The Legend Satan Lucifer
Created By : Fi.InfiniteGate
Disclaimer : Naruto milik [Masashi Kishimoto] dan
High School DxD milik [Ichiei Ishibumi]
Rate : M
Genre : Action, Advanture, Etc
Pairing : ...?...
Warning : Miss Typo (s), OOC, OC, Alternative Universe, Hasil Pemikiran Sendiri, and Etc
Sumari: Dia yang dikatakan telah tewas saat Great War, kini kembali dengan wujud dan kekuatan baru yang tidak diketahui. Pemuda berambut pirang jabrik dan bermata biru shappire. Akankah dia bisa merubah dunia.
Baiklah karena semua fraksi sudah sepakat, maka mulai saat ini tidak ada permusuhan lagi diantara masing-masing fraksi." Ucap Azazel sekali lagi menegaskan bahwa perjanjian perdamaian sudah dibuat, tetapi tiba-tiba.
Degg
Semua yang berada didalam ruangan tiba-tiba berhenti bergerak kecuali pemimpin tiap fraksi dan dua pemegang Heavenly Dragon yaitu Issei dan Vali. Ahh ada lagi yaitu Rias yang kebetulan saat itu sedang memegang tangan dari Issei.
"Apa yang sebenarnya terjadi?." Tanya bingung Issei saat melihat teman-temannya tiba-tiba saja berhenti bergerak.
"Sepertinya terjadi serangan dadakan." Ucap Azazel sambil melihat kearah jendela. Nampak para pasukan Iblis, Malaikat, dan juga Malaikat Jatuh yang berjaga juga berhenti bergerak. Dan juga ada banyak penyihir yang bermunculan melalui portal teleportasi.
"Sepertinya mereka memakai Sacred Gear atau sihir yang mentransfer kekuatan pada bocah separuh Vampir itu dan dengan paksa membuatnya masuk kondisi Balance Breaker. Walau begitu ini hanya mode Balance Breaker sementara, meski begitu sampai bisa mempengaruhi orang-orang yang berada disini. Terrnyata potensi anak separuh Vampir itu lumayan tinggi." Lanjut Azazel mencoba menganalisis apa yang terjadi sekaligus memuji budak iblis Rias itu.
Sirzech yang memang sudah menyadari hal itu segera langsung menyuruh Rias untuk segera mengecek kondisi salah satu peeragenya, yang dia tau adalah pemilik dari Secred Gear itu.
"Rias kau segera pergi ke tempat Gesper, sepertinya terjadi sesuatu dengannya hingga lepas kendali seperti ini. Biar kami yang mengurus yang disini."
"Baik Onii-sama, tapi tempat itu berada di ruangan gedung lama mungkin akan sedikit lebih lama untuk kesana."
"Kau masih memiliki bidak benteng yang belum digunakan bukan?. Sebaiknya kau gunakan Castling karena mungkin akan banyak musuh di jalan menuju ruangan itu." Ucap Sirzech sebelum Rias pergi.
Castling merupakan teknik yang dapat secara seketika memindahkan lokasi Raja dan Benteng. Dikatakan kalau itu adalah teknik spesial dari Rating Game. Dengan kata lain, Rias bisa berpindah ke gedung sekolah lama dalam sekejap.
"Bochou aku ikut. Aku tidak ingin kau sendiri kesana, mungkin ada banyak musuh disana. Juga aku tidak terima mereka menggunakan Gesper sebagai senjata." Ucap Issei tiba-tiba ingin ikut pergi dengan Rias untuk menyelamatkan Gesper.
"Tapi Issei, Castling hanya bisa dilakukan oleh Raja dan Benteng." Balas Rias mendengar Issei ingin ikut, setaunya Castling hanya bisa digunakan oleh Raja dan Benteng jadi bagaimana Issei bisa ikut.
"Issei benar Rias, terlalu berbahaya pergi sendiri. Dengan Grayfia ikut membantu melakukan persiapan mungkin bisa menambah jumlah orang walaupun sepertinya cuma dapat satu orang lagi." Ucap Sirzech sambil melirik kearah Grayfia yang ada di belakangnya. Ya Grayfia sepertinya tidak terkena efek dari Forbidden Valor View, tapi mengapa sedari tadi dia diam ahh mungkin itu sudah sifatnya.
