Chapture 3: observasi kota (part 1)
Maaf karena up Cuma beberapa ratus word tapi mohon dimaklumi soalnya masih newbie
Di sebuah kota tepatnya di sebuah mobil Jeep yang terparkir di pinggir jalan terdapat 2orang remaja, dia adalah Hinata dan Naruto "Hinata bangun, coba lihat ini" Ucap Naruto membangunkan Hinata yang tertidur
"ugh,,,Apa kita sudah sampai Naruto-kun? " lenguh Hinata yang mulai terbangun dari tidurnya "hey coba lihat keluar, tapi jangan terkejut ya" "Ada apa Naruto-kun,,,, i i itu m mereka Naruto-kun".
"Tenang Hinata kelihatannya mereka tidak menyadari kita, yang lebih penting liat disebelah sana ada minimarket" ucap Naruto sambil menunjuk kearah sebuah minimarket yang memiliki dinding kaca "iya benar tapi kelihatannya tidak ada yg jaga deh?" "benar Hinata sepertinya mereka belum buka atau mungkin tidak bukan lagi karena semua warga yang selamat sudah diungsikan jadi tidak ada yg menjaga, ini keberuntungan kita Hinata kita bisa mengambil makanan tanpa harus bayar sepuasnya" ucap Naruto dengan sering seperti serigala menemukan domba "ta tapi itu kan namanya mencuri Naruto-kun" "Hinata dalam kasus seperti sekarang ini namanya bukan mencuri" "kalau bukan mencuri lalu apa dong" tanya Hinata dengan wajah bingung "ini namanya mencoba bertahan hidup" jawab Naruto dengan percaya diri "umm,, seperti itu ya" ucap Hinata dengan polos
"tapi Naruto-kun masalahnya adalah bagaimana kita bisa kesana sedangkan banyak zombie yang berkeliaran sebanyak itu" tanya Hinata "belum lagi pintunya kelihatannya terkunci?"sambung Hinata "itu mudah Hinata" Jawab Naruto dengan percaya diri'lagi' "bagaimana?" Tanya Hinata lagi "seperti INI!"
Setelah mengatakan itu Naruto langsung menghidupkan mesin mobilnya dan langsung menjalankannya kearah minimarket itu "kau mau apa Naruto-kun?" tanya Hinata panik, zombie zombie yang berkeliaran di sekitar satupun mulai memperhatikan dan mendekati mereka "tenang saja Hinata kau akan tau nanti!"dan Naruto pun langsung menabrak pintu minimarket itu dengan mobilnya *tar* suara pecahan kaca terdengar nyaring
Mobil itu sudah masuk setengah bagian depan di dalam minimarket itu "lihat kan kita berhasil masuk dengan aman" jawab Naruto dengan nada bangga "tapi bagaimana dengan zombienya" Tanya Hinata khawatir "tenang pintunya tertutup setengah bagian mobil" dan benar semua zombie itu hanya menabrak kaca tanpa bisa masuk "ya mungkin untuk sementara, karena sepertinya kacanya tidak akan bertahan selamanya" sambung Naruto "nah mari kita berbelanja!" ucap Naruto dengan riang
Mereka pun turun dari mobil dan mulai berbelanja "nah Hinata kita berpencar untuk memenuhi kebutuhan kita, ambil sesukamu aku yang teraktir" "iyalah~~" mereka pun mulai berbelanja keperluannya masing-masing mereka mengambil makanan minum dll peralatan mandi (Hinata) dan lain sebagainya, mereka menggunakan keranjang saat keranjang penuh mereka memasukannya kedalam mobil hingga mobil penuh
Saat hampir selesai Hinata melihat sebuah pintu karena penasaran dia pun membukanya *cklek* suara handle pintu saat dibuka setelah dibuka betapa terkejutnya Hinata saat melihat zombie yang memakan mayat manusia yang sudah bolong perutnya "Aaaaaaa" Hinata pun menjerit karena terkejut.
Dilain sisi Naruto yang sedang memakan apel yang diambil di rak buah terkejut mendengar teriakan Hinata langsung lari kearah Hinata "ada apa Hinata?"tanya Naruto saat baru sampai di tempat Hinata dan betapa terkejutnya dia saat melihat Hinata yang sudah terduduk sambil mencoba untuk mundur sedangkan didepannya sudah ada zombie yang mencoba untuk menangkapnya "jangan jangan kumohon jangan"suara Hinata terdengar ketakutan.
