Terlihat seorang namja sedang duduk sambil sesekali berdecih tak suka. Ia aalah Kim Jongin. Sungguh keadaan Jongin tak lebih dari seorang pengemis jalanan. Kaos yang terlihat lusuh,celana boxer,rambut acak-acakan … jangan fikir keadaan Jongin mirip dengan laki-laki keren yang ada di fanfiction. Karna keadaannya kini sungguh berantakan.
Berbagai umpatan telah ia rapalkan. Ia tak habis fikir dengan para fansnya sendiri.
"mereka mau mati,eoh?!"
"Jongin-ah" ujar seseorang dari arah belakang sofa ruang tenga,yang diduduki Jongin.
"hyungiieeee" manjanya. Jongin pun memeluk tubuh orang itu erat walaupun sandaran sofa menghalanginya.
"kau menjijikan" dengus orang itu.
"terima kasih pujiannya hyung!" bukannya menjauh,Jongin malah mengusakkan hidungnya di perut namja itu.
"kau gila Kim! Ada apa,eoh?" Tanya namja yang kini telah mendudukan dirinya di samping Jongin. Pelukan yang sempat terlepas itu pun kembali terjalin(?).
"apakah aku tak cocok dengan Chanyeol hyung?" ujarnya.
"memang tidak!"
"kau terlalu jujur hyung…"
"berhenti memanggilku Hyung,Jong."
"ne Kyungiieee-ah."
"kau sudah gila Jongin!"
"apakah kami memang tidak cocok ?" matanya kini menatap lurus tanpa melepaskan pelukannya.
"iya!"
"lalu,bagaimana dengan Baekhyun hyung?"
"mereka sangat cocok kurasa. Banyak sifat mereka yang sama. Mereka juga sangat dekat,apalagi mereka pernah satu kamar di dorm dan di hotel."
"apa kelebihan Baekhyun dari ku?" Tanya Jongin,matanya mulai berkaca-kaca sekarang.
"dia manis,kau jelek. Dia mancung,kau pesek. Ia putih,kau hitam. Dia mungil bagai puppy,kau sangar seperti beruang" sungguh Jongin ingin mengubur Kyungsoo ke dalam tanah sekaran. Sungguh Kyungsoo sekarang sangat mirip dengan seorang psikopat.
"kau jahat Soo…"
"yak… jangan pasang wajah jelekmu itu Jonginiee!"
"aku memang jelek!!" Jongin merajuk.
'baiklah…aku sudah putuskan!' lirihnya dalam hati.
Jongin pun memejamkan mata dan tidur di pelukan Kyungsoo.
"kasihan sekali kau Jongin."
A few days later
Jongin terus mendiamkan Chanyeol sejak hari itu. Sebenarnya ia ingin berbicara pada Chanyeol. Namun karena minggu ini mereka sibuk dengan konser di Seoul,mereka tidak dapat memiliki waktu untuk bersama.
Bukan hanya itu,semenjak hari pertama konser Chanyeol selalu menempel dengan Baekhyun,begitu pula sebaliknya.
Hari ini adalah hari terakhir konser mereka. Pemandangan yang sama di temukan Jongin. Ratusan banner bertuliskan ChanBaek berada di mana-mana. Apalagi Baekhyun dan Chanyeol selalu bersama. Mereka terus memamerkan kebersamaan mereka di depan para fans.
"baiklah aku harus menyelesaikannya hari ini."
"hyung mari berbicara sebentar…"bisik Jongin pada Chanyeol. Saat itu Chanyeol dan Baekhyun tengah bergandengan tangan.
Sontak saat Chanyeol menghampiri Jongin dan melepaskan tangannya dari Baekhyun,para ChanBaek shipper langsung berteriak tak rela. Jongin sedikit risih dengan itu,namun ia bertingkah seolah tak peduli.
"kau ingin berbicara apa?" Tanya Chanyeol.
"Chanyeol hyung…" aneh tak seprti biasanya Jongin memanggilnya seperti itu,biasanya Jongin akan lebih suka memanggilnya dengan 'Channie hyung atau Yeoliie Hyungiee' –pikir Chanyeol.
"mian hyung…mari kita akhiri saja hyung!" lirih Jongin.