"Ha'i Sirzech-sama." Ucap Grayfia mendengar apa yang diucapkan Sirzech.
"Jadi Ojou-sama bisa kita mulai sekarang?." Lanjut Grayfia bertanya kepada Rias.
"Ahh tunggu sebentar Grayfia ada yang ingin kuberikan kepada Issei." Ucapan Azazel terdengar.
Mendengar ada yang ingin diberikan ke dirinya Issei pun bertanya kepada Azazel sampai-sampai menghentikan kepergiannya dengan Bouchounya untuk menyelamatkan Gesper.
"Apa itu Azazel-san, kami sedang terburu-buru saat ini bisa nanti saja setelah kami kembali."
"Ini terimalah, mungkin berguna untukmu nanti." Ucap Azazel sambil melempar dua buah gelang kearah Issei.
"Oyy oyy gelang apa ini Azazel-san, kau jangan bercanda disaat seperti ini." Ucap Issei agak kesal karena benda yang dimaksud adalah gelang, emang dia pacarnya apa dikasih gelang segala.
"Itu adalah hasil penelitianku, gelang itu bisa digunakan untuk menstabilkan penggunaan Balance Breaker untuk sementara. Satunya bisa kau berikan kepada bocah vampir itu." Ucap Azazel santai.
"Apaaa, gelang seperti ini memiliki fungsi seperti itu?." Ucap Issei tidak percaya bahwa gelang itu bisa menstabilkan penggunaan Balance Breaker miliknya yang merupakan Longinus.
"Kau bisa mencobanya nanti, sekarang sudah sana pergi hus huss." Ucap Azazel agak kesal karena hasil penelitiannya diremehkan.
Setelah itu Rias dan Issei pun melakukan Castling dengan bantuan Grayfia. Setelah kepergian Rias dan Issei, Michael yang sedari tadi diam pun bertanya kepada Azazel.
"Sampai dimana penelitianmu tentang Secred Gear Azazel?."
"Sejauh mata memandang." Jawab Azazel absurd atas pertanyaan itu. Michael sendiri hanya tersenyum mendengar jawaban Azazel.
"Vali bisa kau alihkan perhatian mereka sebentar, masih ada yang harus kami bicarakan disini." Lanjut Azazel sambil melihat kearah luar.
"Itu yang kutunggu darimu sedari tadi Azazel."
"Balance Break—"
[Vanishing Dragon Balance Breaker]
Setelah suara itu, aura seperti salju menutupi sosok Vali. Ketika cahaya berhenti, tubuhnya terlapisi armor serba putih yang memancarkan cahaya putih menyilaukan. Setelah itu Vali langsung pergi lewat jendela pertemuan dan terbang kearah sekelompok penyihir.
Tak berapa lama sekelompok penyihir dibantai habis-habisan oleh pria dalam armor putih itu. Ia menyerbu ke kerumunan kelompok musuh sambil membentuk jalur cahaya di langit malam.
"Jadi hal apa yang ingin kau bicarakan Azazel?." Bukan Sirzech atau pun Michael yang bertanya tetapi Serafall yang sedari tadi diam mendengar pembicaraan mereka.
"Ini tentang organisasi baru bernama Chaos Brigade."
"Chaos Brigade?."
"Aku hanya mengkonfirmasi nama dan latar belakang organisasi itu baru-baru ini, namun anak buahku sudah kusuruh untuk mencari informasi lebih tentang itu. Dikatakan kalau mereka memiliki anggota-anggota berbahaya. Beberapa manusia pemilik Sacred Gear yang sudah mencapai Balance Breaker juga sepertinya termasuk. Aku juga sudah mengkonfirmasi sejumlah pengguna Longinus diantara mereka." Jelas Azazel.
"Lalu apa tujuan mereka?." Tanya Michael.
"Setauku Kehancuran dan Kekacauan dunia, apalagi mendengar pemimpin mereka adalah Ouroboros Dragon Ophis."
Semua membisu mendengar penjelasan Azazel, siapa yang tidak kenal dengan Ophis. Sosok naga yang menduduki posisi tiga teratas didunia ini bersama dua naga lainnya, sosok yang bahkan ditakuti oleh Tuhan sendiri(dalam anime).
