BABY SCANDAL
Chanyeol/Baekhyun
Genderswitch
.
"Baekhyun hamil. Dan Chanyeol berada dalam masalah besar."
Chapter 10
.
Berapa kalipun ia tidur, ketika bangun, masalah itu tidak pernah hilang. Dan tidak pernah ada jawaban tentang apa yang harus dilakukannya, hingga minggu-minggu berlalu. Membuat frustasi seorang Park Chanyeol. Di tambah, jadwalnya yang begitu padat tidak memungkinkannya untuk menemui Baekhyun, entah bagaimana ia merasa... melihat gadis itu berarti penting. Seolah, dengan melihat gadis itu saja, sebagian beban tak kasat mata yang memenuhinya dapat lenyap. Oke, katakanlah, ia merindukan gadis itu. Dan beberapa pesan singkat yang saling mereka kirim sebelum tidur benar-benar tidak cukup untuk mengatasi semua itu.
Sekarang ia punya dua masalah: skandal, dan perasaannya pada gadis itu.
"Ini tidak mungkin... Aku jadi sakit perut." Chanyeol mendengar Jongin yang berdiri tepat di sampingnya berbisik tidak percaya.
Biasanya, keadaan itu hanya menggoda Chanyeol untuk semakin memperparah keadaan salah satu anggota maknae line di grupnya, karena itu menyenangkan dan merupakan bagian dari hobinya: mengerjai para member. Tapi kali ini tidak bisa. Tidak sekarang. Tidak dengan skandal besar yang mati-matian ia sembunyikan. Karena ia sendiri menjadi sakit perut oleh keadaan. Rasanya ingin kabur.
Tamu mereka kali itu adalah tiga charismatic Jung yang bercahaya sepanjang hari: Jung Yonghwa dari CNBlue, penyanyi solo dan anggota grup wanita legendaris, Jessica Jung, dan adiknya Krystal Jung dari grup f(x). Dua wanita cantik dan satu pria tampan, dan sialnya salah satu di antara mereka adalah seseorang yang kehadirannya dalam radius lima puluh meter saja sanggup membuat perut seorang Kim Jongin bergolak hebat. Ya, gadis itu, mantannya, Krystal Jung.
"Krystal, dan Jongin, kalian sebelumnya sudah akrab, kan?"
Sejenak, suasana menegang ketika mereka memperkenalkan para tamu hari itu dan mengaitkannya pada Jongin. Buru-buru Jaesuk menyikut lengan Seunggi.
"Jadi hari ini kita kedatangan keluarga Jung ya," ujarnya ceria sambil mengarahkan tatap kemudian pada satu-satunya tamu pria di hari itu. "Kau ini margamu juga Jung, apa kau kakak tertua mereka?"
"Oh, bukan," Yonghwa tersenyum, menampilkan gigi gingsul yang sudah menjadi brand-nya. "Aku adalah ayah mereka!"
Ada tawa dan kekehan yang pecah oleh kelakar Yonghwa, dengan semangat, leader dari kelompok beranggotakan empat orang itu melanjutkan. "Jadi, kalau kalian ingin mendekati mereka, kalian harus meminta ijinku dulu."
"Apakah aku diijinkan?" Seunggi menggubris cepat.
"Apakah Yoona tidak cukup bagimu? Mau melirik temannya juga?"
Seketika Seunggi tertohok dan semua orang tertawa.
"Hari ini kita mendapat tema yang sangat menarik, Seunggi, semuanya." Ada jeda yang diciptakan pria setengah baya, pembawa acara favorit semua orang itu ketika ia mengedarkan pandang pada setiap mata, meninggalkan rasa penasaran di udara. "Kalian pernah mendengar tentang We Got Married? Atau Speed Dating?"
"Nah!" Seunggi menyentak tiba-tiba. "Tema kita hari ini adalah... Speed Marriage! Yang merupakan perpaduan dari keduanya. Untuk itu, Jaesuk hyung akan menjabarkan,"
Dan bla bla bla bla bla bla. Jaesuk memulai penjelasan panjangnya, yang sesekali diinterupsi oleh beberapa orang, atau beberapa sorakan. Seketika Chanyeol mengerti dengan sakit perut yang Jongin rasakan.
Setiap kelompok telah mendapat satu tambahan anggota, tim biru bersama Krystal, tim kuning bersama Jessica, dan Yonghwa bersama timnya, tim merah. Setelah Zitao yang harus absen kali itu karena sakit—ia menderita demam sejak sore kemarin setelah kembali dari mengikuti acara sebuah produk kecantikan yang mensponsori mereka di Jepang, Kris dan Jongin sampai menemaninya semalaman—semuanya pas. Satu tim membentuk dua pasangan. Pasangan. Ya, kali ini adalah permainan pasangan. Kris dengan Junmyeon, Lay dengan Krystal, Luhan dengan Sehun, Jessica dengan Jongin. Dan tentu saja, takdir harus berkomplot. Ia harus berpasangan dengan... Baekhyun. Dengan Byun Baekhyun.
