halo readers :)
ngga nyangka banyak yang baca, hikshiks terharuuu T,T
karena lumayan banyak yang baca malah jadi malu bikin ff rating M (T3T) mungkin satu dua kata yang kurang senonoh bakal muncul
makasih saran, kritik, dan semangatnya para sunbaenim. thank you so much
iya nih masalah bahasa masih banyak yang harus dipelajari. aku coba baku yang EYD yaa...
salam,
exo+kris+luhan lover (semoga ngga ada ++ yang lain)
rate: T
DL?DR! BL
chapter 2 hadir !
diawal chap 2 ini agak-agak sinetron ceritanya, yaa maklum lah chanyeol kan drama king. wkwkwk
exo & kris & luhan lover mempersembahkan
.
.
LOVE IN YOU KRISYEOL
#
KRIIING KRIIING
bel tanda istirahat terdengar, dengan langkah ringan kris meninggalkan kelasnya dan mengabaikan para gadis yang mengajaknya untuk makan atau sekedar ngobrol. "sorry, lain kali yah. ada urusan penting" meskipun aslinya cuek dan dingin, kris tetap menghargai usaha orang lain. pikirannya sudah dipenuhi oleh seorang lelaki manis dan imut yang sedang ngambek.
sesampainya di pintu, kris dikagetkan dengan kehadiran kekasih tercintanya yang masih cemberut seperti tadi pagi. tapi kris tetap pasang pose stay cool.
"yeol, kenapa kesini?" dengan nada yang cool mendekati cold.
pertanyaan kris sukses bikin chanyeol makin kesal, padahal chanyeol sudah mencoba mengalah. dia cuma bisa memandang nanar penuh luka pada kris.
"maksudku kita sudah janjian ketemu di tempat biasa. ini kelasku, bukan tempat biasa" jelas kris terburu-buru.
"jangan banyak alasan. kau takut kan orang-orang tahu kalau kita pacaran? kau tidak mau dibilang homo kan?" mata chanyeol berkaca-kaca menahan tangis.
kris tertohok dengan ucapan chanyeol. mereka memang backstreet, yang tahu hubungan mereka cuma teman dekat saja. jujur mereka belum siap dicibir masyarakat -dalam kasus ini lingkungan sekolah- terutama kris.
kris tersadar dari lamunannya ketika chanyeol sudah berjalan jauh. dia cuma bisa membuang napas panjang dan menyibakkan poni rambutnya dengan jari-jarinya. bukan saatnya untuk memasang pose cool. kris mengejar cintanya dengan setengah berlari.
"yeolli!"
kris berhasil mengejar lalu memeluk chanyeol dari belakang. hanya itu yang bisa kris lakukan agar chanyeol tidak menghindarinya lagi.
kris memutar tubuh chanyeol supaya dapat melihat wajah kekasihnya itu. matanya membesar melihat wajah chanyeol yang berantakan. mata dan hidung memerah, pipi basah oleh airmata yang masih mengalir. chanyeol masih menghindari untuk menatap kris.
dengan lembut kris menangkup wajah chanyeol, dan membelai pipinya dengan ibu jarinya untuk menghapus airmata di mata indah itu.
"maaf" chanyeol hanya mengangguk lemah. dia merasa tubuh dan hatinya sudah terlalu lemah akibat pertengkaran ini. tentu saja menurut pandangannya pribadi, dia tidak sadar kalau ini bukan pertengkaran lebih tepatnya hanya chanyeol yang sedang mengambek.
"terima kasih. lihat aku" dengan perlahan chanyeol menuruti perintah kris. dari matanya yang membengkak chanyeol dapat melihat kris yang sedang tersenyum padanya, chanyeol pun membalas senyuman itu. lalu dengan kerinduan membuncah dan power yang full, chanyeol memeluk kris.
'what the! ugh, pacarku sangat macho' gumam kris dalam hati ketika terdengar bunyi 'krekk' seperti tulak retak dari rusuknya.
