Naruto belong to Masashi Kishimoto.
I don't get any profit from this story.
Bacalah AN untuk cerita ini. Karena AN akan memuat alasan gue untuk bikin tiap 'opini'. Gak juga sih, tapi intinya AN penting khusus buat cerita ini.
OPINI
-five-
"Kau sedang nonton porno?"
Sontak kalimat itu membuat Sakura melotot. Sementara di belakangnya Uchiha Sasuke tertawa geli.
"Ini namanya olahraga loncat indah, pikiranmu kotor sekali ya." Gadis itu mendengus jengkel.
"Pakaiannya terlalu terbuka." Sasuke mengernyit melihat pria yang hanya memakai celana dalam meloncat dengan meliuk-liuk lalu masuk ke dalam kolam.
"Memang begitu pakaiannya Sasuke!"
"Bukannya pakaian renang ada yang lebih tertutup? Kenapa mereka malah memilih yang seperti itu?"
"Pada dasarnya olahraga ini dilakukan untuk menampilkan gerakan akrobatik, kekuatan otot, dan kelenturan tubuh. Mungkin itu sebabnya."
Kemudian mereka terdiam. Sakura fokus melihat pertandingan itu dengan sesekali ber-wow ria ketika melihat gerakan yang mengagumkan. Sementara Sasuke mulai membayangkan bagaimana jika dirinya harus berpakaian seperti itu. Pemuda delapan belas tahun itu bergidik ngeri.
Sampai sebuah pesan di live chat mengalihkan perhatian Sasuke.
"Oh, shit!" Sontak pemuda itu mengumpat membuat Sakura mendelik padanya.
"Aku akan melaporkan ini pada ibumu."
"Kuyakin reaksimu akan sama denganku setelah membacanya." Kata pemuda itu sambil menunjuk kolom live chat.
Mata Sakura beralih memandang kolom itu dan spontan dia juga mengumpat.
"Benar kan.." pemuda itu mendengus.
"Apa-apaan mereka ini? Tidak sopan sekali."
Sakura mulai membaca pesan itu satu-persatu dan perasaan marah semakin menguasainya.
"Tenanglah.." Sasuke mencoba membuatnya tenang, pemuda itu mengelus pelan pundak Sakura, namun amarah gadis itu tidak juga padam. Sakura mulai menulis pesan pada live chat untuk mengomentarinya, membuat Sasuke hanya bisa geleng kepala. Namun orang tersebut malah menjadi-jadi dan tidak mengindahkan pesan Sakura. Merasa semakin marah, gadis itu memutuskan untuk menutup laptopnya.
"Tidak bermoral." Komentarnya.
"Seharusnya tidak perlu kau tanggapi."
Sakura mendengus. "Lalu, aku harus berdiam diri dan membiarkannya melecehkan para atlet itu? Orang itu memakai username yang tidak sopan dan bukannya memberi dukungan, tapi dia malah melihat para atlet itu seakan mereka model majalah porno." Ucapnya panjang lebar dengan kesal.
Bagaimana tidak kesal, di live chat tersebut ada seseorang dengan username serta foto profil yang menggunakan alat kelamin pria dan parahnya dia bahkan mengomentari bentuk tubuh para atlet yang bertanding dengan bahasa-bahasa yang tidak pantas.
"Aku tidak mengerti." Sakura berbalik menatap lekat Sasuke. "Kenapa orang-orang makin berani membicarakan hal-hal seperti ini? Ini sangat tidak sopan. Bukankah ini juga termasuk pelecehan?"
Sasuke menghembuskan nafas pelan. "Mungkin karena kini mereka bisa menyembunyikan jati diri mereka dengan mudah, maka mereka berkomentar sesukanya. Internet dan sosial media membuat semuanya tampak mudah, tapi dilain sisi ada hal-hal negatif juga. Hal seperti ini sudah sering terjadi Sakura."