"Tema kali ini romantis sekali, ya, Hyung?" komentar Seunggi. "Aktifitas pasangan pengantin baru di Home Sweet Home."
"Apa maksudmu dengan aktifitas pasangan pengantin baru, Seunggi-ya? Itu tidak usah dipertanyakan lagi."
Beberapa saat, mereka tenggelam dalam tawa, tentu saja, hanya mereka yang paham maksud Jaesuk.
Dalam permainan pertama, setiap pasangan akan memilih secara acak sebuah kertas berisi sebuah misi permainan untuk mereka jalankan. Jika mereka berhasil, maka pasangan itu akan masuk ke ronde kedua, dan jika kalah mereka tersingkir. Tim yang kedua pasangannya sudah kalah, otomatis tereliminasi dari permainan. Dan sebagai pembuka, adalah Kris-Junmyeon yang mendapat misi 'Olahraga Pasangan di Pagi Hari'. Olahraga ini mengharuskan Kris menggendong Junmyeon sambil berdiri dan berjongkok sebanyak tiga puluh kali dalam satu menit sambil mengucapkan 'Saranghae' setiap ia berdiri. Dan, seperti keajaiban, Kris berhasil i percobaan pertama, hal yang, menurut Sixey, mustahil Jongin dapat lakukan—dan pria yang disebut lalu mengamuk. Ia bahkan menutupnya dengan manis, mengatakan 'Saranghae, Myeonnie'. Yang tentu saja, membuat semua orang kerusuhan.
Pasangan selanjutnya adalah Yonghwa dan Kyungsoo. Mereka mendapat misi 'Saling Membersihkan Pasangan'. Dalam waktu satu menit, pasangan ini harus sudah saling membersihkan muka pasangannya, mencuci rambutnya, menggosokkan gigi, dan Yonghwa juga diharuskan menganyam rambut Kyungsoo sebagai penutup. Mereka gagal setelah Yonghwa tidak berhasil menyelesaikan anyamannya tepat waktu.
Yang berikutnya adalah Jongin dan Jessica. Merupakan teman yang cukup dekat dalam kehidupan sehari-hari, pekerjaan dua orang itu hanya bertengkar semenjak terpilih menjadi partner. Mereka mendapat 'Suapan Pasangan' yaitu saling menyuapi sepiring penuh makanan super pedas dan harus menghabiskannya dalam waktu satu menit. Mereka saling menyuapi dengan cara paling tidak romantis yang pernah ada. Berkali-kali Jessica nyaris menyuapi Jongin di hidungnya, membuat pria itu belepotan hingga tidak bosan berteriak 'berhati-hatilah!". Namun pada akhirnya, mereka gagal karena tidak sempat menghabiskan suapan terakhir saat tanda waktu habis berbunyi dan harus berlarian ke kamar mandi karena...
"WAJAHKU PANAS SEKALI!" Jongin berteriak dari kamar mandi.
Dan sekarang, sekarang adalah gilirannya. Ia dan Baekhyun. Jantungnya langsung mencelos setelah membuka amplop yang telah ia pilih. 'Pepero Kiss, permainan yang terkenal yang melibatkan biskuit panjang yang akan digigit pasangan dari ujung ke ujung itu. Lalu memakannya pelan-pelan hingga menyisakan remah kecil, dengan catatan tidak boleh menggunakan tangan. Hanya dengan mengetahui ia harus menjalankan misi itu sudah membuat Chanyeol merona hebat. Ini hampir seperti melakukan adegan ciuman.
"Yak! Kenapa mukamu merah sekali, Chanyeol-ah. Cepat lakukan saja," dorong Lay penuh semangat.
"Woaa wajahmu benar-benar memerah!" Kris menimpali dengan riang gembira.
"YAK! SIAPA YANG MEMERAH!" Kali ini Chanyeol menyahut, dengan semangat, tapi tidak riang gembira.
Di hadapannya, Baekhyun nyaris sama merahnya. Gadis itu tersenyum malu-malu dan perlu begitu banyak tenaga bagi Chanyeol agar tidak kehilangan kontrol diri. Benar-benar imut!
Setelah sekian waktu yang terus ia ulur-ulur, Chanyeol akhirnya menghela napas panjang dan menyiapkan diri. Ia memberikan ujung biskuit yang berlumur cokelat itu pada Baekhyun, membiarkan gadis itu menggigitnya lebih dulu. Mereka menggigitnya pelan-pelan, nyaris tidak bergerak. Wajahnya menjadi terlalu merah ketika jarak mereka semakin dekat. Hasilnya, ia melepaskan gigitannya dan biskuit masih tersisa cukup panjang. Sementara mereka harus menyisakan paling sedikit satu senti meter dalam waktu satu menit.
