Bagaimana jika kau bertemu dengan orang yang paling kau benci?

menghindar atau menghadapi nya?

Lalu bagaimana jika ia serumah bahkah sekamar dengamu?

Dan status satu grup yang harus kalian sandang... Terlebih kalian pernah saling mencintai satu sama lain?

Lalu bagaimana tentang perasaan yang tertinggal sedangkan kalian sudah memiliki orang lain.?

MANTAN

Nini...ku rasa kita sudah cukup sampai disini."

"Kau benar, lagi pula kurasa kita tidak cocok sebagai pasangan. Kita lebih cocok menjadi sahabat saja..."

Lalu sang pria manis mengulurkan tangannya...dan disambut oleh pria lainnya.

"Baiklah mulai hari ini kita selesai..." Lalu mereka berdua tersenyum. Namun tidak dengan perasaan mereka.

Beberapa bulan berikutnya.

"Ayo semuanya. Kita sarapan!" Seru member tertua dalam grup Exo.

"Sebentar hyung." Sang maknae kedua Kim Jongin menimpali. Sebenarnya ia sedang ada sedikit masalah di dalam kamar. Apa lagi jika bukan karna teman sekamar nya.

"Ku bilang aku tidak tahu!" Jongin hanya bingung mengapa pria di hadapannya ini suka sekali mencari perkara dengannya.

"Kau pasti berbohong kan? Aku tahu kau menyukai nya dari dulu. Dan sudah kebiasaan mu membawa nya tidur denganmu."

Ya tuhan...bolehkah saat ini Kim Jongin mengumpat. Ayolah...itu hanya sebuah boneka, mengapa pria ini berlebihan sekali padanya.

"Aku tak mau tahu kau harus menemukan nya!"

"Aku tau ini hanya alasan mu saja bukan, agar bisa berlama-lama dengan ku? Kenapa apakah kau belum move on dari ku??"

"Aku? Hah, mari kita lihat keadaan sebenarnya. Pertama siapa yang memutuskan hubungan kita? Jawabannya adalah aku..." Jongin hanya memutar mata nya jengah

"...kedua, siapa yang berhasil punya pasangan lebih dulu? AKU !, Jadi mari kita lihat disini...siapa yang belum bisa move on...kau. KAU Kim Jongin."

"Sialan kau-"

" Hey apa yang kalian lakukan. Cepat sarapan, semua member menunggu kalian." Untunglah ada Kyungsoo, jika tidak mungkin kamar ini akan menjadi saksi bisu pertengkaran dua anak adam ini.

"Baiklah..." Namun saar baru saja ingin melewati pintu...

"Aku dulu..."

"Aku..."

"Siapa yang lebih tinggi..."

"Aku tidak peduli."

"Siapa yang mendesah paling banyak?"

"Siapa yang sering memulai nya?"

"Siap-"

"Sekali lagi kalian berkelahi, akan kubuang sarapan kalian."

Akhirnya mereka dapat segera beranjak dari kamar. Namun cobaan berikutnya adalah...

"Kenapa kau duduk di samping ku?"

"Waahh..aku tak tau setelah kita putus kau jadi percaya diri sekali..."

"Dari pada kau,belum juga move on dari ku."

"Yakk Kim Jongin... Park Chanyeol! Akan ku bunuh kalian jika berkelahi lagi." Junmyeon akhirnya kesal dan memarahi dua curut itu.

"Chanyeol yang memulainya terlebih dahulu..."

"Nah...kau liat sendiri kan hyung si hitam ini sangat tidak sopan padaku. Bahkan ia tidak menyebutkan kata hyung !"

"Sudahlah Channie... Maaf kan Jongin, kau lebih dewasa jadi seharusnya kau lebih bisa mentorir nya." Baekhyun-sang kekasih mengingatkan.

"Baiklah Baekiie sayang... woah Baekiie sayang kau dewasa sekali. Tidak seperti orang yang ada di sampungku ini." Mata nya melirik Jongin yang sudah menatapnya tajam.

"Sudah lah hyung. Maaf kan Jongin yahh, mungkin dia sedanv bad mood hari ini." Sehun-kekasih Jongin mencoba untuk melerai pertengkaran yang mungkin saja akan terjadi tadi.

