Pairing : [Naruto NxRias G, Hinata H]
Rate : K
Genre : Romance, Drama
Disclaimer :
Naruto Masashi Kishimoto
Warning : Kalau tidak suka tidak usah baca dan maaf kalau saya salah karena saya baru pertama kali buat fic
Summary : Naruto pergi dari kota Konoha menuju kota Kuoh untuk melupakan masa lalunya berupa Cinta kepada Hinata
.
.
.
Chapter 2
Hari Minggu Pukul 06.30 pagi
Dimansion milik keluarga Hyuuga
Kini terlihat seorang Gadis cantik bermata ungu seperti bunga lavender berambut Hitam kebiruan, sedang meringkuk di kamarnya yang megah sambil menatap sebuah bingkai foto, difoto itu juga terlihatlah seorang pria sekitar 17 tahun sedang memeluk seorang Gadis Cantik bermata lavender atau dirinya
"Hinata?" Tanya seseorang berambut coklat kepanjangan dan bermata lavender sama sepertinya
"Ada apa Neji-nii?" Tanya Hinata kepada sepupunya
"Kau masih memikirkannya yah?"
"Iya, Gara-gara aku dia langsung pergi menghilang"
"Sudahlah Hinata, mungkin dia memerlukan waktu untuk menenangkan dirinya"
"Aku tahu Neji-nii, Dulu dia dijauhi semua orang di sekolahnya termasuk diriku dikarenakan dia siswa yang miskin dan tidak punya orang tua, oleh sebab itulah dia dijauhi. Tapi kenapa dia pergi begitu saja, saat aku mencintainya" Ucap Hinata sambil mengalirkan air mata
"Itu salahmu sendiri Hinata, saat kau membuat perjanjian dengan temanmu untuk membuat dia jatuh hati padamu, dia pasti sangat kecewa. kau juga sama Hinata, sering membullynya kan. Saat dia mulai jatuh hati padamu, kau malah mengejeknya dengan temanmu dibelakangnya. dan saat dia mengetahuinya dia langsung pergi" Ucap Neji sedikit kecewa kepada Hinata yang mempermainkan hati seseorang
Setelah mengatakan itu Neji pun pergi dari kamar Hinata dan meninggalkan Hinata dikamarnya
Setelah itu Hinata teringat masa lalu
Flashback
Disebuah bangku taman Sekolah Konoha High School, terlihat Seorang pria berambut pirang jabrik dan seorang gadis berambut hitam kebiruan sedang duduk bersamaan.
"Ada apa kau memanggilku kemari Naruto-kun?" Tanya Gadis berambut hitam kebiruan
"Hinata, Aku mencintaimu. Aku tahu, aku mungkin orang yang keseratus yang mengatakan ini kepadamu. Tapi jujur dari lubuk hatiku bahwa aku mencintaimu" Ucap Naruto mengutarakan hatinya kepada Hinata
Deg deg deg
Jantung Hinata berpacu lebih cepat dari biasanya, dan seperti ada ribuan kupu-kupu berterbangan dihatinya. entah apa yang Hinata rasakan tapi ini membuatnya merasakan arti dari Cinta
"Be-benarkah Naruto-kun?" Ucap Hinata tergagap pasalnya baru pertama kali ini Hinata merasakan sesuatu yang membuat jantung nya berdebar
"Benar Hinata, Aku tulus mencintaimu" Ucap Naruto tersenyum, senyum yang membuat orang merasa nyaman dan itulah yang dirasakan Hinata
"Aku juga mencintaimu Naruto-kun" Ucap Hinata tulus dari lubuk hatinya
"Apakah kau yakin Hinata, maksudku Aku ini miskin dan tidak punya apapun"
"Tentu saja aku yakin Naruto-kun, saat kau mengungkapkan isi hatimu kepadaku, entah kenapa jantungku berdetak lebih cepat dari yang seharusnya dan seperti ada ribuan kupu-kupu terbang di hatiku. Dan kini aku tahu bahwa aku juga mencintaimu" Ucap Hinata mengungkapkan isi hatinya
Naruto yang mendengarkan itu langsung bahagia. Naruto pikir dirinya akan ditolak mentah-mentah. dan setelah ini Naruto pasti merayakannya bersama satu temannya
"Kalau begitu terima kasih Hinata. Ehhh tunggu dulu Hinata aku akan membawakan sesuatu untukmu" Ucap Naruto