Naruto yang melihat hal itu reflek mengambil pistol miliknya dia mencoba untuk menembak zombie itu namun terlihat kesulitan, zombie itu terus mendekat kearah Hinata dan saat zombie itu ingin menerjang Hinata *dor* terdengar suara tembakan yang tepat mengenai kepala zombie itu, tembakan itu berasal dari Naruto yang telah berhasil menggunakan pistolnya "kamu tidak papa kan Hinata?"tanya Naruto yang langsung memeluk Hinata untuk menenangkan nya "hii,, hik Naruto-kun aku takut" "tenanglah Hinata aku ada disini, aku akan terus menjagamu jadi tenang ya Hinata tenang" ucap Naruto mencoba untuk memenangkan Hinata dengan mengelus pundak nya
Setelah beberapa menit Hinata pun mulai tenang "sudah tenang"tanya Naruto dengan suara yang lembut "Hu um" angguk Hinata "sudah mari kita pergi berbelanja nya sepertinya sudah cukup" setelah itu mereka pun mulai berjalan kearah mobil *trak* suara kaca yang mulai retak sudah terdengar "cepat Hinata sepertinya kacanya tidak akan bertahan lama" mereka pun berlari dan sampai dimobil setelah mereka masuk Naruto pun menghidupkan mesin mobil nya dan mulai mundur sebelum mobil keluar kaca sudah pecah dan semua zaman yang ada diluar langsung masuk dan mengobrak-abrik isi minimarket itu "huh,,, untung kita sudah keluar kalau tidak pasti akan sangat bahaya"ucap Naruto dengan rasa lega mereka pun langsung pergi menuju kota selanjutnya
"Hinata sepertinya sudah aman bisa tolong ambilkan roti dikursi belakang aku sangat lapar Hinata" pintar Naruto "baiklah Naruto-kun aku juga lapar nih" Hinata pun mengambil beberapa makanan di kursi belakang dan memakannya sendiri "Hinata berikan bagian ku aku sudah lapar sekali"pinta Naruto dengan wajah memelas "tii~dak" ucap Hinata menggoda Naruto "kenapa? Lagian itu kan aku yang ngambil tadi, cepatlah Hinata aku lapar" "tidak boleh Naruto-kun sedang nyetir jadi tidak boleh" kalau begitu aku berhenti dulu" jangan nanti kita ditangkap bagaimana" "jadi bagaimana aku sudah benar benar lapar nih" "begini saja biar kamu bisa makan terus tetap nyetir 'aaaa'" ucap Hinata sambil mengarahkan sepotong roti kearah mulut Naruto, Naruto pun menerimanya dengan senang hati "dasar bilang saja kamu inginkan menyuapi ku" goda Naruto "t tidak kok" ucapan Hinata dengan malu malu
Setelah puas dengan makannya Naruto pun memberikan Hinata sebuah pistol yang sama dengan miliknya "Hinata pegang ini, kamu bisa menggunakannya kan" Tanya Naruto "bisa sih tapi ini kan milik Naruto-kun kenapa diberikan kepadaku?" tanya Hinata bingung "tidak Hinata ini bukan milikku yang diberikan paman itu, ini tadi aku temukan di meja kasih di minimarket tapi karena jenisnya sama jadi aku ambil" "oo dasar pencuri" goda Hinata "ini bukan mencuri Hinata ini Cuma mencoba bertahan hidup" Kata Naruto sama seperti sebelumnya "iya iya " ucap Hinata "Hinata gunakan itu untuk menjaga diri kalau ada zombie tembak saja jangan ragu mereka bukan manusia lagi" "baiklah Naruto-kun aku tidak akan ragu" ucap Hinata yakin "tapi" Tiba-tiba wajah Naruto menjadi serius saat mengatakan itu "tapi apa Naruto-kun" Tanya Hinata tidak kalah serius "tapi jangan gunakan itu untuk menembak ku, kalau ingin menembak ku gunakan saja kata kata yang manis ok"ucap Naruto dengan suara yang menggoda "moo dasar Naruto-kun" kata Hinata sambil memukul bahu Naruto m
Mereka pun melanjutkan perjalanan dengan candaan sepanjang jalan