"Sudah kalian tenang, sepertinya organisasi belum bergerak saat ini. Kita bisa memikirkan itu nanti, sekarang lebih baik sekarang kita urus masalah ini dulu." Ucap Azazel mencoba mencair suasana yang saat ini cukup tegang.
"Tunggu sebentar ada yang ingin ku bicarakan juga dengan kalian." Ucap Sirzech.
"Apa ada masalah lagi Sirzech?." Tanya Michael.
"Ini tentang kemunculan Lucifer terdahulu." Sirzech pun menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi saat penyerangan yang dilakukan oleh Kokabiel. Tentu hal ini juga membuat Azazel dan Michael terkejut. Setelah kemunculan Chaos Brigade sekarang bertambah dengan munculnya Lucifer terdahulu.
"A-apa Lucifer, bukankah dia sudah mati saat Great War bersama Ayah?." Ucap Michael terkejut. Tentu Michael terkejut mendengar itu, setaunya saudaranya dulu saat di surga itu sudah mati bersama meninggalnya Tuhan.
"Bagaimana itu terjadi Sir?." Tanya Azazel mencoba tenang.
"Aku juga kurang tau, tetapi sebenarnya yang menghentikan Kokabiel bukanlah Sekiryutei tetapi sosok yang mengaku Lucifer itu."
"Lantas kenapa tadi adikmu tidak menjelaskan tentang hal itu?. Apa pihak iblis mencoba menyembunyikan hal ini dari kami." Tanya Azazel ke Sirzech dan Serafall karena merasa ini bukanlah hal yang patut untuk disembunyikan.
"Bukan begitu hanya saja aku tidak ingin yang lain tau masalah ini, cukup kita pemimpin fraksi yang tahu akan hal ini." Jelas Sirzech atas tuduhan Azazel.
"Jadi siapa saja yang tau akan hal ini?." Michael bertanya kepada Sirzech.
"Untuk saat ini, kita pemimpin fraksi ditambah dengan Rias dan Sona itu saja."
"Baiklah untuk hal itu kita bahas nanti bersamaan dengan membahas Chaos Brigade. Sekarang kita urus yang ada disini dulu." Ucap Azazel.
Lingkaran sihir tiba-tiba muncul dari lantai pertemuan, memunculkan sosok perempuan dari lingkaran sihir itu.
"Jadi kau sudah datang! Otak dari semua kejadian ini—"
Change Scane
Satu jam sebelum pertemuan
Saat ini Naruto sedang menunggu Zetsu datang untuk memberi informasi baru kepadanya tentu saja sambil menonton kartun kesukaannya di tv. Tak berselang lama muncul sosok hitam dari bawah lantai.
"Saya datang untuk melapor Naruto-sama." Ucap sosok itu yang adalah Zetsu.
"Jadi bagaimana?."
"Gabungan fraksi injil sudah melakukan persiapan untuk pertemuan nanti dengan menyiapkan penjagaan yang ketat dan memasang kekkei disekeliling Kuoh Academi."
"Sepertinya kita juga harus bersiap-siap juga untuk datang meramaikan pesta itu fufufu."
"Masih ada satu lagi Naruto-sama, akan ada serangan besar-besaran oleh golongan maou lama yang beraliansi dengan asosiasi penyihir pada pertemuan itu. Juga akan ada sedikit campur tangan dari Chaos Brigade pada penyerangan itu." Lanjut Zetsu.
Mendengar tentang akan ada campur tangan Chaos Brigade semakin membuatnya tertarik untuk ikut kedalamnya.
"Ahh aku jadi semakin tidak sabar untuk pergi kesana Zetsu. Baiklah kau boleh pergi sekarang." Ucap Naruto.
"Baik Naruto-sama." Ucap Zetsu sebelum kembali masuk kedalam lantai.
"Saaa Kaguya ayo kita juga bersiap-siap." Ucap Naruto kepada Kaguya yang saat ini sedang berada dudapur.
Kembali ke pertemuan tiga fraksi saat ini muncul sosok yang tidak asing lagi bagi Sirzech dan Serafall, ya dia adalah Katerea Leviathan yaitu iblis dari golongan maou lama.