"okee... ke tempat biasa" kris tersenyum jahil menggoda chanyeol.
tempat biasa adalah halaman belakang gedung tua di sekolah mereka yang sudah tidak terpakai. di tempat yang telah direncanakan, kris langsung menarik yeol ke salah satu bilik toilet kosong dan mengunci pintunya.
"santai sedikit kris" chanyeol merajuk manja.
"hhehe sorry darling" lalu kris menuntun chanyeol agar duduk di pangkuannya. chanyeol pun menurut. kris langsung memeluk pinggang chanyeol dan memberi ciuman hangat. awalnya itu ciuman lembut namun perlahan semakin panas. chanyeol memeluk erat leher tengkuk kris.
mereka membuka mulut secara bersamaan dan lidah masing-masing saling mengecapi saliva lawan. dua-duanya mendominasi. inilah yang membuat mereka tidak bosan bercumbu, rasanya berbeda jika melakukannya dengan seorang gadis. yeah, tapi mereka juga tidak pernah melakukan ini dengan lelaki lain.
karena masih butuh nafas, chanyeol menarik lidahnya dari lilitan lidah kris. hanya 2 kali menghirup oksigen sedalam-dalamnya, dua lidah itu bertautan lagi. mereka memang good kisser pro.
"rasa mu tidak pernah berubah dan aku selalu suka " dengan nakal kris memandang chanyeol seakan itu isyarat untuk meminta izin melakukan hal yang jauh lebih intim.
"aku tidak bawa pengaman" kata chanyeol sambil memainkan kerah kemeja kris, padahal dia juga sudah gatal ingin membuka kancing-kancing baju kris.
"ayo lah, kita tidak butuh itu. berapa kali pun kita melakukan itu kau aman" tangan kris mulai menggoda tubuh chanyeol dengan menyusup masuk kedalam seragam. chanyeol hanya berdecih malas.
"tsk, bukan itu masalahnya. nanti berantakan, basah dimana-mana. kita masih di sekolah! sudah lah! sebentar lagi juga masuk"
kris cuma bisa menghela napas panjang sebagai tanda protes pada keputusan chanyeol, tapi kalau dipikir-pikir memang benar sih. lalu kris teringat sesuatu,
"oiyaa, pulang sekolah ke rumahku ya. ace bilang dia sangat merindukanmu. dan akhirnya 'anak' kedua kita lahir, ace punya adik. belum kuberi nama karena aku ingin kau sebagai ibunya yang memberinya nama" ucap kris semangat. tapi reaksi chanyeol malah sebaliknya, keningnya berkerut.
tuhan, kenapa engkau membiarkan makhluk sempurna seperti aku terperangkap dengan makhluk bodoh dan aneh? kuatkan dan tabahkan aku untuk menghadapi makhluk-mu bernama kris ini, tuhan.
heuhhh apa dia masih dapat mempertahankan wajah angkuh penuh wibawa itu jika kelakuan aslinya terbongkar. sungguh, aku ini benar-benar pacar pengertian yang selalu mengalah
lalu ia menggembungkan pipinya berharap semoga tingkah imutnya ini bisa membuat kris sedikit sembuh dari sakitnya.
"kau masih bermain dengan boneka alpaca itu?" tanya chanyeol malas, padahal terakhir kali chanyeol bertanya adalah kemarin sore. dia sangat bosan terus-terusan menanyakan hal yang sama pada kris. tapi kenapa kris tidak pernah bosan bermain dengan boneka. dan, what? sekarang boneka itu punya adik?
"namanya ace, dan dia anak kita" ucap kris tegas dengan tatapan tajam. oh gosh, entah nyonya wu ngidam apa saat hamil kris.
"dia bukan anak kita. dia hanya boneka kris. kau sudah terlalu tua untuk berimajinasi bermain rumah-rumahan. kau itu lelaki dewasa" ucap chanyeol dingin.
