RESTU
Baekhyun berkaca didepan cermin apartementnya lama sekali,menata penampilannya mulai ujung rambut sampai ujung kaki.Oh ayolah kalian pasti ingat hari ini dia akan bertemu dengan papa chanyeol,dia gak mau terlihat buruk didepan papa pacarnya kan?
"udah siap?"chanyeol memeluk baekhyun dari belakang dan mencium pipinya. Jangan heran jika chanyeol berada diapartemen baekhyun,sudah menjadi kebiasaan direktur muda itu keluar masuk(?) untuk mengabsen isi apartemen baekhyun,bahkan chanyeol sering menginap disana.
Baekhyun mengangguk lalu berbalik badan dan memeluk chanyeol erat.
Chanyeol bisa merasakan baekhyun sedang gelisah,saat pria pendek itu tengah khawatir ataupun takut dia akan memeluk chanyeol erat. Maka jika sudah seperti itu chanyeol akan membelai rambut baekhyun mengecup pucuk kepalanya sampai baekhyun kembali merasa nyaman.
"gue disini beb,apapun nanti yang terjadi gue gak bakal lepasin tangan lo"baekhyun mengangguk dalam pelukan chanyeol.
Lalu chanyeol melepas pelukannya,mendekap pipi tirus baekhyun dengan kedua tangannya lalu berkata
"jangan takut oke?"baekhyun tersenyum
CHU~
Chanyeol melumat bibir bawah baekhyun sangat lembut,pelan,
Atas
Bawah
Atas lagi, Membuat baekhyun refleks mengalungkan tangannya di leher chanyeol.
Mereka berciuman dalam diam,saling menutup mata saling menikmati bibir yang mereka pagut.
"mm,-eol,aahh"mengerti baekhyun sesak nafas,chanyeol mengakhiri ciuman mereka lalu kembali memeluk baekhyun.
"bibir lo selalu manis,bikin gue candu"bisiknya.
Baekhyun memukul dada chanyeol dengan muka merah malu.
"basi lo"chanyeol tertawa lalu menggenggam tangan baekhyun.
"tapi lo suka kan?"
"diem lo tiang listrik!"
Aura tegang sangat terasa diruangan direktur yang terdapat 3 orang didalamnya,pak yunho yang biasanya suka banyol bercanda kini terlihat tegas saat menatap baekhyun chanyeol yang berdiri dihadapannya. Bahkan pak yunho sendiri yang meminta karyawan agar tidak ada satupun yang boleh mengetuk pintunya saat ini dan menggantung kalimat 'DONT DISTURB' dipintu luar ruangannya.
"berapa lama kalian pacaran?"tanya pak yunho to the point dengan posisi duduk.
"setahun lebih"jawab chanyeol
Pak yunho mengusap wajahnya kasar lalu bangkit dari posisinya berjalan mendekati chanyeol.
"papa sangat shock mendengar sesuatu dari karyawan papa yang kemarin pindahtugas di devisi 2,tapi papa lebih shock denger dari kamu tentang lamanya kalian pacaran"
Chanyeol tetap diam dengan posisi menggenggam tangan baekhyun disampingnya sedangkan baekhyun hanya bisa menatap lantai coklat didepannya tanpa berani menatap pak yunho.
"chanyeol!kamu tau kan kamu satu-satunya putra papa"
Chanyeol mengeratkan genggamannya membuat baekhyun ikut merasakan rasa takut chanyeol.
"chanyeol minta maaf pa"
"maaf?MAAF BUAT APA?"seumur-umur papanya gak pernah bicara keras pada chanyeol,baru kali ini dia mendengar nada tinggi dari pak presdir.
Jujur chanyeol sangat takut sekarang ini,tapi tekatnya dari awal adalah hidup atau mati tetap bersama baekhyun kekasihnya. Karena dia sudah berjanji akan terus menggenggam tangan baekhyun apapun yang terjadi.
"maaf udah buat papa kecewa,chanyeol tau papa mungkin marah sama kita tapi please baekhyun gak salah pa. Chanyeol yang akan nanggung semuanya,apapun resikonya termasuk keluar dari ahli waris
Tapi chanyeol mohon sama papa jangan minta kami pisah"
"selama ini chanyeol selalu nurut sama papa. Apapun chanyeol lakuin demi papa,Tolong 1 aja chanyeol minta sama papa jangan pisahin kita. Chanyeol sayang sama baekhyun,chanyeol kuat karena ada baekhyun "
Pak yunho menatap chanyeol lama,mengamati raut wajah anaknya yang memohon kepadanya.
"pisah buat apa?papa malah bangga sama kamu yeol"Chanyeol menatap papanya dengan tidak percaya.
"bangga?"
"papa khawatir sama kamu karena selama ini kamu jarang banget cerita sama papa soal pacar kamu kan? Papa pikir kamu gak laku karena terlalu sibuk kerja hahaha"
Chanyeol tercengoh
"chanyeol bukan seperti papa yang playboy"
"tapi syukurlah anak papa yang ganteng ini sudah punya pacar,papa gak perlu khawatir mulai sekarang?"yunho menepuk kedua pundak chanyeol dengan bangga.
"papa gak marah sama kita?"
"kenapa marah?kamu pinter cari pacar yeol. Baekhyun sangat cantik,papa jadi iri"ucap yunho membuat baekhyun merona.
Chanyeol menatap papanya tajam.