"Lama tak bertemu Lucifer dan Ser— ahh maksudku Leviathan saat ini." Ucap Katerea sinis kepada dua pemimpin iblis saat ini.
"Seorang iblis yang mewarisi darah Leviathan, apa maksudnya ini Katerea Leviathan?." Desis Sirzech tidak suka.
"Apa maksudnya ini Katerea-chan." Tanya Serafall kepada temannya dulu itu.
"Setelah semuanya kau masih bertanya apa maksudku hahh, dan juga jangan panggil aku seolah-olah kita adalah teman Serafall." Ucap Katerea masih dengan nada sinis.
"Tapi kan kau memang temanku Katerea-chan."
"Hahh apa aku tidak salah dengar, setelah kau merebut posisi Leviathan dariku kau masih bisa menyebut dirimu temanku. Jangan bercanda."
"Katerea-chan aku... akuu.."
"Jangan khawatir Serafall. Hari ini aku akan membunuhmu di tempat ini dan merebut sendiri titel Leviathan itu darimu." Ucap Katerea sambil menciptakan lingkaran sihir didepan bermaksud menyerang Serafall.
Duarrr
Terdengar suara ledakan hasil serangan Katerea dan itu menghacurkan sebagian besar ruangan pertemuan.
"Wow wow jangan terlalu terburu-buru iblis-chan." Ucap Azazel ditengah kepulan asap hasil serangan Katerea. Untung dirinya cepat menciptakan sihir perlindungan di depannya.
"Azazel kau selalu saja mencampuri urusan orang lain." Desis Katerea melihat sosok yang menahan serangannya.
"Biar aku yang mengurusnya, kalian urus saja portal sihir itu." Ucap Azazel kepada yang lain lalu melihat kearah portal sihir yang ada di luar bangunan tempat pertemuan.
Tanpa babibu Azazel langsung melesat kearah Katerea yang berada didepannya. Melihat Gubernur Malaikat Jatuh itu datang menyerang kearah Katerea langsung menyiapkan kuda-kuda bertarungnya. Terjadi pertarungan adu jotos antara mereka saat ini, pertarungan mereka cukup imbang sebelum tiba-tiba Azazel mengeluarkan Light Spear ditangannya dan dilemparkan kearah Katerea.
Duarr
Suara Light Spear Azazel mengenai tubuh Katerea, walaupun hal itu tidak membuat luka yang serius ditubuh Katerea tapi itu cukup untuk membuat kesal Katerea.
"Sialan kau Azazel." Desis Katerea setelah menerima Light Spear Azazel.
Mengeluarkan sayap iblisnya Katerea pun langsung melesat terbang keatas lalu di ikut Azazel yang juga sudah mengeluarkan sayap gagaknya.
Dum! Duarr! Donn!
Dari langit suara menggema terdengar jelas, diserta dengan cahaya menyilaukan. Duatas nampak Azazel dan Katerea terus saling menyerang dan bertahan dengan kecepatan luar biasa.
Azazel membuat sejumlah Light Spear yang hampir seukuran tubuhnya dan melemparnya ke arah Katerea. Melihat hal itu Katerea mengeluarkan beberapa lapis lingkaran sihir pertahanan dan memblokir serangan cahaya. Jika dilihat area sekolah mendapat kerusakan hebat disana sini sebagai dampak pertarungan mereka itu.
Sungguh diluar dugaan, Katerea yang notabene hanya iblis berdarah murni mampu menahan serangan yang dilancarkan oleh Azazel. Bahkan diapun sesekali dapat membalas serangan kepada Azazel.
Merasa mulai terdesak Katerea mengambil botol kecil dari kantong sakunya, dia menelan sesuatu yang sepertinya mirip ular hitam kecil dari dalam botol. Dalam sekejap ruang bergetar dengan kuat, dan gelombang kekuatan menerjang seluruh wilayah sekolah.
Entah apa yang ditelan Katerea itu sehingga bisa membuat kekuatan sihirnya bertambah dan mengeluarkan aura mengerikan. Energi yang hampir setara dengan Sirzechs dan Serafall yang notabene adalah Maou saat ini.
Melihat hal itu Azazel tidak tinggal diam, dia menembakkan Light Spear tak terhitung jumlahnya ke arah Katerea. Namun semuanya lenyap dengan mudah hanya dengan Katerea mengibaskan tangannya.
