBELITANG : nih udah
Hanae : tenang aje pairmya ntar singgle kok dan udah aku tentuin. untuk saran ntar aku pertimbangin lh, kan namanya pikiran bisa berubah-ubah.
Prayogo D. Ageng : untuk pengolahan diksi aku usahain sambil baca ff milik Author senior, ya baca sambil belajar gitu.
muhhamadzihad608 : itu yaaa, ntar ada flashback nya kok.
Portugas D Ali : ini udah
Fahrul742 : ntar ada flashback nya, tpi habis lawan Kokabiel mungkin 2 chap lagi.
Ren Azure Lucifer D Kanedy : oke trima kasih sudah mau review.
Guest : untuk NaruXAkeno itu yaa, hmm banyak yg salah paham jadinya. sebenarnya gini kenapa aku buat kaya kaya Akeno itu suka sama Naru. ini kan ff crossover klo cuma fokus ke Naruto rasanya jadi aneh gitu jadi ya aku paksain aja salah satu chara di DxD supaya agak deket sama Naru gitu. Dan kenapa harus Akeno itu karena menurut ku dia adalah salah satu chara yang mudah bergaul jadi ya itu kenapa aku milih Akeno. ok thank udah mau review.
Shiroooo : untuk Belial ya hmm, klo gk salah itu aku pernah baca di fic salah seorang senpai lama. Jadi aku masukin aja di fic ini jdi mungkin itu lebih ke Oc. mungkin ini salah saya juga karena kurangnya pengetahuan di DxD dan kebetulan aku gk nyari dulu di google. oke makasih udah mau review.
Guest : bentar-bentar aku kayaknya gk pernah tulis Lucifer mati deh coba baca lagi. di sumari pun aku tulis 'dikatakan tewas dalam Great War' jadi itu belum tentu mati kan. trus di chap 1 waktu Lucifer bilang 'mungkin Aku akan mengasingkan diri' nah disitu lh kata kunci sebenarnya di fic ini. mungkin gk banyak yg paham tpi itu menunjukkan klo Lucifer saat Great War belum Mati. ok thanks udah mau review.
Kokonoe201 : untuk Pair NaruXRias ya, maaf banget nih soal pair udah aku tentuin. mungkin bisa aku pertimbangkan atau bisa di next ff. thanks udah mau review.
itu aja kayaknya review yang bisa ane bales dan terima kasih udah mau baca apalagi review. See you in next chap byee