"kenapa kau tidak pernah bisa menyayangi ace? meski ibu pertama ace adalah lay, tapi itu masa lalu. masa lalu! sekarang kau lah ibu-nya. dia masih kecil, darling. dia tidak tahu apa-apa, dia begitu polos dan innocent. dia selalu bertanya padaku kenapa kau benci padanya? kenapa kau tidak pernah merawat dan menyayanginya? kau harus bisa menerima ace, ace anakku yang berarti juga anakmu. kau tahu? ace sangat senang ketika tahu dia punya adik, tapi disaat bersamaan wajahnya pun penuh kekhawatiran. bisa tebak apa itu?"
setelah memandang chanyeol yang langsung membuang muka, kris menjawab sendiri pertanyaannya.
"ace takut kau pilih kasih. ace sadar kau hanya manganggapnya anak tiri, sedangkan adiknya adalah anak kandungmu" suara kris melembut seakan benar-benar sedang merayu istri barunya untuk menerima anak dari istri pertamanya.
HELL! siapa sekarang yang menjadi drama king?!
ace adalah boneka alpaca pemberian lay yang sekarang berstatus mantan kris. awalnya chanyeol dan seisi sekolah bingung, setan apa yang merasuki lay meninggalkan siswa perfect seperti kris. namun setelah mengenal kris, chanyeol sangat mengerti kenapa lay bisa berpaling dari kris -kapten basket super tampan digilai semua orang yang dingin dan kaku tapi ternyata sangat freak, aneh, juga unik- dan memilih suho -boncel memang tapi normal, cerdas dan konglomerat-
chan yeol benar-benar pusing dan sakit kepala. saat awal pacaran dulu, dia memang ikut bersandiwara dalam permainan rumah-rumahan kris dan ace. di hari pertama pacaran, kris memperkenalkannya pada ace sebagai kekasih baru kris. dua minggu kemudian, kris mengatakan pada boneka itu bahwa chanyeol adalah ibu barunya dan sebulan setelah itu kris bilang chanyeol hamil. setahunya, tidak ada siswa sma yang bermain boneka dan rumah-rumahan. saat itu chanyeol merasa kalau kris itu lucu dan romantis.
dan sekarang? chanyeol rasanya ingin membenturkan kepala kris agar sel-sel syaraf otak kekasihnya berfungsi normal.
.
.
"... kenapa kau tidak pernah bisa menyayangi ace? meski ibu pertama ace adalah lay, tapi itu masa lalu. masa lalu! sekarang kau lah ibu-nya. dia masih kecil, darling. dia tidak tahu apa-apa, dia begitu polos dan innocent. dia selalu bertanya padaku kenapa kau benci padanya? kenapa kau tidak pernah merawat dan menyayanginya? kau harus bisa menerima ace, ace anakku yang berarti juga anakmu. kau tahu? ... disaat bersamaan wajahnya pun penuh kekhawatiran... ace sadar kau hanya manganggapnya anak tiri.."
ternyata percakapan krisyeol terdengar dengan jelas hingga keluar, mungkin karena suara mereka yang besar dan nge-bass. dan itu didengar atau mungkin terdengar oleh seseorang karena tidak sengaja lewat. parahnya dia hanya mendengar sebagian saja, karena dia langsung berlari dengan hati yang hancur.
orang itu adalah suho. wajahnya yang putih merona mendadak pucat pasi. lututnya yang solid lemas seketika. keringat dingin menguar dari tubuhnya.
suho hafal salah satu suara berat itu, itu suara kris si tiang listrik. lay nya, seorang gadis yang dia pikir polos dan pemalu ternyata memiliki hubungan sejauh itu dengan kris, bahkan sampai menghasilkan anak. ace, nama bocah itu ace..
ini kiamat, dunianya hancur...
tbc
disini lay itu cewek yah. genderswitch bahasa kerennya