"kkk~ berhenti bercanda Jonginnie…" ujarnya sambil mengusak rambut Jongin.
"aku tidak bercanda hyung. Aku ingin putus darimu." Jongin pun pergi meninggalkan Chanyeol.
@dorm
"makanlah Jong… kau bahkan belum makan dari semalam." Suho mencoba untuk membujuk Jongin untuk makan,karena semenjak kejadian semalam ia tidak makan. Bahkan saat merayakan kesuksesan konser EXO ia tak ikut,ia beralasan bahwa ia sangat lelah dan sedikit sakit.
"tidak hyung…" lirihnya.
"ayolah Jong… kau bahkan –"
"pergilah hyung,aku ingin tidur…"
Suho pun pergi dengan membawa nampan berisi makanan. Seluruh memer EXO terlihat kecewa saat Suho datang dengan membawa nampan yang masih berisi makanan. Luhan,Kyungsoo,dan Tao sudah lebih dulu membujuk Jongin untuk makan.
"biar aku saja!" ujar Baekhyun. Baekhyun pun masuk ke kamar ChanKaiSoo.
"Chan,mengapa kau tidak membujuk Jongin?" Tanya Luhan.
"percuma saja,kami sudah putus Hyung!"
"HAH!?" seluruh member terkejut saat mendebgar penyataan Chanyeol.
PRANKK…
Tak lama para member kembali di kejutkan dengan bunyi pecahan yang berasal dari kamar Jongin. Chanyeol dan yang lainnya pun langsung masuk. Dan betapa terkejutnya mereka melihat Jongin tengah terisak,begitu pula dengan Baekhyun. Melihat itu Chanyeol terlihat geram,
"kau keterlaluan Jongin! Jika kau memang tak mau makan,jangan menyakiti orang lain!!" ujar Chanyeol.
"kau kekanak-kanakan Jong!" seru Chanyeol yang di angguki seluruh member,minus Kyungsoo.
"berhenti bersikap kekanakan Jong! Kau sudah besar." Ucap Jongdae emosi.
"sudahlah,kurasa Jongin juga sama terkejutnya dengan Baekhyun. Jadi biarkan dia tenang dulu." Seru Kyungsoo. Ia tak tega jika Jongin terus di pojokkan seperti itu.
"jangan terlalu membelanya Kyung,dia akan selalu bersikap childish nanti." Tambah sang Leader.
Chanyeol pun merangkul Baekhyun dan membawa nya keluar kamar. Seluruh member juga nampak tak suka dengan tingkah Jongin yang nampak kekanak-kanakan. Akhirnya semua member juga keluar dari kamar itu,meninggalkan Jongin dan Kyungsoo.
"kau kenapa Jong?" bisik Kyungsoo sambil duduk di samping Ranjang Jongin.
"apa yang terjadi sebenarnya?"
"mereka benar aku, kekanak-kanakan hiks…hikss…" pecah sudah tangis Jongin.
"sudahlah Jong,mereka hanya emosi. Ku rasa setelah ini mereka akan kembali seperti semula."
"bolehkah aku minta satu hal padamu Hyung?"
"apa itu?"
"bisa kah kau pergi dan biarkan aku sendiri dulu hikss…"
"tapi aku akan bersihkan ini dulu!" Jongin hanya mengangguk samar. Ia pun berbaring dan membelakangi Kyungsoo. Ia masih menangis karena kejadian tadi.
Sebenarnya Jongin tidak melakukan apa yang mereka tuduhkan. Saat Baekhyun masuk dan membawa makanan Jongin menolaknya. Namun Baekhyun tetap gigih,ia tetap membujuk Jongin.
Flashback on
"ayolah makan dulu Jongin!" Baekhyun menyuapkan sesendok bubur pada Jongin.
"ini semua karnamu hyung,hikss…kenapa kau lebih baik dariku. Chanyeol pun lebih memilihmu dari pada aku . karena mu kami putus hyung!!!"
PRANKK…
Baekhyun menjatukan nampan itu sehingga mangkuk tersebut pecah.
Flashback off
Jongin keluar dari kamarnya dengan jaket hitam tipis di sertai dengan masker dan topi. Semua member tengah berkumpul di ruang tengah dan menatap Jongin seolah bertanya 'mau kemana kau?' pada Jongin. Namun tidak dihiraukan Jongin.