Naruto langsung pergi ke kelasnya untuk mengambil sesuatu dan meninggalkan Hinata sendirian. Hinata yang sendiri dia langsung melihat ke atas dan banyak sekali awan yang indah untuk menghiasi langit
"Hey Hinata" Panggil seorang gadis berambut pink
"Ehh Sakura, ada apa memanggilku?" Ucap Hinata kepada teman sekelasnya
"Aku dengar kau dekat sekali dengan si miskin itu. Apakah kau berpacaran?" Ucap Sakura sambil mengejek Naruto
"Tentu saja tidak, mana mau aku berpacaran dengannya. kalau Iyah itu juga berjanjianku denganmu. dan mana mungkin aku mau dekat dengannya" Ucap Hinata berbohong karena gengsinya yang sangat besar
"Hahaha mana mau ada orang yang dekat dengan nya bukan" Ucap Sakura sambil tertawa
"Kau benar Hahaha" Ucap Hinata ikut tertawa
Tak
Suara barang jatuh. Hinata dan Sakura yang mendengar itu langsung membalikan badan mereka masing-masing
Jdeerrrr
Hinata bagaikan tersambar petir saat tahu didepannya ada Naruto yang mendengarkan pembicaraan nya dengan Sakura.
"Naruto-kun" Ucap Hinata terlihat dari ucapannya dia menyesal telah mengatakan itu.
Hinata mulai maju satu langkah tapi Naruto mundur dua langkah dan Naruto mulai berlari menjauh dari Hinata, Hinata berusaha mengejarnya tapi lari Naruto lebih cepat darinya.
"NARUTO" Teriak Hinata saat dia tidak kuat lagi berlari dia terduduk dan menangisi kebodohannya
"hiks Aku hiks bodoh bodoh bodoh hiks" Ucap Hinata sambil menjambak rambutnya sendiri
.
Ke esokan harinya
Hinata kini mulai memasuki sekolahnya, dia berniat mau meminta maaf kepada Naruto dan mau memperbaiki hubungannya dengan Naruto. saat memasuki kelasnya dia tidak menemukan Naruto dibangkunya dan hanya ada tas Naruto yang ditinggalkannya kemarin
teng teng teng
Bel suara masuk berbunyi, semua siswa dan siswi mulai memasuki kelasnya masing-masing.
tapi tap tap
Suara langkah seseorang berbunyi. Hinata berharap bahwa itu suara langkah Naruto yang akan datang ke kelasnya. tenyata harapannya pupus saat seorang Guru masuk kekelasnya
"Selamat Pagi" Ucap Sensei itu dan dibalas langsung oleh semua murid yang akan diajarnya
"Sensei mempunyai dua kabar, yang pertama ulangan Matematika akan dilaksanakan sekarang" Ucap Sensei memberitahu kabar itu dan kabar itu sukses membuat hampir semua murid tidak bersemangat
"Dan yang kedua teman kalian Naruto pindah sekolah"
"Tidak mungkin" Ucap Hinata tidak percaya
Flashback OFF
Sejak saat itu Hinata mulai mencari Naruto kemana-mana. Dia juga sempat bertanya kepada guru yang memberikan informasi itu dan guru itu hanya menjawab "Maaf Hinata, Naruto bilang tidak boleh ada siapapun yang mengetahui keberadaanya" tapi Hinata belum menyerah dia terus berusaha membujuk guru itu agar memberitahunya tapi hanya dijawab gelengan dari guru itu
"Maafkan aku Naruto-kun" Ucap Hinata mulai mengalirkan air mata sambil menatap foto Naruto bersama dirinya. foto itu adalah barang yang saat itu akan Naruto berikan kepada Hinata. Dan Hinata memungutnya saat ditemukan di tong sampah
.
Pukul 07.00 Pagi
Dirumah Naruto
Hari ini adalah hari libur dimana seseorang mengunakannya untuk berlibur, berpacaran di taman dan sebagainya
Kini terlihat Naruto sedang membukakan lemari es dan mencari persediaan makanannya ternyata hanya ramen instan yang tersedia.
"Baru kali ini aku bosan memakan ramen. ahhh mungkin aku akan keluar untuk mencari makan" Ucap Naruto sambil berjalan keluar rumah
Saat ini Naruto berpakaian kaos putih dilapisi Jaket hitam merah dan pakai celana Jean dan sepatu sekolah.