Melihat serangan menghilang Azazel agak terkejut, tiba-tiba saja serangan tak terduga menghantam Gubernur Jenderal Malaikat Jatuh itu dari samping.
Duarrrr!!!
Change Scane
Beralih ke gedung dekat Kuoh Akademi, nampak dua sosok berbeda gender sedang melihat pertempuran yang terjadi di area Kuoh Akademi.
"Jadi kapan kita ikut kesana." Tanya wanita berambut putih panjang kepada pemuda disampingnya.
"Tunggu sebentar lagi, jika berdasarkan informasi Zetsu akan ada hal yang lebih menarik setelah ini." Balas sosok pemuda itu diiringi dengan senyuman kecil diwajahnya.
.
Beralih sebentar ke tempat Issei dan Rias, mereka telah berhasil menyelamatkan Gesper. Ternyata tidak hanya di sekitar luar area Kuoh Akademi tetapi para penyihir juga berada di dekat ruangan tempat Gesper disembunyikan. Tapi untunglah Issei dapat menyelamatkannya tepat waktu sebelum Gesper kehabisan energi.
"Sebaiknya kita segera kembali ketempat pertemuan Issei, sepertinya ada hal besar yang terjadi disana." Ucap Rias kepada Issei setelah menyelamatkan Gesper.
Kondisi Gesper sendiri saat ini dirinya hanya pingsan karena kelelahan setelah membantu Issei melawan para penyihir yang tersisa disana.
"Baik Boucho, kita harus kembali segera kesana dan membantu mereka." Balas Issei sambil menggendong Gesper dipunggungnya.
Kembali lagi ke pertarungan antara Azazel dan Katerea, saat ini keadaan berbalik dimana Azazel sedang digempur habis-habisan oleh serangan sihir Katerea. Karena kekuatan sihir Katerea yang tiba-tiba meningkat membuat Azazel kuwalahan menahan serangan itu.
"Saaa sudah cukup main-mainnya, saatnya serius." Suara Azazel lantang sambil mengeluarkan sesuatu yang terlihat seperti pisau kecil dari dalam sakunya.
"Apa kau sudah putus asa Azazel si Gubernur Malaikat Jatuh hingga mengeluarkan pisau kecil itu untuk melawanku." Teriak Katerea saat melihat lawan malah mengeluarkan pisau kecil untuk melawannya.
"Kau akan tau saat aku sudah menghajarmu Katerea."
"Haah mana mungkin, dengan bantuan ular dari Ophis yang aku telan tadi kau tak mungkin menang melawanku."
"Cih, jadi ular kecil yang kau telan tadi kau dapatkan dari si keparat Ophis itu?."
Mendengar perkataan Azazel, Katerea pun tersenyum meremehkan karena dirinya merasa berada diatas angin pada pertarungan kali ini.
"Ya, dialah Naga yang memiliki kekuatan tak terhingga. Demi penataan ulang dunia, aku meminjam sedikit kekuatannya. Berkat itulah aku bisa bertarung denganmu. Mungkin juga aku bisa mengalahkan Sirzechs dan Michael. Mereka hanyalah orang-orang idiot sama sepertimu."
"Hahh kau terlalu sombong iblis kecil. Akan kutunjukkan hasil penelitianku selama ini." Ucap Azazel sambil mengacungkan ujung pisau ke arah Katerea.
"Sebagai penggila Secred Gear, aku sudah banyak melakukan percobaan demi percobaan untuk membuat replikanya, walau hampir semua cuma menjadi sampah. Ku akui Tuhan sungguh hebat dalam menciptakan Secred Gear. Namun karena kematian-Nya, hal itu menciptakan keerroran yang mengacaukan keseimbangan dunia seperti munculnya Longinus dan Balance Breaker. Yahh tapi hal itulah yang membuat Secred Gear begitu menarik untuk diteliti." Bersamaan dengan ucapannya pisau yang Azazel pegang berubah bentuknya, bagian bagiannya terpisah dan memancarkan cahaya.
"Mu-mustahil A-azazel—" Ucap Katerea tidak percaya.
