Setelah Jongin telah resmi menjadi kekasih Kris , Sehun malah semakin gencar mengejarnya.

Sehun bahkan tak ragu menunjukkan rasa tertariknya pada Jongin. Ia selalu membuntuti Jongin kemanapun lelaki tan itu pergi , yang akhirnya membuat banyak desas desus miring tentang mereka. Dan hal ini sampai ke telinga Kris. Laki-laki kelebihan kalsium itu pun memutuskan untuk mendatangi kekasih nya sekaligus rival nya itu.

"Hyung kau kesini?" Jongin sedikit tergagap saat Kris datang , karna posisinya yang kini tengah bersama Sehun.

"Tentu aku ingin mengunjungi kekasih ku."

Kris mendudukkan dirinya tepat di sebelah kiri Jongin ,sementara Sehun disebelah kanannya.

"Oh Sehun...kau ada perlu dengan Kekasih ku?" Kris menekankan kata kekasih pada kalimatnya.

,"Tidak ada ,hanya mengobrol. Kalau begitu aku pergi dulu Jongin. Sampai besok " setelah itu Sehun pun pergi meninggalkan Kris dan Jongin yang duduk terdiam di kafe tersebut..

"Jongin...ada sesuatu yang harus ku sampaikan padamu."

"Apa hyung?"

"Kau masih menyukai Oh Sehun?"

skip

ㅡㅡㅡㅡㅡㅡ First Loveㅡㅡㅡㅡㅡㅡ

Bukannya berhenti Sehun malah makin menjadi. Ia bahkan tak lagi meninggalkan Jongin ketika Kris ada di sekitar nya. Sebisa mungkin ia meluangkan waktunya untuk Jongin. Karna ia harus mendapatkan Jongin.

Seperti hari ini Sehun mengajak Jongin ke sebuah taman di pinggiran kota. Sehun bertekat untuk menyatakan persaannya pada Jongin.

"Jongin... aku senang bisa berdua dengan mu."

"Aku juga,"

"Ada sesuatu yang harus ku katakan Jongin."

"Apa?"

"Aku menyukaimu. Mau kah kau menjadi kekasih ku?"

"Kau bercanda sunbae?!" Jongin terkekeh saat Sehun mengatakan hal itu. Kalimat yang ia tunggi selama 3 tahun ini akhirnya tercapai.

"Tidak aku benar-benar mencintaimu Jongin."

"Apa yang harus aku lakukan sunbae? Aku memiliki Kris hyung."

"Tinggalkan dia Jongin. Dan terima lah aku."

Ia memeluk Jongin erat ,tanpa melihat raut wajah Jongin yang berubah datar.

"Kris ada sesuatu yang ingin kau tanyakan."

"Katakan lah..."

"Kau benar-benar mencintai Jongin?"

"Jika aku meminta nya untuk jadi kekasih ku ,sudah pasti aku menyukai nya."

"Lalu bagaimana dengan dia ,apakah dia juga mencintai mu?"

"Tidak. Dia mencintai orang lain."

Sang rival memamerkan senyum jahat nya.

"Ingin bertaruh?"

"Apa yang kau pikirkan sialan!" Kris terkekeh mendengar penuturan sang rival.

"Aku bisa membuat Kim Jongin mu itu jatuh cinta pada ku."

"Benarkah?"

"Yap... berikan aku waktu sebulan. Maka ia akan jatuh kepelukan ku."

"Lalu apa imbalan yang kau mau?"

"Bagaimana dengan sebuah ponsel keluaran terbaru..."

"Kau bisa meminta mobil mewah atau apartment pada ku, kenapa hanya sebuah ponsel?" Kris mengerutkan dahi nya.

"Karna di pria murahan."

"Jadi kau pikir kekasih ku lelaki murahan?" Kris menggertakan gigi nya.

"Asal kau tau Kris. Dia itu adalah si cupu Jongin , yang ku jadikan taruhan sewaktu SMA. Lalu dengan tidak malunya ia mengejarku hingga saat ini. Aku tahu semuanya."

Kris sedikit tertegun saat mendengar penuturan Sehun. Kris kira hingga saat ini Sehun tak tahu siapa Jongin sebenarnya. Namun sebisa mungkin Kris mempertahankan wajah datar nya.