"Aissh. Masih ada waktu Chanyeol-ah, coba lagi, cepat!" Tidak peduli Chanyeol bukan lagi rekan satu timnnya, Lay tetap menjadi orang paling bersemangat sebagai pendukung Chanyeol.
Chanyeol mengambil lagi batang kedua. Mungkin, ini kesempatan terakhirnya sebelum waktu habis. Ia harus bisa melakukannya.
Haruskah ia memejamkan mata? Karena melihat wajah itu, melihat figur itu, akan selalu memecahkan konsentrasinya. Mata bulat itu, kelopak mata itu, hidung itu, pipi itu, dan terutama bibir itu... ia tidak bisa berada di dekat-dekat mereka tanpa merasa tersedak.
Baiklah, ia mencoba berkonsentrasi pada biskuit saja. Namun kilas pikiran lain memenuhi otaknya kembali.
Ini tentang gadis yang berdiri di sebelah Baekhyun, Kyungsoo. Pembicaraan mereka sebelumnya, saat gadis itu mendatangi gedung SM demi menemuinya, dan apa yang ia sampaikan. Ia tidak mungkin melupakannya. Menambah kuota masalah di kepalanya.
[Flashback]
"Oppa!"
Chanyeol menoleh setelah sebelumnya celingukan di lobi, segera menemukan gadis itu tengah melambai padanya. Gadis yang setengah jam lalu mengiriminya pesan (dan Chanyeol tidak punya ide darimana gadis itu mendapatkan nomor ponselnya) untuk menanyakan keberadaannya. Ketika Chanyeol mengatakan ia ada di dekat gedung SM karena ada suatu urusan, gadis itu mengatakan bahwa ia akan segera datang.
"Kyungsoo-ssi, annyeong!" Chanyeol memberi satu anggukan selamat datang padanya. Yang dibalas gadis itu dengan anggukan yang sama.
"Omong-omong, ada apa kau kesini?"
"Aku ingin bicara padamu," kata gadis itu seraya menyodorkan sebuah bungkusan berisi dumpling.
"Tentang apa?" Chanyeol bertanya cukup lama setelahnya. Ketika itu, mereka sudah duduk di sudut kafe kecil di seberang gedung SM, jauh dari telinga orang-orang.
Kyungsoo menatapnya nyaris datar, dan tersenyum nyaris sama datarnya.
"Aku menyukaimu."
Rahang Chanyeol jatuh. Selama beberapa saat, ia tidak bisa mengatakan apa-apa atau melakukan apa-apa, selain menatap keheranan pada Kyungsoo. Apa yang ia dengar tadi? Sekalipun itu sunguh-sungguh, bukankah gadis ini terlalu langsung dan tiba-tiba?
"Ya?"
"Aku menyukaimu."
"Yah, apa kau terbentur?!" Chanyeol mengulurkan tangan, meraba kening gadis itu. Tidak panas. Dan ia yakin ini juga bukan mimpi. Tapi situasi macam ini... terlalu aneh.
"Sebenarnya apa yang kau inginkan?"
"Kau menyukai Baekhyun eonni, kan?"
Chanyeol tidak menjawab, ia tersedak udara.
"Aku melihat kau menyukainya. Tapi apapun itu, hentikanlah. Kau tahu kan skandal yang Eonni alami? Itu tidak main-main. Maksudku... kalau kau terus bersikap diam-diam perhatian padanya dan mengiringinya dengan matamu kemanapun, orang-orang juga akan menyadarinya dan melibatkanmu dalam skandal Eonni. Sekarang mereka sudah mulai berpikir begitu, dan... kau bisa membersihkan namamu dengan mulai menyukaiku."
"Apa?"
"Aku bisa membantumu. Kau akan keluar dari dugaan-dugaan tidak masuk akal itu. Kita bisa membuat skandal baru. Kau... mengerti maksudku?"
Chanyeol mengangguk, entah terlihat atau tidak. Karena tiba-tiba saja, ia merasa seperti tidak bisa berpikir. Seseorang menawarinya sebuah jalan keluar dari segala penyebab migrainnya selama ini sekarang, tapi konsekuensinya, itu membuat ia harus menyerahkan segala beban di pundak Baekhyun dan mengenang diri sebagai seolah pengecut berengsek seumur hidup.
Ia ingin sekali masalah ini selesai, atau tidak pernah ada sama sekali. Cara ini terasa tidak benar, tapi... mungkin itu satu-satunya jalan.
Chanyeol menghela napas dan membuka mata. Sedikit lagi. Biskuitnya, tinggal sedikit lagi jarak antara ia dan Baekhyun. Gadis itu terus memakannya pelan-pelan.