"Ya sudah makanlah..."

Skip

"Jonginiee... kenapa masih cemberut? Masih kesal."

"Tidak."

"Hey, lihat aku."

Chup

"Sehun jangan menciumku sembarangan. Bagaimana jika yang lain melihatnya!" Jongin mempoutkan bibir nya.

Chup

Chup

Chup

"Biarkan saja. Memang siapa yang mau marah."

Sehun tak tahu saja jika Chanyeol melihatnya penuh amarah dari belakang sofa. Akhirnya Chanyeol mempunyai ide jahat untuk menjauhkan mereka berdua.

Bruk

Chanyeol mendudukan bokongnya dia antara Sehun dan Jongin.

"Wah... Dasar pasangan baru, bemesraan tanpa tahu tempat."

"Kau mengganggu saja hyung!"

"Ckck... Sehun tahan hormon mu. Jika ingin melakukan nya di dalam kamar saja."

"Memangnya Sehun seperti mu!" Jongin sedikit bersyukur karna ada nya Chanyeol. Jika tidak Sehun pasti sudah menciumi nya. Tapi tak lama kemudian Baekhyun datang dan duduk di samping Sehun.

"Kau tahu Sehun... Jongin ini termasuk tipe orang yang ribut saat bercinta."

' mengapa perasaanku tak enak? '

"Memang nya kenapa hyung?"

"Dia mendesah terlalu keras. Hingga membuat kepalaku pusing."

"Kau aneh... Jika aku diam kau malah marah hyung." Jongin sedikit tak terima dengan omongan Chanyeol. Lagipula Chanyeol lah yang membuat nya seperti itu.

"Lalu bagaimana jika kalian melakukan nya Hun?" Tanya Chanyeol.

"Hehe...kami belum melakukan nya hyung. Lagi pula aku rasa ini masih terlalu cepat untuk di lakukan oleh kami."

"Oh... padahal saat baru sebulan pacaran kami sudah melakukannya." Ujar Chanyeol dengan smirk menawannya. Iq bangga karna ia adalah pria pertama bagi Jongin dan juga pria terakhir hingga saat ini.

" Baek hyung... Chanyeol hyung itu bukan lah pria yang tahan lama. Baru sebentar dia sudah keluar..." Jongin mencoba membalas Chanyeol.

Baekhyun dan Sehun sedikit risih dengan obrolan ini. Jujur saja Chanyeol dan Jongin itu sudah berpacaran selama 3 tahun. Wajar jika mereka telah melakukan hal tersebut, namun jika membicarakan hal pribadi mereka di depan pacar mereka adalah sesuatu yang menyebalkan.

"Ah benarkah? Kami belum pernah melakukannya sih..." Jongin sedikit melebarkan matanya saat mendengarkan penuturan baekhyun.

"Oh... padahal saat baru sebulan pacaran kami sudah melakukannya." Jawabannya sama sedang Chanyeol. Saat ini mereka terlihat seperti dua pasang kekasih, Sehun dan Baekhyun...sedangkan Chanyeol dengan Jongin.

"Kau tahu hyung... sebenarnya aku mendesah karna kasihan pada mu. Sebenarnya service mu tidak senikmat itu."

"Aku juga begitu Jongin. Saat bercinta aku membayangkan orang lain."

Setelah itu Chanyeol dan Jongin saling menatap tajam tanpa memperdulikan kedua orang lainnya.

' jadi penisku tak nikmat hah? Jadi mengapa selama ini kau selalu merengek , hah? '

' dia membayangkan orang lain huh? Dia tak puas dengan ku? '

Setelah itu mereka pergi ke kamar mereka. Walau pun sempat berkelahi saat memasuki kamar tapi akhirnya hal itu bisa di hindari karna Chanyeol mengalah.

Brukk

"Sehun...bukankah ini aneh?"

"Benar hyung. Kurasa mereka masih saling memiliki perasaan satu sama lain."

"Kalau begitu...harus kah kita membantunya Sehun?"

"Yah...kita harus hyung!"

Tbc

Note: part 2 nya besok yah. Aku udah nentuin jadi main pairnya chankai. Buat yang pengen hunkai nnti aku buatin MANTAN vers hunkai deh. Tapi habis yang ini end yah. Oke.

See you