I Chanbaek You 2018 - Songfict Event Present
.
Good Boy
By 23112311
Lagu yang dipilih: Im Different
Chanyeol x Baekhyun
.
Disclaimer:
Hak cipta fanfic milik author yang sebenarnya. Kami, ICU, selaku penyelenggara hanya menyediakan wadah bagi para author Chanbaek kita untuk mempublish ceritanya!
Happy Reading!
.
.
Bunga-bunga sakura berguguran, sekilas terlihat seperti salju. Indah. Kelopak-kelopaknya yang berserakan dijalan terinjak oleh ratusan pasang kaki. Kemudian, terlihat seorang gadis dengan rambut panjang berwarna pink meloncat-loncat menghindari kelopak bunga yang berserakan itu. Kakinya yang melompat-lompat dengan gerakan lucu itu tanpa sengaja menginjak sebuah batu yang berukuran sedang yang membuat ia jatuh.
Raut wajahnya meringis kesakitan, menyentuh lututnya untuk melihat luka goresan yang cukup parah. Sakit bukan main ia rasakan, kemudian mata menangis bibir sesegukan.
"Kamu ini cengeng sekali." seorang pria jangkung membantu gadis itu berdiri untuk kemudian ia dudukkan dibangku taman dan mengobati lukanya.
"Ini sakit, yeollie." Si gadis menjawab masih dengn sesegukan.
"Pria itu harus kuat, lagipula apa-apaan cara berjalanmu tadi sangat tidak keren. Dan bukankah sudah kubilang, JANGAN BERDANDAN SEPERTI PEREMPUAN BYUN BAEKHYUN." Si pria jangkung berteriak padaa akhir kalimatnya. Hal itu begitu mengejutkan untuk si gadis cantik yang ternyata seorang lelaki tersebut. Hampir saja ia kembali menangis, namun dengan cepat digagalkan oleh pria jangkung yang ia panggil yeollie itu.
Setelah selesai mengobati luka Baekhyun, Chanyeol segera beranjak,
"Ayo, kita pergi." Ajak Chanyeol.
"Hm, tapi gendong Chan." Jawab Baekhyun.
"Ck, merepotkan."
Chanyeol pun segera mengambil posisi untuk menggendong Baekhyun. Setelah memastikan Baekhyun nyaman dengan posisinya, Chanyeol pun segera berjalan untuk kembali ke rumah bersama Baekhyun.
"Chanyeol, kamu dengar? Orang-orang mengatakan kita adalah pasangan yang serasi." Baekhyun yang terus bicara tidak Chanyeol hiraukan.
"Chanyeol~" Baekhyun yang kesal karena tidak ditanggapi pada akhirnya hanya bisa mengerucutkan bibirnya lucu.
Tidak patah semangat, Baekhyun kembali memulai percakapan,
"Chan~, manga barumu kan akan dijadikan serial anime bagaimana jika aku menjadi pengisi suaranya? Teman kerjaku bilang aku cocok mengambil peran tokoh utama prianya." Baekhyun berucap panjang lebar.
"Hm, tidak. Aku tidak mengizinkanmu mengambil peran sebagai pengisi suara tokohku." Chanyeol akhirnya menjawab dengan jeda cukup lama.
"Kenapa? Aku juga menyukai tokohnya, cerita mangamu juga menarik." Baekhyun tidak terima atas jawaban Chanyeol.
"Ada beberapa adegan dewasa didalamnya, memangnya kamu tidak tahu?" kukuh Chanyeol tidak mengizinkan Baekhyun.
"Akun tahu, memangnya kenapa? Aku kan juga pernah mengambil peran yang dewasa meskipun aku mengisi suara perempuan." Jawab Baekhyun.
"Pokoknya aku tidak mau kamu mengambil peran itu." Kukuh Chanyeol lagi.
"Cih, Chanyeol pelit." Kesal Baekhyun.
What I need is just part of your life
Saat itu malam dimusim salju yang dingin, sunyi malam menambah hawa dingin. Terlihat dua orang pria berjalan di trotoar. Satu pria terlihat berjalan dengan sempoyongan, sedangkan pria lain terlihat membantu pria itu berjalan.
Hingga kemudian mereka masuk kedalam sebuah rumah, dan beberapa lama kemudian si pria yang menuntun temannya yang sempoyongan itu keluar dari rumah itu sambil menangis, juga berjalan dengan sedikit terseok-seok.
You don't know me
Satu bulan setelah peristiwa ditaman itu, Baekhyun dan Chanyeol dihadapkan pada sebuah meeting untuk membahas mengenai sebuah manga yang akan dijadikan serial anime.
Pada akhirnya, sesuai dengan yang Baekhyun inginkan ia menjadi pengisi suara dari tokoh utama pria tersebut.
Setelah meeting selesai, mereka memutuskan untuk makan malam bersama di sebuah restoran. Namun, Chanyeol menolak untuk ikut dan mengatakan ada suatu hal yang harus ia lakukan bersama Baekhyun.