"jangan coba-coba nikung baekhyun pa"
"hahahha ada-ada aja kamu yeol"
"untuk jaga-jaga pa"
"jadi kapan?"
Baekhyun dan chanyeol saling berpandangan.bingung
"kapan kalian nikah?udah setahun pacaran gak ada niatan seriusan ?"
Baekhyun menatap chanyeol
"secepatnya pa"
"itu baru anak papa"
Tangan mereka terus bergandengan usai keluar dari kantor presdir,membuat baekhyun sedikit risih dengan tatapan orang-orang yang mereka lewati.
"chan!bisa gak kita gak gandengan tangan?"
"hmm?kenapa?tangan lo gerah?"
"enggak,gue risih diliatin orang-orang"
"gue gak peduli,pokonya sampe kantor nanti kita tetep gandengan biar mereka tau kalo gue serius sama lo"
Dan benar saja sesampainya mereka dikantor chanyeol gak mau nglepasin tangan baekhyun membuat para karyawannya bertanya-tanya tentang hubungan keduanya.
"chan gue belum siap"bisik baekhyun.
"jangan liat mereka,biarin aja mereka ngomong apaan"
Ketika mereka memasuki lift hanya ada mereka berdua dan seorang karyawati didalamnya membuat si wanita terlihat canggung.
"selamat pagi pak chanyeol"
Ucap wanita itu lalu membungkuk hormat.
"pagi"tanpa ekspresi tapi tetap menggandeng tangan baekhyun.
TING
Akhirnya si wanita itu keluar menyisakan chanyeol dan baekhyun berdua
CUP
"apaan sih chan?"
"nyium lo"
"lo gila?kita dikantor chan"
"itulah kenapa gue lakuin sekarang baek"
"chan lepasin tangan gue,kita udah sampe diruangan"
Dengan berat hati chanyeol melepaskan tautan tangannya,sebelum keluar lift chanyeol mengecup kening baekhyun lama.
"gue duluan ya"
Chanyeol menarik tangan baekhyun
"kenapa lagi ?"
"jangan lupa line gue kalo lo lembur nanti,kita pulang bareng oke"
Baekhyun mengangguk dan berjalan menuju meja kerjanya membuat seluruh orang diruangan itu menoleh kearah baekhyun lantaran kedatangan baekhyun bersamaan dengan pak direktur.
"eh eh bek,kok lo dateng telat bareng pak chanyeol sih?kok bisa?"si jongin yang kepo tingkat nasional segera mendekati baekhyun di mejanya.
"gue meeting dulu tadi di divisi pusat bareng pak direktur"
Kyungsoo yang curiga gak percaya gitu aja sama alesan baekhyun,gak mungkin kan mereka sengaja meeting di divisi pusat pagi-pagi gitu.Bareng lagi.
"yakin Cuma meeting doang?"kali ini kyungsoo yang bertanya.
"iya yakin"
"oke gue traktir lo makan siang nanti,tanpa jongin"Seberapapun keras baekhyun berbohong akan mudah ditebak jika itu adalah kyungsoo,Orang yang sangat mengenal baekhyun.
"kok gue gak diajak sih kyung?"protes jongin.
"diem lo!ini gak ada hubungannya sama lo"
"lo jahad kyung sama gue"
From : bebeb
Lo dimana?makan bareng yuk
Gak bisa,gue dikafetaria sama kyungsoo
Gue Otw kesana
Jangan,lagi ngmong serius ini
Yaudah,jangan lama-lama
Iya
Love u
Love u too
ps : makan yg banyak biar tambah semox
Mati aja sono !
"baek?"
"ha?kenapa?"
"lo gak denger omongan gue?"
Baekhyun nyengir
"sory gue bales line chanyeol tadi"
"pantesan,senyum-senyum sendiri kayak orang waras "
"lo tanya apa tadi?"
"gue tanya kenapa lo bisa dateng telat sama pak chanyeol"
"gue dari divisi pusat,papa chanyeol minta kejelasan hubungan kita"
"trus?"
"ya kita ngaku kalo kita pacaran didepan pak yunho"
"pak yunho gimana?"
"awalnya gue kira kita bakal disuruh putus gitu,ternyata enggak soo. Dia seneng banget denger chanyeol punya pacar katanya,selama ini dia khawatir chanyeol terlalu overworking trus gak pernah mikir pasangan hidup"
"seriusan pak yunho ngrestuin kalian?"tanya kyungsoo dengan wajah berbinar. Baekhyun mengangguk
"dia tanya kapan kita nikah"
"dan jawaban lo apa"
"bukan gue yang jawab,tapi chanyeol. Chanyeol bilang secepatnya"
"what?sumpah ini bener-bener kabar gembira banget buat lo dan pak direktur baek"
"iya gue juga seneng soo,tapi masalahnya keluarga gue"
"baek, orang yang benci sama lo gak selamanya benci kan. Coba lo pulang kerumah ngomong baik-baik sama ibu lo kalo lo emang serius sama chanyeol"
"gue takut soo"
"baek,lo punya gue punya chanyeol juga gak perlu ada rasa takut baek karena gue siap nganter lo pulang"
"makasih soo,lo bener-bener keluarga gue"baekhyun tersenyum kearah kyungsoo menunjukkan betapa bersyukurnya dia memiliki teman sekaligus keluarga seperti kyungsoo dihidupnya.
hai chapter ini super pendek bgt gaes,maapin author yg kepentok ide.udah buntuuu T_T
tp author tetep minta dukungannya oke,review follow oke .
gamsahamnida