"Hanya lelaki murahan yang masih mengejar orang yang pernah mempermainkan nya."

"Oke... lakukan sesukamu Sehun. Tapi aku punya satu syarat untuk mu..."

"Jangan pernah jatuh cinta pada nya."

"Maaf kan aku Sehun...aku tak bisa." Lirih Jongin.

Sehun melepaskan pelukannya dan menatap Jongin tak percaya. Jongin menolaknya? Tapi mengapa bukan kah ia sudah bersikap baik dengan Jongin selama sebulan ini.

"Kenapa Jongin?"

"Kau tidak benar-benar mencintai ku Sehun. Aku lebih pintar dari yang kau kira."

"Apa maksudmu Jongin?"

"Kau hanya mempermainkan ku lagi ,dan aku tak akan jadi murahan untuk kedua kalinya."

Tidak ini tak seperti yang Sehun bayangkan. Tidak bukan seperti ini akhirnya.

"Kau diberi tahu oleh Kris?!" Sehun berseru marah.

"Kenapa kau marah? Jika kau menenangkan taruhan itu kau hanya mendapatkan sebuah ponsel. Atau mungkin ,kau bukan kecewa karna tak bisa mendapatkan ponsel itu... tapi karna tak bisa menyakiti aku lagi ,aki benar bukan?" Air mata Jongin lolos begitu saja.

"Kau salah Jongin ,ini bukan karna taruhan sialan itu. Aku benar-benar mencintaimu."

Jongin tersenyum remeh.

"Kris aku rasa aku kalah taruhan ." itu"

"Hahah...kau jatuh cinta padanya? Kenapa, karna ia sudah berubah dan bukan seorang nerd lagi.?"

"Tidak ,bukan itu."

"Lalu?"

"Karna aku baru sadar... jika ia orang yang sebaik itu. Ia adalah orang yang kuat karna mampu menahan rasa sakit yang telah ku tinggalkan untuk nya. Aku sudah menyakiti nya berkali-kali...tapi ia tetap mengejarku. Aku jatuh cinta pada nya... sangat."

"Kau mencintai ku?"

"Aku serius Jongin!"

"Aku juga begitu Sehun. Aku masih sangat mencintai mu ,bahkan setelah aku tahu kau mempermainkan aku untuk yang kedua kalinya."

"Dan aku akan tetap menjadi murahan dimatamu Sehun. Aku tak bisa menghiraukan rasa cinta ini."

"Lalu kenapa kau menolak ku Jongin. Aku benar-benar mencintaimu , taruhan itu sudah lama berakhir. Dan ini lah karma ku Jongin. Aku mohon berikan aku kesempatan..."

"Kau terlalu dungu Sehun. Kau meremehkan ku. Kau percaya dengan semua tingkah lakuku padamu saat ini?"

"Kau percaya?"

"Apa... Yang sebenarnya kau maksud Jongin?"

"Aku memang mencintai mu Oh Sehun... tapi..."

"...rasa benci dan dendam ku lebih besar Oh Sehun."

"Jongin...aku tak bisa melihat mu seperti ini terus."

Baekho tak tega saat ia terus melihat Jongin yang terus saja menantikan Oh Sehun. Walaupun laki-laki itu tak menggubrisnya.

"Tak apa Baekho."

"Kau ingin aku menghajar si bajingan Oh itu?"

"Tidak perlu Baek ,aku tidak ingin kau terlibat dalam masalah ini. Cukup berada di sampingku dan mendukung setiap keputusan ku...itu sudah sangat berarti untuk ku."

"Jongin kau ingin membalas nya,?"

"Aku mencintai nya Baekho... bagaimana mungkin aku membalasnya?"

"Jangan bodoh Jongin. Kau mau sampai kapan seperti ini!" Jongin mendatarkan ekspersinya.

"Cukup lihat dan dengar ,di saat Oh Sehun menyesali semua sikap nya padaku."

"Jongin..."

"Kau tahu ,rasa dendamku lebih besar dari cintaku Baekho. Aku akan mengajari Sehun bagaimana rasanya Karma."

End

Jongin nya gak sama siapa2. Gantung gak ceritanya?? Gk kan??