Disekitar tubuhnya muncul sekelebat bayangan, sang Gubernur Jenderal Malaikat Jatuh melafalkan sebuah kata yang biasa didengar dari pengguna Secred Gear.
"Balance Break."
Wilayah di sekitar Azazel tertutupi oleh cahaya seketika, usai cahaya padam nampak Azazel berdiri sambil mengenakan armor yang berkilau berwarna keemasan dan berbentuk seperti Naga.
Brettt
Suara kedua belas sayap hitam legam membentang dari punggungnya diiringi dengan bulu-bulu hitam bertebaran di sekelilingnya. Armor emas yang mirip seperti Naga itu mengepakkan sayap hitamnya. Tubuh Azazel kini dilengkapi dengan armor Naga dan Light Spear raksasa di tangannya. Aura khas naga menguar dari armor naga itu begitu terasa menyelimuti Area Kuoh Akademi.
"Inilah hasil penelitianku selama ini. Aku menamainya Downfall Dragon Spear, dan dalam kondisi Balance Breaker bernama Downfall Dragon Spear Armor, saa bisa kita lanjutkan Katerea." Ucap Azazel dengan wajah serius.
"I-itu itu kekuatan Naga bu-bukan, darimana kau mendapatkannya Malaikat Jatuh sialan." Teriak Katerea masih tak percaya.
"Ya dan aku hanya menyegel Gigantis Dragon Fafnir kedalam Sacred Gear buatanku ini. Aku menyalinnya dari Sacred Gear dua Heavenly Dragon. Dia merupakan salah satu dari Five Great Dragon Kings."
"Azazel meskipun kau memiliki kekuatan sebesar itu, kau tidak mungkin mengalahkanku." Ucap Katerea mencoba memprovokasi Azazel. Diiringi dengan aura hitam kebiruan menutupi tubuh Katerea.
"Akulah yang merupakan keturunan Leviathan sejati, Katerea Leviathan. Aku takkan kalah dari Malaikat Jatuh sialan sepertimu!." Teriak Katerea.
"Kemarilah iblis kecil." Ucap Azazel meremehkan.
"Jangan meremehkan aku!." Katerea dengan aura ekstra besar yang menguar di tubuhnya terbang melesat kearah Azazel dalam kecepatan tinggi. Azazel meresponnya dengan mengibaskan tombak cahaya yang ia pegang.
Zwunggg!!!
Dalam sekejap darah segar mengucur dari tubuh Katerea, dia jatuh tersungkur diatas tanah. Jika dilihat tanah terbelah sangat jauh di belakang Katerea akibat dari serangan Azazel. 'Sungguh luar biasa, kekuatan yang hebat' batin semua orang yang melihat serangan Azazel itu. Sepertinya pertarungan hampir berakhir sebelum tiba-tiba lengan Katerea berubah menyerupai tentakel.
Tentakel itu mengarahkan ke tangan Azazel dan langsung membungkus tangannya, lalu disertai dengan munculnya pola aneh ditubuh Katerea. Merasa dirinya terancam Azazel berusaha melepaskan tentakel itu tetapi tidak berhasil.
"Percuma kau melepaskannya Azazel, teknik ini tidak dapat dihentikan dan kau akan ikut mati bersamaku." Ucap Katerea melihat Azazel masih mecoba lepas dari teknik miliknya.
Crasshhh
"Jangan bercanda, mati saja sendiri bodoh." Ucap Azazel sambil memotong tangannya sendiri.
"K-kau memotong tanganmu se-sendiri." Ucap Katerea tak percaya.
"Setidaknya kuberikan tanganku untukmu."
Duarrr
Tubuh Katerea meledak lalu menjadi abu setelah Azazel melemparkan Light Spear yang merupakan musuh alami kaum iblis kearah yang sekarat.
Setelah kematian Katerea karena serangan Light Spearnya, tiba-tiba Armor Azazel mulai lepas dang menghilang. Sepertinya dia tidak peduli dengan tangannya yang hilang satu.
"Hahh jadi ini sudah batasnya ya, sepertinya aku harus lebih banyak menelitinya lagi. Semoga kau betah denganku Fafnir." Ucapnya sambil mencium benda yang mirip seperti belian ditangannya.
Belum sempat Azazel pergi dari sana tiba-tiba muncul sebuah serangan dari arah belakangnya, dan itu tepat mengenai punggungnya.