"Ya aku tahu, hanya saja, kenapa seseorang terus-menerus melakukan tindakan jahat seperti itu? Apa untungnya bagi mereka? Ini tidak masuk akal."
"Untuk mencari kepuasan mungkin?" Jawaban Sasuke membuat Sakura menatapnya bingung. Pemuda itu kembali berbicara.
"Ada banyak kasus yang terjadi di media sosial. Pelecehan, bully, hoax, penipuan, dan lainnya. Menurutku tak ada keuntungan berupa materi yang mereka dapatkan, entahlah aku sendiri juga masih bingung kenapa orang-orang mau melakukan hal-hal seperti itu."
"Hah..." Keduanya menghela nafas.
"Aku jadi tidak berselera mau menontonnya lagi. Padahal ini salah satu cabang olahraga yang kutunggu." Kata Sakura pelan.
"Kenapa? Apa fokusnya mulai teralih dan berfikir bahwa itu porno?" Kata Sasuke mencoba menggoda Sakura. Gadis itu langsung menyambar guling dan memukul kepala pemuda di sebelahnya.
"Dasar Uchiha mesum! Kau sama saja dengan mereka!"
Sasuke hanya tertawa sambil terus menghindari pukulan Sakura.
End.
.
AN
Halo apa kabar?
Mohon maaf AN kali ini akan sangat panjang dan penting. Kumohon dibaca hehehe..
Kenapa gue nulis cerita ini? Karena hal ini benar" gue alamin. Gue lagi nonton pertandingan ajang olahraga yg ada di negara kita lewat streaming dan iseng ngelihat live chat, karena itu baru pertama kali gue pake media itu, eh ada udang di balik batu... Mungkin kalian juga nonton?
Bedanya gue gak ikut ngomentarin kayak Sakura, tapi gue langsung stop nonton dan pindah nonton pertandingan lain. Karena udah ada org yg mencoba bilang ke 'dia' buat ganti username dan gak komentar kek gitu, tapi gak ditanggepin. Gue males nanggepin orang kek gitu. Percuma.
Dan gue sama kayak Sasuke dan Sakura yang gak ngerti dengan alasan orang-orang itu melakukannya. Apa untungnya coba? Mungkin ada yg bisa jelasin ke gue?
Media sosial makin parah. Gue ngeri, sumpah. Gue lihat postingan pakpres tentang pelari kita yg menang, gue lihat kolom komentar dan isinya bener" gak sopan. Beberapa berniat ngasih saran, tapi make kata" yg gak sopan. Maaf ya teman" , kita emang dibebaskan untuk beraspirasi, tapi tolong gunakan bahasa yang sopan. Apa susahnya sih make kata" yang baik? Gue bingung, asli.
Ujaran kebencian dan bully makin merajalela, kenapa kita gak hidup rukun aja sih? Enak mana berantem sama rukun? Kalo memang gak suka atau ada masalah dengan orang" tertentu, selesaikan dengan bijak. Miris banget. Media sosial harusnya bisa kita gunakan untuk saling berkomunikasi, menjalin hubungan yang lebih baik. Tapi kenapa malah begini? Mungkin ada dari kalian yang bisa menjelaskan ke gue. Yuk diskusi bareng.
Sebenernya masih banyak keresahan hati gue, tapi masa AN nya banyak, ceritanya cuma sedikit. Maaf ya... Kuharap kalian bisa mengerti.
Maaf lama gak update. Diriku sibuk jadi maba, cieee... dan kemarin baru aja ada perang dunia ke tiga di rumah gue yang bikin nangis semaleman. Huhuhu..
Maaf juga belum bisa balas review kalian. Laptop gue rusak. Ini pake hape dan agak sulit.
Makasih buat yang udah baca, semoga cerita ini menghibur kalian dan bisa memberi manfaat.
Maaf kalo masih banyak yang salah. Gue mohon tanggapan, kritik, dan saran dari kalian dengan bahasa yang baik dan sopan tentunya. Hehehe..
Semoga masih bisa ketemu di cerita lainnya...bye..
