Pertandingan basket di akhiri dengan skor imbang untuk kedua team. Jongin sedikit kehilangan mood nya karna Sehun tidak bermain maksimal saat bertanding tadi ,jadi Jongin hanya memainkan ponselnya dan tak memperdulikan suasana di sekitarnya yang mulai riuh. Tak lama seseorang dari team lawan mendekati panitia yang berada di pinggir lapangan dan meminjam mic.
"Test...oh baiklah. Pertama-tama kenalkan ,aku Kris Wu ketua dari team Baeksang grup. Aku hanya ingin menambahkan sesuatu..."
"...untuk pertandingan selanjutnya ,jika team Ilsan menang ,aku akan memberikan mobil sport terbaru milikku untuk Oh Sehun. Tapi jika aku menang ,aku ingin pria manis di sana menjadi kekasih ku."
Sehun mengikuti arah telunjuk Kris yang mengarah ke arah seorang penonton yang mengenakan kemeja oversize nya.
' itu pria yang di kafe bukan? Apa hububgan nya dengan Kris? '
"Kau...Kim Jongin. Kau harus jadi pacar ku nanti jika aku berhasil mengalahkan team Ilsan."
Jongin mendongak terkejut ia bahkan hampir menjatuhkan ponsel yang di genggam nya karna terlalu shock. Semua orang menatapnya kaget. Mereka bertanya-tanya mengapa Kris memilih Jongin.
Kris menaiki tangga untuk menghampiri Jongin. Sehun hanya memincingkan matanya saat melihat sosok Jongin. Ia merasa familiar dengan nama itu ,ia pernah mendengar nya namun saat melihat sosok Jongin ia berani bersumpah jika ia tidak pernah bertemu dengan Jongin.
"Sunbae?"
Kris mendekati Jongin dan menaruh mic yang ia bawa ke bangku sebelah Jongin. Ia segera menarik dagu Jongin ke arahnya.
Chup
Dan mencium Jongin di hadapan seluruh orang. Jongin yang terlalu terkejut pun menjatuhkan ponsel yang ia genggam. Sementara Sehun sedikit jengah melihat tingkah rival abadi nya dari sejak masa SMA itu.
Dan Jongin ingat tentang Kris. Kris adalah saingan Sehun saat masih SMA. Kris itu juga sama bajingannya dengan Sehun , namun setidaknya Kris lebih tulus. Beberapa bulan sebelumnya Kris juga datang padanya. Ia mengajak Jongin untuk berkencan. Namun Jongin menolaknya dengan halus. Dan Kris jugalah satu satunya orang yang tak pernah membully nya saat SMA.
Kris melepaskan ciumannya dan berkata dengan lembut.
"Beruangku sayang tunggu aku seminggu lagi, aku akan mengalahkan Oh Sehun dan menjadikan mu pacarku."
Jongin tak tahu harus berkata apa ,hingga akhirnya Baekho datang dan menyeret Jongin keluar. Tak lupa memungut ponsel Jongin yang terjatuh tadi.
Semua orang jadi ribut dan berteriak betapa romantisnya Kris pada Jongin. Kris segera turun dan keluar dari lapangan basket itu. Dengan Sehun yang mengekorinya.
" Siapa dia Kris?"
"Kau tak mengenalinya?"
"Apa aku pernah mengenalnya?"
"Dia Kim Jongin... Orang yang ku sukai. "
"Benarkah?"
"Kenapa kau juga menyukainya?"
"Yah..Dia manis dan juga seksi. Tapi aku tidak berniat padanya."
' kau akan menyesali nya Oh Sehun. '
"Baiklah aku pulang dulu Sehun. Sampai jumpa minggu depan."
"Hati-hati Kris. Jangan lupa mobil sport ku!" Sehun bercanda di akhir kalimat nya.
Sebenarnya ia sedikit penasaran dengan Kim Jongin yang sudah berhasil membuat seorang Kris jatuh cinta. Jika Kris benar-benar mencintai Kim Jongin, maka Sehun akan bersiap-siap untuk menghalanginya. Ia harus merebut Kim Jongin dari Kris.
Sementara di tempat lain Jongin masih saja terdi seolah mencerna kejadian sebelumnya. Ia hanya menonton pertandingan basket ,lalu seorang pria tampan datang dan menciumnya.
"Kau masih berhubungan dengan Kris?"
"Tidak. Aku bahkan tak tahu dia ada disana!"
"Kau memang hanya memperhatikan si Oh Sehun itu. Dasar bodoh!"
"Aku tahu , Baekho!"
"Lalu bagaimana sekarang?? Kau akan menerima Kris?"
"Aku merasa seperti bahan taruhan saja?!" Jongin mempout kan bibir nya.
"Kau lupa Sehun juga seperti ini dulu? Tapi kau masih menyukainya."
"Itu berbeda karna aku mencintai Sehun?!"
"Kau bodoh Jongin. Sehun menjadikan kau sebagai taruhannya ,sementara Kris menjadikan taruhan untuk mendapatkan mu. Kris tentu saja lebih tulus."
"Ish...kau ini cerewet sekali. Aku pulang saja!"
Baekho pun akhirnya mengalah dan menawari Jongin untuk diantar pulang oleh nya. Jongin tahu jika Baekho hanya khawatir padanya. Dan Baekho juga tahu bahwa Jongin itu tak sebodoh yang oranh bilang ,dia pasti punya cara sendiri untuk menyelesaikan masalahnya.
Tbc
Jangan lupa tinggalkan jejak.