"Apa maksudnya ini Vali!, apa kau mencoba membelot." Ucap Azazel melihat siapa sosok yang menyerangnya.
"Sepertinya dikubu ini lebih menyenangkan Azazel, dimana aku dapat bertarung dengan orang kuat sesukaku."
"Jadi kau juga ingin melawanku Vali Lucifer." Desis Azazel diakhiri dengan tekanan pada kata Lucifer.
"Ahh jadi kau sudah tau ne Azazel. Untuk tawaran bertarung mungkin tidak kuterima, kau terlalu lemah untuk melawanku saat ini karena kau sedang terluka. Sebenarnya aku ingin melawan Sekiryutei disana itu, tetapi dia terlalu lemah saat ini jadi ya sudahlah." Ucap Vali meremehkan sambil melihat kearah Issei yang barusan datang bergabung dengan para pemimpin fraksi.
"A-apa Lucifer, kenapa kau menyembunyikannya Azazel." Terdengar suara Sirzech dari arah belakang berjalan menghampiri Azazel bersama dengan yang lainnya. Sepertinya mereka sudah menghacurkan portal sihir milik para penyihir dan bahkan menghabisi penyihir yang tersisa dari pembantaian Vali.
"Ahh bukan itu maksudku Sirzech, aku saja baru tahu tadi sebelum pertemuan. Jadi Vali apa kau bergabung dengan Chaos Brigade." Balas Azazel kepada Sirzech lalu bertanya ke Vali untuk sekedar memastikan.
"Hahaha tentu mengapa tidak, disana banyak orang kuat yang bisa ku ajak bertarung."
Setelah Vali mengucapkan itu, muncul robekan dimensi disampingnya dan memunculkan sosok gadis kecil berambut hitam dari dalamnya.
"Jadi sudah selesai Vali." Tanya saat tubuhnya sudah sepenuhnya keluar dari robekan dimensi dan berdiri disamping Vali.
"Ya Ophis, kita bisa pergi sekarang lagi pula iblis wanita itu sudah kalah."
Semua terkejut mendengar nama yang disebutkan oleh Vali, sang Ouroboros Dragon Ophis muncul di depan mereka memperkuat bahwa Chaos Brigade ada organisasi yang patut diwaspadai.
"Hnn sesuai perkiraanku." Ucap sang Naga ketidak batasan itu dengan ekspresi datar.
"Yahh sudah ku prediksi hasilnya akan begini, walaupun sudah kau beri ularmu tetap saja untuk malawan ketiga fraksi bukanlah hal yng mudah."
"Ayo Vali kita pergi." Kedatangan Ophis tak bukan hanya untuk menunjukkan eksistensinya di dunia ini.
"Neee kau terburu-buru sekali Ojou-chan."
TBC
Muehehehe halo halo halo bali lagi sama ane, terima kasih ya yg udah mau baca fic gaje ane. Maap maap nihh klo scane battle Azazel Katerea agak aneh, jujur we kurang bisa bikin scane battle jadi ya seadanya aja.
Buat yg udah mau review ane ucapin terima kasih juga hal itu bikin ane jadi semangat buat cepet update :v
Balasan Review :
• aulshi : kenapa gan, aneh ya? :v
• yogakelana771 : nihh dah lanjut.
• guest : lumayan apa gan u,u
• KING.GAPra : Thanks dah mau review, ni dah lanjut :v
• TEGAR - KUN : baru kepikiran buat lanjut soalnya, ahh klo itu tergantung we sibuk nggaknya gan. Thanks dah review.
• Fi.BijiBapakKauPecah : Juubi hmm ntahlah :v nehh dah lanjut bapack #SalamBijiLovers u,u
• nanairo : iya nihh, siapp thanks dah mau review u,u
• Fi.ShinGorilla : gimana pak caranya, kasih tau dong. Gajah teros yg dicarii u,u
• Natha Scarlet : wahh klo itu tergantung RL, tpi klo untuk ramaikan FI siaplhhh :v
• crashing1909 : ahh klo itu masih rahasia, besok bakal ada flashbacknya kok tunggu aja, thanks udah mau review u,u
Dahhh gitu aja balasan dari we, dann see you next chap...