Baekhyun yang bingung hanya mengikutu kemauan Chanyeol saja.
Pada akhirnya ternyata Chanyeol membawa Baekhyun kerumahnya. Dengan pikiran bertanya-tanya, Baekhyun masuk kedalam rumah itu hingga Chanyeol membawa Baekhyun kedalam kamarnya.
"Apa yang ingin kamu bicarakan Chan?" tanya Baekhyun.
"Baek, katakan apa yang terjadi saat musim salju tahun kemarin padaku? Yang membawaku pulang kerumah itu kamu kan?" Chanyeol berucap dengan nada rendah.
Baekhyun sedikit banyaknya terkejut atas pertanyaan Chanyeol. Pikirannya kembali menjelajah pada hari dimana kejadian itu terjadi.
"Ya, aku yang mengantarmu pulang. Me..memangnya apa yang terjadi? Tidak ter..jadi apa-apa kok." Jawab baekhyun sedikit terbata.
Kenapa Chanyeol bertanya mengenai hal ini? Dia tidak mengingatnya kan? Iya kan?
"Baek, temanmu Kyungsoo beberapa waktu terakhir selalu bercerita padaku bahwa kamu selalu menangis setiap malam sejak hari diterimanya kamu bekerja. Dia selaku berkata karena hari itu kamu mulai suka bercosplay dan menerima dirimu dikatai cantik." Jelas Chanyeol panjang lebar.
Baekhyun terkejut. Bagaimana bisa Kyungsoo menceritakan hal ini pada Chanyeol? Baekhyub ingin marah, menangis juga tertawa. Dia merasa campur aduk.
Aku muak.
Hingga tanpa sadar air mata turun melewati pipi gembik Baekhyun. Chanyeol terkejut melihat hal itu. Pikirannya langsung yakin bahwa hari itu benar terjadi sesuaty yang buruk.
"Baek, ceritakan." desak Chanyeol.
"Uh, apa maksudmu? Tidak terjadi apapun saat itu." Kukuh Baekhyun tidak ingin bercerita.
"Baek, jangan membuatku marah. Hanya ceritakan!" Chanyeol tidak terima.
Sialan.
"Hiks..s..saat itu, ki..kita melakukan i..tu. Kamu me..maksaku un..tuk melakukan itu. Ka..mu bilang aku harus menja..di gadismu." Dengan terbata Baekhyun menceritakannya.
"Gadisku, jadilah gadisku Baek. Kamu sungguh cantik. Andaikan kamu seorang wanita, aku akan menjadikanmu milikku."
Chanyeol mengingatnya. Dia terkejut. Setahunya itu adalah mimpi.
"Ku ki..ra itu mimpi. Baek, sungguh aku minta maaf. Saat itu kamu tidak ada dimanapun jadi ku kira itu mimpi. Aku sungguh minta maaf Baek." Sesal Chanyeol.
Sekarang Chanyeol mengerti alasan Baekhyun sering berdandan seperti perempuan, itu karena perkataannya. Apakah itu berarti Baekhyun menyukainya?
"Baek, aku tahu ini bukan saat yang tepat mengatakan ini. Maafkan aku tapi, would you be mine?" Chanyeol yakin dengan pemikirannya jika Baekhyun menyukainya.
"Chan? Tapi, aku bukanlah seorang perempuan. Ke..kenapa?" Baekhyun terkejut akan pernyataan Chanyeol.
"Kenapa? Karena aku menyukaimu seja kita berada pada jenjang SMU. Hanya saja saat itu pikiranku belumlah matang, sehingga aku mengingkari perasaanku ini padamu." Jelas Chanyeol.
Chanyeol menyukaiku?
"Jadi?" tanya Chanyeol.
"Chan, aku minta maaf atas kelakuanku selama ini juga keegoisanku selama ini. Yes, I let you call me yours." Jawab Baekhyun yakin.
Go with me until the end
Kisahku tidaklah serumit drama-drama picisan, rasa sakitku masihlah bisa aku terima. Cintaku masihlah tetap sama.
Kisahku tidaklah semenyenangkan alur novel. Namun, aku bersyukur pada akhirnya kami memiliki akhir bahagia seperti pada fiksi picisan itu.
Me and You
Ku tatap matanya yang berkilau, ku tangkup wajah mungilnya dengan telapak tanganku yang besar. Kuangkat sedikit wajahnya yang bersemu. Kemudian ku kecup keningnya dengan sayang.
"I love you, Park Baekhyun."
"I love you too, Park Chanyeol."
.
.
.
The End
Hello good people! Ayo support author kita dengan dukungan-dukungan kalian lewat kolom review! Kalau berkenan, kalian bisa meninggalkan review sesuai dengan chapter yang ingin kalian apresiasi ^^
Thankyou! Salam Chanbaek Is Real!