Seluruh orang nampaknya sudah tak marah dengan Jongin,karna Baekhyun sudah menjelaskan semuanya.
"kau mau kemana Jong?" ujar Chanyeol.
" bukan urusanmu!" mata Jongin terlihat sangat sembab dan merah. Jongin kemudian berjalan meninggalkan dorm.
"kau harus menjelaskannya Chan!" ujar Suho. Namun Chanyeol hanya diam.
Jogin berada di sebuah taman di dekat daerah SM building. Ia duduk sendiri disana,tak perduli dengan dinginnya suhu mala mini yang mencapai 2 derajat celcius. Ia kembali menangis,masih kesal dengan hal yang terjadi padanya.
Puk
"mengapa hanya memakai jaket tipis jika ingin duduk disini." Ujar Chanyeol setelah memberikan Jongin sebuah jaket tebal. Jongin terlihat tidak menggubrisnya. Akhirnya Jongin berdiri,berniat pergi meninggalkan Chanyeol. Namun pergelangan tangannya di tahan oleh Chanyeol.
" bukankah sudah lama semenjak terakhir kali kita menghabiskan waktu berdua saja,Jonginiee?"
"maaf untuk hari ini!" tulus, semua itu bukan hanya bualan. Chanyeol bersungguh-sungguh akan perkataannya.
"bagaimana jika besok kita kemari lagi? Disini sepi,tidak ada fans maupun wartawan."
"aku tau. Kau malu berhubungan denganku hyung…" Jongin akhirnya membalas,namun ia hanya tersenyum kecut. Seakan menyadari perkataan Chanyeol, yang berarti bahwa ia malu berpacaran dengan Jongin,sehingga ia tak ingin para wartawan dan fans mengetahuinya.
"bukan begitu…aku bisa-"
"tak perlu hyung. Aku paham,kalau begitu selamat dengan hubungan kalian berdua!" Jongin pun beranjak pergi,namun baru 2 langkah Chanyeol telah sukses membalikkan badannya ke arah Chanyeol.
"bisa berikan aku waktu?! Aku juga punya hal yang ingin ku jelas kan!?"
"aku tidak malu Jong! Lalu mengapa aku harus malu berpacaran denganmu. Malah sebaliknya,aku merasa beruntung bisa memilikimu."
"tapi aku bahkan tak secantik dan semanis Baekhyun hyung?!"
"diam! Aku belum selesai bicara. Aku tak peduli dengan keadaanmu Jongin. Dan soal Baekhyun itu semua karna perintah dari manager. Mereka meminta kami untuk memberikan fans services kepada para shipper kami,maaf jika kau merasa teracuhkan. Aku sadar aku salah…saat aku mengacuhkanmu di saat konser atau pun di dorm.
Itu semua karna aku cemburu pada mu dan Kyungsoo. Kalian sangat dekat. Kau bahkan memeluknya erat waktu itu,pelukan yang bahkan tak pernah kau berikan padaku,Jongin.
Jika kau fikir aku tak frustasi,kau salah . aku juga frustasi Jongin,sama sepertimu. Tapi aku memilih diam dan tak berontak sepertimu!?"
Jongin terlihat terkejut saat mendengar penuturan Chanyeol. Ia tak tau jika Chanyeol juga cemburu pada Kyungsoo.
"maaf juga,karena saat itu tak bertanya mengapa kau memutuskan hubungan kita. Aku terlalu terkejut saat itu,sehingga tidak bisa berkata apa-apa."
"mianhae hyung hiks…"
Grep
"seharusnya aku membicarakannya padamu dulu hyung. Bukannya mengambil keputusan seperti itu! Hiks…mian"
"hm…aku juga minta maaf Jonginniee. Tak sepantasnya aku membentakmu tadi,mian!"
Merekapun berpelukan di tengah sinar temaram bulan dan juga lampu taman yang menghiasi malam haru mereka.
End
thx buat yang udah review.
next chap buat Kriskai shipper. tapi chapnya bakal lebih dari dua chapter. menurut kalian lebih baik aku post di sini atau buat di project yang beda??