Saat sudah diluar Naruto mulai mencari kedai makanan. dan dijalan Naruto menemukan tiga orang absrud yang sedang membawa keresek yang didalamnya sebuah DVD.
"Hoi Naruto" Panggi seseorang dari salah satu dari tiga orang itu dan tenyata tiga orang itu adalah Issei dan dua orang mesum lainnya
"ohh Issei" Ucap Naruto aga malas
"Kau mau kemana?"
"Aku mau ke tempat makan"
"Setelah itu?"
"Aku pulang"
"Bagaimana setelah makan kau kerumahku untuk menonton DVD yang ku bawa ini" Ajak Issei
"Aku rasa aku tidak bisa" Ucap Naruto
Sebenarnya Naruto tahu bahwa Issei dan dua orang absrud ini mengajaknya untuk menonton DVD porno
"Ayolah Naruto, ini keluaran terbaru loh" Rayu Issei
"Maaf Issei, lebih baik aku dilempari kotoran dari pada menonton DVD absrud itu"
"Kau yakin tidak mau menontonnya?" tanya Issei memastikan
"Aku yakin"
"Apakah kau yakin sekali?"
"Iyah"
"Kau yakin yakin sekali?"
"Aku yakin yakin sekali Issei"
"Apakah Kau benar-benar yakin yakin Sekali?"
"Cukup Issei kurasa kau kebanyakan nonton si kotak kuning itu dan aku tegaskan bahwa aku tidak mau menonton DVD itu" Ucap Naruto langsung melangkah pergi dari tiga orang mesum itu dan tiga orang mesum itupun langsung pergi menonton DVD porno yang baru saja di belinya.
Kini Naruto menemukan sebuah cafe martabak dan memasukinya. lalu setelah itu Naruto memesannya saat sudah datang, Naruto langsung memakannya. setelah membayar Naruto langsung pergi ke taman dekat tengah kota dan langsung duduk disana.
"Hei kau" Panggil seseorang kepada Naruto tapi Naruto tetap diam saja, Naruto berfikir bahwa orang itu bukan memanggil dirinya melainkan orang lain.
"Hei kau kuning" Panggil orang itu lagi, dan Naruto langsung memandang orang itu karena cuman dia yang berambut kuning ditaman ini
Saat Naruto melihat ternyata yang memanggilnya adalah gadis berambut merah yang memukulnya waktu itu. dia sedang duduk sendirian di bangku taman
"Aku?" Tanya Naruto memastikan
"Yah kau, siapa lagi!" Kesal gadis itu
Naruto pun langsung mendekatinya
"Ano a-ada apa se-senpai?" Tanya Naruto gugup pasalnya dia takut dipukuli lagi oleh gadis ganas didepannya ini
"Duduk" Ucapnya atau lebih tepatnya perintah
Naruto pun menurutinya dan duduk tepat disampingnya
"Apakah jam 8 malam kau punya waktu luang?" Ucap gadis berambut merah tiba-tiba
"Ehhhh"
Naruto kaget, memang siapa yang tidak kaget saat seseorang mengajakmu seperti itu
"Aku bertanya" Ucap Gadis itu
"Ano aku aku"
Cuman kata itu yang diucapkan Naruto karena dia masih trauma. dan Naruto berfikir bahwa kenapa senpainya itu mengajaknya apakah dia mau membunuhku, itulah isi pikiran Naruto
"Kau berani menolak ajakan ku!" Ucap nya seolah mengancam
"Ti-tidak, yah aku mau aku mau" Ucap Naruto agar bisa menenangkan gadis ganas didepannya sampingnya ini
"Namaku Rias Gremory"
"ehhh"
Naruto kaget saat gadis didepannya ini memperkenalkan namanya
"Saat seseorang memperkenalkan namanya, kau juga harus memperkenalkan namamu" Ucapnya seolah menceramahi
"Namaku Namikaze Naruto"
"Dan Naruto temui aku di bar dekat jalan A jam 8 Malam ini, kalau sampai kau tidak datang akan ku patahkan penismu itu"
setelah mengatakan itu Rias pun langsung pergi dari tempat itu
Naruto yang mendengar itu langsung mematung. dia berharap agar dia tidak di apa-apakan oleh Rias sang TWO GREAT ONEE-SAMA
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