Chanyeol tahu maksudnya. Ia mencondongkan tubuh, mendekatkan wajahnya pada Kyungsoo, bermaksud mengecup gadis itu. Ada kamera yang gadis itu bawa, ia yakin. Dan mungkin... ini memang satu-satunya jalan...
Dan gerakannya berhenti begitu saja, dengan bibir keduanya yang hanya berjarak satu inchi.
"Tidak,"bisiknya.
Jika itu satu-satunya jalan, ia bahkan tidak boleh mengambilnya. Ia harus menemukan jalan keluar lain, dan membawa Baekhyun bersamanya. Gadis itu telah banyak menderita hanya untuknya, karena ia, Park berengsek Chanyeol.
Chanyeol menarik diri dan saat itulah ia melihat seseorang datang. Seorang laki-laki yang ia rasa pernah ia lihat.
"Kyungsoo! Aissh, kau kemana saja aku mencarimu!" serunya setengah frustasi.
Oh, Chanyeol mengingatnya sekarang. Dia Kim Jongdae, manager FSGarden. Ia cukup populer di internet karena di anggap tampan. Tampan? Tsk.
Ia segera menarik Kyungsoo dan membungkuk hormat sekilas pada Chanyeol.
"Kau melakukannya, huh?" tanyanya, menatap fokus apa Kyungsoo seolah Chanyeol hanya hiasan dinding. "Aku kan sudah bilang aku hanya bercanda, kau tidak perlu melakukannya."
"Oppa, apa yang kau—"
"Sudah kubilang kau tidak perlu serius melakukan 'dare' ini."
"Dare?" Chanyeol mengangkat alisnya, menarik perhatian Jongdae.
Pria itu mengangguk pada membungkuk pada Chanyeol. "Maafkan aku, ini salahku. Aku merasa seperti anak kecil sudah bermain Truth or Dare seperti itu. Maafkan anak ini juga," katanya.
Dan sebelum Kyungsoo dapat berkata apa-apa lebih lanjut, pra itu sudah menarik tangannya, menyeretnya pulang tanpa berpamitan pada Chanyeol. Pada Chanyeol yang menatap mereka tidak percaya. Tidak mungkin itu hanya permainan.
Baekhyun berusaha memiringkan kepalanya, agar memudahkan akses baginya untuk memakan biskuit itu. Namun, Chanyeol mencengkeram kedua pundaknya. Ia menggeleng tidak kentara.
Diamlah. Aku saja. Biar aku yang berusaha, katanya lewat tatapan mereka.
Dengan itu Baekhyun diam. Chanyeol lah yang bergerak, memiringkan kepalanya dan pelan-pelan menggigit biskuitnya. Ketika jarak mereka sudah begitu dekat, ia memindahkan tangannya ke belakang kepala gadis itu, menariknya mendekat, dan... membiarkan bibir mereka menyatu sampai remah terakhir jatuh ke lantai.
Ia hampir tidak peduli lagi dengan remah itu. Ia hanya ingin terperangkap dalam momen ini sedikit lebih lama lagi.
BERCIUMAN DI HOME SWEET HOME, CHANYEOL & BAEKHYUN MENAIKKAN RATING. APAKAH ITU SUNGGUHAN?
Selepas episode ke-5 variety show yang banyak digandrungi remaja dan para penggemar Sixey (Sexypie) maupun FSGarden (Gardenia), banyak komentar berdatangan dari para netizen. Kebanyakan membahas mengenai kissing scene yang dilakoni Sixey's Chanyeol dan FS Garden's Byun Baekhyun dalam permainan 'biskuit panjang' dalam episode bertema pasangan beberapa waktu lalu. Kebanyakan netizen berpendapat bahwa adegan itu tampak seperti nyata dan mereka melakukan ciuman sesungguhnya, yang mengagetkan para penggemar. Ada pula yang berpendapat bahwa itu hanya kebetulan. Pendapat lain mengatakan itu adalah acara yang diatur untuk membuat skandal dan menaikkan rating.
Seperti dilansir, rating acara itu menjadi peringkat nomor satu, mencapai hampir tiga puluh dua persen rating dalam episode tersebut. Tidak mengherankan, mengingat popularitas skandal kehamilan Byun Baekhyun yang masih menjadi pertanyaan banyak orang hingga saat ini, dan Park Chanyeol yang sepi dari gosip percintaan cenderung membuat penasaran publik.
Jadi, apakah itu sungguhan, kebetulan atau hanya untuk menaikkan rating? []
A/N: Salah! Seharusnya Jongdae dan Jongin tukeran peran, aku benar-benar lupa soal ini.
Seperti biasa, komen sebagai netizen hahaha. Dan review ceritanya juga okay? Thank you!
